
Riyan Alaska merupakan anak tunggal dari pasangan Eric William atau yang di kenal dengan nama Tionghoanya yaitu Yong Woong dengan Khaliza Rahmah, seorang wanita cantik, muslim, taat beragama, asli dari kota Minangkabau, Padang (Sumatera Barat).
Yong Woong adalah Seorang pria pendiri perusahaan judi (casino) terbesar legal di Singapura yang bekerja sama dengan adiknya bernama Lim Woong.
Ibu mereka sudah lama meninggal namun sang Ayah masih hidup, pengusaha kaya bernama Chen Woong adalah Keluarga Woong yang memiliki banyak perusahaan besar, mulai dari properti, tambang, tekstil, maupun fashion, mereka juga memiliki banyak fasilitas olahraga serta siaran televisi sendiri. Chen merupakan salah satu pengusaha konglomerat besar di kota Singapura.
Chen Woong sendiri sudah menjadi pewaris sangat kaya dari keluarga keturunan sebelumnya. Otomatis kekayaannya pun akan diwariskan kepada kedua putranya yaitu Yong dan Lim.
Rupanya kekayaan itupun tidak cukup memuaskan hasrat dua anak lelaki Chen, mereka kembali mendirikan perusahaan judi ilegal atau terjaring dalam kasus Mafia judi yang dipimpin oleh Yong Woong atau Ayah Ryan Alaska.
Dua tahun perusahaan casino mereka berjalan, sangatlah mulus, menambah pundi-pundi kekayaan yang sangat berlimpah, Chen sebagai Ayah tersenyum bahagia dengan prestasi kekayaan dua putranya. Seolah-olah Lelaki tua itu mengizinkan mereka di dunia hitam.
Yong salah satu pria yang sangat menyukai minuman keras. Kala itu ia masih belum memiliki istri sah.
Ternyata kehidupan dunia hitam tidaklah berjalan dengan mulus. Salah satu orang kepercayaan mereka berakhir tewas karena terlibat perkelahian sadis antar geng mafia lainnya yang dipicu oleh perebutan wanita dan wilayah kekuasaan.
Yong dan Lim tidak terima sehingga terjadilah perang besar yang tidak terduga, menewaskan lebih dari 50 orang termasuk warga sipil. Yong Woong menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas kasus itu karena ia adalah pemimpin perusahaan judi gelap di sana.
Tidak hanya terjerat kasus hukum, ternyata Yong juga mengalami sedikit gangguan mental akibat depresi berat dari kasus mengerikan itu, banyak keluarga korban yang histeris menuntun kepada keluarga Woong terutama Yong.
__ADS_1
Perusahaan casino ilegal mereka terpaksa di tutup. Untuk menutup kasus kemanusiaan itu dan menyelamatkan Yong dari jalur hukum berat, Sang Ayah terpaksa harus menebus jutaan dollar Amerika, agar pihak keluarga korban tidak menuntut balik. Yong sempat di deportasi dari Singapura dan melarikan diri ke berbagai negara namun tujuan akhirnya adalah Indonesia yaitu sumatera barat atau Padang.
Waktu terus berlalu, hari, bulan hingga tahun pun berganti, singkat cerita kisah Yong Woong mulai membangun perusahaan kecil yang bergerak di bidang tekstil juga fashion bernama CV GMC, disanalah Yong bertemu dengan Khaliza Rahmah ibunda Ryan Alaska, gadis muslim yang sangat cantik dan sopan, lembut serta halus tutur katanya membuat Yong candu untuk berbicara pada gadis itu, pandangan pertama Yong, membuatnya ia dimabuk cinta. Ibarat tanah yang tandus subur kembali.
kelembutan dan kesalehan perempuan itu mampu memalingkan dunia hitam Yong menjadi manusia yang lebih baik, tidak hanya perasaan jatuh cinta yang ia rasakan melainkan ketenangan jiwa yang selama ini ia tidak temukan dibelahan dunia manapun termasuk di keluarganya sendiri.
Gangguan kecil kejiwaan Yong perlahan sembuh setelah ia menemukan ketenangan jiwa dan cinta sejatinya bersama Khaliza.
Khaliza pun bersedia menjadi istri Yong asalkan lelaki itu rela meninggalkan semua masa lalu hitam pria itu termasuk perusahaan Judinya yang masih berjalan serta berubah menjadi manusia yang lebih baik lagi.
Yong bersedia memenuhi semua keinginan Khaliza dan tanpa ragu lagi Yong mantap menikahi gadis asal Padang itu.
Rupanya kabar bahagia itu tidak mendapatkan respon yang baik dari sang Ayah. Chen marah besar dan tidak terima jika anaknya menjadi seorang muslim, ia juga tidak merestui pernikahan mereka serta keputusan Yong meninggalkan Perusahaan casino mereka.
Ancaman keras itu ternyata tidak menggoyahkan Yong untuk tetap menikahi Khaliza. Sejak itu semua fasilitas, kekayaan pemberian sang Ayah kembali ditarik kecuali harta yang dimiliki oleh Yong sendiri. Karena sudah tidak lagi menjadi bagian keluarga Woong, Yong harus mengganti namanya dengan Eric William.
Setelah menikah, Yong mengajak sang istri pindah ke ibu kota untuk kembali mengembangkan perusahaan kecil mereka. Disanalah Ryan Alaska lahir, seorang anak lelaki tampan dan cerdas.
Kelahiran Ryan membuat hati keluarga Woong cukup bahagia, bagi warga Singapura seperti Chen, kelahiran seorang anak merupakan hadiah termahal serta merupakan kebanggaan tersendiri karena memiliki keturunan, banyak wanita disana enggan melahirkan anak.
__ADS_1
Hubungan Yong dan Ayahnya kembali membaik, Chen berusaha membujuk kembali putranya bersama dengan cucunya agar kembali ke keluarga Woong, Chen ingin Yong menceraikan Khaliza lalu menjodohkannya dengan wanita pilihan keluarga Woong. Namun Yong tetap bersikeras tidak akan pernah meninggalkan istrinya sampai kapanpun.
Chen cukup kecewa meski ia sudah melebihkan bagian hartanya untuk Yong, tetapi sang anak tetap tidak ingin kembali. Bagi Yong, kehilangan harta tidak masalah asalkan ia tetap bahagia, bersama keluarga kecilnya.
Ketika usia Ryan beranjak 10 tahun, Chen meninggal dunia, terserang kanker lidah membuat ia tidak bisa berbicara, detik-detik kematian Chen, Yong sempat membawa keluarganya untuk menemui sang Ayah. Chen mengusap-usap kepala Ryan dalam mata berkaca-kaca, menunjukkan bahwa ia sangat sayang dan bangga kepada cucunya itu.
Chen meminta maaf kepada Yong dan menyatakan bahwa ia sudah merestui pernikahan mereka, demikian juga Yong pun meminta maaf kepada Ayahnya. Chen memerintahkan kepada Lim agar memberikan kembali hak waris kakaknya.
Lim marah besar, tetap tidak setuju, mengatakan dengan lantang kepada sang Ayah;
"Setiap pimpinan pantang untuk mencabut kembali keputusannya, Aku tidak ingin Ayah menjadi pemimpin yang gagal!"
Tambuk kekuasaan pada saat itu dipegang penuh oleh Lim Woong. Khaliza membujuk suaminya untuk tidak berontak, memilih lebih baik mengalah. Iman yang kuat serta teguh nya hati Khaliza berkata kepada suaminya.
"Bang, harta itu tidak di bawa mati, Rezeki Ryan sudah ada yang mengatur-NYA!"
Ucapan Khaliza yang membuat hati Yong terasa adem.
Tahun terus berganti, Yong atau Eric mulai jatuh sakit, terlalu banyak minum minuman keras di masa muda, membuat levernya bermasalah. Mendengar hal itu Lim menemui sang kakak untuk megambil Ryan kepadanya, Lim berjanji akan menyekolahkan Ryan dan menjadikan ia menjadi generasi Woong yang sukses. Lim juga berjanji akan mengembalikan bagian Yong kepada Ryan Alaska asalkan Ryan kembali kepada keluarga Woong.
__ADS_1
"Tidak perlu kau kembalikan lagi bagian ku, ambil saja, kau cukup sekolah kan Ryan dan didik ia menjadi CEO yang bisa bersaing di dunia bisnis, setelah itu kembalikan dia kepada ibunya, karena Ryan adalah hak ibunya!" ucap Yong kepada Lim.
Lim pun menyetujuinya dan membawa Ryan Alaska ke Singapura dan anak lelaki itu diberi nama Tan Woong sebagai generasi Woong selanjutnya.