
''Permisi maaf mengganggu. Mobil seserahan masih di luar apakah sebaiknya saya masukan ke garasi ?'' tanya pak supri menyela tawa kedua keluarga besar.
Mendengar 'mobil seserahan' mata Celyn membulat lalu melihat Hizkia penuh tanda tanya. Pasalnya waktu acara serah terima hantaran Celyn tidak berapa memperhatikan benda di dalamnya. Dia hanya memperhatikan orang yang menyerahkan.
Hizkia yang memahami maksud pandangan Celyn tersenyum. Ia menyadari gadisnya ini tidak memperhatikan isi di dalam kotak seserahan. Hizkia bangga, itu berarti Celyn menerima bukan karena apa isi hantaran. Ia pun memberikan kunci cadangan yang ia siapkan untuk hal tak terduga seperti ini pada pak Supri. '' Ini kunci cadangannya masukkan ke garasi '' perintahnya pada pak Supri.
Kesepakatan sudah di ambil, Setelah berbasa basi sebentar keluarga Darma pamit undur diri tersisa Hizkia karena Dafa memintanya untuk tetap tinggal. Ya selain ingin lebih mengenal Hizkia, Dafa juga ingin menitipkan keponakannya secara pribadi. Karena dari segi pengetahuan agama sepertinya Hizkia sudah cukup baik. Prayoga pun mantap meninggalkan putranya karena mobil lexus Hizkia masih terparkir di rumah itu.
Hizkia dan Dafa masuk ke ruang kerja supaya lebih private. sedang Celyn menuju kamarnya. Dia pun membersihkan diri. Di dalam kamar mandi ia teringat ucapan tuan besar Xiao
...'Kalau kalian tidak berjodoh ingat, sampai kapanpun kamu tetap anaku. Kamu bisa kembali ke sini meskipun sudah tidak ada hubungan dengan Chung Chuan '...
Celyn mengambil ponselnya dengan Basmalah dia membuka grup Xiao ren di aplikasi hijaunya. Ada ratusan notifikasi, Celyn mengabaikan notifikasi itu. Ia termenung sejenak. Lama ia memandang hamparan langit mendung di luar jendela kamarnya.
Orang-orang pasti berfikir ini hari bahagianya. Tapi apakah dirinya benar-benar bahagia? Ada fakta besar yang tidak dapat dirinya pungkiri. Dia harus menjalani hari bahagia ini dengan orang yang belum dia cintai sama sekali. Bayang-bayang mantan kekasih masih lekat di kepalanya.
Dan jangan tanya tentang perasaannya. Karena ini tidak seperti iklan obat di tivi yang sekali minum langsung sembuh. Ini bicara tentang hati. Tentang cinta pertama. Cinta tulus yang tidak ada cacat di mata manusia namun cacat di hadapan Tuhan. Meskipun tekadnya bulat untuk mengikis perasaannya tapi cintanya sama sekali tidak luntur.
__ADS_1
Celyn pun menepis pikirannya dan berfikir kalimat yang pas untuk keluarga Xiao. Celyn mulai membù'at video dirinya sendiri.
'' Papa, mama and all Xiao's family.... Nìmen hao ma? Im here to get forgive of you are. And I hope after all happen between me and Chuan ge, doesnt changes our relation. Yes, I have break of my relationship whit Chuan ge at last week. Because too not good build a relationship different religion. I know is unfair for him. Is my fault. Im so sorry because, all your kindness I reply with disappointment. Regardless of it all, I ask for blessing. If next week, without coercion and no pressure will get married whit moslem man. This is my choice whithout anyone's influence. I know my attitude is too much. So forgive me ( bapak ibuk dan semua keluarga Xiao ... bagaimana kabar kalian? Saya di sini untuk mendapat maaf dari kalian. Dan saya berharap setelah apa yang terjadi antara saya dan Chuan ge, tidak mempengaruhi hubungan kekeluargaan kita. Ya saya sudah memutuskan hubungan saya dengan Chuan ge pada minggu lalu. Karena terlalu tidak bagus membina hubungan beda agama. Saya sadar ini tidak adil baginya. Ini kesalahanku. Saya sangat meminta maaf karena semua kebaikan kalian saya balas dengan kekecewaan. Terlepas dari itu semua, Saya meminta restu. Bahwa minggu depan tanpa paksaan dan tanpa tekanan saya akan menikah dengan lelaki muslim. Ini murni pilihanku tanpa pengaruh dari siapa pun. Saya tahu sikap saya sudah keterlaluan. Jadi maafkan aku)..." kata Celyn dalam video tersebut.
Suaranya semakin lama semakin sumbang karena menahan tangis. Tangisnya pecah setelah setelah ia mengakhiri videonya. '' Ya Allah kuatkanlah hati kàmi menjalani takdir -Mu.'' gumam Celyn. Celyn merasa bersalah menyakiti hati Chung Chuan setelah setelah semua kebaikan yang mereka lakukan. Tanpa ia sadari sepasang mata mengawasinya dari balik pintu yang sedikit terbuka. Pemilik sepasang mata itu dengan sigap sembunyi ketika ada suara langkah kaki mendekat.
Beberapa saat sebelumnya di lantai bawah lebih tepatnya di halaman depan...
Salwa dan Najwa tengah mengembalikan pot bunga pada tempanya semula. ,Di tengah kesibukan mereka di kejutkan dengan kedatangan seorang pria tampan.
Salwa yang menyadari kedatangan seseorang di luar pagar terperangah. Apalagi ketika orang itu sedikit menunduk dan tersenyum. 'Subhanallahh tampan sekali ' batinnya. '' Mi... mi... bener nggak sih rumah kita kedatangan artis Xiao Zhan''
'' Pemisi. Maaf saya mengkangku anta. Benakah inyi lumah Celyn Natya Chantla?" kata sesosok pria tampan itu.
Seketika Najwa memiliki firasat tak baik. Tapi Najwa tetap membukakan pintu pagar untuknya. '' Iya benar, Saya ibunya ada yang bisa saya bantu? '' tanyanya.
'' Maaf ibu... bisa saya beltemu tengan Celyn" kata Chung Chuan.
__ADS_1
'' Boleh saya tahu siapa anda ?" tanya Najwa memastikan.
'' Nama saya Xiao Chung Chuan. Saya majikan tia ti china. Saya ke sinyi singgah kalena kebetulan ata ulusan ti negala inyi." jawab Chung Chuan.
'' Oh baiklah... silahkan masuk dulu, akan saya panggilkan anak saya'' Najwa mempersilahkan Chung Chuan masuk. Sebenarnya ia tidak suka tamu yang satu ini. Apalagi semakin kesini ia semakin yakin tamu ini mantan pacar anaknya. Lalu ia berkata pada putri bungsunya '' Salwa pergilah ke kamar''.
Najwa mempersilahkan Chung Chuan duduk diruang tamu. Dan dia naik ke atas untuk memanggil Celyn. 'beruntung dek Dafa dan istrinya sedang keluar mau cari oleh-oleh' batin Najwa.
Sampai di atas Najwa melihat sekelebat bayangan. " eh apa itu? mungkin hàlusinasiku saja'' gumamnya. Semakin dekat dengan kamar Celyn Najwa mulai mendengar isak tangis. Najwa menjadi khawatir dan bergegas masuk ke kamar putrinya.
'' Astaghfirullah nak... kenapa kamu menangis ?'' tanya Najwa.
Celyn terkejut dengan kedatangan uminya. Celyn segera mengusap kedua pipinya yang sudah basah karena air mata. " Eh umi... tidak ada masalah Celyn cuma teringat dengan kebaikan keluarga majikan Celyn dulu. Makanya Celyn ngerasa sedih banget karena mereka pasti kecewa pada pilihan Celyn ".
tbc
Pada nungguin ya???
__ADS_1
maaf ya othor lumayan sibuk nih. Jangan lupa like and coment syukur - syukur hadiah atau vote. untuk yang belum favorit tapi suka baca di favorit juga ya...