
Celyn mendengar penjelasan dari uminya hanya mengangguk. Celyn memang mengagumi Hizkia saat menjadi imam shalat. tidak berharap menjadi imam dalam rumah tangganya.
'' Umi Salwa kok belum pulang ya...?'' kata Celyn sambil menoleh keluar.
'' Eh iya... biasanya jam segini udah pulang. kenapa ya?'' Najwa juga resah.
'' Coba kita tunggu 10 menit lagi kalau belum pulang juga baru Celyn susul'' usulan Celyn.
Najwa pun setuju. Hingga 10 menit kemudian Salwa masih belum pulang juga.
''Umi Celyn susul Salwa dulu ya'' kata Celyn sambil meraih jaketnya.
'' Iya iya susul adikmu ...'' kata Najwa.
'' Assalamualaikum umi'' Celyn memberi salam lalu menyalami uminya sebelum mencium punggung tangan Najwa.
'' Waalaikumsalam hati-hati nak..'' balas Najwa.
Celyn mengeluarkan motor maticnya ke halaman. Namun saat akan menstater motornya terdengar suara mobil mendekat. Celyn merasa tak asing dengan mobil itu tapi Belum bisa menduga siapa yang datang. Sampai pintu samping kemudi terbuka dan nampaklah sosok yang sedang ia tunggu dari tadi. "Assalamualaikum '' sapa Salwa.
Dan pintu samping kemudi terbuka. Celyn baru ingat mobil ini yang 2 hari lalu menjemput ia dari bandara.
'' Assalamualaikum ...'' sapa seorang pria gagah dan tampan. Tak hanya itu dia juga dokter specialist muda yang meraih banyak penghargaan. Nama rumah sakit HARAPAN semakin melejit karena kemampuannya. Hanya dengan kemampuannya dalam bermusik juga mampu meluluhkan hati siapapun.
'' Waalaikumsalam... Kak Kia udah nyampe aja. Bukanya kemarin bilang sore baru mau ke sini?'' balas Celyn.
'' Habisnya kamu di telpon nggak angkat angkat... bikin khawatir aja '' kata Hizkia.
'' Maaf kak hp Celyn rusak... Yuk masuk '' jawab Celyn.
__ADS_1
Mereka pun masuk menemui Najwa. Di dalam mereka ngobrol sebentar sudah terdengar adzan ashar. Tanpa menunda mereka pun shalat berjamaah. Setelah shalat, Najwa meminta Salwa membantunya di dapur. Sedangkan Celyn menemani Hizkia.
'' Bentar ya kak Celyn mau ambil sesuatu dulu...'' ucapnya permisi. Dan Hizkia hanya mengangguk. Celyn menujuu kamarnya. Beberapa saat kemudian dia kembali dengan menenteng paper bag. ''Kak.... semoga kak Kia suka hari itu belum sempat ngasih kakak udah pamit. '' kata Celyn sambil menyodorkan paper bag di tangannya.
Hizkia tersenyum di bukanya paper bag itu.
''byki Tidak berharga sih.... '' sela Celyn.
'' Siapa bilang ini berharga banget buatku...'' jawab Hizkia.
'' Di lihat sekilas saja sudah tahu tidak sebanding dengan yang kakak pakai. Itu pasti mahal...'' Celyn merasa menyesal hanya bisa memberi jam seharga belasan juta. Sedangkan yang melingkar di pergelangan tangan kirinya Hizkia mungkin tidak hanya milyaran, bisa jadi puluh milyar. pikir Celyn.
Hizkia tersenyum melihat perbedaan sikap Celyn. '' Nominal harga tidak bisa mengukur mahal murahnya barang. Kita akan bilang sejuta itu murah saat kita punya banyak uang. Tapi sebaliknya kita akan bilang sejuta itu mahal ketika kita tidak punya banyak uang. Dan yang membuat jam tangan ini lebih berharga dari yang ini (sambil melepas jam di pergelangan tangan kirinya) adalah di saat susah kamu dengan tulus menghadiahkan ini untuku. Apalagi kalau bersedia memakaikan, ini jadi yang special. '' kata Hizkia menghibur Celyn.
Celyn tersenyum lalu memakaikan jam tangan darinya di pergelangan tangan Hizkia.
'' Apa kamu akan pergi lagi ?'' tanya Hizkia.
Hizkia menangkap raut sedih tergambar di wajah Celyn. '' Wah lihat cocok kan'' ujar Hizkia memamerkan tangannya. ''Kenapa ?'' tanya Hizkia.
'' Sepertinya lebih baik Celyn cari kerjaan yang dekat-dekat saja...'' jawab Celyn masih menyembunyikan alasan yang sebenarnya.
'' Itu bagus.... setidaknya kita semua tidak harus berjauhan. Kalau mau aku bisa menempatkan kamu di rumah sakit. Kebetulan ada lowongan. Tapi jangan tergesa-gesa. Istirahat dulu saja. Kamu sudah bekerja keras 2 tahun ini..'' Saran Hizkia.
'' Emm....'' jawab Celyn.
'' Oh iya... tadi Salwa bilang hp kamu rusak. Nih kebetulan tadi di jalan aku lihat ada hp yang lagi promo. Aku coba beli aja. Tapi nggak tahu juga kualitasnya gimana. Jangan tolak ya...'' kata Hizkia sambil menyodorkan paper bag.
Celyn menerima lalu membukanya. matanya membulat sempurna melihat smartphone apel sisa ulat 13 pro. '' kakak bilang ini coba coba beli? sepromo promonya ini tetep aja..''
__ADS_1
'' Ssssst... Aku terima hadiah dari kamu tanpa banyak komentar. So just keep it.'' potong Hizkia.
'' Tapi...'' Celyn.
'' No tapi tapi....'' paksa Hizkia. '' Heh senyum dong...'' tegur Hizkia sambil menoel hidung Celyn.
Celyn tersenyum lalu berkata ''makasih kak...''
Seperti biasa kalau ada Hizkia mereka akan makan lebih awal karena setelah shalat maghrib biasanya Hizkia pamit pulang. Begitu pula hari ini. Setelah shalat maghrib berjamaah Hizkia pamit pulang pada semua. ''Segera aktifkan nomermu'' pintanya pada Celyn. Celyn pun mengangguk. '' Assalamualaikum...'' Hizkia.
'' Waalaikumsalam '' Najwa, Celyn dan Salwa menjawab salam Hizkia bersamaan.
Melihat MPV mercedes bens V melaju meninggalkan halaman rumahnya timbul suatu pertanyaan di benak Celyn. ''Lalu bagaimana d8 malam ulang tahun Celyn dia ada di sini ? sedangkan kata Salwa, kak Kia selalu pulang habis shalat maghrib...'' tanya Celyn sedikit bergumam.
Sambil membimbing anak-anaknya masuk Najwa menjelaskan '' Malam itu lain. Sebenarnya waktu majikan kamu ngasih tahu mau bikin acara kejutan umi sedang di rawat di rumah sakitnya. Umi sama Salwa kan tidak bisa ngomong ingris, nah dia yang jawab telponnya. Sore sebelum acara itu umi baru keluar dari rmengunumah sakit. Saat itu umi tidak punya uang sama sekali. Salwa yang selalu menyisihkan uang jajannya hanya punya 20 ribu rupiah.
Nak Kia yang menyiapkan kue ulang tahun dan membelikan kuota internet. Melihat ketulusannya umi mengundang dia untuk bergabung. Ternyata dia sangat antusias. Dan malam itu umi sangat respek padanya. Karena malam itu dia tidak datang sendirian. Sepasang suami istri pembantunya juga di bawa untuk menghindari fitnah. Sebelum masuk rumah kita ia juga melapor ke pak RT.'' Jelas Najwa.
Mereka bertiga duduk di depan tivi. Najwa memperhatikan Celyn yang menimang-nimang ponsel barunya berujar '' kalau menurutmu itu berlebihan kamu bisa mengembalikannya nak... Gunakan kata-kata yang tidak menyinggung perasaannya ''.
'' Itu dia umi... Kalau Celyn kembalikan apa dia tidak tersinggung?'' kata Celyn.
'' Sepertinya iya. Soalnya tadi Salwa lihat kak Kia keluar dari outlet dengan penuh semangat...'' timpal Salwa.
'' Ini gara-gara kamu pakek ngadu hp kakak rusak...'' sungut Celyn pada adiknya.
'' Loh kok jadi nyalahin Salwa .... Kakak tuh yang nyimpen hp saja nggak bisa bener. '' jawab Salwa.
'' Tapi kamu bisa bilang , kakak sudah mau beli...'' timpal Celyn.
__ADS_1
'' Yah mana aku tahu kakak mau beli... Kak Kia juga mbeliin hp kakak nggak ijin dulu sama aku.'' Salwa.
tbc