Terkasih Tak Termiliki

Terkasih Tak Termiliki
Dalam Kata Andai


__ADS_3

Hay readers maaf bingit ya otor nggak bisa up beberapa hari karena warung lagi sibuk banget. Terimakasih telah membaca novel prematurku. Doakan otor bisa contrak ya, supaya semangat nulisnya.


ummmm... ada yang setuju nggak kalau otor munculin tokoh antagonis???


πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€— HAPPY READINGπŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—


Malam semakin mendekati pagi, semua orang di keluarga Xiao sudah terlelap dalam tidurnya. Tidak bukan semua, karna masih ada sepasang mata yang belum terpejam. Gelisah itu yang ia rasakan. 'Aku masih bisa bertahan di keluarga ini karna kedua cucu yang ada semua perempuan. Dan mereka masih berharap aku bisa melahirkan seorang putra. Tapi bagaimana kalau aku benar-benar tidak bisa melahirkan seorang anak? bagaimana kalau adik ke tiga menikah dan istrinya melahirkan seorang putra? Apakah mereka masih akan mempertahankan aku?


Kalau benar adik ke tiga tertarik pada Celyn, mereka pasti akan menyetujui karna mereka semua menyukai Celyn. Bahkan mungkin akan mendesak adik ke tiga dan Celyn untuk cepat menikah. Melihat fisiknya, sepertinya Celyn mudah untuk hamil. Apa ini akan menjadi akhir dari rumah tanggaku'. Menangis dalam diam adalah hal yang sangat menyakitkan. Satu pelajaran berharga yang ia dapat. Apapun yang berlebihan itu tidak baik. Tang Hui pernah merasakan bahagianya hamil. Tapi siapa sangka ia yang saat itu sangat bahagia, sangat antusias membayangkan menyampaikan kabar gembira ini malah tidak konsentrasi saat menyetir. Saat itu dia tidak menyadari lampu lalu lintas yang telah berganti warna merah.


Kecelakaan pun tak dapat di elak. Karna pendarahan yang hebat bisa membahayakan nyawanya dokter menyarankan untuk segera melakukan oprasi pemotongan tuba falopi. Dengan harapan yang tersisa mereka menjalani program hamil. Namun sampai sekarang hasilnya nihil. Kini usianya hampir kepala 3, harapanya semakin menipis.


di negara I


flash back on


Sore itu sebuah mobil mpv mercedes bens V series tiba di halaman rumah sederhana. Meskipun marah tapi Salwa tidak berani berkata banyak pada Hizkia. Kalau itu Celyn mereka pasti sudah kejar-kejaran. Dia hanya mematut turun dari mobil lalu membukakan pintu. Hizkia turun lalu menjaga Najwa takutnya jatuh. Tas dan beberapa barang di handle sang supir.


Setelah salam mereka memasuki rumah yang sedikit berdebu. karna sudah 5 hari tidak di tempati.

__ADS_1


''Umi tadi sudah Kia beliin kue ultah buat nanti malam.'' ujar Hizkia sambil menaruh kotak kue di atas meja. ''Juga ada voucher kuota untuk jaga-jaga. Ada yang umi butuhin lagi?'' Sebenarnya Hizkia ingin sekali bisa bergabung dengan mereka nanti malam. Tapi dia sadar itu tidak sopan karna bagaimanapun penghuni rumah ini adalah bukan muhrimnya.


'' Umi nggak tahu mau ngomong apa lagi nak? umi hanya mampu berterimakasih. Sudah banyak yang kamu lakukan untuk keluarga ini...''


''maaf umi Kia tidak sopan memotong pembicaraan umi, tapi Kia benar-benar menganggap kalian keluarga. Kia lebih suka kalau kalian mau bergantung pada Kia. Apapun yang sudah maupun akan Kia lakuin itu, tulus dari hati untuk keluargaku. Kalaupun ada yang Kia harepin dari umi cuman satu, teruslah hidup sehat karna umi harus selalu membimbing Kia. Ok'' potong Hizkia


Najwa melihat ketulusan di mata Hiskia. Tapi nalurinya berkata 'meskipun tulus pasti ada alasan Hizkia sampai seperti ini. Karna tidak mungkin hanya karna menrindukan keluarganya, bagaimanapun dia bukan anak yatim piatu. Ia masih bisa merasakan kasih sayang dari kedua orang tua. Soal saudara, bisa jadi sich. Tapi tetap saja aku merasa ada yang dia sembunyikan.'


Najwa tersenyum dan berkata ''Maafkan umi sebenarnya umi ingin mengajakmu untuk kejutan nanti malam tapi, kamu tahu sendiri kan kondisinya?''


Hizkia hanya tersenyum getir. Tiba-tiba lampu pencerah otaknya menyala. ''Umi kalau memungkinkan bolehkah Kia andil nanti malam?'' melihat Najwa yang terkejut dan mengkerutkan alisnya dia menambah. ''Maksud Kia, sekarang Kia pulang dulu tapi nanti malam Kia datang membawa dua orang teman untuk menghindari fitnah. Jangan khawatir mereka sudah berumur dan satu laki satu perempuan'' kata Hizkia penuh harap.


''Em... soal itu Hiskia nggak bisa memastikan.'' matanya yang tadi berbinar kembali lesu. ''Gini aja nanti kalau mereka setuju nanti malam Hizkia kesini.Tapi kalau tidak ya sampein salam saja sama putri umi itu'' imbuhnya.


Setelah kepulangan Hizkia Najwa metaih sapu dan berniat membersihkan rumah tapi langsung ada tangan lain yang menahanya. ''Hayo... umi mau ngapain? Nggak boleh ngerjain apapun. Hanya boleh mandi sholat dan istirahat. Nggak mau kan nanti gagal lihat kak Celyn?'' desak Salwa.


Najwa menggelengkan kepalanya dan tersenyum. Lalu mengusap tangan anaknya dan berkata '' anak umi memang anak yang terbaik, baiklah umi nurut''.


Salwa berdiri tegap. Sambil menepuk dadanya ia berkata '' serahkan semua pada Salwa. pasti beres'' ucapnya.

__ADS_1


Waktu bergulir begitu cepat jam sudah menunjukan pukul setengah tujuh malam. Tepat setelah Najwa dan Salwa menutup Al Qur'an terdengar suara ketukan pintu Salwa bergegas melepas mukena lalu membukakan pintu.


''Asalamu alaikum'' Hizkia dan kedua pembantunya yang menenteng makanan memberi salam pada Salwa yang membukakan pintu. Salwa terkejut karna baru jam segini Hizkia sudah datang.


Setelah makan bersama. mereka ngobrol sebentar lalu Sholat berjamaah.


'' Umi istirahatlah biar nanti kalau sudah waktunya bibik yang bangunin.'' Najwa tak banyak membantah ia menyadari sedang dalam masa pemulihan. ''Salwa setelah belajar juga bisa tidur dulu besok sekolah kan?''


hahaha sepertinya dia tidak menyadari, kini giliran aku membalas perbuatanya tadi sore batin Salwa. ''Nggak ah nggak mau, malam ini kan malam yang spesial. Ngapain ngurusin besok sekolah. Salwa dah putusin pokoknya besok nggak mau sekolah. Titik nggak pake koma.''


''Eh eh mana boleh? kamu nggak kasihan kakak kamu sampai ke negri panda buat nyekolahin kamu? Terus, kamu nggak kasihan sama umi juga? gimana kamu bisa sukses?'' kata Hizkia.


''Biarin. Pokonya Salwa nggak mau sekolah.'' bantah Salwa.


'' Kamu masih ngambek ya.... ya udah kak Hizkia minta maaf. Maafin ya, sekarang bisa kan denger saran kakak. Belajar lalu tidur. nanti jam sebelas kakak bangunin'' bujuk Hizkia.


''Nggak mau sekolah titik.'' Salwa masih keukeh.


Saat Hizkia akan menimpali pembantunya yang perempuan menimpali '' den Hizikia besok hari minggu. Jadi sekolah juga libur''. Hizkia bengong dan Salwa terbahak-bahak melihat tampang cengo Hizkia.

__ADS_1


Sambil menunggu waktu mereka memainkan beberapa game. Sampai waktu yang dinantikan tiba. Saat awal vidio call berlangsung Hizkia tidak mau andil. Alasanya tidak lain dia benar-benar ingin menikmati pemandangan yang sangat ia harapkan selama beberapa tahun ini. Ia terkejut melihat penampilan Celyn yang diluar ekpetasinya ini pertama kali ia melihat Celyn tanpa hijab. Hatinya sungguh perih melihat Celyn yang meringkuk dan tersedu-sedu aku berjanji bila Allah mengijinkan kita bersama, sesingkat apapun dan selama apapun aku akan menjaga hatimu. Akan aku ganti air matamu ini dengan air mata kebahagiaan. Tanpa sadar cairan bening membasahi pipinya. Rasa sedih yang mendalam karna memeluk dan mengusap air mata Celyn hanya dalam kata *anda**i bisa*.


__ADS_2