
hay readers yang setia maafkan othor baru bisa up ya... Warung sibuk banget nih mana yang bantuin 1 sakit 1 nya lagi suaminya oprasi lagi... hadew... bab sebelumnya aja othor bikinya dini hari. semoga yang ini malam ini kelar ya... Di bab ini harusnya komunikasi Celyn dengan Chung Chuan menggunakan bahasa inggris. Tapi lagi-lagi kalau pakai bahasa inggris dan transletnya bakalan ngabisin kata belum lagi feel sedihnya kurang dapet jadi othor langsung pake bahasa kita aja..
🤗🤗🤗🤗HAPPY READING 🤗🤗🤗🤗🤗
"Kalian mau berdebat sampai kapan?" tanya Najwa yang langsung membungkam kedua putrinya. ''Celyn... Kalau kamu ngerasa nggak enak nerima hp itu kembaliin saja. Tapi harus dengan kata-kata yang tidak membuat nak Kia tersinggung. Tapi kalau kamu takut ngebuat dia tersinggung, lekas gunakan hp itu untuk berterima kasih. Kalau nak Kia tulus ngasih hp itu dia pasti sangat senang. '' Saran Najwa.
Celyn meresapi saran dari uminya. Dan dia memutuskan untuk segera mengaktifkan nomernya pada smartphone baru itu. Untung saja semua nomer kontak Celyn simpan di sim card juga. Setelah itu dia mengirim chat ' terima kasih ' pada Hizkia.
Ting...
Hizkia ' kembali kasih manis....'
Celyn sedikit risih dengan kata 'manis' dari Hizkia. Setelah shalat isya dan mengaji Celyn masuk ke kamarnya. Karena mungkin saja malam ini Chung Chuan menelponnya. Benar saja Belum sampai menutup pintu ponsel di genggaman sudah bergetar. Melihat kontak pemanggil 'Chuan ge ' tangan Celyn gemetar. Jantungnya berpacu seperti tengah maling malah terciduk. Matanya berkabut.
'' Ya Allah apa aku sanggup mengakhiri semua ini...'' gumam Celyn yang tak sanggup menjawab video call dari Chung Chuan sampai batas waktu pemanggilan habis. Celyn menyandarkan punggungnya pada daun pintu yang sudah ia tutup. Pelan-pelan tubuhnya merosot. Hatinya yang semula tegar kini merasa kacau lagi memikirkan kata yang tepat untuk mengakhiri hubungannya dengan Chung Chuan tanpa menyakiti hati Chung Chuan. Tanpa menyakiti hati Chung Chuan? Apa 'say end' dengan pacar tanpa alasan saat cinta sedang mekar-mekarnya tidak menyakiti? Seberapa besar cinta Chung Chuan pun Celyn tau pasti.
Meskipun sudah bertekad untuk mengakhiri kisah cinta beda bangsa dan agama yang dia alami. Tapi Celyn tidak bisa menipu dirinya sendiri bahwa Cinta seperti sudah mendarah daging. Untuk melupakan sangat mustahil. Untuk melepaskan sangat sulit. Untuk mengakhiri tentu saja sangat sakit.
Ponselnya kembali bergetar. '' Astaghfirullah.... '' ucapnya yang tak mampu menjawab panggilan vidio dari Chung Chuan dengan berderai air mata. '' Kuatkan hati kami ya Allah... bantu hamba untuk menjaga hatinya hiks... hamba serahkan perasaan kami atas hiks kehendak-Mu... Aamiin '' mengusap wajahnya.
__ADS_1
Celyn bangkit dan mengusap air matanya. Ia mengingat ada ayat yang bisa menguatkan hatinya. Di taruh nya ponsel di atas nakas. Celyn duduk di atas kasur dan berulang kali melafalkan Qur'an surah At-taubah ayat 24 beserta tafsirannya tanpa mempedulikan ponsel yang terus bergetar. Ya meskipun belum hafiz 30 juz tapi Celyn menghafal beberapa surah. Sampai ia merasa cukup.
Lalu dia meraih ponselnya. Dengan Basmalah Celyn melakukan panggilan suara pada Chung Chuan. Kenapa panggilan suara? Karena kalau panggilan vidio dia akan melihat reaksi Chung Chuan dan khawatir tekadnya goyah. Sampai panggilan tersambung
Chung Chuan '' Hay sayang...''
Celyn "hay...''
Chung Chuan " Kenapa kemarin kau tidak mengangkat telponku? Kau tahu seberapa khawatirnya aku? aku melakukan 49 panggilan tak ada jawaban meskipun hanya pesan. Aku berfikir kalau malam ini kamu masih tidak menjawab besok aku akan ke negara I. Aku akan melamarmu dan langsung menikahimu. Dengan begitu aku bisa membawamu pulang bersamaku. Dan untuk kedepannya aku tidak akan membiarkanmu pergi tanpa aku''
Mendengar perkataan Chung Chuan air mata Celyn kembali menetes.Tapi Celyn mencoba menguatkan hatinya dengan bertakbir di dalam hati.
Celyn " Ge ge maaf... Celyn minta maaf karena. Yang pertama Celyn minta maaf karena sudah membuat ge ge khawatir. Yang kedua Celyn minta maaf semua kebaikan dan kasih sayang yang ge ge berikan hanya mampu Celyn balas dengan kesedihan. Yang ketiga karena Celyn memutuskan untuk mengakhiri hubungan kita. Celyn...''
Celyn ''bukan lelucon. Aku serius. Sejak awal seharusnya aku tidak menanggapi perasaan ge ge. Bukan hal yang mudah untuk menyatukan semua perbedaan yang kita miliki ''
Chung Chuan '' Hey... Kita bisa menjalaninya selama 2 tahun ini. Kita juga tidak keberatan dengan perbedaan yang kita miliki bukan? semua baik-baik saja. ''
Celyn " Yang tidak baik adalah masa depan''
__ADS_1
Chung Chuan '' masa depan? aku sudah mengatakan bahwa masa depanku tidak akan ada artinya tanpamu sayang... Aku mencintaimu. Aku sungguh sungguh mencintaimu jangan katakan putus ''
Suara Chung Chuan mulai berbeda. Bisa di pastikan Dia tengah sedih dan mungkin menangis. Bibir Celyn pun merapat dan bergetar menahan tangis.
Chung Chuan '' Lyn er sayang... aku tahu hatimu tulus dan apa yang kau lakukan selama ini bukan hanya memanfaatkan keadaan. Kau mencintaiku bukan? Sekarang katakan apa alasannya kau minta putus ?"
Celyn '' kita punya hukum dalam beragama yang berbeda ''
Chung Chuan '' Agama ? Aku tidak memintamu untuk merubah keyakinan. kita bisa menikah di negara yang mengijinkan pernikahan beda agama. ''
Celyn '' Tapi pernikahan itu tidak sah bagi Allah ku. Dan bagaimana dengan anak? ''
Chung Chuan '' kita bisa memberi kebebasan untuk anak kita memilih. mau mengikuti agama yang mana.''
Celyn '' Dalam hukum islam anak yang terlahir dari hubungan yang tidak sah anak itu hanya di akui anak ibunya sosok ayah tidak bisa di masukan ke nasab. Dan itu pasti akan membuatnya malu. Sekali lagi maaf ge ge. Terima atau tidak. Siap atau tidak. Aku tidak bisa melanjutkan hubungan ini. Aku akan berdoa untuk jodoh terbaik buat ge ge. Jaga diri baik-baik. Selamat Tinggal ''
Celyn langsung memutuskan panggilannya tanpa menunggu jawaban dari Chung Chuan. Celyn mengerti untuk saat ini Chung Chuan pasti belum bisa menerima keputusan Celyn. Tapi pelan-pelan semua akan membaik.
Ponsel Celyn kembali bergetar tanda ada panggilan masuk. Melihat Chung Chuan yang menelponnya, Celyn mematikan ponselnya. ''maaf'' gumam Celyn. Celyn menyimpan ponselnya lalu merebahkan tubuhnya ke atas kasur .
__ADS_1
Celyn memeluk gulingnya dan menumpahkan kesedihannya. Seolah-olah dengan memeluk gulingnya bisa memberi kekuatan untuk hatinya. kenangan demi kenangan kebersamaannya dengan Chung Chuan seperti tampilan slide yang berputar di fikirannya. Membuat tangisannya semakin menjadi. Iklas adalah salah satu kata yang mudah di ucap sulit untuk dilakoni .
tbc