Terkasih Tak Termiliki

Terkasih Tak Termiliki
Candlelight Dinner


__ADS_3

Hizkia tercengang mendengar pertanyaan yang bertubi-tubi lebih tepat nya melampiaskan kegundahan. '' kenapa kau bisa berfikir aku jijik ? itu sama sekali tidak benar... '' hatinya seperti hancur melihat wanita yang dicintainya itu sesenggukan. '' Dengarkan aku... aku sangat mencintaimu. Aku hanya tidak ingin suatu saat kamu menyesali pernikahan kita. Karena aku melihat masih ada rasa cinta dihatimu untuknya. Kalian masih muda masih ada kemungkinan Allah memberi jalan untuk kalian bersatu. Saat itu tiba aku akan melepasmu dalam segala kemurnianmu. Aku mencintaimu dan kebahagiaanmu yang akan membuat aku bahagia. Meskipun itu berpaling dariku untuk kembali pada....ummmm''


Sebelum Hizkia menyelesaikan ucapannya Celyn lebih dulu membekap dengan bibir ranumnya untuk beberapa detik. Hizkia pun tidak bisa mengontrol dirinya pelan tapi pasti dil**atnya bibir lembut Celyn. Tangannya terangkat dan bergerak ke pangkal kepala Celyn untuk memperdalam ciumannya. Bunyi cecapan demi cecapan memenuhi ruangan kamar yang luas itu.


Setelah beberapa saat keduanya saling melepas pagutanya. '' kenapa kakak berfikiran seperti itu? Aku istrimu dan sampai ajal memisahkan kita aku akan tetap menjadi istrimu. Tidak akan pernah ada penyesalan karena menjadi istrimu. Kalau kakak merasa masih ada cinta di hatiku untuk orang lain kenapa kakak tidak membantuku untuk menggeser cinta itu dengan memenuhi hatiku dengan cintamu? Kenapa kau malah menarik ulur perasaanku?'' protes Celyn.


Hizkia menyatukan kening mereka '' Benarkah kau iklas untuk mendapingiku hingga ajal menjemput ?''


Celyn mengangguk sambil tersenyum.


'' Baiklah tidurlah besok kita akan berangkat ke negara T'' ucap Hizkia. Ada kelegaan yang amat besar yang membuat lengkungan senyum terus terukir di bibirnya.


Awailnya Celyn mau bertanya kenapa ke negara T, tapi baru membuka mulut dia teringat paket honeymoon yang diberikan Yumna saat jamuan makan malam.


Hizkia terbangun saat merasakan nafas Celyn yang teratur. Hizkia meminimalisir getaran yang diciptakan mengetahui istrinya sangat peka meskipun tengah tertidur pulas. Setelah berhasil turun dari ranjang Hizkia menuju kamar mandi lalu menenggelamkan tubuhnya ke dalam bathtub yang dipenuhi air dingin. Untuk apa lagi kalau bukan untuk menjinakkan adik manisnya yang tengah menegang. Meskipun hubungannya dengan Celyn sudah membaik tapi bukan waktu yang tepat untuk memberikan gencatan senjata. Hizkia tau adab dalam menyalurkan hasrat. Pantang bagi Hizkia untuk bermain dengan nona lux. Apalagi bermain di kamar mandi.

__ADS_1


Setelah itu dia berniat untuk shalat tahajud dulu baru kembali tidur. Pagi harinya mereka turun untuk sarapan dengan wajah yang berseri kebahagiaan yang terpancar dari sepasang pengantin baru itu mampu menebarkan aura positif hingga beberapa pelayan di rumah itu ikut tersenyum melihat mereka. Celyn tertegun karena mereka turun menggunakan lift. 'Ada lift kenapa semalam mereka naik tangga ? pake acara gendong menggendong pula' pikir Celyn.


Seolah tau yang di pikirkan istrinya Hizkia berbisik '' Jangankan menggendongmu menaiki tangga rumah ini, menggendongmu selama menaiki tangga kehidupan pun aku siap.'' di telinga Celyn yang membuat bulu roma Celyn meremang.


Mereka menuju sebuah meja panjang yang di kelilingi 20 buah kursi. Di atas meja sudah tersaji hidangan ala Chef. Mereka bergantian menjabat tangan Yumna dan Prayoga secara takzim. Lalu mereka menikmati hidangan dengan hikmat. Selesai makan Hizkia mewakili dirinya dan Celyn istrinya pamit mengatakan kalau setelah ini mereka akan berangkat ke negara T supaya sampai di sana tidak kemalaman.


Perjalanan mereka kali ini tidak menggunakan jet pribadi. Meskipun begitu fisrt class tetap menjadi pilihan Yumna. Hizkia tercengang melihat Celyn yang memulai tayamum. 'Bukankah dia sedang dalam fase haid ?' Setelah melihat Celyn tayamum dia mencoba mengingatkan Celyn kalau-kalau istrinya itu lupa '' sayang bukannya lagi nggak shalat ?'' bisiknya tidak mau sampai didengar penumpang lain. sayangnya Celyn hanya tersenyum sebagai jawaban.


Hizkia pun tak mau membuang waktu lalu melakukan hal yang sama seperti yang istrinya lakukan. Setelah shalat Hizkia menatap Celyn meminta penjelasan. Entahlah Hizkia curiga kalau Celyn mengerjainya. Merasa selalu mendapat tatapan dari suaminya Celyn balas berbisik di telinga Hizkia '' Ternyata hanya flek saja ''


Setelah melaksanakan shalat ashar Celyn merasa terlalu lama menunggu waktu maghrib. Bahkan sampai Pesawat landing Celyn masih merasakan suasana senja meskipun jam di pergelangan tangannya sudah menunjukkan pukul sembilan malam. Celyn baru menyadari perbedaan zona waktu yang mungkin sekitar 4 jam.



Mereka sampai hotel Raffles ketika malam mulai menyambut tubuh yang lelah karena aktivitas seharian. Setelah shalat maghrib berjamaah barulah Celyn mandi membersihkan tubuhnya yang terasa tidak nyaman karena lengket.

__ADS_1


Celyn memandangi lampu-lampu yang menghiasi indahnya kota Istambul di malam hari dari balkon kamarnya. Celyn tersentak ketika sepasang tangan kokoh memeluknya dari belakang. '' Sebentar lagi ada yang akan masuk '' katanya memberi kode pada istrinya untuk mengenakan kerudungnya. Celyn yang mengerti maksut suaminya mengangguk.


Dan tak lama dua orang masuk dengan dua troli dan langsung menuju balkon berdinding kaca tersebut. Celyn yang tengah duduk di sofa sedikit melirik karena merasa dua orang itu terlalu lama untuk acara hanya sekedar menyajikan makanan. Setelah mereka keluar Hizkia mengajak Celyn makan. Mata Celyn berbinar melihat pemandangan di balkon tersebut sudah di dekor dengan sangat indah dengan bunga berwarna-warni dan lilin. Juga terdapat buket mawar merah pada salah satu kursinya. 'Candlelight dinner pantas saja lama ' pikir Celyn.


Hizkia mengambil buket mawar tersebut lalu bersujud di depan Celyn dan menyodorkan mawar tersebut pada Celyn sambil berkata '' maafkan aku yang belum bisa menjadi suami yang baik untukmu. Dan kali ini aku ingin memulai untuk berusaha menjadi imam yang baik. Bersediakah kau menerima cintaku dengan segala kekurangan dan kelebihanku? mendampingiku dalam sukadan duka sampai ajal memisahkan? dan menjadi ibu untuk anak anaku?''


Celyn terharu nampak dari matanya yang berkaca-kaca.Celyn pun meraih bunga tersebut lalu mengangguk beberapa kali sambil berkata '' iya aku bersedia '' diraihnya buket itu lalu mereka berpelukan untuk sesaat. Sesekali Hizkia mengecup kepala yang terbalut jilbab. '' Apa kita akan seperti ini terus hingga makanan kita dingin ?'' Seloroh Celyn. Hizkia memeri kecupan pada bibir Celyn sebelum melepasnya.


Setelah makan malam yang romantis mereka shalat isya bersama. Dan ditutup dengan doa dan zikir. Saat Celyn hendak beranjak Hizkia menghentikannya '' tunggu ''.


tbc


Hizkia kenapa ya?


jangan bosan dukung ����� Terkasih Tak Termiliki ya... love you all

__ADS_1


__ADS_2