Terjerat Cinta Pria Alien

Terjerat Cinta Pria Alien
Siap Bertanggung Jawab.


__ADS_3

PoV_Aquila


Namaku adalah Aquila Altair Orion, panggil saja aku Quila, aku di sebut Dewi pemburu, yang suka mencari kesenanganku sendiri, namun aku lebih suka mengeksplor bersama kekasih hatiku. Pria pertama yang membuatku jatuh cinta, merasakan kebahagiaan yang hakiki.


Hingga setiap waktu kami melakukan penyatuan tubuh, aku sangat mencintainya begitupun sebaliknya ia juga sangat mencintaiku. Semua penghuni planet kami pun sudah mengetahui hubungan kami berdua.


Kedua orangtuaku merestui kami, dan juga sangat mendukung keputusanku. Namun sudah sangat lama aku kehilangan pria itu, kekasihku yang tak pernah kembali lagi ke tempat asal kami.


Dan sekarang, sudah lebih dari dua puluh tahun aku terdampar di bumi ini, dimana sebelumnya aku diam-diam masuk ke dalam Rocket milik manusia yang pada waktu itu terdampar di planet kami.


Apakah aku kabur? Jawabannya adalah ya benar! Aku memang kabur dari istana yang selama ini membelengguku, aku bukanlah boneka yang mereka atur sesuka hatinya.


Ya tentu saja mereka, siapa lagi! Mereka adalah kedua orangtuaku yang ingin aku segera menikah! Agar segera memiliki keturunan untuk penerus kerajaan kami.


Aku adalah keturunan mereka satu-satunya, jadi anggap saja aku adalah seorang tuan putri Raja, begitulah kira-kira. Sebab sang Kaisar adalah penguasa di planet kami setelah Granpa binasa di tangan Dragonfire musuh bebuyutan kami yang tinggal di luar angkasa.


Dragonfire menginginkan keturunan kami turun temurun, namun Granpa tidak pernah memberikan keinginannya hingga si Dragonfire pun marah dan mengamuk, dan mengancam akan meratakan tempat tinggal kami di planet ini.


Granpa yang mengetahuinya pun ikut tersulut ia melawan sang Dragonfire dengan segala kekuatannya. Kasian juga ingin ikut membantu Granpa namun tak di ijinkan oleh Grany, justru Grany-lah yang ikut membantu Granpa sampai Dragonfire binasa dari luar angkasa. namun sayang tak lama Granpa dan Grany pun ikut binasa bersama dengan Dragonfire.


Dan itulah alasannya kenapa Kaisar menginginkan aku untuk segera menikah. Namun aku tetap tidak ingin di jodohkan dengan pria lain, sebab aku sudah mempunyai kekasih hati, namun entah sampai kapan ia akan kembali.


Terakhir yang aku dengar dia tertinggal di bumi beberapa ratus tahun yang lalu. Hingga Kaisar tidak lagi mengijinkan para pria untuk mengunjungi bumi kembali, semenjak kejadian kekasihku dan juga sahabat kami tertinggal di planet sana.


Dan itu justru membuat Kaisar ingin aku menikah dengan pria yang tidak aku inginkan, dia adalah salah satu bawahan Kaisar yang selalu di percaya oleh Kasian sendiri.


Namun aku sangat tidak menyukainya, aku tidak sudi menikah dengan pria yang banyak kekasihnya itu, tentu aku tahu, bagaimana aku mengetahuinya?

__ADS_1


Aku memang sudah lama mengenal pria yang di jodohkan denganku itu, dan mengetahui segalanya. Dia mengatakan akan memutuskan semua kekasihnya jika aku bersedia menikah dengannya, namun aku bukanlah wanita yang bodoh! Bisa ia tipu sesuka hatinya.


Dan karena tekadku yang sudah sangat mantap, aku pun akhirnya kabur dengan cara seperti tadi itu, lalu aku kemudian mendarat di bumi tepatnya di belahan bumi utara.


Aku dengan segala kekuatan yang aku miliki, terus mencari keberadaan kekasihku yang entah ada belahan bumi mana! Hingga beberapa kali banyak pria yang selalu mencoba menggodaku, melecehkanku, namun berkat kekuatan yang aku miliki, aku mampu membuat mereka binasa, bukan meninggal tetapi menghilang dalam sekejam mata.


Namun sayangnya karena aku sudah mensalahgunakan kekuatan yang aku miliki, seperti caraku yang selalu membinasakan para pria hidung belang yang mencoba menggodaku itu justru perlahan demi perlahan membuat kekuatanku semakin berkurang, dan aku baru ingat jika kita para makhluk Alien menyakiti makhluk lainnya maka kekuatan kita perlahan menghilang dengan sendirinya.


Dan kini aku baru menyadari, hanya karena terlalu teropsesi mencari kekasihku, aku sampai tidak memikirkan tentang hal itu. Menyesal pun tidak ada gunanya, setelah itu aku pun lebih tertutup merubah penampilanku yang dulunya terlihat teramat cantik di mata pria, khususnya pria hidung belang, dan kini aku sedikit merubahnya seperti orang gelandangan begitu orang menganggapku.


Aku tidak mempermasalahkan sebutan itu, justru dengan penampilanku yang sekarang aku merasa lebih aman. Apalagi kekuatanku hampir sirna seluruhnya hanya tertinggal sedikit dan itu tidak ada apa-apanya untuk bisa melawan mereka jika nanti ada yang kembali menggangguku.


Hingga dua tahun terakhir aku berakhir di negara ini, dan aku merasakan ada yang berbeda di negara ini, dugaanku lebih kuat meyakinkan bahwa kekasih yang selama ini aku cari berada tidak jauh dari tempatku berada.


Tentu saja itu adalah sebagian dari sisa kekuatan yang aku miliki, dan aku sedikit merubah penampilanku menjadi wanita yang normal, sedap di pandang tetapi tidak terlalu mencolok seperti penampilanku yang biasanya.


Malam itu sepulang dari tempatku bekerja, aku yang sudah lama hampir tidak mengingat keberadaan kekasihku tiba-tiba saja ada seseorang yang begitu mirip dengannya, entah aku yang salah lihat atau memang itu adalah dia? Ataukah orang yang mirip saja dengannya.


Hingga aku memutuskan untuk mencarinya hingga tengah malam, namun sialnya bukannya bertemu dengan kekasihku aku justru bertemu dengan pria asing yang tidak aku kenal, bahkan kami melakukan hal yang selama ini sudah tidak pernah aku lakukan kembali sekian lama, ya aku melakukan penyatuan tubuh dengan pria asing itu. Yang entah siapa namanya? Berasal darimana? Aku tidak tahu, sebab wajahnya seperti bukan asli penduduk negara ini.


Dan entah bagaimana bisa aku tidak menolaknya, apa karena pria itu mempunyai pesona yang lain, entah karena aku seolah tidak berdaya hanya untuk sekedar menolak ajakan yang biasa aku lakukan dengan kekasihku dulu.


Jika aku hanya ingin mencari kesenangan seperti ini, sudah dari dulu pertama kali menginjakkan kaki di bumi ini, namun aku dulu sama sekali tidak mempunyai keinginan atau justru karena sudah meyakini diriku sendiri bahwa sebentar lagi aku akan bertemu kembali dengan kekasih hatiku, hingga malam tadi aku menyerahkan tubuh ini di jamah oleh pria asing, yang sayang untuk di tolak.


Sebenarnya ada yang berbeda dengan pria ini setiap memandang wajah sayunya, disaat ia berteriak memanggil nama seseorang yang aku yakini mungkin adalah kekasihnya aku sama sekali tidak marah, aku langsung bangun dan masuk ke dalam kamar mandi.


Aku akui penyatuan tubuh kami tadi malam begitu dahsyat, layaknya aku bercint4 dengan kekasihku dulu, aku sampai hampir lupa dengan wajah kekasihku dan justru wajah pria itu yang terus menghantuiku, apa pria itu mempunyai semacam kekuatan yang mampu membuatku tidak bisa melupakannya, tetapi kekuatan apa? Aku merasa dia hanya manusia biasa saja.

__ADS_1


Aku keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang menutupi sebagian tubuh indahku, aku bisa melihat jika pria itu sedang menyesali perbuatannya, " Pinjamkan aku pakaianmu?" Cicitku mengitrupsinya, sebab pakaianku telah koyak oleh perbuatan tangan nakalnya itu.


Pria yang belum aku ketahui namanya langsung memasang wajah menyesalnya, ia turun dari atas ranjang sudah dengan pakaian lengkapnya dan berjalan mendekatiku. Entah bagaimana bisa aku merasakan ada sesuatu yang berpacu dengan cepat di dalam tubuhku ini.


" Sorry I'm so sorry." Sesalnya dengan menggunakan bahasa negara sini, aku sudah belajar banyak hal di bumi ini, salah satunya belajar bahasa mereka. Namun aku tidak tahu apa di negara lain mereka menggunakan bahasa yang sama?


" You don't worry, I won't run away from my responsibilities, if you don't believe me? come with me! ( Anda jangan khawatir, saya tidak akan lari dari tanggung jawab saya, jika Anda tidak percaya padaku? Ikut denganku! )" Ujarnya begitu serius menatap kedua netraku.


Sungguh perasaan apa ini? Walau aku sudah sering mendengar ucapan dari kekasihku dulu, namun pria ini berbeda dengannya, entah apa keistimewaannya, hingga tanpa sadar aku mengangguk.


"Thanks for trusting me, here it is.( Terima kasih telah mempercayai saya. ini pakailah )" Ucapnya bersungguh-sungguh, sembari menyodorkan paperbag berwarna coklat padaku.


Aku kembali mengangguk dan menerimanya, ternyata di dalamnya sudah ada isinya. Ia memberikan pakaian wanita padaku, entah dari mana ia mendapatkannya, kurasa ini adalah pakaian baru, kapan dia membelinya? Apa sewaktu aku di dalam kamar mandi tadi? Tanpa banyak bertanya aku langsung memakainya tepat di depannya.


" Hey, hey, Wait.." Teriak Jull begitu terkesiap saat wanita asing itu akan mengganti pakaian di hadapannya tanpa ada rasa malu sedikit pun.


' *Apa wanita ini sudah tidak waras!!


.


.


.


.tbc


Terima kasih yang sudah mampir baca, semoga suka dengan ceritanya. Minta dukungannya ya dengan memberi like, koment dan hadiah juga, 🌷🌷🌷🌷🌷

__ADS_1


Jangan lupa tekan favorite nya agar mendapatkan notifikasi dari kami. terima kasih love u All*..


__ADS_2