Terkasih Tak Termiliki

Terkasih Tak Termiliki
Menjelang Khitbah


__ADS_3

Konyol... menurutku satu kata itu untuk alasan yang Celyn gunakan. Kenapa baru sekarang ngomong perbedaan sebagai dasar larangan dalam menjalin kasih dan rumah tangga? Toh dari awal dia sudah tau perbedaan antara kami. Buktinya sepupuku Ah Seng bisa hidup harmonis dengan istrinya yang muslim tanpa ganti agama. Aku juga tidak pernah keberatan mendukung ibadahnya. Pasti ada sesuatu yang menekannya.


Tiba-tiba tersirat di ingatanku ucapan Celyn


'keluargaku tidak seperti keluarga ge ge yang demokratis '


'Aku tidak bisa memastikan bisa bersamamu selamanya tapi aku berharap chuan ge lah masa depanku'


Dan beberapa ucapan lainnya yang semakin membuat aku yakin dia di bawah tekanan. Aku harus melakukan sesuatu. Ya aku punya ide, aku mengambil laptopku dan mengunduh kamus bahasa.


Pagi ini aku terbangun dengan leher yang pegal. Aku baru tersadar kalau aku ketiduran dengan menelungkup di meja. Aku bergegas bersiap ke ladang karena lagi dan lagi aku bangun kesiangan. Dan malam harinya aku membuat laporan dan tidak mau menunda apalagi besok panen terakhir. lusa aku bisa melancarkan rencanaku. tengah malam baru selesai. Aku membawa laptopku ke atas kasur dan kembali membuka aplikasi yang kemarin saya unduh. Dan kesokan harinya aku mengulang hal yang sama. Laporan aku selesaikan jam 9 malam. Aku mencari papa untuk membahasnya.


'' Pa besok aku ada urusan di negara I....'' ijinku


Papa tertawa lalu berkata '' belum genap seminggu apa kau sudah sangat merindukannya? Ingat Chuan... mencintai terlalu berlebih itu tidak baik. Cintai dia sewajarnya saja. Kalian juga belum suami istri Pergilah toh beberapa hari ke depan pekerjaan kita tidak terlalu banyak. Sampaikan salamku untuk orang tua Celyn. Kalau memungkinkan lamaran papa akan menyusulmu'' kata papa sambil menepuk bahuku lalu berjalan keluar.


Aku hanya terdiam merenungkan kata-katanya dan nasib cintaku. Apa papa masih mengijinkan aku pergi kalau tahu Celyn telah mengakhiri hubungan kami. Aku pun beranjak lalu ke kamar untuk bersiap. Tidak perlu berpamitan dengan siapapun karena tadi sore aku sudah ijin ke mama. Aku memilih mengendarai ferrari luso, karena memiliki kecepatan tinggi. Sebelumnya aku tidak pernah menggunakan mobil ini karena aku lebih suka mobil yang nyaman dari pada mobil yang cepat.

__ADS_1


Sampai di kota A aku mencari hotel lebih dulu karena ini sudah dini hari. Kesan pertama untuk negara ini adalah warganya yang ramah. Aku segera ke kamar mandi untuk gosok gigi cuci muka,tangan dan kaki. Ku tanggalkan pakeanku dan aku hanya mengenakan boxer lalu sembunyi di balik selimut yang tebal lalu menjelajah ke dunia mimpi.


Mataku mengerjap ssamar-samar terdengar suara ayam jantan berkokok. Tapi sepertinya bukan. Dan suara itu kembali berbunyi. Aku baru tersadar itu suara perutku. Aku melewatkan makan malamku. Jam berapa ini? Aku melotot saat melihat jam sudah pukul sebelas siang. Aku melompat dari kasur menuju kamar mandi. Lagi-lagi aku juga melewatkan sarapanku pantas saja perutku sampai berbunyi.


Setelah makan siang Aku meminta staf hotel menyediakan taxi untuk berkeliling. Sebenarnya tujuan ku bukan keliling kota tapi pergi ke alamat yang sudah aku genggam. Aku segera meluncur ke titik lokasi alamat tersebut.


'' Sial'' gumamku saat melihat pintu terkunci. Bukan itu saja, lampu teras menyala menandakan penghuni rumah itu sedag bepergian. Beruntung Aku melihat seorang lelaki dan aku bertanya padanya dengan bahasa yang aku pelajari. Ya meskipun hanya sedikit bahasa, karena akumulasi waktu yang aku pelajari tidak ada 3 jam. meskipun IQ ku 175, tapi tidak bisa menguasai bahasa suatu negara hanya dengan waktu sesingkat itu.


Apalagi waktu lelaki itu berbicara dengan wanita yang ia panggil ' Sari' bahasanya sungguh asing bagiku.


Akhirnya Dari perempuan itu aku mendapat alamat Celyn di kota J.


Sebenernya aku ingin pergi hari ini juga tapi sayang semua tiket terjual habis. Mungkin karena ini akhir pekan. Paling cepat tiket yang aku dapat hanya untuk penerbangan besok pagi jam 9.


Sepertinya lebih baik aku memperdalam bahasa Indonesia ku. Apalagi di sini saya menemukan beberapa orang yang tidak mengerti bahasa inggris.


Di sisi lain di kota J

__ADS_1


Dua hari ini duo Nana sangat sibuk untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk putra dan putri mereka. Meskipun dulu sekelas tapi mereka tak seakrab sekarang. Ternyata mereka punya selera yang sama dan sudah di putuskan outfit-



ini yang akan Hizkia dan Celyn kenakan saat lamaran. Berharap keduanya bisa saling menyeimbangkan diri dengan pasangan agar ketenangan selalu meliputi rumah tangga mereka kelak.


Sore itu persiapan sudah 95%. Pukul lima sore adik kandung almarhum Dikky dan istrinya sampai di kota J untuk menjadi wakil almarhum kakaknya. Mereka memang jarang berkomunikasi. Berkumpul fi kota A setehun sekali setiap idul fitri saja. Tapi Najwa sekeluarga menutupi kasus yang menimpa suaminya dan tenteng disitanya semua aset mereka. Karna mereka tidak ingin menjadi beban buat adik dan paman mereka. Mengingat Dafa Chandra adik Diky Chandra di kota P juga mengikuti keluarga istrinya.


pukul delapan lebih Hizkia datang mengantar Salwa. Di sana Hizkia dan Om Dafa saling memperkenalkan diri. Setelah berbasa basi sebentar Hizkia pamit undur diri dan pulang ke mansion utama. Karena di mansion megah itu keluarga Darma sudah menantinya.


๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Prayoga Darma adalah putra tertua dari tuan Darma namun dia sama sekali tidak tertarik dengan bisnis keluarga Darma. Untuk itu Prayudha Darma putra tuan Darma yang kedua melanjutkan bisnis tuan Darma di perusahaan PT DARMAtbk yang bergerak dalam bidang perencanaan dan kontruksi. Prayudha hanya memiliki satu putri sudah mรจnikah. Sedangkan perhotelan, tempat wisata dan swalayan di jalankan Pradipta Darma putra ketiga tuan Darma. Putri Sulungnya sudah menikah tapi tetap membantu Pradipta menjalankan bisnis bersama putri bungsunya.


Sedangkan Erick adalah keponakan dari istri Prayudha. Erick juga teman sekolah Hizkia dari SLTP hingga SLTA. Keduanya menjadi teman dekat. Suasana ruang tengah riyuh dengan keluarga besar yang berkumpul. Sesekali mereka menggoda Hizkia. Bagaimana tidak mereka mendengar kabar Hizkia hendak melamar gadis benar-benar mengejutkan. pasalnya sudah sepuluh tahun ini mereka tidak mendengar Hizkia dekat dengan seorang gadis. Lalu gadis seperti apa yang mampu meluluhkan hati satu-satunya cucu laki-laki keluarga Darma ini.


tbc

__ADS_1


Huh othor galau nih ... othor bikin novel ini memang mengikuti arus air. Tanpa plot sama sekali. Nah othor bingung dengan deh mau di bab selanjutnya mau nulis kisah bahagia Hizkia dan yang lain atau kisah sedihnya Chung Chuan.


any way jangan bosan dukung othor ya ๐Ÿ™‹๐Ÿ™‹๐Ÿ™‹


__ADS_2