
Waktu terus berlalu. Akhirnya, Ryan berangkat menuju kota Paris bersama Crush, untuk mengurus segala keperluan pindahnya hak waris atas nama Yong menjadi Tan Woong.
*
Malam hari, setelah sampai di kota Paris nan indah, Ryan mulai merebahkan tubuhnya di sebuah Apartemen yang juga milik keluarga Woong untuk Yong.
"Tlililit!" Ryan langsung melakukan panggilan video call kepada Adinda yang tengah memberikan perawatan wajah di malam hari. wanita itu juga bersiap-siap ingin tidur.
Adinda terlihat cantik namun rautnya wajahnya sangat sendu.
"Kamu sudah sampai?" tanya Adinda dengan senyum tipisnya.
"Baru satu hari, aku sudah kangen berat sama kamu!" ucap sweet Ryan.
Adinda hanya tersenyum dingin.
"Aku sudah biasa mendengar gombal-gombal seperti itu!" jawab Adinda membuat Ryan tersenyum-senyum sendiri.
"Mau minta dibelikan apa?" tanya Manis Ryan.
"Enggak ada!" jawab Adinda, balik fokus kepada cermin.
"Besok aku kirim yah?" kata Ryan.
"kirim apa?"
"Apa aja keperluan wanita?" ucap Ryan.
"Ini seperti de Javu lagi!" gumam Adinda, Frans juga dulu membelikan semua keperluan Adinda.
"Lihat sini dong!" pinta Ryan.
Adinda berusaha membawa wajahnya menatap Ryan kembali.
"I Love You?" ucap pria itu membuat Adinda terbengong lalu dengan cepat mematikannya.
Pria itu hanya tersenyum.
Semakin hari Ryan semakin menunjukkan rasa kemesraan kepada Adinda tanpa menggunakan modus lagi, membuat Adinda justru terlihat canggung.
*
Belum selesai kasus skandal bercinta dengan Adinda, Frans sudah kembali terjerat skandal bersama Vita, diam-diam mereka suka melakukannya hubungan hina itu, dimana saja mereka inginkan, keduanya sudah terjerat nafsu yang tidak terkendalikan. Vita adalah tempat pelampiasan Frans, karena dengan bercinta, ia bisa menenangkan jiwanya yang sedang kalut. Setiap wanita yang bisa memuaskan Frans, akan menjadi candu baginya, hal itu ia lakukan sekaligus ingin membalas kekecewaannya kepada Aditama yaitu akan membuat Nia Devira menderita.
Frans akhirnya memutuskan kerjasama dengan GMC dan memberikan denda pinalti yang cukup tinggi kepada Ryan.
__ADS_1
*
Hari berlanjut lagi, Aib masalalu Frans dan Adinda akhirnya terbongkar jelas, bahkan mencuat hingga ke publik, keluarga Deny dan Aditama tetap berusaha menutupinya demi nama baik mereka, namun tetap saja, berita itu disebarluaskan oleh para kompetitor mereka.
Aditama dan Nia memaksa Frans mengakui apa yang sebenarnya terjadi di hadapan keluarga Frans, membuat Frans tidak bisa berkutik lagi.
Sejak awal, Aditama sudah yakin bahwa anak yang pernah dikandung oleh Adinda ternyata memang milik Frans dan Ryan hanya sebagai penutup aib itu, namun karena Nia begitu kekeh ingin menikahi Frans, Aditama tidak ingin membuat putrinya kecewa sehingga tetap menyetujuinya dan ia mengambil siasat membuat ruang gerak karir Frans tidak berkembang bahkan semakin anjlok.
*
Di Forum dua keluarga antara Aditama dan Deny Sulaiman.
"Prak!" Deny menampar keras anaknya setelah Frans mengakuinya.
"kamu benar-benar anak yang menyebalkan!" Deny mengamuk besar kepada putranya bahkan mengusir Frans.
"Pah, semua bisa Frans jelaskan dengan baik!"
"Apa yang perlu kamu jelaskan lagi?"
"Dengar dulu Pah!"
"Keluar kamu!"
"Tapi pah!"
Frans menghampiri Nia dengan raut penuh amarah sambil berkata;
"Aku tidak pernah mencintai kamu dan tidak pernah bahagia bersama kamu, Iyah tujuanku menikahi kamu hanyalah untuk mengembangkan kejayaan X-Tren, Adinda jauh lebih baik dari kamu, memangnya kenapa kalau aku lebih memilih ingin punya anak dari rahimnya, kau jangan terlalu menyudutkan atau merasa paling benar, kau juga pernah tidur dengan beberapa pria dibelakang ku kan? kita sama saja!" tantang Frans kepada Nia.
"Prak!" Nia reflek menampar Frans.
"Meski pernah kulakukan tapi itu sebelum bersama kamu!"
"Bohong, aku tidak percaya!"
"Ceraikan aku?" tantang Nia.
"Baiklah!"
"Hari ini juga kau ku ceraikan!" ucap Lantang Frans pergi meninggalkan ruang forum perbicangan keluarga inti itu.
Hal itu membuat orang tua Frans begitu kecewa dengan putra terbaik mereka.
*
__ADS_1
Di dalam kamar, Tampak Nia histeris menangis, mengamuk besar dengan membuang semua barang-barang yang ada di meja riasnya dengan rasa kecewa besar.
"Adinda, aku tidak akan pernah membuat kamu bahagia!" ucap amarah Nia memerintahkan seseorang agar menjelekkan nama baik Adinda di publik, menyatakan Adinda adalah seorang pelakor yang mengincar para pria kaya.
*
Berita fitnah tentang menjelekkan nama baik Adinda terus tersebar di dunia Maya, hingga Adinda terlihat begitu tertekan.
*
"Adinda, besok Ryan akan pulang! Apa kamu sedang memikirkan tentang berita aib itu lagi?" tanya Khaliza.
Adinda mengangguk sedih.
"Tutup saja telinga dan mata mu, tidak perlu mendengar dan melihatnya yang penting kau masih berjalan bersama orang yang menyayangi mu, semua akan berlalu!" pesan Khaliza.
"Mah, sebaiknya Adinda harus bercerai dari Mas Ryan, demi menjaga nama baik dirinya dan Woong, kini Keluarga Woong sudah kembali menerima Mas Ryan, aku tidak ingin menjadi tinta kotor yang menodainya!" ucap pasrah Adinda.
"Bicarakanlah ini kepada Ryan, karena hanya dia yang berhak memutuskan hal ini!" ucap Khaliza tidak ingin memaksa apapun keputusan anaknya.
*
Masih di kota Paris, Ryan juga melihat berita yang beredar dengan judul-judul yang terus menyudutkan Adinda;
Adinda si pelakor, perebut tunangan orang Lain. Tidak punya rasa malu Hamil dengan kekasih orang lain hanya demi uang. Macam-macam judul dari berita itu sehingga cukup banyak wartawan yang ingin lebih mengupasnya, karena berita itu cukup laris dikalangan publik.
Hal itu membuat Adinda hanya bisa murung di kamarnya, takut keluar, ia juga mengabaikan semua panggilan terutama panggilan yang datang dari Ryan.
Ryan terpaksa menelpon ibunya;
"Ryan, Adinda masih ingin sendiri, sebaiknya jangan ganggu dulu?"
"Sesampai di Jakarta, Ryan akan menyelesaikan Mah!"
"Itu terserah kamu!"
*
Tanpa diketahui Vita dan Frans sedang asyik bersama, sebuah kamera kecil sedang memantau kemesraan terlarang antara keduanya, bahkan mereka lagi-lagi melakukan hubungan badan sebagai pelepas rasa stres.
*
Sebuah pesawat terbang telah mendarat dengan selamat, terlihat Ryan Alaska semakin hari semakin berpenampilan tampan, glowing memukau, jati dirinya telah kembali, namanya juga mulai bersinar dikalangan bisnis dan ia langsung menjadi pengusaha muda favorit oleh para wanita, namun sayang dibalik kejayaannya nama Adinda kembali kotor, banyak yang menyerukan agar Ryan segera menceraikan Adinda dan lebih memilih menikah dengan wanita yang lebih baik dan berkualitas.
Sesampai di Indonesia, Ryan tidak langsung pulang ke rumah, ia bergegas mengurus berita-berita miring itu dan membayar beberapa perusahaan media untuk menutup kasus Adinda yang pernah terjerat cinta dengan Frans, namun sejumlah perusahaan menolak karena ada Aditama yang menjadi penghalang mereka.
__ADS_1
Akhirnya Ryan mengadakan pertemuan rahasia secara tertutup kepada Aditama Lukman di sebuah ruangan.