Terkasih Tak Termiliki

Terkasih Tak Termiliki
Lagu Untuk Bidadari


__ADS_3

Ada yang kangen bambang kia g?


otor kangen berat nih, yuk jenguk bambangnya otor yang paliiiing tampan😘😍😘😍


di kota S...


'' Ma tolong kerumah sakit sekarang ada yang mau papa dan Kia omongin''


''-''


'' Ya. kita ada di kamar pribadi Kia''


''--''


''Asalamu alaikum''. sambungan telephon terputus lalu dr. Yoga memasukan gawainya ke saku.


''Kenapa papa panggil mama?'' tanya dr.Hikia yang kini berada di kursi roda dengan selang infus menancap di tanganya.


dr. Yoga mengusap kasar wajahnya dia menyadari kesalahanya tapi semua telah berlalu. '' Papa tidak mau ada kesalahan seperti ini lagi'' jawabnya.


flash back on


Dr.Prayoga datang lebih siang dari biasanya. Namun ada yang lebih luar biasa. Dr. Erick sang keponakan menunggunya sambil bersender ke pintu.


''Erick ?''


'' Om pagi ada yang mau Erick omongin soal Kia.''


Dr. Prayoga mengkerutkan alisnya. ''Kenapa lagi dengan anak itu?''


'' Lebih baik kita bahas ini di kamar Kia''


flash back of


Di sisi lain Yumna sangat gembira semalam dia dikirimi chat Aurel serta foto kecanya bersama sang putra. Mansion dan rumah sakit hanya ditempuh setengah jam. Langkahnya tak sabar menemui suami dan anaknya. Sapaan dari pekerja rumah sakit mengiringi langkahnya. Dengan lift khusus ia menuju kamar pribadi anaknya di lantai teratas.


ceklek...


''Asalamu alaiku...m''. Saat masuk Yumna memberi salam tapi alangkah terkejutnya dia melihat anak semata wayangnya terlilit infus


''wa alaikum salam '' dr. Erick, dr. Hizkia dan dr. prayoga.


''Apa ini? kamu kenapa nak?'' Yumna heboh sambil mendekati putranya.


''Justru kami yang harus tanya sama mama kenapa jadi begini? Apa mama sudah selidiki dulu wanita seperti apa yang mama jodohkan dengan anak kita?'' kata dr. Prayoga dengan nada yang agak tinggi.


Yumna yang tidak faham situasinya masih mengira anaknya kecelakaan memeriksa luka pada anaknya. ''Mana yang terluka nak?''.


''Sakitnya tuh disini ma'' jawab dr. Hizkia sambil menunjuk dadanya.


'' Heish bercanda apa kamu. Gimana dengan Aurel ? Kecelakaan dimana kalian?''


''Ke ce la ka an?'' mereka bertiga terkejut


''Mama degar dari siapa aku kecelakaan?'' tanya dr Hizkia yang di angguki dr.Erick dan dr. Prayoga.

__ADS_1


''Terus itu kenapa?''


flash back on...


tok tok tok


''masuk'' pintu tebuka dan seseorang masuk. ''Cepat sekali kau, ada kan reka medis yang aku minta?'' komentar dr. Hizkia matanya tanpa beralih dari komputernya.


''Ini aku bukan Je asistenmu'' suara yang tak asing itu berhasil mengejurtkan Hizkia.


'' Aurel?'' ''ini masih pagi aku lagi sibuk kerja'' protes Hizkia ''maaf tentunya aq tidak bsa menemanimu''


''Ayolah Kia. Rumah sakit ini milikmu, kamu punya asisten, dirumah sakit ini juga ada belasan dokter profesional. Tapi kenapa kamu lebih sibuk dari mereka. Apa gunanya mereka. Hampir setiap jam istirahat siang aku kesini tapi kamu selalu sibuk. bahkan sering kali aku tidak dapat menemuimu. Aku tadi main kerumah, tante bilang tadi kamu tidak sarapan makanya aku putuskan mengantar sarapan ini untukmu.''


Memang hampir setiap hari Aurel ingin menemui Hizkia tapi Hizkia selalu menghindar bahkan dia pernah sembunyi di kolong meja.


'' Ok makasih sarapanya tolong taruh meja. Maaf aku lagi sibuk.'' Tapi Aurel tidak bergeming. ''Aurel...''


'' Kia dengarkan aku, aku sangat mencintaimu dari pertama kali kita bertemu. Aku mohon beri aku kesempatan dekat denganmu.''


'' Tapi sekarang aku benar benar sibuk Aurel.'' bantah Hizkia


''kalau begitu kapan kamu tdak sibuk?'' Aurel tidak mau menyerah.


'' Aurel, nggak setiap orang punya perasaan yang sama. Dan sungguh aku tidak bisa membalas perasaanmu baik sekarang maupun nanti dan mungkin sampai kapanpun. Maaf'' tegas Hizkia.


''Bagaimana kamu bisa bilang seperti itu sedangkan kamu tidak pernah memberiku kesempatan? paling tidak sekali, sekaliiiii saja kamu beri aku kesempatan menggapai hatimu. Setelah itu aku akan menghargai keputusanmu''


''Ok malam ini, nanti malam aku jemput''


"Bisakah biarkan aku kerja dulu?''


''ya sampai jumpa nanti malam. Aku menunggumu'' Aurel pun melangkah pergi dengan hati gembira tanpa mengucap salam.


Melihat kepergian Hizkia hanya bisa menggelangkan kepala sambil berkata ''wa alaikum salam, huh ngomong salam aja belom bisa mau bikin anak.'' umpat Hizkia. Matahari telah bergulir hampir tenggelam . Hizkia menekan suth down pada komputernya lalu mengambil jas putih kebesaranya menuju lantai paling atas Setelah mandi, sambil menunggu waktu maghrib ia membuka hpnya disana ada banyak nitice. Sebagian besar dari Aurel dan yang ini dia abaikan.


matanya menyipit ketika melihat ada panggilan tidak terjawab dari kakak ayahnya. Ketika akan memencet tombol panggil pada kontak omny terdengar lantunan adzan. Dan urunglah niatnya.


Setelah shalat maghrib ia bersiap menepati janjinya pada Aurel. Pukul delapan tiga puluh mereka sampai di restaurant di tepi danau. Mereka memilih meja di luar ruang. Di sana sudah tersedia meja yang di desain khusus untuk mereka berdua. Aurel yang memesanya. Aurel terus menggandeng lenganya, Hizkia merasa risih tapi untuk kali ini saja dia tidak akan banyak protes karna setelah ini Aurel pun akan menerima keputusanya.


setelah melahap menu utama, Aurel meminta sebuah lagu dari Hizkia '' Kia aku pernah dengar dari tante katanya kamu pandai juga pandai musik. Bisakah kau memberiku satu lagu.(melihat Hiskia yang tidak merespon Aurel kembali memohon) Satu lagu saja, please. Ijinkan malam ini menjadi kenangan paĺing indah untuku. Atau anggap saja sebagai hadiah perpisahan.''


Akhirnya Hizkia menyetujuinya, ia menghampiri pihak retorant untuk meminjam gitar. Ñamun Hizkia menyanyikan lagu itu sambil membayangkan Celyn.


Tatapan mata itu terasa begitu dalam


seakan menyentuh jantung hatiku


apakah ini suatu isyarat


sebuah pesan dari hatimu


ungkapan rasa cinta yang kau pendam


biarkan hati bicara

__ADS_1


katakan semua rasa kita


hentikanlah kebisuan


biar hati yang berjanji


dia tak mungkin bisa berdusta


tentang rasa cita kita


tulus dari hati


senyuman dibibirmu


selalu tersimpan di hati


seakan akan menyentuh mesra jiwaku


apakah ini suatu isyarat


sebuah pesan dari hatimu


ungkapan rasa cinta yang engkau pendam


biarkan hati bicara


katakan semua rasa kita


hentikanlah kebisuan memohogi kita


bierkan hati yang berjanji


dia tak mungkin bisa berdusta


tentang rasa cinta kita


tulus dari hati


cinta kita slalu jadi milik kita berdua


untuk selamanya


biarkan hati bicara


katakan semua rasa kita


biarkan hati berhanji


dia tak mungkin bisa berdusta


tentang rasa cinta kita


tulus dari hati


prok prok prok

__ADS_1


tepuk tangan yang meriah menyadarkan Hizkia yang sedang memejamkan matanya membayangkan sang bidadari Celyn.


__ADS_2