
Quila tersadar dari lamunannya begitu ia melihat suara sedikit gaduh di luar sana. yang ternyata ada seseorang yang datang dan menarik paksa wanita yang tadi sedang di peluk oleh Jullio.
Siapa dia?
Quila terus memperhatikan dengan seksama siapa pria yang datang dan mengajak wanita itu pergi, sebab posisi berdirinya yang sedang membelakanginya sedikit membuatnya tidak bisa melihat wajah pria tersebut, hingga tiba-tiba indra penglihatannya semakin tajam begitu mengenali pria tersebut.
Tunggu! bukankah dia Kai?!!
Batinnya bertanya-tanya, hingga tidak sadar kakinya melangkah ke depan untuk mengejar pria yang sangat ia rindukan sudah berjalan keluar pintu, langkahnya semakin cepat.
" BruV." Reriaknya keras dan menggema dengan terus berlari, bahkan ia hampir saja mencapai pintu yang masih terbuka lebar itu, tetapi gerakannya di tahan oleh tangan kekar Jull membuatnya terhenti dan menatap kesal ke arah pria itu.
" Kau mau kemana?" Tanya Jull tajam, ia masih emosi kepada Kai, di tambah wanita yang sudah mulai ia terima kehadirannya akan ikutan pergi.
Jull tidak akan membiarkan Quila pergi dari sisinya, sudah cukup ia kehilangan kekasihnya saat ini, ia tidak akan membiarkan wanita yang baru ia kenal ini juga akan pergi meninggalkan dirinya seorang. Sadar jika wanita itu tidak mengerti dengan yang di ucapkan, Jull kembali berucap.
" Stop, where are you going? Didn't I say I will take responsibility for my actions on you! ( Berhenti, kemana kamu akan pergi? Bukankah aku mengatakan, aku akan bertanggung jawab atas tindakanku padamu! )" Jull sudah berhasil menarik tubuh Quila masuk setelah menutup kembali pintu unitnya.
" Wait a moment! I just want to make sure. ( Tunggu sebentar! Aku hanya ingin memastikan. )" Dengan terpaksa Quila mengikuti langkah Jull dengan pasrah.
Mendengar perkataan Quila barusan, membuatnya berhenti, dan Quila yang tidak siap dengan itu seketika menubruk tubuh kekar Jull, hingga ia sedikit mengaduh sembari mengusah dahinya yang membentur punggung Jullio.
" What does it mean? ensure what? oh that one? I can explain it well. ( Apa maksudnya? Memastikan apa? Oh, yang tadi itu ya? Saya bisa menjelaskannya dengan baik.)" Jull akhirnya berhasil membujuk Quila kini keduanya duduk di sofa.
Apa aku tadi salah lihat? Atau tadi hanya mirip saja!
Quila berusaha menepis pikiran yang membuatnya ragu, siapa tahu ia bisa saja salah orang tadi. Jull mengambil kedua tangannya dan menggenggamnya erat.
" Listen! That woman is my sister, yes we each other before. and in the end I made a big mistake and he left me. And as you can see before, he already has my successor, and I want to answer to you, Maybe my seed has sprouted here. ( Dengar! wanita itu adalah saudara perempuanku, ya kami saling mencintai sebelumnya. dan pada akhirnya aku melakukan kesalahan besar dan dia meninggalkanku. Dan bisa kau lihat sebelumnya, dia sudah punya penggantiku, dan aku ingin bertanggung jawab padamu, mungkin benihku telah tumbuh di sini.)" ujarnya sembari mengusap perut rata Quila, menatapnya dengan penuh harap.
__ADS_1
Sementara di luar sana, Kai sempat menghentikan langkahnya saat mendengar suara yang tidak asing di indra pendengarannya, ia pun sempat menoleh kebelakang tetapi tidak menemukan siapapun disana.
Yang membuat dahinya berkerut bukanlah suaranya, melainkan panggilan yang di tujukan untuknya ataukah untuk orang lain?
Tidak ingin kehilangan wanita yang sudah berhasil membuat mood nya selalu berubah-ubah, Kai pun dengan cepat memakai cara untuk segera sampai di depan wanita yang sudah melarikan diri tadi.
Tentu saja dengan kelebihan yang ia miliki, memang apa lagi, dengan cegakan cepat, Kai membuka pintu darurat yang otomatis sudah berpindah tempat sekarang ini ia sudah berada di dekat pintu keluar gedung, dan melihat wanita yang ia cari akan masuk ke dalam mobilnya.
Hanya dengan satu kali gerakan ia sudah duduk di bangku kemudi, sedang Vero sudah duduk di bangku sampingnya, membuat wanita itu sempat shock dan mengedipkan beberapa kali kedua kelopak mata indahnya.
" Astaga, kau bisa membuat jantungku berhenti secara mendadak Kai, sudah seperti makhluk jadi-jadian saja!" Keluhnya mengusap ke d**anya yang berdebar.
Walau tidak sepenuhnya mengerti dengan apa yang di ucapkan oleh Vero, tetapi Kai bisa menyimpulkan jika wanita itu pasti terkejut dengan kemunculannya yang tiba-tiba, tetapi ia tidak peduli dengan cepat ia melajukan mobil milik Vero menuju gedung Apart miliknya. Sementara mobilnya sendiri menyuruh anak buahnya untuk mengambilnya.
Tidak berapa lama mobil pun terparkir sempurna di basement dan lagi-lagi gerakan Kai yang sangat cepat membuat Vero terus saja terkesiap, tetapi suaranya terasa tercekat di tenggorokan tidak bisa ia keluarkan entah karena apa.
Hingga keduanya sudah berada di dalam Penthouse milik pria yang tengah menggendong Vero dan merebahkan tubuh mungil itu ke atas ranjang empuk miliknya. Alih-alih beranjak setelahnya, Kai justru mengukung Vero dan menatap wajah cantik yang masih saja menampilkan raut shock nya.
" Kenapa? Kau kelihatannya masih sangat terkejut?" Seharusnya Kai melampiaskan amarahnya saat ini juga, akan tetapi melihat wajah lucu Vero, justru membuatnya ingin segera menerkam wanita yang sedang ia kungkung pasrah.
Kai menukikkan satu alisnya, sedetik kemudian ia terkekeh saat menyadari bahwa wanita ini masih dalam keadaan rasa terkejutnya, atau mungkin kesadarannya baru saja kembali, " Aku merindukanmu, dan aku akan menghukummu atas kesalahan yang kau lakukan tadi!!" Mencoba menepis rasa amarahnya, Kai langsung mendekatkan wajahnya mengikis jarak keduanya, hingga kedua bibir bertemu.
Bibir ramun Vero di kul*m dan di lum*t dengan begitu lembut, seolah Vero adalah barang yang mudah pecah, tidak ingin membuatnya rusak. padahal dirinya-lah yang pertama kali merusak wanita itu, membuat hubungan Vero dan Jull sang kekasih hancur.
Kai benar-benar egois, tidak memikirkan perasaan wanita yang sedang ia cumbu dengan begitu mesra, karena terbawa suasana kedua tangan Vero pun terangkat dan mengalungkan di tengkuk Kailash dengan mesra.
Keduanya sama-sama terhanyut dalam pusara gair4h yang membara, hingga melupakan masalah yang baru saja terjadi di antara mereka, ciuman Kai semakin dalam dan menuntut tentu saja, seperti biasa pria Alien itu pasti sudah tidak tahan ingin segera menyalurkan hasr*tnya yang sudah di ubun-ubun.
" Mmpp.." Lenguhan Vero tertahan di tenggorokan saat Kai masih terus membungkam mulutnya, tai ia sudah tidak tahan lagi, terlebih tangan nakal Kai sudah bermain-main di pusat sensitifnya di bawah sana.
" Aku sudah tidak tahan." Racau Vero dengan meliuk-liukkan tubuh indahnya itu, bagaikan cacing yang kepanasan.
__ADS_1
Dan itu membuat Kai tersenyum lebar, " Lalu kau mau apa Baby?" Bisiknya menggoda, sambil melepas semua benda yang menempel di tubuhnya dan juga di tubuh Vero, hingga keduanya sama-sama polos.
Tanpa menunggu waktu lama lagi, Kai sudah menempatkan antenanya yang sudah berdiri tegak itu untuk masuk ke dalam lub4ng sempit yang dalamnya tak nampak tetapi sangat nikmat saat di rasakan.
" Uummpp,," keduanya melenguh begitu tubuh mereka sudah menyatu, dan perlahan Kai memompa dengan terus mendes*h, dan mendongakkan kepalanya. Hingga entah sudah berapa lama mereka melakukan penyatuan dengan berbagai gaya dan juga peluh yang membanjiri tubuh keduanya, akhirnya keduanya begitu lemas, terkapar di atas ranjang di waktu siang bolong mereka melakukan hal itu.
" Kau selalu saja nikmat saat pertama kali aku membuka segelmu, Baby." Bisik Kai tidak sadar bahwa ia telah keceplosan bicara, setelahnya ia pun tertidur pulas akibat tenaganya terkuras habis seusai permainan panas yang mereka lakukan barusan hingga keduanya meledak berkali-kali.
Apa yang dia katakan tadi? Membuka segelku? Dan Kak Jull, maafkan aku..aku sangat menyesal, ini semua memang salahku dari awal.
Jerit Vero dalam hati, tak lama ia sudah berada di alam mimpi. Kenangan indah dulu dengan Jull seolah terkuak lagi, perjuangan cinta mereka berdua hingga berakhir mendapatkan restu dari kedua orang tua mereka, hingga berakhir seperti sekarang. Menyesal? Sudah pasti bagi Vero.
.
.
.
.tbc
Terima kasih yang sudah mampir baca, semoga suka dengan ceritanya. Minta dukungannya ya dengan memberi like, koment dan hadiah juga, 🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa tekan favorite nya agar mendapatkan notifikasi dari kami. terima kasih love u All..
.
.
.
.tbc
__ADS_1
Terima kasih yang sudah mampir baca, semoga suka dengan ceritanya. Minta dukungannya ya dengan memberi like, koment dan hadiah juga, 🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa tekan favorite nya agar mendapatkan notifikasi dari kami. terima kasih love u All..