Terjerat Cinta Ketua Mafia Wanita Mawar Hitam

Terjerat Cinta Ketua Mafia Wanita Mawar Hitam
Menuju Mansion Red Blood


__ADS_3

Sebenarnya bisnis Leon yang ada di dunia luar juga sudah hancur akibat ulah Aria dengan Louis dulu.


Aria tinggal menanam sedikit kejutan untuk Leon yaitu, Aria menarik semua klien Leon yang ada di dunia luar kedalam perusahaan yang baru saja Aria bangun beberapa hari yang lalu bersama Louis.


Tentu saja saat Leon mengetahui kliennya menarik diri dari perusahaannya Leon akan kebakaran jenggot, apalagi perusahaan Leon yang berada di dunia luar itu bisnis satu-satunya yang dia punya sekarang karena bisnis lelang di dunia bawah sudah Aria hancurkan.


"Selesai..."ucap Aria yang kini kembali menutup laptopnya.


"Apa sudah selesai begitu saja?" Tanya Javier tidak percaya bahwa Aria melakukan pekerjaannya dengan sangat cepat.


"Tentu saja, kan sudah aku bilang tadi, aku hanya perlu menanam sedikit kejutan pada perusahaan Leon"


Javier begitu takjub juga bangga pada Aria yang kini terlihat sangat keren. Javier tidak pernah berpikir bahwa Aria akan menjadi sangat jenius serta pintar karena Aria selama ini selalu berbuat konyol serta ceroboh saat sedang bersamanya.


"Mungkin kepintaran Aria ini menurun dari Ayah" batin Javier sambil menatap Aria.


_____


Leon seperti biasa sekarang sedang berada di perusahaannya yang ada di dunia luar.


Leon sebenarnya ingin segera pergi ke dunia bawah untuk mencari Aria namun, Leon masih mempunyai beberapa pekerjaan yang harus dia tangani sendiri.


Saat Leon ingin menghubungi beberapa kliennya, ternyata semua klien itu memutuskan kerjasamanya dengan perusahaan milik Leon. Seketika itu, Leon menjadi bingung serta frustasi karena para klien itu tidak memberikan alasan apapun dan hanya menarik diri mereka secara sepihak dari perusahaannya.


"Kenapa ini?!, Kenapa mereka semua memutuskan untuk mengakhiri kerja sama secara sepihak begini?" Leon masih menatap laptopnya dan berusaha untuk menghubungi para kliennya kembali, namun hasilnya tetap sama, tidak ada jawaban sama sekali.


Seketika itu juga Leon menjadi sangat kesal juga marah serta frustasi karena kalau semua kliennya menarik diri, perusahaan yang sudah Leon bangun itu akan segera hancur dalam beberapa hari lagi.


Leon meremas rambutnya sendiri karena begitu pusing serta kesal, berbagai amarah semuanya kini sedang Leon rasakan.


"Kenapa semua ini bisa terjadi padaku?.. Aaarrgghhh!!" Leon berteriak sangat kencang lalu melempar semua barang-barang yang ada diatas meja kerjanya termasuk laptop yang Leon pakai tadi.

__ADS_1


Tidak sampai situ saja, Leon juga melempar semua barang yang dia lihat sambil terus berteriak seperti orang tidak waras.


Ferio yang sedang berjaga di pintu masuk ruangan kerja Leon hanya bisa menahan nafasnya karena tiba-tiba Leon marah dan mengamuk.


Ferio tidak bisa masuk dan menanyakan apa yang terjadi, yang ada kalau Ferio masuk ke dalam ruangan kerja Leon, Ferio bisa menjadi sasaran amarah Leon.


Sepuluh menit kemudian, Leon sudah mulai tenang dan mengatur emosinya kembali.


"Aku tidak bisa terus begini, kalau perusahaan yang ada di dunia luar ini hancur, aku bisa membangun kembali di dunia bawah, memulai bisnis di dunia bawah itu tidak terlalu sulit, lebih baik aku segera ke sana, lagipula di dunia luar ini tidak ada lagi yang harus aku pertahankan" ucap Leon menenangkan hati dan pikirannya.


Leon lalu berjalan menuju sofa yang masih berbentuk karena Leon tidak melempar sofa itu. Leon duduk diatas sofa itu lalu mulai mengambil nafas dalam-dalam dan membuangnya.


"Ferio masuklah.." Leon menyuruh Ferio yang sedang berjaga di pintu depan ruangan kerjanya untuk masuk kedalam.


Ferio yang mendengar panggilan Leon bergegas langsung memasuki ruangan yang dia jaga tadi.


Ferio lalu berjalan kearah Leon dan berdiri di hadapan pria yang terlihat kacau balau tersebut.


"Siapkan mobil dan juga semua anggota Red Blood yang ada di dunia luar untuk ikut saya ke dunia bawah sekarang juga" Leon berkata dengan nada dinginnya.


"Baik bos, akan saya laksanakan" setelah itu Ferio lalu keluar dari ruangan itu untuk menyampaikan pesan Leon pada beberapa anggota Red Blood yang ikut Leon ke dunia luar.


_____


Langit yang tadinya cerah serta berawan kini telah menjadi gelap dan dihiasi rembulan serta bintang-bintang.


Sebenarnya malam ini adalah malam yang sangat indah tapi tidak dengan Aria, Aria sudah yakin bahwa dia akan membuat malam ini menjadi malam yang berdarah.


Aria sudah selesai bersiap-siap, Aria kini mengenakan setelan pakaian berwarna hitam di tambah penutup wajah yang senada dengan pakaian Aria yaitu hitam.


Aria memang sengaja memakai penutup wajah, Aria juga memberikan Javier serta Herald penutup wajah itu.

__ADS_1


Mereka bertiga selesai untuk bersiap-siap dan seratus anggota Blood Moon juga sudah sampai di Mansion Black Rose.


Aria mengumpulkan dua ratus anggotanya di halaman depan Mansionnya, sementara Herald, dia juga mengumpulkan anggotanya tepat di samping anggota Black Rose.


"Aku mengumpulkan kalian semua disini karena malam ini kita akan menghapus Organisasi Red Blood dari dunia bawah" Aria mulai bicara pada semua orang yang ada disana.


"Bunuh sebanyak mungkin anggota Red Blood dan jangan biarkan ada satu orangpun yang berhasil melarikan diri" tegas Aria pada anggota yang akan ikut penyerangan.


"Apa kalian mengerti!!"


"Kami mengerti ketua" serempak semua anggota Black Rose menjawab perkataan Aria tapi tidak dengan anggota Blood Moon.


Para anggota Blood Moon hanya menganggukkan kepala mereka untuk menjawab perkataan Aria.


"Bagus, sekarang juga kita pergi, ketua dari masing-masing tim tuntun anggotanya ke dalam mobil atau truk yang sudah disiapkan Louis untuk masing-masing tim atau regu" perintah Aria.


Aria lalu mulai berjalan kearah mobilnya diikuti oleh Javier serta Herald dari belakang. Louis sebenarnya ingin ikut juga namun, Louis harus tetap berada di Mansion untuk mengurus beberapa dokumen atau berkas-berkas yang belum selesai.


Setelah memasuki mobilnya Aria lalu meminta Herald untuk segera menjalankan mobil itu menuju Mansion milik Leon, tentu saja mobil yang mereka semua naiki akan berhenti lima kilo meter dari Mansion Leon. Setelah itu mereka semua akan melanjutkan dengan berjalan kaki dan mengepung Mansion Leon sesuai rencana yang Aria buat tadi siang.


Semua mobil para anggota Black Rose juga Blood Moon serentak mengikuti mobil Aria dari belakang.


Dua puluh menit kemudian, Aria dan anggotanya kini sudah berada lima kilo meter dari Mansion Leon. Aria lalu meminta Herald untuk menghentikan mobilnya.


Herald menuruti perkataan Aria dan menghentikan mobilnya, setelah itu Aria lalu keluar dari dalam mobil diikuti Javier serta Herald.


Semua mobil yang mengikuti Aria juga serentak berhenti karena melihat mobil Aria yang sudah berhenti. Semua orang yang ada di dalam mobil lalu keluar dan berbaris mengelompok di depan Aria.


"Kita akan meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki, jangan timbulkan suara sedikitpun mengerti" perintah Aria pada semua orang yang ada disana.


"Kami mengerti Ketua"

__ADS_1


"Bagus, kalau gitu ayo jalan"


__ADS_2