Terkasih Tak Termiliki

Terkasih Tak Termiliki
Surgaku


__ADS_3

Siang hari semua barang cucian kemarin sudah siap antar selama Celyn mengantar barang. Najwa dibantu Salwa yang memang sudah kembali dari sekolah, mereka memilah cucian yang akan di cuci. ''Kenapa kamu nak?'' tanya Najwa pada anaknya karena merasa sikap anaknya yang tak biasa.


''Nggak papa umi cuman tugas sekolah hari ini agak sulit, kepalaku sedikit pusing'' elak Salwa. ''kok akhir akhir ini loundry agak sepi ya umi?''


''iya nak syukuri aja, mungkin Allah punya rencana lain'' Najwa menyemangati anaknya. Sedangkan Salwa tersenyum masam


''Asalamu alaikum'' Celyn sudah kembali mengantar barang.


''Wa alaikum salam'' Salwa - najwa.


Celyn menyerahkan uang imbalan loundry ke uminya lalu memasukan cucian ke mesin cuci. Lalu dia beralih ke sisi uminya yang sedang menyikat cucian ''umi sini Celyn aja yang kerjakan''. Dia meraih sikat itu dan melanjutkan pekerjaan Najwa. Itulah yang dilakukan Celyn saat libur kerja. tiga tahun ini Celyn bekerja di toko pakean. Dan jatah liburnya adalah setiap hari senin. Tanpa Celyn sadari sepasang mata menatapnya penuh harap dari dia masuk rumah tadi hingga sekarang.


Setelah shalat maghrib berjamaah mereka makan malam bersama, lalu bekerja sama membereskan sisa makan malam. Setelah selesai bekerja sama membereskan dapur dan meja makan. Salwa masih sering melihat Celyn penuh harap. Setelah selesai mereka menonton tv di ruang tengah. Salwa dengan ragu mengeluarkan amplop yang bertuliskan SD matahari tempatnya sekolah. ''apa ini nak?'' tanya Najwa.


'' Itu sekolah Salwa ngadain outdoor study untuk siwa kelas enam tapi biayanya mahal umi. Kalau nggak, Salwa bisa kok nngak usah ikut acara ini.'' Salwa tau kalau keluarganya dalam masa sulit. Kakaknya juga sudah berkorban banyak untuknya.


'' Bagaimana bisa nggak ngikutin, yang namanya outdoor study kalian dikasih tugas dari sekolah kan?'' bantah Celyn.


''Iya nak lihat ini observatorium booscha, museum geologi, TMII, museum lubang buaya, danau blingoh. Ini semua pembelajaran yang penting kan?'' desak Najwa.


'' Itu tadi Salwa udah tanyain ke bu guru, katanya bisa nggak ikut acara ini. Untuk tugas masih bisa di lakukan sendiri. Dengan cara melakukan penelitian di pabrik pabrik kecil dan tempat bersejarah yang dekat dekat saja.''


''Pelaksanaan acaranya kapan?'' tanya Celyn menatap iba pada adiknya. Ia tau persis kalau tugas akan dilakukan perkelompok. Artinya ketika adik kesayanganya tidak ikut outdoor study otomatis tugas yang harusnya dilakukan berkelompok dia harus kerjakan sendiri. Tapi kalau ikut outdoor study yang diadakan pihak sekolah biayanya mahal memakan dua bulan gajinya.

__ADS_1


''waktunya enam belas hari lagi kak''


''sudahlah kita shalat dulu nanti kita bahas lagi.'' potong Najwa. Mereka pun kembali melaksanakn shalat berjamaah. Setelah itu menyempatkan membaca dan menyimak Al qura'n.


Waktu menunjukan pukul delapan malam Najwa menyuruh salwa untuk belajar lalu tidur. Salwa pun menurut ia mencium punggung tangan umi dan kakaknya sebelum beringsut ke kamar.


''Umi....''


Najwa sudah faham maksud Celyn. ''malam ini shalatlah istikhoroh nak... umi hanya mampu mendoa'kan yang terbaik untukmu''


Senyum manis terukir diwajah Celyn. Malam ini Celyn ber istikhoroh dan mengamalkan Shalawat. Adzan subuh membangunkannya dari mimpi indah. Celin pun segera bangun dan keluar untuk mengambil wudlu, dirumah ini memiliki dua kamar mandi. Satu berada di antara dapur dan mushola. Dan satu lagi di antara kamar Celyn dan Salwa tepat berhadapan dengan kamar Najwa. Celyn menuju kamar mandi yang dekat mushola. Sampai disana ternyata Najwa dan Salwa sudah menunggunya. mereka pun shalat subuh berjamaah.


Salwa kembali ke kamar belajar sebentar sambil mengecek kembali buku bukunya. Setelah itu bersiap ke sekolah. Najwa dan Celyn di dapur masak untuk sarapan '' Umi Celyn sudah yakin dengan keputusan Celyn tapi kalau umi bilang tidak Celyn tidak akan pergi. Karna ridho orang tua adalah ridho Allah yang maha kuasa.''


Celyn meletakan pisaunya dan medekati uminya, memeluk uminya dari belakang ''syaaaaayang umi. Celyn janji umi..'' ada rasa lega dalam hatinya. Setelah masakan siap Celyn menuju kamarnya untuk bersiap karna hari ini dia harus kerja. Setelah selesai ritual paginya diambilnya hp di atas nakas namun sebelum memasukanya ke dalam tas dia ingat perlu menghubungi seseorang supaya datang ke rumah sore ini.


Sarapan berjalan dengan hening, bahkan dentingan sendok pun hanya samar samar terdengar. Itu termasuk adap makan menurut islam. setelah selesai mereka bersama sama membereskan meja makan. .Dan memulai rutinitasnya masing masing.


sore hari dirumah itu...


Celyn yang baru saja pulang kerja sedang mandi di kamar mandi. Salwa dan Najwa di garasi yang sudah disulap seperti toko pakaian ya disinilah proses loundry meloundry.


''Asalamu alaikum'' si klimis widodo (penyalur tenaga kerja) nongol lagi🕴🕴🕴

__ADS_1


''wa alaikum salam'' Najwa - Salwa


''eh pak widodo silahkan masuk pak. mau disini atau di dalam rumah saja'' Najwa mempersilahkan tamunya.


'' Sini saja buk lebih adem. mbak Celyn nya ada?''


'' Baru saja pulang kerja pak kalau nggak mandi pasti lagi shalat , tunggu sebentar'' Beralih ke Salwa '' nak tolong panggilkan kakakmu sama tolong buatkan minum sekalian ya !"


''baik umi'' beralih ke rumah.


'' Nggak usah repot repot buk'' si klimis berbasa basi


Celyn pun menemui pak Widodo sementara Salwa menyuguhkan teh dan camilan diletakanya di atas etalase tepat di depan pak Widodo. Widodo menjelaskan proses pemberangkatan, penempatan dan pendapatan. Untuk labih jelasnya si klimis mengajak Celyn ke kantor agen besok karna penjelasan dari agen tentunya lebih detail. Namun Celyn menolak alasanya Celyn belum berpamitan pada si empunya toko tempat dia bekerja selama ini. Kesepakatan pun diambil, lusa mereka akan mengujungi kantor agen. Banyak pertanyaan yang akan Celyn ajukan termasuk hak dan kewajiban sebagai TKI dan yang lebih penting perlindungan hukum untuk TKI mengingat di luar negri tidak ada keluarga, sanak saudara maupun teman. Yang ada hanya orang asing.


Hari berganti hari Celyn perlu menunggu dua minggu untuk mendapat majikan. dan jadwal pemberangkatan adalah lima hari setelah hari itu. Tibalah hari pemberangkatan Celyn .


Setelah shalat subuh berjamah seperti biasa Celyn membawa baskom kecil berisi air hangat di hadapan Najwa '' umi sebelum pergi merantau ijinkan Celyn mencuci surga Celyn''


Najwa menitikan air matanya selain terenyuh, sebenarnya akhir akhir ini dadanya terasa amat sangat sesak mengingat ini pertama kalinya akan berpisah dengan anak sulungnya. kepergian yang sangaaat jauh. perpisahan yang sangaaat lama.


tbc


eh kok Celyn malah pergi sih gimana dengan bambang Kia????

__ADS_1


buat otor aja deh bambang Kia nya


__ADS_2