
Javier meminta Herald untuk duduk di kursi yang ada di sampingnya.
"Anda mau bicara apa dengan saya" Herald kini sudah duduk di samping Javier.
"Pertama aku mau tanya kamu dengan sangat serius, apa kamu menyukai Aria?"
Herald cukup terkejut mendengar pertanyaan Javier yang tapi ini juga bisa jadi kesempatan untuk memperbaiki hubungannya dengan Javier dan juga mengatakan perasaan yang sesungguhnya tentang Aria pada Javier. "Benar, saya memang menyukai Aria"
Javier menganggukkan kepalanya "Lalu apa kamu mencintainya?" Kini Javier menatap tajam Herald. "Kamu tau kan, menyukai dan mencintai meskipun kata itu terdengar mirip tapi artinya berbeda kamu bisa menyukai seseorang tapi kamu belum tentu mencintainya apa kamu mengerti maksudku?"
"Saya mengerti, waktu pertama kali saya kenal Aria saya menyukai Aria karena sifat dan kepribadiannya tapi setelah saya mengenal Aria cukup lama saya jatuh hati padanya, Aria wanita yang pintar, cerdik, mandiri, dan juga baik tapi bukan itu yang membuat saya jatuh hati padanya"
"Lalu apa yang membuatmu jatuh hati pada Aria?" Javier terlihat makin penasaran dengan jawaban Herald.
"Tidak ada" ucap Herald sambil tersenyum.
"Tidak ada, maksudnya?" Javier kini bingung dengan jawaban Herald.
Herald menganggukkan kepalanya "Benar, saya mencintai Aria bukan karena sifat, fisik, maupun kepribadiannya. 'Tidak ada alasan' itu adalah jawaban saya, saya mencintai Aria dengan tulus dan tanpa alasan"
"Tanpa alasan?" Javier terlihat sedang berpikir mengenai kata-kata Herald tadi.
"Banyak orang di luar sana yang mencintai seseorang karena sesuatu entah itu harta, pekerjaan, kepribadian, atau karena fisik mereka dan masih banyak lagi alasan yang lainnya tapi, saya mencintai Aria bukan karena alasan itu saya hanya tulus mencintai Aria bukan karena sesuatu dan tanpa alasan apapun apa anda mengerti maksud saya?" Herald menatap Javier sambil tersenyum.
__ADS_1
"Tanpa alasan ya, maksudmu kamu juga tidak peduli masa lalu Aria juga hal baik dan buruk tentang Aria?"
"Benar, saya tidak peduli baik buruk nya Aria yang ada di dalam hati dan pikiran saya, saya hanya mencintai Aria dan menyayanginya" Herald menganggukkan kepalanya.
"Baiklah aku mengerti tapi apa kamu tau perasaan Aria padamu?"
Kini Herald terdiam cukup lama sebelum Herald menggeleng pelan "Saya tidak tau, yang saya tau sekarang Aria tidak ingin menjalin hubungan dengan siapapun juga Aria tidak memikirkan masalah percintaannya tapi saya akan terus menunggu Aria sampai dia mau membuka hatinya"
"Kalau misalkan Aria sudah membuka hatinya dan orang yang Aria cintai itu bukan kamu, apa yang akan kamu lakukan?" Javier penasaran dengan Herald apakah dia bisa mempercayakan Aria pada Herald nanti.
"Saya pastinya akan merasa sedih tapi itu kembali ke pilihan Aria, saya akan mendukung apapun pilihan hati Aria nanti walaupun itu bukan saya tapi saya juga akan terus menjaga Aria dan melihat bagaimana pria yang dipilih Aria nanti kalau misalkan pria itu tidak baik maka saya tidak punya pilihan lain dan akan langsung memisahkan Aria dengan pria tersebut tapi kalau sebaliknya saya akan merelakan Aria hidup bahagia bersama pria pilihannya, melihat Aria bahagia dengan pria pilihannya nanti itu sudah cukup membuatku bahagia walaupun terasa sakit" Herald tersenyum kecut setelah mengatakan itu.
"Begitu ya, kamu tau kan aku sangat tidak menyukai kamu dekat dengan Aria"
"Aku melarang Aria untuk dekat denganmu karena asal usulmu yang tidak jelas dan juga kamu adalah orang dari dunia dalam" Javier pertamakali bertemu dengan Herald saat Aria mengenalkannya sebagai teman kuliahnya dulu dan juga Herald terlihat seperti pria baik-baik jadi Javier membiarkan Aria dekat dengan Herald namun suatu hari Javier mendengar percakapan Herald dan Aria saat di ruang tv apartemennya tentang pekerjaan Herald yang ada di dunia bawah.
Saat itu juga Javier langsung marah besar pada Aria dan juga Herald yang membohonginya tapi lambat laun Javier sadar saat itu juga bukan murni kesalahan Aria dan juga Herald tapi Javier juga salah karena tidak menanyakan asal usul Herald dan juga pekerjaannya terlebih dulu.
Mungkin kalau Javier bertanya pada Aria, Aria akan mengatakan yang sejujurnya tapi saat itu Javier sudah gelap mata dan sangat marah jadi dia melarang Aria untuk bertemu dengan Herald lagi dan langsung mengusir Herald dari apartemennya.
Kini Javier sedikit menyesal karena sudah memarahi Herald waktu itu dan sekarang saat dia mengetahui perasaan Herald pada Aria sangat tulus Javier bisa bernafas lega karena Aria memiliki pria yang akan menjaganya dengan baik di sisinya.
Javier menatap Herald yang sedang tersenyum padanya "Apa kamu bisa mengatakan siapa kamu sebenarnya dan dari mana asal usulmu dan juga kenapa kamu bisa sampai mengambil jalan yang gelap itu tapi, kalau kamu belum siap untuk mengatakannya kamu bisa menolaknya dan mengatakannya nanti padaku kalau kamu sudah siap"
__ADS_1
"Saya masih belum bisa mengatakan tentang diri saya pada anda jadi maaf saya menolaknya" Herald membungkukkan badannya dan meminta maaf pada Javier.
"Tidak apa aku juga mengerti" Javier menganggukkan kepalanya "Tapi bisakah kamu berjanji padaku?"
"Berjanji untuk hal apa?" Herald menatap Javier dengan sedikit gugup karena melihat ekspresi wajah Javier yang sangat serius.
"Berjanjilah padaku untuk selalu menjaga Aria dan membantunya, meskipun Aria terlihat kuat tapi dia sebenarnya sangat rapuh bahkan di dalam lubuk hatinya yang paling dalam Aria sangat kesepian dan dia membutuhkan seseorang namun Aria tidak memperlihatkan itu dan dia mencoba untuk menjadi wanita kuat tapi aku tau Aria sangat rapuh makannya aku minta padamu untuk menjaga dan melindungi Aria serta membantunya kalau dia sedang kesulitan apa kamu mau memenuhi permintaanku yang egois ini?" Javier menatap Herald yang kini terlihat begitu terkejut dengan perkataan Javier.
"Menjaga dan membantunya bukankah itu artinya anda memperbolehkan saya untuk bertemu dengan Aria lagi?"
"Benar, dulu aku sempat salah paham padamu tapi kini aku menaruh kepercayaan padamu jadi jangan sampai kamu mengkhianati kepercayaanku itu"
"Mungkin orang dari dunia dalam itu sama seperti orang dunia luar ada yang baik dan juga ada yang jahat" batin Javier sambil menatap Herald.
"Tentu saja saya berjanji saya akan menjaga dan membantu Aria saya juga akan mendukung apapun keputusan Aria saya juga tidak akan membiarkan orang lain menyakiti Aria" Herald berkata seperti itu dengan sangat yakin dan percaya diri.
"Bagus aku menyukai kepercayaan dirimu itu dan juga kamu bisa bicara santai denganku"
"Baik" Herald kini tersenyum cerah karena bisa meluruskan kesalahpahaman yang terjadi dulu dan Herald juga mendapat kepercayaan dari Javier.
"Ah benar juga aku mau menanyakan ini, apa kamu kenal Leon dia orang dari dunia bawah juga" Javier baru ingat sekarang, mungkin dia akan mendapat sedikit petunjuk tentang Leon dari Herald yang sama-sama dari dunia bawah.
"Aku tidak terlalu mengenalnya tapi belakangan ini namanya cukup terkenal di dunia bawah karena bisnis organisasinya"
__ADS_1
"Bisnis organisasi?"