Terkasih Tak Termiliki

Terkasih Tak Termiliki
Membujuk


__ADS_3

di negara C...


Chung Chuan tersenyum setelah memutus panggilan telephonya. Sebenarnya ia ingin ketawa sejak tadi dari pertama kali panggilanya terjawab. Medengar suaranya dia memastikan kalau itu adik Celyn. Lalu dia kembali mengamati pekerjanya. Saat dirumah tadi pagi karna penasaran dia memeriksa data Celyn. Dia menemukan fakta bahwa Celyn yang ditinggal ayahnya dari umur 15 thn hanya memiliki keluarga kecil. Dari perlakuanya terhadap Yuqi, Celyn pasti sangat menyayangi mereka. Bukan tidak mungkin Celyn merindukan keluarganya, karna dari informasi yang dia dapat setiap TKI dilarang membawa handphone. Kebetulan dua hari lagi ulang tahunya. Ia pun punya ide untuk memberi Celyn kejutan. Makanya ia menulis nomer telephon keluarga yang bisa dihubungi, dan segaja di ladang baru menelphon nomer tersebut supaya Celyn tidak tahu. Sikapnya manis bukan?


Eits jangan salah, itu hanya untuk orang tertentu tapi untuk khalayak umum pasti akan mengira Chung Chuan lahir di kutub utara atau ibunya ngidam es kutub utara waktu hamil si jabang bayi Chung Chuan. Misalnya sekarang ketika dia menghadapi pekerja di kebun ia kembali memasang mode freezer. Seluruh pekerja di sini selain memberi salam tidak berani berkata banyak.


Sorenya Chung Chuan pulang lebih awal. Setelah mandi dia ke kamar Yuqi dan Yuri. Kebetulan di kamar itu hanya ada Yuqi yang tengah belajar di mejanya "hay Yuqi, apa kau benar benar ingin kakak Celyn menemanimu saat kompetisi?"


"Apakah bisa? bukankah paman bilang dia sibuk dan lelah?" Yuqi mengerucutkan bibirnya.


"Bisa paman usahakan tapi ada syaratnya" Chung chuan.


"Syaratmya apa?" Yuqi


"Yuqi harus membujuk semua orang untuk mengikuti pesta kejutan dan bilang ide pesta kejutan itu dari Yuqi" bujuk Chung Chuan yang merasa malu kalau memberi perhatian pada Celyn.


"pesta kejutan?" Yuqi


"ya. Dua hari lagi kaka Celyn ulang tahun. bukankah ide bagus untuk memberi kejutan besok malam?" bujuk Chung Chuan.


"Ulang tahun? ide bagus paman. Baiklah deal kita kerja sama". sambil mengacungkan tangan dan kedua orang itu bejabat tangan sambil mengucap 'deal'.


Tanpa menunggu aba aba dan rencana Chung Chuan Yuqi langsung lompat dari kursi dan lari keluar. Chung Chuan hanya menggelengkan kepala melihat tingkah keponakanya. Untuk Celyn, Yuqi selalu mengacuhkanya. ''Ok, tinggal urusan kakak tettua'' gumamnya lalu keluar dari kamar tersebut.


Chung Chuan mendengar samar samar di ruang tengah lantai atas Yuqi tengah membujuk mommynya. '' haiya, bagaimana mom menyiapkanya? kakak Celynmu itu selalu ada dirumah yang ada nanti dia melihat dan itu tidak akan menjadi kejutan lagi'' kata Kian mommy Yuqi dan Yuri.

__ADS_1


''ayolah mom, mommy kan bisa cari cara.....'' bujuk Yuqi


'' sedang asyik diskusi apa sich?'' sambar Chung Chuan pura pura tidak tau.


'' lusa a... Celyn ulang tahun. Yuqi, ฤia mau bikin pesta kejutan. Tapi mana bisa bikin? itu Celyn selalu ada di rumah. Kalau dia lihat persiapan, sudah bukan kejutan lagi lah.'' (anggap aja gaya bicaranya kaya babah cang di film kartun anak indonesia๐Ÿค”) Kian.


''Kenapa tidak minta Celyn temani Yuqi ke tempat perlobaan? bukankah bisa mengungsikan Celyn sementara.'' Chung Chuan.


wah paman memang jenius batin Yuqi mengangguki kata kata pamanya.


''Betul tapi Celyn tidak bisa membawa mobil sendiri. Dia baru pertama keluar, kalau nyasar bagamana?'' Kian.


'' Tak apa ladang semangka sedang tidak sibuk besok bisa saya antar.'' Chung Chuan.


''Benarkah apa kau mau mengantar mereka?'' Kian hampir tidak percaya Chung Chuan bersedia.


Kian membeku dengan jawaban adik iparnya. Dia merasa adik iparnya ada rasa sama Celyn tapi tertutup dengan ke angkuhanya.'' Tentu, tentu dibutuhkan bantuanmu''. Tanpa mereka sadari mereka berdualah yang akan membantu Chung Chuan menjalankan misinya.


'' Emmm, aku tahu kado teristimrwa untuknya'' kata Chung Chuan dengan senyum smirknya.


๐ŸŒ„๐ŸŒ†๐ŸŒ‡๐ŸŒ


Pagi harinya Celyn bangun lebih awal setelah selesai menunaikan kewajibanya sebagai hamba Nya, dia segera menyiapkan pekerjaanya lebih awal. Karna semalam kian meminta Celyn mengamtar Yuqi. Detelah selesai membersihkan semua ruangan dia menaiki tangga untuk ke kamarnya.


Namun baru menapaki tiga anak tangga ia melihat Chung Chuan turun, Celyn urung naik dan kembali ke meja makan. Seperti biasa dia mengupas dua telur rebus untuk tuan Freezer.

__ADS_1


Chung Chuan yang melihat Celyn mengupas telur sebelum ia duduk dikursi merasa jengkel. Tapi mengingat hari ini ia akan menghabiskan waktu cukup lama mersama Celyn, amarahnya sirna seketika.


'' selamat pagi kakak Cuan, sarapan anda sudah siap.'' Celyn memberi hormat dengan menganggukan kepalanya.


''emm'' jawaban yang singkat padat dan jelas. Sepertinya orang ini tidak pernah belajar kosa kata.


Celyn pamit untuk ke kamarnya ia menyiapkan dirinya. Setelah itu, dia menyiapkan Yuqi. Setelah 40 mnt mengotak atik rambut dan gaun Yuqi kini mereka sudah siap. Diruang tamu sudah ada Chung Chuan yang menunggu mereka. ''Sudah siap?'' katanya.


Celyn agak takut pasalnya dia merasa kata kata Chung Chuan kemarin seperti keberatan kalau Celyn meninggalkan tugasnya dan malah menemani Yuqi berlomba. '' I itu semalam kakak Kian meminta saya menemani Yuqi'' Celyn membuat alasan takut Chung Chuan marah.


Siapa yang menduga Chung chuan sama sekali tidak menghiraukan perkataan Celyn. Ia berdiri mengambil kunci mobil lalu keluar.


Yuqi menarik Celyn keluar. Meski awalnya ia takut Chung Chuan marah, tapi ia tak bedaya oleh tarikan Yuqi. Celyn terkejut melihat Yuqi memasuki mobil Chung Cuan Yuqi duduk di samping kemudi. Namun Celyn hanya membatu.


''Kita akan telat bila harus menunggu kau yang seperti patung liberty. Cepat masuk, atau perlu aku yang membukakan pintu?'' Chung Chuan.


'' sh sh sh saya masuk'' ujar Celyn sambil membuka pintu kursi penumpang. Setelah duduk ia bertanya ''apa Chuan gege akan mengantar kami?''


''apa kau bisa mengemudi sendiri? taukah kau jalanan di negara ini?'' bukanya menjawab Chung chuan malah balik bertanya.


'' ti tidak, terimakasih mengantar kami, apa Chuan gege tidak marah saya mengantar Yuqi dan meninggalkan pekerjaanku?'' tanya Celyn karna itu yang dia takutkan dari tadi.


Cung Chuan tertawa dengan lepolosan Celyn. ''bodoh'' katanya (bambang Chuan tu mulut di asah pakai apa tajem amat).


'' Celyn jie jie, paman yang mengantar kita karena di rumah tidak ada supir. Dan paman tidak akan marah karna dia sendiri ya...'' betum selesai kata itu terucap Chung Chuam.

__ADS_1


''Yuqi jangan banyak bicara, bisa mengganggu konsetrasiku. Dan lagi pasang sabuk pengamanmu.'' kata Chung Chuan menutup mulut keponakan yang hampir saja membongkar rahasianya.


tbc


__ADS_2