Terkasih Tak Termiliki

Terkasih Tak Termiliki
Middlemist Red


__ADS_3

Mendengar jawaban Celyn timbul rasa kecewa di hati Chung Chuan. Tapi dia tidak mau mempermasalahkan hal itu karena bagaimana pun ucapan Celyn tidak salah. Tidak ada manusia yang bisa menentukan masa depan.


'' Bersiaplah kita pergi berbelanja. '' perintah mutlak Chung Chuan sambil bangkit dan mengulurkan tangannya ke arah Celyn.


'' Ok ...'' jawab Celyn sambil meraih tangan Chung Chuan.


🚘🚗🚗


Di jalanan kota yang ramai sebuah mobil Hongqi h9+ berwarna merah keluaran terbaru melaju. Keluarga Xiao memiliki 23 kendaraan. Mulai dari yang mewah untuk bepergian, yang tangguh untuk ke ladang beserta truk untuk mengangkut hasil panen di ladang. mobil ini tuan besar Xiao beli saat menghadiri pameran mobil kemarin. Saat ini baru beberapa orang saja yang memilikinya.


Tangan kiri Chung Chuan fokus pada kemudi sedang tangan kanan sesekali menggenggam jemari Celyn. ''Kiranya kemana tuan putri hendak pergi hamba siap mengantar '' kelakarnya lalu mengecup punggung tangan Celyn.


Celyn merasa geli dengan kata -kata yang baru saja ia dengar. '' he he bersediakah kau membawaku ke pelaminan ?'' balas Celyn menggoda Chung Chuan.


Chung Chuan tertawa ternyata kekasihnya lebih pandai menggoda. '' ha ha ha... itu pasti....'' jawab Chung Chuan sambil mencubit manja hidung Celyn.


Sebelum membawa Celyn ke pusat perbelanjaan , Chung Chuan mengemudi menuju ke wangde lou restorant. Salah satu restoran terbaik di kota ** yang dulu sempat berlogo halal. Waktu memang belum menunjukkan jam makan siang tapi justru itu yang diharapkan Chung Chuan. Pasalnya saat jam makan siang restoran ini akan diserbu pengunjung bahkan terkadang mereka harus antre dan mereka yang sudah reservasi akan didahulukan.


Begitu masuk nampak ada seseorang yang wajahnya seperti tak asing. Tapi orang dua orang di sebelahnya asing. Celyn dan gadis itu saling memandang untuk beberapa saat. Celyn semakin merasa pernah mengenal gadis berwajah indonesia itu meskipun ia tidak mengingatnya.


Chung Chuan menggandeng tangan Celyn menuju meja ujung. Setelah menggeret keluar sebuah kursi Chung Chuan mempersilahkan Celyn duduk. Dari tempat duduk Celyn saat ini ia bisa melihat gadis tadi. Tanpa diduga gadis itu masih selalu melihat ke Celyn. Celyn pun memberanikan diri untuk melempar senyum dan mendapat balasan dari gadis itu.


Chung Chuan melihat Celyn tersenyum. Ia menelisik arah pandangan Celyn. "Sepertinya kalian dari tempat yang sama" ucap Chung Chuan.

__ADS_1


Celyn beralih ke melihat Chung Chuan "sepertinya... bahkan aku merasa tak asing. Tapi aku tidak tahu siapa dia " jawab Celyn.


Mereka pun memesan makanan setelah makan Celyn ijin ke toilet karena sebentar lagi masuk waktu dzuhur. Di dalam toilet, ketika wudlu Celyn merasa ada orang lain masuk ke toilet juga. Celyn tidak menghiraukannya karena tengah berwudlu.


Sampai setelah selesai berdoa terdengar seseorang menyapa ''Celyn... lu Celyn kan?''


Celyn menoleh terlihat gadis yang tadi '' eh iya maaf sepertinya kita memang pernah bertemu. Tapi maaf saya lupa. '' jawab Celyn merasa tidak enak hati.


'' Gua Alya, kita temen sekelas di Al Azar...'' Alya.


''Astagfirullah... maaf ya bukannya sombong tapi tadi gua bener nggak inget...'' Celyn.


'' Santai aja kali... gua maklum kok. Nggak nyangka banget ya kita bisa ketemu di sini. Waktu itu temen-pada kehilangan lu banget tauk ...'' Alya.


'' Eh nggak enak banget ngobrol di sini. Nggabung aja yuk di luar. '' ajak Celyn. Mereka meninggalkan toilet sambil ngobrol temu kangen. Eh... emang Celyn kangen? inget aja enggak... Anggap kangen aja deh readers ya🙊🙊🙊


'' Ok tentu saja '' jawab Chung Chuan sambil berdiri. Mereka mendekati meja Alya yang memang lebih besar.


'' Assalamualaikum...'' sapa Celyn. Tapi saat itu juga Chung Chuan kembali ke mode freezer.


'' Waalaikumsalam...'' Alya, Kanza dan Naura.


'' Kenalin temen gua Kanza dia seangkatan dengan kita di sekolah yang sama tapi beda kelas. Dan ini Naura. kami sahabatan dari SLTP. Dan ini teman sekelas gua dulu Celyn '' jelas Alya.

__ADS_1


'' Gua tahu kok secara Celyn terkenal princess middlemist red... cantik dan tak mudah di dapat benar-benar langka. '' sambar Kanza.


'' Ihk kumat deh asal njeplaknya...'' protes Alya.


'' Emang bener lagi... temen-temen kita aja banyak yang sampai taruhan untuk dapetin Celyn '' timpal Kanza. Dan Celyn hanya tersenyum mendengar keduanya.


'' Eh duduk dulu duduk dulu .... ayo ganteng duduk dulu kasian berdiri terus...'' Naura menyela keributan kedua temannya.


'' Ini lagi kalau liat cowok cakep aja langsung...'' gerutu Alya. Naura hanya melirik cuek Alya. "Tapi gua penasaran juga dengannya, cowok lu Cel?"


Setelah Celyn dan Chung Chuan duduk, Celyn juga memperkenalkan Chung Chuan. '' Ya namanya Xiao Chung Chuan. And she is my ex classmate Alya. And her friends Kanza and Naura (dan dia teman sekelas aku dulu Alya. Dan temannya Kanza dan Naura).'' Celyn.


Chung Chuan hanya mengangguk tanda menyapa. Mereka pun ngobrol beberapa saat dan saling menceritakan kenapa bisa ada di sini. Tidak terasa sudah memakan waktu tiga puluh menit. Pengunjung restoran mulai banyak karena sudah masuk jam makan siang. Lalu mereka memutuskan untuk keluar dari restoran. Chung Chuan membayar semua tagihan mereka. Alya, Kanza dan Naura mengucapkan terima kasih tapi hanya mendapat anggukan dari Chung Chuan.


Karena Tujuan mereka sama-sama belanja Celyn menawarkan tumpangan pada mereka bertiga. Tapi mereka menolak karena merasa tidak enak dengan Chung Chuan. '' Sudahlah kita barengan aja kan tujuan kita sama. Lagian kalian nunggu taxi juga masih lama. Soal orang disebelahku jangan di ambil hati. Orangnya memang seperti itu kalau dengan orang asing tapi sebenarnya ia baik. lihat kalau nggak percaya. Chuan ge, they are wanna go shopping center also. May we go together (abang Chuan, mereka juga akan pergi ke pusat perbelanjaan. bisa kita pergi bersama) ?" Celyn mengklarifikasi.


'' Sure we can'' jawab Chung Chuan. Begitu sampai di parkiran mereka bertiga terbelalak melihat mobil hongqi h9+. Dalam hati mereka merasa iri pada Celyn. Sudah dapat cowok cakep tajir lagi. Chung Chuan membukakan pintu untuk Celyn sambil tersenyum dan tangan sebelahnya menjaga kepala Celyn takut kejedot. Hal itu membuat ketiganya semakin mematung.


'' Ayo masuk ..." ajak Celyn.


Mereka baru tersadar kalau Celyn dan Chung Chuan sudah ada di dalam mobil.


tbc

__ADS_1


Ayo donk bantu othor like comment dan favoritnya syukur-syukur beri bunga atau kopi supaya bisa masuk ranking hadiah. Othor kan bisa lebih semangat dan mungkin bisa up tiap hari


thank you...


__ADS_2