Terkasih Tak Termiliki

Terkasih Tak Termiliki
Menyewa Pesawat


__ADS_3

Setelah makan Hizkia menyarankan Salwa supaya tidur dulu karena mungkin malam baru akan berangkat. Salwa pun menurut tidak banyak bantahan, dia sadar akan posisinya. Setelah shalat ashar dia tidur. Waktu seperti ini memang tidak di sarankan untuk tidur tapiberhubung malam akan melakukan perjalanan jauh Salwa pun tidur.


Salwa mengerjapkan mata beberapa kali baru melihat jam di dinding sudah hampir pukul lima sore. Dia bangun dan melihat Hizkia masih sibuk setelah beberapa saat dia kembali meraih tasnya lalu mandi. Setelah mandi duduk diam di sofa dan memakan camilan tidak mau mengganggu kesibukan Hizkia.


'' Kakak masih ada kerjaan apa kau bosan? aku bisa minta seseorang mengantar kamu jalan -jalan '' kata Hizkia .


'' Aku tidak bosan sama sekali. aku bisa makan, main hp, nonton tivi dan belajar. Kakak lanjutkan pekerjaan kakak saja. '' jawab Salwa sambil tersenyum.


Hizkia tersenyum dia kagum dengan sifat Salwa. Dia sudah cukup tahu kapan harus manja dan kapan harus patuh.


malam itu pukul 7 mereka berdua baru sampai di bandara. Hizkia menggeret koper Salwa dan melewati jalur khusus.


'' Kak apa kita mau naik pesawat?" tanya Salwa yang penasaran. Dan penuh semangat karena ini pengalaman pertama baginya.


'' Tidak...'' jawab Hizkia yang menyurutkan semangat Salwa. '' Lihat mereka yang di sana yang akan naik pesawat (sambil menunjuk keramaian diluar jalur yang mereka lewati.)"


'' Lalu kenapa kita masuk ke bandara?" tanya Salwa lagi masih penasaran.


'' Nanti kau akan tahu. sekarang kita masuk dulu '' ucap Hizkia.


Mereka terus melewati lorong hingga tiba di sebuah pintu yang terhubung dengan pintu sebuah pesawat kecil. Itu adalah embraer lineage 1000E, sebuah jet pribadi yang harganya mencapai triliunan.


Di pintu itu ada 2 orang berseragam pilot dan 2 orang wanita berpenampilan menarik layaknya pramugari. '' Selamat datang tuan muda '' sapa mereka.


Hizkia hanya tersenyum dan mengangguk. Hizkia memang bukan tuan muda yang angkuh. Dia terkenal ramah tapi sangat tidak suka wanita genit. Setiap menjumpai pekerja yang kegatelàn selalu berakhir dengan di pecat dengan catatan. Hizkia pun membimbing Salwa masuk.


Salwa terperangah melihat desain interior yang sangat mewah. kursi penumpang hanya ada 8 buah tapi terlihat sangat nyaman. sebuah televisi dengan layar besar, bar mini sofa yang nyaman dan ada 2 pintu di belakang. '' Kak ini mewah sekali. Tapi apa kita terlalu awal... Penumpang yang lain belum datang. '' tanya Salwa dengan mata yang masih mengagumi ke mewahan tempat itu .


'' Duduklah jet ini akan segera berangkat. Penumpangnya hanya kita berdua '' jelas Hizkia.

__ADS_1


'' Hah hanya berdua? kakak mencarter pesawat semewah ini hanya untuk berdua?" kata Salwa.


Hizkia tersenyum '' Apa kau suka? kalau begitu pulang ke kota A kita naik ini lagi ''


'' Tidak tidak usah ini pasti terlalu mahal. Kita bisa naik mobil saja '' ucap Salwa merasa tidak enak hati.


'' Baiklah kita naik mobil yang duduk depan aku sama pak supri belakang umi sama Celyn berhubung kursi sudah penuh kamu di bagasi '' goda Hizkia lalu memejamkan mata menahan supaya tidak tertawa karena kepolosan dan je udik kan adiknya ini.


Semangat yang membara tadi seketika sirna. Dengan wajah lesu ia berkata '' Baiklah tidak apa-apa mau bagaimana lagi ''


Xiao Chung Chuan pov...


Setelah sampai hotel aku menjatuhkan tubuh rampingku ke atas kasur. Ucapan Celyn saat malam itu. Kata 'memutuskan hubungan kita' seperti gunung batu yang jatuh menipa hatiku. Aku menatap langit-langit dan mataku semakin terpejam.


Aku terbangun merasakan perutku yang meronta kelaparan. Akhir-akhir ini aku memang kurang memperhatikan makanku. Ya sejak hari itu...


Malam ini aku susah tidur. Aku merasa gelisah sekali karena gadis tidak mengangkat telpon dariku. Bahkan entah berapa puluh kali. Kenapa ? Apa terjadi sesuatu dengannya? Atau dia sakit? Tidak mungkin dia bosan denganku bukan? Apa dia tidak merindukanku? Apa dia sudah tidak mencintaiku lagi?


Aku bangkit dari kasurku dan kembali meraih ponselku ku lihat history aku sudah melakukan empat puluh delapan kali panggilan. 0h dewa seandainya dia hanya di kamar ini aku pasti langsung memeluknya dan bertanya mengapa mengacuhkan aku. Ya sejak kepulangan Celyn aku lebih suka tidur di kamar yang lebih sempit ini. Di sini aroma Celyn masih terasa.


Ku coba sekali lagi menekan tombol panggil pada nomor kontaknya. Sialnya tetap tidak di jawab. Aku merasa marah, gelisah, khawatir dan takut semua memenuhi perasaanku. Aku melempar ponsel ke atas rak pakaian tak peduli nantinya rusak atau tidak. Aku keluar dan mencari obat sejenis obat tidur. aku menelan 1 pil lalu ke kamarku.


Karena semalam aku tidur sekitar pukul 4 pagi hari ini aku bangun terlambat. Aku bergegas ke ladang karena pekerjaan di ladang mangga sangat sibuk. Aku melupakan ponselku.


malam harinya aku kembali menelpon Celyn tapi tidak ada jàwaban. Kedua kalinya pun sama aku mulai pesimis. Tapi aku tidak menyerah begitu saja. Ku coba lagi dan lagi saat aku akan menyerah. ponsel yang ku remas ini bergetar nada panggilan masuk pun terdengar. Betapa senangnya hatiku melihat si pemanggil adalah Celyn.


Aku segera menjawab seolah takut kalau panggilan ini putus akan sulit lagi melakukan panggilan. '' halo sayang ''


Celyn "hay...''

__ADS_1


" Kenapa kemarin kau tidak mengangkat telponku? Kau tahu seberapa khawatirnya aku? aku melakukan 49 panggilan tak ada jawaban meskipun hanya pesan. Aku berfikir kalau malam ini kamu masih tidak menjawab besok aku akan ke negara I. Aku akan melamarmu dan langsung menikahimu. Dengan begitu aku bisa membawamu pulang bersamaku. Dan untuk kedepannya aku tidak akan membiarkanmu pergi tanpa aku'' Aku melampiaskan kekesalanku.


Diam beberapa detik Celyn baru menjawab " Ge ge maaf... Celyn minta maaf karena. Yang pertama Celyn minta maaf karena sudah membuat ge ge khawatir. Yang kedua Celyn minta maaf semua kebaikan dan kasih sayang yang ge ge berikan hanya mampu Celyn balas dengan kesedihan. Yang ketiga karena Celyn memutuskan untuk mengakhiri hubungan kita. Celyn...'' Aku dengar suaranya bergetar.


" What? Ha ha ha Lyn er jangan buat lelucon seperti itu lagi. Atau aku akan marah '' kataku


Celyn ''bukan lelucon. Aku serius. Sejak awal seharusnya aku tidak menanggapi perasaan ge ge. Bukan hal yang mudah untuk menyatukan semua perbedaan yang kita miliki ''


'' Hey... Kita bisa menjalaninya selama 2 tahun ini. Kita juga tidak keberatan dengan perbedaan yang kita miliki bukan? semua baik-baik saja. '' Aku mendebat.


Celyn " Yang tidak baik adalah masa depan''


Ch


'' Masa depan? aku sudah mengatakan bahwa masa depanku tidak akan ada artinya tanpamu sayang... Aku mencintaimu. Aku sungguh sungguh mencintaimu jangan katakan putus '' Aku menangis seperti anak kecil yang merengek karena kehilangan mainannya dan berharap mendapat mainannya kembali.


'' Lyn er sayang... aku tahu hatimu tulus dan apa yang kau lakukan selama ini bukan hanya memanfaatkan keadaan. Kau mencintaiku bukan? Sekarang katakan apa alasannya kau minta putus ?" imbuhku karena tidak ada balasan dari Celyn.


Celyn '' kita punya hukum dalam beragama yang berbeda ''


'' Agama ? Aku tidak memintamu untuk merubah keyakinan. kita bisa menikah di negara yang mengijinkan pernikahan beda agama. '' kataku.


Celyn '' Tapi pernikahan itu tidak sah bagi Allah ku. Dan bagaimana dengan anak? ''


'' kita bisa memberi kebebasan untuk anak kita memilih. mau mengikuti agama yang mana.'' Aku pun tak mau kalah


Celyn '' Dalam hukum islam anak yang terlahir dari hubungan yang tidak sah anak itu hanya di akui anak ibunya sosok ayah tidak bisa di masukan ke nasab. Dan itu pasti akan membuatnya malu. Sekali lagi maaf ge ge. Terima atau tidak. Siap atau tidak. Aku tidak bisa melanjutkan hubungan ini. Aku akan berdoa untuk jodoh terbaik buat ge ge. Jaga diri baik-baik. Selamat Tinggal ''.


tbc

__ADS_1


__ADS_2