
''Umi, Hizkia baru dua kali bertemu dengan Celyn. Dan itu semua pertemuan yang sangat singkat. Tapi ada perasaan yang membuatku tidak bisa melupakanya. Aku sudah pernah berusaha melupakanya, karena aku sadar usia kami selisih cukup jauh. Bahkan 4 tahun lalu aku shalat istihoroh, aku memimpikan mengenakan mahkota pada Celyn. Aku terus mencarinya sampai aku menemukan rumah yang tersegel. (sambil kembali duduk di kursi meja makan)
Dari barner yang terpajang Kia melihat Pt DHARMA tbk. Kia mencari om Yuda untuk konfirmasi dan memintanya untuk memeriksa kembali kasus itu sayang nya kami kehilangann jejak umi sekeluarga. Hingga saat Kia ditugaskan papa ke kota ini tanpa sengaja kia bertemu umi dan Salwa. Tapi umi jangan salah paham. Apa yang aku lakukan tulus tidak mengharap apapun.Dan nanti apapun yang terjadi jangan sampai mempengaruhi keputusan Celyn. Aku ingin kalau pun Celyn menerimaku karna dia tulus menerimaku dengan hatinya. Bukan karena yang aku lakukan.'' papas Hizkia.
Najwa mendengarkan kata-kata Hizkia dengan seksama. Dia pun ikut duduk. Dalam hatinya ia merasa lega, karena Hizkia berfikiran seperti itu. Awalnya ada rasa khawatir Hizkia akan menukar segala kebaikan yang ia berikan dengan fisik Celyn seperti yang ia baca di novel-novel. '' Kamu sungguh baik hati nak, umi yakin Allah akan memberimu jodoh yang terbaik untukmu entah itu Celyn maupun orang lain.''
''Aamiin terimakasih umi.'' Hizkia pun lega mendapat lampu hijau dari Najwa.
'' Nak dari sudut pandangmu apa yang menarik dari Celyn? Terus kira-kira apa orang tuamu tahu kalau kamu tertarik dengan gadis biasa? Bagaimanapun kamu dari keluarga terpandang sedang kami....'' tanya Najwa yang merasa keluargaya dan keluarga Hizkia beda kasta.
''Apa yang umi katakan? tentang derajad? siapa yang bisa mengukur derajad umi? banyak orang kaya yang tidak mengingat pada Pemilik harta mereka yang sebenarnya. Banyak orang cantik yang memanfaatkan kecantikanya hingga kesucianya tidak bisa dijamin. Banyak pejabat yang terpandang menggunakan jabatanya sebagai topeng dari tindakanya.'' sangkal Hizkia.
''Justru Celyn punya kecantikan khusus karena dia menjaga aurot dan hatinya. Bagi orang tuaku juga yang penting aku menikah. Umi tidak usah khawatir bahkan mereka sudah tau kalau aku menyukai Celyn sejak dua tahun yang lalu. Om Yuda yang mengenal abi Diky dengan baik juga sudah membantuku bicara sama papa. Papa tidak masalah dengan asal muasal Celyn.'' tambah Hizkia.
Mereka pun asyik mengobrol. Apabila Hizkia di kota A ia selalu menghabiskan akhir pekanya di keluarga Celyn. Awalnya kabar simpang siur tentang Hizkia yang selalu main kerumah mereka. Tapi ditengahi oleh pak RT. Pak RT tahu hubungan mereka karena dua tahun lalu saat membuat kejutan ulang tahun buat Celyn Hizkia minta ijin bertamu malam dirumah Najwa.
Setelah sore Hizkia pamit.
⬅kembali ke negaraC➡
Chung Chuan membawa Celyn untuk beli tas dan sepatu untuk Najwa. mereka melewati toko jam tangan. Disana di pajang banyak jam tangan branded tapi Celyn tidak mampu membeli jam yang mewah swtelah melihat jam tangan se*en *riday V series yang harganya aman di kantong apalagi modelnya yang ta tua-tua amat. Ia pun meminta pelayan membungkusnya.
__ADS_1
Chung Chuan agak tak suka karena ia sudah bisa menebak untuk siapa jam tangan itu. Setelah meberima bungkusan itu Chung Chuan meraih tangan Celyn. '' Sudah yuk kita cari makanan'' ajak Chung Chuan.
''Tunggu, aku masih mau lihat-lihat boleh?'' pinta Celyn. ''ge ge apa itu bagus?'' Tanya Celyn sambil menunjuk sepasang jam tangan alexandre crhistie.
Melihat Celyn menginginkan jam tangan couple Chung Chuan tersenyum. ''Kau menginginkan jam tangan untuk pasangan? Apa itu untuk kita?'' tanya balik Chung Chuan. Celyn pun mengangguk.
''Bukan disini... Aku akan memesanya untuk kita. Kamu suka model yang seperti ini?'' kata Chung chuan.
''Aku ikut saja Apa yang ge ge suka.'' jawab Celyn.
''Baiklah aku pesankan biasanya 3 hari lagi barang baru jadi, sekarng kita makan dulu.'' ajak Chung Chuan.
'' Yuki a... tak tau dimana. Tadi saya marah dia karena pecahkan tivi. Sekarang tak tau sembunyi di mana.'' terang poh Kian.
'' Saya taruh ini dulu nanti saya bantu cari'' balas Celyn.
''Tak apa. aku akan membantumu menaruh di kamar carilah'' timpal Chung Chuan.
Celyn dan Poh Kian berpencar mencari Yuki. Poh Kian menuju gudan sedang Celyn mengtari kesepuluh mobil yang terparkir di rumah itu. Di saat Celyn mamariksa mobil ke tujuh ''Ting'' ada pesan masuk dari Chung Chuan.
''Yuki di kamarmu'' pesan dari Chung Chuan.
__ADS_1
Celyn segera berlari ke atas . Chung Chuan melihat Celyn lari-lari di tangga merasa cemas. ''Tidak harus lari-lari di tangga bukan'' protes Chung Chuan khawatir Celyn jatuh. Mereka pun masuk kamar Celyn.
''Dimana dia?'' tanya Celyn .
''Tuh....''. tunjuk Chung Chuan ke samping rak baju ada ujung sepatu. Celyn mendekat mendapati Yuki yang tengah duduk meringkuk dengan tangan terlipat sebagai bantal. Sepertinya dia tertidur setelah lelah menangis.
Celyn membangunkan Yuki pelan-pelan dengan mengelus punggung Yuki.
''Yuki, Yuki ini kakak Celyn ... Yuki bangun sayang....'' melihat sudah ada pergerakan dari Yuki Celyn memita bantuan Chung Chuan untuk memindahkan yuki ke kasur. Celyn menyelimutinya lalu mengusap kepala Yuki '' kenapa kamu tidak tidur di kasur disana kan dingin. kamu bermain dengan kakak Yuri ya?'' Celin pura-pura tidak tau apa yang terjadi.
'' Kakak kenapa Yuri bilang kakak akan meninggalkan aku?'' tanya Yuki dengan wajah memelas.
''Setiap hari juga kakak meninggalkanmu.'' jawab Celyn enteng.
''Yuri bilang kakak mau pulang ke negara I''
''Itu kan kakak pulang sebentar bukan pergi meninggalkanmu. Disama kan kakak punya mama punya adek, kakak sudah disini terlalu lama. kakak rindu mereka, jafi kakak ingi pulang sebentar bertemu dengan mereka.'' jelas Celyn.
'' Tapi kakak kesini lagi ya.... bagaimana denganku kalau kakak tidak kesini lagi.'' kata Yuki.
Melihat pemandangan itu Chung Chuan tersenyum geli. Ia pun ikut nimbrung. Ia ikut bersimpuh di lantai sedang kepalanya menyandar di pangkuan Celyn. '' kalau jie jie pergi bagaimana di di?'' katanya dengan wajah memelas lengkap dengan bibir yang dimanyunkan persis anak kecil. Tingkahnya skontak membuat Celyn dan Yuki tertawa. Poh Kian tadi di chat Chung Chuan kalau Yuki di kamar Celyn tapi meminta ia membiarkan dulu sengaja berdiri di balik dinding kamar Celyn. Melihat pemandangan itu air matanya menetes meskipun bibirnya tersenyum.
__ADS_1