Terkasih Tak Termiliki

Terkasih Tak Termiliki
Mengungkap Kebenaran


__ADS_3

''Jangan berfikir macam-macam kamu bisa insomnia. Cukup relaxkan pikiran lalu tidur dan mimpi indah. aku mencintaimu.'' kata Chung Chuan sambil mengecup puncak kepala Celyn.


Celyn pun mengangguk dan berkata ''ge ge juga tidurlah. Aku juga mencitaimu. Selamat malam'' balas Celyn sambil melepaskan dirinya.


Setelah membersihkan diri Celyn pun tidur. lain halnya di kamar sebelah setelah berganti piyama Chung Chuan menelfon temannya '' hallo brother. Apa memnganggumu?''


X: "....."


Chung Chuan ''Aku hanya teringat kamu pernah mengatakan Mey Lee ke dokter obgyn kalau tidak salah bukankah itu baru dua setengah tahun lalu?''


X: "...."


Chung Chuan: ''Ada masalah, dia menyebar berita kalau dia mengandung anaku dan aku memaksanya untuk menggugurkanya. Bisakah aku minta bantuanmu, aku akan menyuruh seseorang menemuimu dan tolong bantu dia nendapat informasi yang dia butuhkan.''


X: "...."


Chung Chuan: "tidak perlu, dan tolong rahasiakan ini dari siapapun.''


X: "...."


Chung Chuan: ''terimakasih''. Lalu Chung Chuan kembali menelphon seseorang.


Y: "...."


Chung Chuan: ''Ada kerjaan baru untukmu pergilah ke kota N dan temui dokter X aku akan mengirim tugas dan datanya ke emailmu.!"


Y: "...."


Setelah menutup telephon Chung Chuan tersenyum jahat. ''Kau pikir aku bodoh? kita lihat kau yang memulai kau juga yang akan mengakhiri. Ups bukan mengakhiri tapi berakhir. ya kau akan berakhir.'' gumamnya.


πŸŒ‡

__ADS_1


Pagi harinya saat mengantar Celyn Chung Chuan bertanya ''Apa semalam tidurmu nyenyak?''


''Lumayan...'' jawab Celyn sambil tersenyum.


''Kapan kamu dengar cerita konyol itu?'' tanya Chung Chuan.


Celyn yang faham arah pembicaraan Chung Chuan menjawab ''semalan di cafe. Waktu aku selesai ambil wudlu dia sudah menungguku di dekat wastafel.''


'' Heh.. Dia sudah gila karena ambisinya sendiri. Sebenarya aku curiga ayahnya juga korban.'' papar Chung Chuan.


'' korban?'' tanya Celyn yang memang tidak mengerti.


''Kau pikir dalang perampokan itu benar-benar pengawas Lee?'' kata Chung Chuan.


'' Maksudmu Mey Lee adalah dalang sebenarnya? Tapi, dia ayah kandungnya kan?'' Celyn tak habis pikir bagaimana anak bisa mengorbankan orang tua kandungnya.


'' Justru karena dia ayah kandungnya dan nama baik Mey Lee, satu-satunya anaknya sangat penting makanya ia yang mengakui tindakan tersebut.'' jelas Chung Chuan. '' Dan soal aborsi aku tengah menyelidikinya saat ini kita lihat nanti itu anak siapa. Kalau anaku, aku tidak akan melepaskanya begitu saja. Tidak ada ampun bagi orang yang mengusik apapun yang aku jaga''. Suasana di dalam mobil seketika menjadi sangat dingin. Celyn pun merasa ketakutan dengan ucapan Chung Chuan barusan.


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


Seorang pria tampan bertubuh tinggi tersenyum puas melihat berita di koran. Siapa lagi kalau bukan Chung Chuan. Semalam dengan kejeniusanya ia meretas beberapa akun media lalu meng uploud berita itu. Hasilnya sangat memuaskan.


Dalam sekejap nama besar Lee Yuan Mey yang kerab di panggil Mey Lee itu hancur. Jutaan vansnya berubah menjadi heatersnya dan menghujat Mey Lee


''Gila wajahnya aja yang polos tingkahnya j***ng''


''An**ing aja ada yang nangis ditinggal mati anaknya, nah ini manusia apa bukan sich tega banget ngebunuh anak sendiri?''


''Pengen dech mencabik-cabik mukanya yang sok cantik itu biar kayak akhlaknya yang ancur.''


''Tuhan jangan beri dia anak lagi, biar dia tahu rasanya hidup tanpa anak''

__ADS_1


Dan masih banyak kata-kata karya netizen lainya.


πŸ›‹πŸ›‹πŸ›‹


Celyn merasa semua orang heboh tapi dia yang kurang memahami bahasa mereka hanya diam saja. Apalagi melihat sepertinya mereka mengumpat dan kadang menyebut Mey Lee. Celyn tidak mau ambil pusing.


🚘🚘🚘


Di perjalanan baru dia meluapkan rasa penasaranya pada Chung Chuan. ''Ge ge apa yang telah terjadi?''


''Apa maksudmu?'' tanya Chung Chuan pura-pura tidak tahu.


'' Apa yang terjadi dengan Mey Lee apa dia memfitnahmu lagi?'' tanya Celyn.


''Bukan dia yang memfitnah tapi aku yang mengungkap kebenaran.'' jawab Chung Chuan.


''Maksud ge ge?'' Celyn semakin bingung.


'' Dia artis kau bisa melakukan penelusuran.'' jawab Chung Chuan santai.


Mendengar kata-kata Chung Chuan spontan Celyn hampir menepuk jidat, tapi tangan Chung Chuan segera menghentikanya. ''Jangan coba-coba menyakiti dirimu sendiri.'' peringatan tegas Chung Chuan.


Celyn tersenyum merasa berarti. Lalu dia memulai penelusuran alisnya saling bertautan membaca berita di internet. Sesekali ia melirik Chung Chuan. Dan dia menemukan fakta baru tentang Mey Lee. Mey Lee memang mepakukan aborsi tapi itu ia lakukan 29 bulan yang lalu dalam artian Chung Chuan masih di negara B. Dan tidak mungkin juga itu anak Chung Chuan.


Meskipun kasihan tapi Celyn setuju dengan tindakan Chung Chuan. Karena apabila di biarkan mungkin tindakan Mey Lee bisa lebih gila apalagi dia pandai bersilat lidah.


Mereka memutuskan tidak ingin membahas nama Mey Lee lagi.


Jam sepuluh lebih Chung Chuan menelphon memberi tahu kalau dia akan terlambat menjemput Celyn. Pasalnya ayah Tang Hui meninggal. Jadi mereka akan ke rumah duka Tapi berhubung prosesi sebelum pemakaman di gereja Celyn tidak mengajak Celyn. Rencananya besok Chung Chuan baru akan mengajak Celyn pergi. Tapi saat sore hari pengawas Liu menawarkan diri mengantar Celyn pulang. Dan setelah mendapat ijin dari Chung Chuan Celyn pulang di antar pengaws Liu.


Sampai rumah ternyata Yuri dan Yuki dirumah. Setelah mandi dan shalat ashar, Celyn memasak untuk mereka bertiga. Ia mulai dengan memarinasi potongan sayap ayam. Setelah itu memasak nasi. Beralih ke kompor ia menggoreng ayam yang sudah ia balur tipis tepung maizena dan memasak miso soup instan. Setelah itu dia menumis kaelan udang dan wortel. Dengan cekatan ia mencuci wajan lalu kembali menggunakan wajan itu untuk membuat saus honey chiken setelah harum ia memasukan ayam goreng tadi ke dalam saus. Tak sampai satu jam semua masakan sudah terhidang di meja.

__ADS_1


Celyn memanggil Yuri dan Yuki untuk makan. Mereka sangat menikmati madakan sederhana Celyn. Bahkan mereka menolak tawaran mamanya untuk di bungkuskan makanan karena sudah terlalu kenyang. Awalnya Yuki ingin membantu Celyn untuk membersihkan piring kotor. Tapi Celyn menolak karena itu barang yang mudah pecah. Dan pecahanya berbahaya.


Setelah shalat maghrib dilanjut isya, Celyn menemani Yuri dan Yuki di kamarnya. Meskipun tivi menyala tapi merka lebih asyik sekedar mengobrol, bercanda atau main tebak-tebakan.


__ADS_2