
Di tempat lain tepatnya di sebuah Apartemen milik Vero, Jullio terpaksa menerima wanita asing yang ternyata mempunyai nama Aquila.
Wanita pertama yang ia masuki, dan pertama kalinya ia merasakan indahnya bercinta, yang ternyata begitu sangat nikmat, ya walau awalnya ia mengira Aquila adalah Vero kekasihnya akan tetapi tidak di pungkiri ia pun sangat menikmatinya.
Namun ia tetap harus mempertanggung jawabkan perbuatannya yang tidak senonoh itu, dia adalah pria penduduk pribumi, Mama dan Papanya pun mengajarinya untuk rasa tanggung jawab yang besar sedari ia masih kecil, hingga ia bisa di percayai oleh Papanya untuk meneruskan perusahaan milik keluarganya itu.
Walau Jull akui ia tidak memiliki perasaan apa-apa pada Quila, begitu ia memanggilnya, tetapi ia masih ingin menikmati tubuhnya yang sudah membuatnya merasakan candu.
Tak heran mengapa para sahabatnya itu lebih sering menghabiskan waktunya di bar dan juga berkencan dengan beberapa wanita, ternyata memang rasanya sungguh tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata.
Bila perlu Jull akan menikahi Quila dan mengajaknya untuk tinggal di negaranya sana, tetapi saat ini kendalanya ia masih harus menyelidiki asal-usul wanita asing yang sudah ia tiduri itu, sebab ia tidak terlihat seperti manusia pada umumnya, wajahnya teramat sangat cantik menurut Jull.
" Quila, will you come with me? I mean, I'm not a native here, my hometown is quite far from this country. as I promised you, if I will definitely be responsible for my actions to you. ( Quila, maukah kamu ikut denganku? Maksudku—aku bukanlah penduduk asli di negara sini, tempat asalku cukup jauh dari negara ini, seperti yang aku janjikan kepadamu, jika aku pasti akan bertanggung jawab atas tindakanku kepadamu.)." Taanya Jull dengan serius.
Aquila terlihat menatap Jull dengan bingung, sebab ia masih belum mengerti dengan sikap yang Jull tunjukkan padanya, ataukah pria yang sudah memasuki tubuhnya ini mulai menyukainya, begitulah pikirnya.
" Hmm, do you like me? I mean, I still don't understand your attitude. Even though I said earlier that you don't even have to be responsible for me, I don't mind. because I came here only to look for my lover who doesn't know where?.( Hmm, apakah kamu menyukaiku? Maksudku, aku masih tidak mengerti sikapmu. Meskipun aku mengatakan sebelumnya bahwa kau bahkan tidak harus bertanggung jawab untuk itu, aku tidak keberatan, karena aku datang ke sini hanya untuk mencari kekasihku yang tidak tahu di mana?)" Sahutnya apa adanya.
Jull ingin sekali tertawa, tetapi ia tahan mati-matian setelah mendengar pertanyaan yang terlontar dari Quila, bagaimana bisa wanita itu mengira bahwa dirinya menyukainya dalam waktu yang singkat?
__ADS_1
' Memangnya dia pikir, 'kita terjebak cinta satu malam?!'
" Yes, you might think so, many men asked me to get married in just an hour but I refused all of them.( Ya, kau mungkin berpikir begitu, banyak pria memintaku untuk menikah hanya dalam satu jam, tetapi aku menolak semuanya.)" Sahut Quila tegas, yang seolah mengerti apa yang Jull katakan dengan bahasa asing di telinganya itu.
Jull sedikit terkejut mendengar ucapan Quila barusan, seolah Quila bisa membaca isi pikirannya. " Wait! Are you a psychic who can read other people's minds? ( Tunggu! Apakah dirimu seorang paranormal yang bisa membaca pikiran orang lain?)" Jull memicingkan kedua netranya menatap Quila curiga.
Namun Quila justru terlihat tersenyum manis, bagaimana ia bisa menjelaskan pada pria asing ini? Pria yang baru ia temui malam itu, ia tidak mungkin berkata jujur bahwa ia adalah makhluk dari luar angkasa dan bukanlah manusia sepertinya.
Sebab ia masih merasa takut jika suatu saat nanti Jull akan mencoba memanfaatkan kelebihan yang ia punya, walau sekarang kelebihannya hanya tersisa neuronnya saja. Namun tidak ada salahnya jika ia mengantipasinya, ini hanya untuk berjaga-jaga jika tiba-tiba saja semua kelebihan yang ia miliki kembali.
" Of course not, how could I do such a thing. I looks same as you. ( Tentu saja tidak, bagaimana aku bisa melakukan hal seperti itu. Aku sama sepertimu.)" Dustanya begitu tenang, hingga Jull pun percaya.
" Sorry, but it looks like tomorrow I have to go back to my country soon. ( Maaf, tapi sepertinya besok aku harus segera kembali ke negaraku.)" Ujar Jull kembali dengan begitu serius.
Quila beranjak setelah menyelesaikan makan malamnya, ia membawa bekas piring yang ia pakai ke dapur untuk di bersihkan, hingga tiba-tiba ia merasakan tangan kekar melingkar di pinggang rampingnya.
" Come with me, I think I'm starting to like you baby. ( Ikutlah denganku, kurasa aku mulai menyukaimu sayang.)" Bisik Jull tepat di telinga Quila, sepertinya Jull memang sudah terjebak dengan cinta satu malam bersama wanita asing inj, dan pada akhirnya ia seolah menjilat ludahnya sendiri.
Tak hanya berbisik bahkan Jull sudah melumati tengkuk hingga cuping telinga wanita itu, membuat Quila memejamkan kedua netranya menikmati permainan yang Jull lakukan saat ini.
__ADS_1
Tidak di pungkiri ini sudah sangat lama sekali ia tidak pernah bercinta lagi dengan sang kekasih, entah sudah berapa ratus tahun ia lalui dengan kesendiriannya selama ini, dan pria bumi ini berhasil membuat jati dirinya sebagai dewi pemburu pun kembali mencuat.
Dari mulai pria ini memerkos* dirinya beberapa hari yang lalu. Jull manusia pertama yang berhasil membuatnya terbuai dan entah siapa yang melakukannya duluan, kini kedua bibir itu sudah saling bertaut, bersilat lidah, hingga piyama atas yang Quila pakai sudah tersingkap ke atas.
Jull masih setia berdiri sambil terus mencumbu Quila dari bibir, leher, hingga gunung kembarnya, dan meninggalkan bercak kemerahan hampir di seluruh tubuh Quila, membuat tubuh wanita itu meliuk-liuk gelisah dalam posisi duduk di atas kitchen set.
Suara desah4n yang terdengar begitu seksi di telinga Jull, membuatnya semakin terbakar gair4hnya sendiri, pria itu kini sedang melahap rakus aset kembar Quila bergantian, di tambah dua jari nakalnya yang sudah keluar masuk di bawah sana, membuat Quila sudah tidak tahan lagi.
" Do it now, I beg you ( Lakukan sekarang, aku mohon.)" Lirih Quila di sela desah4nnya.
" Yes, get ready baby. ( Ya, bersiaplah sayang.)" Jull mengusapkan kepala batang juniornya ke inti tubuh Quila yang sudah sangat basah, pertanda wanita itu sudah sangat siap, dan blesss junior Jull tertanam habis ke dalam tubuh Quila, membuat keduanya melenguh nikmat.
.
.
.
.tbc
__ADS_1
Terima kasih yang sudah mampir baca, semoga suka dengan ceritanya. Minta dukungannya ya dengan memberi like, koment dan hadiah juga, 🌷🌷🌷🌷🌷
Jangan lupa tekan favorite nya agar mendapatkan notifikasi dari kami. terima kasih love u All..