Terkasih Tak Termiliki

Terkasih Tak Termiliki
Musibah Keluarga bu Sari


__ADS_3

Kakiku serasa lemah, aku bersimpuh di depan bifet di ruang tengah. Tempat di mana aku akan mengambil kotak obat. Hatiku ikut hancur membayangkan hancurnya hati anaku saat ini. ''Sebegitu dalamkah cintamu pada pria china itu ?'' gumamku.


Aku pun tak bisa untuk tidak mengeluarkan air mata. Aku malu berhadapan dengan anaku. Aku malu dengan almarhum mas Diky dan keluarganya. Tidak lucu bukan kalau keponakan pemimpin pondok pesantren menikah dengan pria kafir.


Itu semua karena kegagalanku sebagai seorang ibu. Setelah bisa menguasai diri aku kembali ke dapur tapi anaku tidak ada di sana. Aku pun meletakkan kotak obat di atas meja makan dan duduk di sana menunggu Celyn putriku. Tak lama ia kembali sambil mengolesi lukanya dengan lendir lidah buaya.


Melihatku dia pun duduk di sampingku. Hatiku perih melihat luka di ibu jarinya. Aku mengobati lukanya. Sebisa mungkin aku menahan emosiku.


Setelah sarapan bersama aku memilih berkutat dengan pekerjaanku dan membiarkan putri sulungku yang mengemas rumah. Cara ini sedikit bisa membuat ruang bagiku untuk sedikit menghindarinya. Tapi itu hanya untuk sementara karena tak lama dia datang dan membantuku menyetrika pakaian londry.


Siangnya kami shalat berjamaah. Setelah salam dia menyalimi dan mencium tanganku. Tapi ucapan yang keluar dari mulutnya membuat air mataku luruh. '' Maafkan Celyn umi.... Celyn sudah tahu kalau Perasaan yang ada pada diri Celyn tidak pantas. Celyn takut surga Celyn marah tapi Celyn lebih takut kalau surga itu menjauh dari Celyn. '' ucapnya.


'' Umi yang harusnya minta maaf nak. Umi malu karena hiks... sebagai orang tua umi gagal mencukupi kebutuhan kalian. Umi hiks... malu karena sebagai orang tua hiks... umi gagal melindungi kalian. Dan yang lebih memalukan lagi, umi hiks... gagal mendidik kalian.'' balasku.


Celyn memeluku dari samping dan berkata '' Tidak umi hiks ... umi adalah umi yang terbaik buat kami. Umi selalu hiks... memberikan yang terbaik buat kami. Celyn bangga sama umi. Apa yang umi berikan hiks... lebih berharga dari harta dunia yang sementara. Sekarang Celyn tahu dimana letak kesalahan Celyn. Celyn akan hiks... mengakhiri semuanya. Celyn pasrah pada jalan yang sudah Allah siapkan untuk Celyn. Kumohon hiks... surgaku jangan marah lagi.'' katanya.


Author pof....


Kesempatan datang bagi Celyn saat shalat dzuhur. Setelah salam dia kembali meminta maaf pada Najwa '' Maafkan Celyn umi... Celyn sudah tahu kalau Perasaan yang ada pada diri Celyn tidak pantas. Celyn takut surga Celyn marah tapi Celyn lebih takut kalau Surga itu menjauh dari Celyn. '' ucapnya sambil mencium tangan Najwa.


Najwa pun menitikkan air mata '' umi yang seharusnya minta maaf nak. umi malu karena hiks... sebagai orang tua umi gagal mencukupi kebutuhan kalian. Umi hiks... malu karena sebagai orang tua hiks... umi gagal melindungi kalian. Dan yang lebih memalukan lagi, umi hiks... gagal mendidik kalian.'' balas Najwa.

__ADS_1


Celyn memeluk Najwa dari samping dan berkata '' Tidak umi hiks ... umi adalah umi yang terbaik buat kami. Umi selalu hiks... memberikan yang terbaik buat kami. Celyn bangga sama umi. Apa yang umi berikan hiks... lebih berharga dari harta dunia yang sementara. Sekarang Celyn tahu dimana letak kesalahan Celyn. Celyn akan hiks... mengakhiri semuanya. Celyn pasrah pada jalan yang sudah Allah siapkan untuk Celyn. Kumohon hiks... surgaku jangan marah lagi.'' katanya.


Setelah itu suasana sudah sedikit mencair. Celyn mantap untuk mengakhiri hubungannya dengan Chung Chuan meski hatinya merasa keberatan. Setelah makan Celyn mencoba menghubungi Hizkia untuk mengundangnya ke rumah. Kemaren Celyn belum sempat memberi oleh-oleh. Tapi sayangnya Hizkia tidak menjawab teleponnya. 'mungkin dia sedang sibuk' pikir Celyn.


Sore itu Celyn menyerahkan oleh-oleh yang dia siapkan khusus untuk Salwa adiknya dan Najwa uminya. Meskipun bersama dengan umi dan adiknya Celyn merasa hampa. Seperti ada yang kurang. Celyn pun meraih ponselnya dan beralih ke kamar. Dia berselancar di galeri. Membuka satu per satu photo tangannya terhenti ketika pada layar terpampang wajah orang yang mengisi hari-harinya selama 2 tahun terakhir. Terukir senyuman dari bibirnya. Tidak dapat di pungkiri melupakan adalah tekatnya akan tetapi rasa cinta yang sama masih melekat di hatinya. Celyn merebahkan setengah tubuhnya diatas kasur dengan kaki terkulai.


Ting.... ada pesan masuk di aplikasi hijaunya.


Hizkia ' Maaf Celyn, tadi kakak sedang ada operasi. Apa sekarang kamu lagi sibuk'


Celyn berniat ingin membalas pesan itu. Tapi baru mengetik kata 'Celyn' Sudah ada panggilan vidio masuk dari Hizkia.


Celyn " waalaikumsalam kak"


Hizkia " maaf ya dek tadi kakak lagi operasi. ada apa dek?"


Celyn " nggak kak, tadi Celyn mau ngajak Salwa main ke rumah sakit tapi nggak jadi."


Hizkia "benarkah?" nampak rona bahagia dari wajahnya. "besok... besok sore kakak main ke rumah saja. Kalau sekarang nggak bisa soalnya lagi di kota J. Tapi besok pagi papa sudah pulang. Jadi besok sore bisa ke kota A."


Celyn "hah" Celyn keheranan pasalnya baru kemarin sore bertemu, sekarang di kota J dan besok sore ke kota A lagi? padahal jarak yang harus ditempuh lewat tol pun 500km lebih. " Tidak penting-penting amat kok kak lain kali juga bisa "

__ADS_1


Samar-samar terdengar suara tangis dari luar rumah. Celyn terdiam dan memastikan suara itu. Setelah yakin ada suara tangis dari rumah sebelah tepatnya rumah bu Sari Celyn berniat menyudahi panggilan vidionya.


Celyn "Kak sepertinya di luar terjadi sesuatu nanti Celyn hubungi lagi ya"


Hizkia "oh ok jaga diri baik-baik ya assalamualaikum..."


Celyn tersenyum "waalaikumsalam "


Celyn pun keluar untuk mengecek dan di garasi ia berpapasan dengan Salwa yang sudah dari rumah bu Sari " ada apa dek..?" tanya Celyn khawatir.


'' Itu kak, kak mega kecelakaan dan meninggal di tempat..." jawab Salwa dengan sedikit gemetar.


Celyn mengucap kalimat tarjik lalu mereka mengunci pintu. Kedua kakak beradik itu ke rumah bu sari untuk bantu-bantu. mereka hanya pulang untuk mandi dan shalat lalu kembali ke rumah bu Sari lagi.


Karena sudah malam dan hujan proses pemakaman diputuskan besok paginya. malam harinya Najwa menginap di rumah bu Sari untuk menemani anak almarhumah yang masih balita. Karena keadaan bu Sari yang belum mengikhlaskan putrinya sehingga tidak bisa merawat si bayi. Kebetulan Najwa sudah akrab dengan balita itu.


Celyn dan Salwa pulang untuk shalat dan istirahat karena besok Salwa sekolah. Salwa juga meminta kakak nya tidur di kamarnya karena dia merasa takut.


tbc


othor ucapin happy new year buwat sodara sodaraku semua...

__ADS_1


__ADS_2