
Najwa...
''Ananda Celyn Nadya Chandra putri umi yang tersayang''
'.Anaku sembah bakti,terima kasihmu yang dalam dan tulus telah umi terima dengan senang hati.''
''Ananda Celyn putri umi yang terkasih... sesungguhnya saat ini hati umi dipenuhi rasa sedih dan haru yang mendalam. Namun hati umi juga di penuhi rasa syukur yang sangat dalam juga kebahagiaan yang luar biasa. Karena lusa apabila Allah mengijinkan umi akan melepasmu untuk mengantarkanmu ke gerbang kehidupan yang baru dengan segala doa dan restu umi. ''
'' Ananda Celyn putri umi yang tercinta... engkau akan berumah tangga anaku, dan pernikahan bukanlah sekedar memenuhi nafsu insani belaka. Namun pernikahan juga mempunyai nilai nilai yang suci, karena merupakan ibadah dan pengabdian sang insan terhadap Sang Maha Penciptanya. Oleh sebab itu jalanilah dengan penuh kesabaran dan ketulusan hati di atas nilai nilai yang telah digariskan-Nya dan umi akan senantiasa mengiringimu dengan doa restu.''
'' Ananda Celyn buah hati umi pada kesempatan yang mulia ini umi ingin mengucapkan terima kasih dari lubuk qolbu yang paling dalam., karena kehadiranmu selama ini merupakan salah satu sumber kebahagiaan kami yang selalu hiks... kami syukuri. Namun anaku betapapun besar kasih cinta kami padamu, hiks... Abi dan umi hanyalah manusia biasa Yang juga tak luput hiks... dan sering khilafdan dan berbuat salah bahkan pula larut dalam emosi padamu. Karena itu hiks.. maafkanlah almarhum abi dan umi hiks.. (jeda sejenak karena lidah Najwa kelu mengingat sepeninggal suaminya dunia seperti terbalik. Harusnya dirinyalah yang banting tulang untuk mencukupi anak-anaknya. Tapi fakta berkata lain, Celynlah yang selama ini banting tulang untuk mencukupi umi dan adiknya bahkan mengorbankan masa remajanya yang harusnya dipenuhi dengan pendidikan dan bersenang-senang) hiks... maafkanlah almarhum abi dan umi apabila kami dalam membesarkanmu, merawat dan hiks... mendidikmu selama ini ternyata terdapat kekurangan. Tapi hiks... yakinlah bahwa semua tidaklah di sengaja oleh almarhum abi hiks... dan umi karena apapun yang kami lakukan selalu didasari hiks... oleh cinta kasih kami kepadamu semata-mata. ''
'' Ananda Celyn putri umi yang umi kasihi, sayangi dan cintai hiks... doa restu umi akan selalu menyertaimu karena kebahagiaan kamu merupakan kebahagiaan kami juga, semoga tercapailah segala yang engkau dambakan dalam hidupmu, di mudahkan segala yang menjadi urusanmu dan semoga Allah melimpahkan berkahnya pada dirimu dan seluruh keluargamu kelak. aamiin'' dan diamini oleh semua yang ada di sana.
Pembawa acara mengambil alih untuk menutup acara itu. Sengaja untuk sungkeman dan siraman di adakan di hari yang berbeda alasannya bila di gabung rentetan acara itu akan sangat panjang dan mengganggu waktu shalat. Acara yang hanya disaksikan tetangga terdekat dan keluarga besar Chandra itu berjalan penuh haru. Begitu acara selesai Celyn langsung menghambur ke pelukan sang umi. Sejenak Najwa memeluk erat putrinya lalu dengan kedua tangannya menakup wajah Celyn lalu menghujami dengan kecupan sayang dengan derai airmata.
Malam ini rumah itu sudah ramai dengan kedatangan bu Sari dari kota A dan keluarga Dafa daŕi kota p.
Ting.... bunyi notifikasi dari ponsel Celyn. alisnya mengernyit membaca pesannya
WO: 'nona Celyn besok pagi gladi bersih untuk persiapan resepsi... mohon nona datang ke lokasi '
Celyn: 'pukul berapa?'
WO: 'tuan Hizkia akan datang pukul sembilan, sebaiknya samakan. '
Celyn: 'ok'
__ADS_1
Pagi itu setelah sarapan bersama Celyn, bu Sari dan Ainun membereskan dapur dan mencuci piring. Di tengah kesibukan mereka Nisa sepupu Celyn menyela ''kak... kak Celyn ada yang datang mau ketemu kakak'' katanya.
'' Siapa yang bertamu sepagi ini?'' tanya Ainun.
'' Ok katakan menunggu sebentar, berapa orang dek?'' kata Celyn.
'' Cuma 1 orang kak'' jawab Nisa.
Celyn mengangguk sambil mencuci tangan lalu membuat tèh hangat untuk sang tamu. Dengan nampan yang berisi teh sepiring kue Celyn melangkah ke ruang tamu. Celyn mendapati pria tampan yang gagah dengan stelan kasualnya tengah duduk di atas sofa yang sedang fokus pada layar ponsel.
Celyn menaruh nampan itu di atas meja yang langsung mengalihkan perhatian Hizkia. '' Assalamualaikum '' sapa Celyn sambil meraih tangan Hizkia.
'' Waalaikumsalam '' jawab Hizkia dengan senyuman. ''Kita diminta ke hotel untuk gladi resik. Apa kau sudah tahu?'' tanya Hizkia dengan lembut.
Celyn mengangguk '' Apa kakak kesini untuk menjemputku?'' tanya balik Celyn.
'Hah perasaan baru enam hari lalu mereka jalan bareng ' batin Celyn. ''Kalau begitu kakak harus menunggu karena aku belum bersiap-siap'' jawab Celyn.
'' Tidak masalah lagian ini masih pukul tujuh. Tidak usah terburu-buru'' jawab Hizkia.
Sambil berdiri Celyn berkata '' Kalau kakak bosan menungguku Salwa ada di balkon atas ''
'' Puluhan tahun pun aku akan bersabar menunggumu''jawab Hizkia yang membuat muka Celyn memerah.
Setelah beberapa saat Celyn menghilang ia kembali dengan penampilan yang lebih segar. Mereka berpamitan untuk ke hotel.
Celyn heran karena saat membuka pintu mobil, di kursi sebelah kemudi ada karangan bunga wawar merah. Celyn hanya berdiri mematung.
__ADS_1
Hizkia sudah duduk di kursi kemudi. ia mengambil karangan bunga tersebut supaya Celyn bisa duduk. Setelah Celyn duduk , diserahkannya bunga itu untuk Celyn '' ini buatmu maaf tadi tidak aku bawa masuk karena aku tak mau ada yang berfikir aku lebay ''
'' Terima kasih, bunganya cantik banget'' kata Celyn sambil menghirup aroma wangi dari bunga itu.
'' Apa kau suka? atau ada bunga yang lebih kamu sukai?'' tanya Hizkia.
'' Aku suka semua jenis mawar kecuali mawar hitam '' jawab Celyn.
''Kenapa dengan mawar hitam?'' tanya Hizkia.
'' Entahlah melihatnya seperti melihat kesuraman, kesunyian yang mencekam'' jawab Celyn. Dan obrolan lainya hingga mereka sampai The Ritz-Carlton ballroom.
Celyn terpana melihat dekorasi yang klasik dari pintu terdengar suara gamelan. Tangan Hizkia masih setia menggandeng tangan Celyn. Seorang perempuan yang pernah mengatur acara lamaran kemarin menghampiri mereka berdua '' Selamat pagi tuan muda, nona Celyn. '' sapanya.
'' Selamat pagi '' jawab Celyn sambil tersenyum sementara Hizkia hanya mengangguk.
Perempuan itu membimbing mereka memasuki gedung lebih dalam. Rupanya suara gamelan itu mengiringi sepasang lelaki dan perempuan yang sedang menari. bangunan modern ini di sulap seperti keraton. Yang lebih uniknya panggung pengantin
bukan hanya lempengan kayu dengan ukiran khas jawa sebagai background. Bahkan hiasan yang mirip rumah joglo membuat panggung itu lebih unik.
tbc
hay hay jangan lupa dukungannya like n komen, syukur-syukur hadiah atau vote. Yang belum favorit masukan ke daftar favorit ya...
THANKS ALL....
__ADS_1