Terkasih Tak Termiliki

Terkasih Tak Termiliki
Kedatangan Prayoga


__ADS_3

Dan masih banyak lagi. sebagian ada yang tertangkap oleh pendengaran Celyn tapi mungkin lebih banyak lagi gosip yang tidak didengarnya. Tidak dapat di pungkiri banyak perawat dan dokter yang patah hati melihat adegan itu. Bagaimana tidak Hizkia seorang dokter specialist muda yang handal putra tunggal dari pemilik beberapa rumah sakit di tanah air. Tampan dan masih lajang pula. memang pantas dijadikan pujaan dan berharap bisa mendapatkannya. Mula-mula ada yang berusaha menggodanya tapi si penggoda selalu berakhir dengan di pecat dengan catatan hitam . Kàrena merasa risih Celyn berjalan dengan menundukkan kepala. Dan dia melihat tali dari sebelah sepatunya kendur dan hampir lepas.


Celyn pun melepaskan tangannya dari genggaman Hizkia dan bersiap berjongkok. Hizkia menyadari apa yang akan Celyn lakukan dia pun meraih pundak Celyn sambil berkata dengan lembut ''duduklah terlebih dahulu, ini tempat orang berjalan kamu bisa ketabrak.'' sambil membimbing Celyn menuju sebuah kursi besi panjang muat untuk tiga orang.


Celyn pun duduk tapi tiba-tiba Hizkia bersimpuh di depan Celyn dan membenarkan tali sepatu Celyn.


'' Maafkan aku meskipun rumah sakit ini di bawah wewenangku tapi mulut mereka bukanlah wewenangku. Perasaan kamu pasti tidak nyaman. Tapi percayalah itu hanya menunjukkan sifat iri mereka karena tidak bisa mencapai titik dimana kamu berada saat ini. '' bujuk Hizkia.


Celyn merasa sungkan bagaimana pun sebelum siang tadi orang yang mengikat tali sepatunya adalah orang asing yang menjadi kakak angkat. 'Benar juga kata Hizkia. mereka hanya iri' pikir Celyn. Setelah selesai Celyn mengucapkan terima kasih. Dan mereka melanjutkan langkahnya menuju ruangan Hizkia di lantai 6.


Meski Hizkia sangat senang karena Celyn mau menemaninya tapi sangat di sayangkan fasilitas rumah sakit HARAPAN kota A tidak selengkap rumah sakit HARAPAN kota J. Di sini tidak ada ruang pribadi.


Hizkia mempersilahkan Celyn masuk ke ruang kerjanya. '' masuklah kamu bisa menonton tv atau menggunakan laptop'' kata Hizkia sambil menyalakan AC dan menutup pintu. ''Di lantai satu ada kantin dan taman kamu juga bisa ke sana tapi jangan tinggalkan ponselmu, karena setelah selesai operasi aku pasti akan mencarimu''


Celyn tersenyum lalu mengambil jas putih kebesaran Hizkia yang tersampir di atas kursi dan mengenakan pada tubuh gagah Hizkia. Tubuh Hizkia memang lebih atletis dari Chung Chuan. '' Pergilah... pasien sudah menunggumu. Jangan khawatirkan aku. Semoga Allah mempermudah segalanya. '' kata Celyn.


🕑🕒🕞🕓🕟🕔


Celyn menunggu Hizkia sambil berselancar dengan ponselnya setelah menelpon Najwa dan memberi tahu belum pasti akan pulang jam berapa karena menunggu Hizkia operasi di rumah sakit. Waktu sudah sore ketika Hizkia keluar dari ruang operasi. Dia bergegas menuju ke ruang kerjanya. Didapatinya Celyn yang tengah tertidur pulas. Hizkia menuju kamar mandi untuk berwudlu dan segera shalat ashar karena waktu yang ditentukan sudah hampir habis. Setelah salam ia menoleh ke arah Celyn yang sudah bangun.

__ADS_1


''Maaf membuatmu menunggu terlalu lama. Pasien kecelakaan kali ini adalah pesepeda motor yang mengalami kecelakaan tunggal. Dadanya menghantam pembatas jalan dan mengalami diseksi aorta yaitu pecahnya aorta. Jadi kami harus mengambil bagian aorta yang rusak dan menggantinya dengan bahan sintetis. Setelah ini kita pulang. Aku tidak sempat mengabari umi, umi pasti khawatir. '' ucap Hizkia terdengar penyesalan dari nada suaranya.


Celyn menggeleng '' Tidak terlalu lama kok apalagi waktu menunggu juga aku gunakan untuk tidur jadi tak terasa. Dan umi... tadi aku sudah memberi tahu umi kalau aku di rumah sakit denganmu.'' kata Celyn. Melihat tampang lusuh Hizkia, Celyn tau kalau kekasih barunya itu kelelahan. Operasi bukanlah pekerjaan yang berat tapi sangat melelahkan karena harus teliti dan butuh konsentrasi extra.


Di perjalanan pulang Hizkia dan Celyn asyik mengobrol tanpa mempedulikan sang surya yang semakin tenggelam. Hizkia menekan beberapa tombol di layar pada konsolidasi bagian tengah dan kursi yang ia tumpangi bergerak. Kalau anda pernah naik pesawat dan duduk di kursi kelas eksekutif begitulah rasanya. Perlahan pada bagian punggung seater terasa ada gerakan-gerakan pelan tapi pasti. Celyn tercengang baru kali ini ia duduk di kursi mobil yang dilengkapi dengan fitur massage.


Hizkia terheran meskipun sudah sampai tapi supir tidak memarkirkan mobilnya di halaman melainkan di pinggir jalan. Saat Hizkia mau protes ia melihat ada mobil audi Q7 terparkir di halaman rumah Celyn.


'' seperti mobil màma kamu '' kata Celyn


'' Benar, sepertinya dia menunda kepulangannya '' kata Hizkia.


'' Waalaikumsalam ''


Hizkia pov...


Melihat mobil mama terparkir di halaman rumah Celyn aku mendapat firasat buruk. Tapi aku mencoba bersikap natural. Aku dan Celyn pun masuk dan mengucap salam bersamaan. '' Assalamualaikum '' sapa kami.


'' Waalaikumsalam '' jawab yang di dalam rumah beriringan. Aku terkejut karena di dalam rumah itu bukan hanya umi dan mama tapi ada sosok yang tak terduga. Dia adalah papa....

__ADS_1


Aku sedikit khawatir karena hal tak berarti pun selalu bisa membuat kami berdebat. Apalagi ini menentukan masa depan keluarga kami. masa depan keluarga kecilku dan anak turun keluarga Darma. Kegelisahan pun semakin aku rasakan ketika papa memandang Celyn seperti monitor atas ke bawah dan bawah ke atas aku pun berdehem '' ehem bukan muhrim '' sindirku.


'' Lepaskan tanganmu... kalian bukan muhrim '' balasnya . Benar-benar punya papa satu saja selalu bikin frustasi. Lihat saja secepat kilat Celyn menarik tangannya dari genggamanku dengan kepala tertunduk. Aku mematutkan melihat papa yang tersenyum puas.


'' hais kalian berdua ini tak ada bosannya lihatlah nak Celyn ketakutan. '' protes mama.


Celyn pov....


Melihat mobil tante Yumna aku bèrfikir ' cepat sekali tante menerima undangan umi' . Seperti tadi aku berjalan masuk rumah dengan di gandeng kak Kia. Melewati pintu yang memang sudah terbuka aku dan kak Kia mengucapkan salam bersamaan.


Dari dalam aku mendengar jawaban '' Waalaikumsalam '' dari umi dan tante, tapi ada satu suara lagi . Suara laki-laki yang khas. aku menerka-berkata siapa gerangan dia mungkin papa kak Kia. Karena kak Kia berhenti aku yang di gandengnya pun ikut berhenti. Tanpa sengaja aku dan lelaki itu saling pandang. aku merasa beliau memandangnya seolah sedang menilaiku.


Sampai suara kak Kia mengagetkanku '' ehem bukan muhrim '' katanya


Lelaki itu membalas '' Lepaskan tanganmu... kalian bukan muhrim ''.


Aku terkejut karena tegurannya dan spontan melepaskan tanganku dari tangan kak Kia dan menunduk. Jantungku berdetak dengan kencang aku merasa gugup dan takut. Apakah kali ini papa kak Kia yang tidak merestui? Yang benar saja. Kenapa 2 kali aku menjalin hubungan selalu terhalang restu orang tua?


tbc

__ADS_1


__ADS_2