Terkasih Tak Termiliki

Terkasih Tak Termiliki
Peralihan Kontrak


__ADS_3

''Lyn er dari mana kamu belajar bela diri?'' tanya Chung Chuan.


''Dari kecil aku menyukai beladiri. Rumahku berhadapan dengan lahan kosong yang sering digunakan untuk basket, voly atau belajar pencak silat oleh warga sekitar. kedua orang tuaku mendukungku dan mendaftarkanku untuk ikut belajar pencak silat. Waktu itu aku adalah satu-satunya murid yang masih balita. Aku pun terus berlatih dan sampai setara scondary school aku bisa mengikuti beberapa kompetisi. Tapi itu sudah lama. Hampir 6 tahun terakhir aku sama sekali tidak berlatih'' cerita Celyn.


Semua orang tercengang mendengar cerita Celyn. Baik Chung Chuan maupun Chung Tao berfikir kalau mereka bertanding dengan Celyn belum tentu mereka menang. Buktinya dua orang preman saja tidak butuh waktu lama bagi Celyn untuk melumpuhkan.


''Lalu apakah polisi sudah menyampaikan hasil penyelidikan mereka?'' Tanya Chung Tao.


''Sesuai penyelidikan sementara pelaku sengaja menyebar ranjau supaya ban kempes dan mobil berhenti lalu berniat menjambret uang yang kami bawa. Tapi polisi masih menduga ada orang dalam yang bekerja sama dengan mereka. Bagaimana mereka tau kalau aku yang hanya ditemani seorang perempuan membawa uang yang banyak. Tidak tau saja mereka kalau gadis yang bersamaku masih saudaranya superman (saat berbicara mata Chung Chuan melirik ke Celyn yang tengah sibuk memijit kepala Chung Chuan). Bahkan dari pengakuan mereka, mereka baru saja datang ke lokasi. Besar kemungkinan tindak kejahatan ini sudah direncanakan.'' tutur Chung Chuan.


'' Masuk akal juga. Kalau memang benar aku tidak akan mengampuni orang itu.'' timpal Chung Tao.


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


Seminggu berlalu kasus sudah mendapat titik terang ternyata pemain dibalik layar dari kasus itu adalah pengawas Lee. Pengawas Lee sudah di tangkap dan menunggu persidangan. Sedangkan mereka yang berlibur malam ini pulang. Mereka tidak ingin di jemput dari bandara akan menyewa travel. Meskipun lelah Celyn dan Tang Hui menyiapkan jamuan untuk mereka.


Malam pun tiba ketika shalat di gudang Celyn mendengar bunyi riuh di luar dan bisa di pastikan tuan besar Xiao dan yang lain telah tiba. Setelah salam Celyn pun beranjak. Dan benar saja mereka sudah memenuhi ruang tengah tapi Chung Chuan tidak terlihat.

__ADS_1


Sampai saat mau makan malam tuan besar Xiao nenanyakan keberadaan Chung Chuan. Dan Chung Tao mengatakan kalau Chung Chuan pergi untuk isi bahan bakar. Celyn nerasa janggal pasalnya tadi sore pulang dari ladang mereka sudah mampir pom bensin untuk isi bahan bakar. 'Apakah dia hanya ingin menutupi lukanya ' batin Celyn. Dan ketika makan malam sudah mau selesai terdengar deru mobil masuk garasi. Dapat dipastikan siapa yang datang. Baik Chung Tau, Tang Hui maupun Celyn penasaran reaksi mereka mendengar kejadian beberapa hari lalu.


''Pa, ma, Ta ge, Ta jie kalian sudah pulang?'' sapa Chung Chuan. ?


'' Lai la...'' kalimat nyonya Lu terpotong melihat perban di leher Chung Chuan. ''kamu kenapa?'' tanya nyonya Lu.


Semua orang disana terdiam menanti kejelasan dari Chung Chuan. ''Ini hanya luka kecil yang akan sembuh sebentar lagi. Ceritanya panjang.''


Celyn yang menyadari keberadaan Yuri dan Yuki menyarankan mereka untuk ke kamar dahulu supaya tindakan kekerasan yang terjadi tidak akan meracuni pikiran mereka. ''Yuri... Yuki... ini sudah malam mandi dan istirahatlah!" bujuk Celyn. Mata semua orang di situ beralih ke Yuki dan Yuri.


''Tapi...'' bantah Yuri.


Dan tidak ada bantahan dari keduanya. Serempak mereka menjawab ''Baik kakek...''


Suasana menjadi sunyi sementara menunggu Yuki dan Yuri masuk kamar. Dan fokus mereja kembali ke Chung Chuan. ''Jadi pada hari dimana aku dan Celyn pergi... (Chung Chuan mencertakan dari A-Z kejadian hari itu hingga pengembangan kasus sampai saat ini. otor tidak cerita ulang ya... readers yang setia pasti tahu kisahnya.) ''


Pagi harinya tuan besar Xiao memanggil pengacara keluarga Xiao. Celyn bangun awal seperti hari-hari sebelumnya. Tapi ternyata orang yang beberapa hari ini menggantikan pekerjaanya datang lagi. Dan mengatakan bahwa tuan besar Xiao memintanya untuk tetap mengerjakan pekerjaan rumah dan Celyn tetap di tempatkan di ladang semangka.

__ADS_1


Tuan besar Xiao, Chung Pao, Chung Tao Cung Chuan dan pengacara berada di dalam ruang kerja sudah satu jam lebih. Sampai Chung Chuan, Chung Tao dan Chung Pao keluar. Tapi berbeda dengan Chung Tao dan Chung Pao yang langsung ke atas. Chung Chuan memanggil Celyn untuk ikut masuk denganya ke ruang kerja.


Celyn pun menurut. Ternyata Celyn dipanggil tuan besar Xiao untuk mengganti kontrak kerja. ''Celyn saya memanggilmu karena ada suatu urusan. Sebelumnya kontrak kerja kamu adalah homekeeper tapi saya menawarkan kamu untuk mengganti kontrak menjadi labour. kamu akan tetap tinggal di rumah ini. Gaji kamu sesuai aturan berubah menjadi 145% dan kamu akan mendapat bonus 50% setiap bulan. coba baca kontrak ini kalao bersedia tanda tangan di bawahnya'' ujar tuan besa Xiao sambil menyerahkan berkas kontrak.


Celyn yang masih terkejut hanya terbengong. Chung Chuan mengambil berkas itu lalu menaruhnya di tangan Celyn. ''Mau baca dulu kalau tidak setuju kau bisa menolaknya'' saran Chung Chuan.


''Apa ini mimpi? Tuan bagaimana anda bisa begitu baik dengan saya? '' ucap Celyn diiringi cairan bening yang jatuh dari kelopak matanya.


Chung Chuan mengusap air mata Celyn dan berkata '' ini bukan mimpi apa yang kau dapatkan setimpal dengan apa yang kau lakukan'' ujar Chung Chuan.


Celyn pun membaca kontrak tersebut lalu mebandatanganinya. Singkat cerita hidupnya di tengah-tengah keluarga Xiao semakin hari semakin baik. Hubungan Chung Chuan dan Celyn pun semakin dekat. Komunikasi Celyn dengan umi dan Salwa pun lancar. Hizkia dan Celyn pun lebih akrab. Hizkia hampir setiap hari mengirin chat lewat aplikasi hijau. Namun Celyn masih belum menyadari perasaan Hizkia padanya.


Tak terasa Celyn sudah 20 bulan di negara C. Tiga hari lagi mereka mendapat undangan perjamuan di empat tempat. Chung Tao dan Tang Hui akan menghadiri perayaan ulang tahun kakek Tang. Chung Pao dan keluarga menghadiri pesta pernikahan sahabat dekatnya.


Tuan besar Xiao dan Nyonya Lu mendapat dua undangan pert?ama peresmian sekolah di daerah itu yang akan dimulai jam 4 sore hari dan resepsi pernikahan bertempat di hotel bintang lima di kota sebelah pukul tujuh malam. Karna waktu yang mepet, tuan besar Xiao meminta Celyn dan Chung Chuan menggantikan dirinya menghadiri pesta di luar kota.


Untuk itu dari dua hari yang lalu Tang Hui mengajari etiket bangsawan pada Celyn baik saat makan berjalan maupun berbicara. Malam ini Chung Chuan membawanya ke butik ternama. Celyn mendapat dua pasang baju yang bisa dia gunakan ke pesta dengan hijabnya.

__ADS_1


tbc


__ADS_2