
Hizkia kembali merebahkan tubuhnya ke atas kasur ia heran kenapa istrinya lama sekali di dalam kamar mandi.
Ceklek....
pintu pun terbuka Hizkia ingin memastikan keadaan istrinya. Matanya membulat. jakunya naik turun karena menelan kasar salinannya. Pemandangan di depan matanya terlalu indah.
flash back on
Celyn pov
Begitu masuk kamar kak Kia langsung ke kamar mandi. Gerah katanya kebelet. Aku membuka nakas mengingat pesan mama Yumna saat makan tadi beliau menyuruhku untuk malam ini mengenakan pakaian yang beliau sediakan di dalam nakas. Setelah kak Kia keluar kini giliranku untuk cuci muka, gosok gigi lalu ganti baju tidur. aku sudah selesai dengan rutinitasku. aku pun menanggalkan gamisku lalu mengeluarkan isi dalam paper bag.
Aku terkejut karena isinya hanya 2 potong kain tipis bahkan kalau aku bilang ini kurang bahan atau bisa di bilang hanya bisa di pakai untuk dalaman. Aku masukan kembali kain itu ke dalam paper bag yang dan meraih gamisku lagi sayangnya gamisku sudah nyemplung ke buth tub dan mungkin tadi airnya sedikit menggenang hingga gamisku basah.
Aku pun dilema tidak mungkin juga aku mengenakan gamis itu lagi sedangkan aku tidak tahu air yang membasahi bersih atau kotor. jujur aku jijik.
aku mengedarkan pandangan namun tak kutemukan bathrobe bahkan handuk besar pun tak ada. hanya ada dua helai handuk muka. Pandanganku kembali pada paper bag. Aku tahu tujuan mama Yumna. Bahkan bagi seorang istri menawarkan tubuhnya dan menggoda suami malah pahala imbalannya. Tapi bukan dengan cara ini juga kali...
Tidur bersama saja sudah membuatku canggung apalagi mengekspose area sensitifku dengan kain itu. Aku malu...
__ADS_1
Setelah cukup lama berfikir aku pun memutuskan untuk memakai lingirie itu. Berharap ketika keluar Kak Kia sudah tidur. Toh sudah cukup lama juga aku di kamar mandi. Sayangnya kenyataannya seringkali jauh dari ekspektasi. Bukannya mendapati dirinya yang tertidur pulas, aku malah mendapat tatapan yang membuatku risih.
flash back of
Tubuh sintal dengan lekuk sempurna itu hanya terbalut kain tipis beraksen renda. kulitnya yang putih sangat kontras dengan warna lingerie itu. ukuran dada yang sedikit lebih besar dari ukuran standar sampai menyembul keluar. Rambutnya yang sepinggang tergerai dengan indahnya. Sungguh nikmat mana yang bisa Hizkia dustakan.
Lain halnya dengan Celyn yang hanya berdiri kaku karena mendapat tatapan Hizkia. Dia bingung mau bagaimana karena tidak mungkin juga dia masuk ke kamar mandi lagi. Akalnya pun berdebat dengan hati nuraninya yang merasa malu. ' Jangan malu, jika ada orang yang berhak atas tubuhnya dia adalah Hizkia suami ku sekarang ' pikir Celyn.
Pelan-pelan Celyn melangkah ke arah kasur. Dimana suaminya yang tetap memandanginya tengah terbaring. Celyn pun duduk di samping suaminya dan dengan gesit segera menyembunyikan tubuh yang terekspos itu di balik selimut yang tebal hingga ke lehernya. Ia tersenyum memandang Hizkia yang menatap dirinya '' kakak tidak tidur ? kak... kak'' merasa tidak ada jawaban Celyn menusuk -nusuk lengan kekar Hizkia dengan jari telunjuknya.
'' astaghfirullah '' gumam Hizkia karena merasa bagian tubuhnya di bawah sana meronta-ronta.
Celyn yang mendengar gumaman Hizkia merasa heran lalu bertanya '' kenapa kak?''
'' Aku lupa belum mandi '' kata Hizkia sambil berlalu ke kamar mandi.
Hizkia merendam tubuhnya dalam air dingin '' kenapa kau bereaksi hanya dengan melihat tubuhnya adek kecil? Bukannya dulu di luar negeri melihat wanita memakai bikini di tempat umum saja menjadi hal yang lumrah. Celyn kenapa kau menggodaku di saat aku mencoba bertahan untuk tidak menyentuhmu sampai aku yakin hanya aku yang mengisi hatimu ?'' gerutu Hizkia.
__ADS_1
Di luar Celyn yang merasa letih sudah terlelap saat Hizkia keluar dari kamar mandi . Hizkia memandangi wajah cantik istrinya yang terlihat damai ketika tertidur nyenyak. Tangannya terulur mengelus pipi kenyal itu. Mendapat sentuhan Celyn pun membuka matanya setengah sadar. '' Tidurlah kau pasti lelah'' kata Hizkia lalu mengecup dahi Celyn lalu ikut merebahkan tubuhnya di samping Celyn. Malam itu berlalu tanpa pergulatan panas seperti yang beberapa orang fikirkan.
Pagi harinya setelah sarapan bersama Celyn dan Hizkia mengantar keluarga Xiao ke bandara. Celyn merasa terharu karena ternyata suaminya sangat peduli dengan keluarga angkatnya. Bahkan jet pribadi dia siapkan untuk mengantar keluarga Xiao, meskipun dia tau bahwa salah satu anggota keluarga itu mantan kekasih Celyn. mereka berpamitan satu per satu. Semua orang membujuk Yuki saat ia yang menangis tersedu-sedu tidak mau melepaskan Celyn.
Celyn melingkarkan kedua tangannya memeluk pinggang suaminya dan menyandarkan kepalanya pada dada kokoh Hizkia saat melihat keluarga Xiao berjalan menjauh. Seolah berkata 'jangan cemburu aku milikmu' .
Mendapat perlakuan seperti itu Hizkia tersenyum lalu mengecup kening Celyn. adegan itu di saksikan Chung Chuan yang sengaja menoleh ke belakang untuk melihat istri orang yang masih ia cintai itu. Adegan itu seperti belati beracun yang lagi-lagi menorehkan luka di hatinya.
Mereka kembali ke rumah Celyn, ya untuk 4 hari ke depan mereka akan tinggal di sini sampai acara ngunduh mantu nanti. Dafa dan keluarganya juga masih di sini. Itu karena dia ingin menjadi wali Celyn sampai tuntas.
Prayoga dan Yumna juga sepertinya sudah kebelet ingin punya cucu buktinya Hizkia di bebas tugaskan hingga sebulan penuh bahkan saat jamuan makan malam kemarin Mertua Celyn memberikan amplop berisi Tiket paket honeymoon di Turkey selama 10 hari.
Celyn merasa ada yang mengganjal hatinya 'kenapa semalam Hizkia tidak menyentuhnya meskipun sudah mengenakan kain kurang bahan itu?'. Tapi Celyn menepis fikiran buruk dengan berfikir 'mungkin dia sudah sangat lelah'.
Dugaan Celyn salah karena malam kedua pun tidak terjadi apapun di antara mereka. Setelah shalat isya Hizkia tidur sampai pagi. Celyn yang terbangun tengah malam hanya shalat tahajud lalu melanjutkan tidurnya.
Begitu pula malam-malam setelahnya. Interaksi di antara keduanya hanya sebatas bergandengan tangan, peluk dan kecup. Celyn merasakan ada yang tidak beres. Sampai di malam kedua sebelum ngunduh mantu Celyn berencana memakai lingirie lagi.
Tapi dia tidak tahu beli di mana, akhirnya dia memutuskan untuk beli online. Beruntung Celyn bisa mendapat barang untuk besok siang. Celyn Terkejut ketika pintu kamar terbuka dan Hizkia masuk. ''Sayang apa aku mengejutkanmu?'' tanyanya. Ya baik ucapan maupun sikapnya pada Celyn selalu lembut. Itulah yang membuat Celyn bingung. Celyn merasa selalu di perlakukan seperti ratu tapi saat dia menawarkan untuk melayani Hizkia sebagai seorang istri pria itu selalu mengalihkan pembicaraan.
__ADS_1
tbc