
Apa iya baru jadian tadi sekarang harus putus?Aku harus sadar diri siapa aku ini. Dan siapa mereka. dilihat dari kedua mobil mewah yang terparkir di depan rumah, rumah sakit, kebun teh dan helikopter sudah dapat di pastikan mereka keluarga sultan.
Aku tahu kak Kia bisa nerima aku apa adanya karena cinta sebagai alasannya. Tapi Orang tuanya... Mereka pasti memikirkan bibit bebet dan bobot. Aku merasa kembali salah langkah.
Aku terlalu asyik dengan pikiranku hingga tak berapa jelas apa yang baru saja tante Yumna katakan. Aku kembali fokus bersamaan dengan tante Yumna yang menyuruh kami duduk.
'' Apa kalian hanya akan berdiri di sana terus seperti satpam? ayo sini duduk!" ajaknya
Kamipun masuk dan menyalami mereka satu per satu.
author pov...
Setelah mereka duduk suasana menjadi tegang. Belum sampai ada kata yang keluar adzan maghrib berkumandang. Mereka pun diam dan hanya menjawab adzan dengan bergumam.
Mushola dalam rumah sederhana itu kini lebih ramai karena bertambah 3 kepala meski Celyn belum bisa bergabung. Sementara mereka berjamaah, Celyn menyiapkan meja makan.
Setelah shalat yang terdengar hanya suara Yumna, Najwa dan Salwa. Tak lama meja bundar berukuran besar itu sudah di kelilingi Prayoga, Yumna, Najwa, Salwa, Celyn dan Hizkia. Seperti biasa hanya denting sendok dan garpu yang terdengar samar-samar.
Setelah makan Celyn dan Salwa mengangkat piring yang kotor. Dan Yumna berpesan pada Celyn '' cuci nanti nak segera susul ke ruang tamu ada yang perlu di bicarakan jangan buat tamu kita menunggu terlalu lama. ''
Celyn pun mengikuti arahan uminya. Celyn duduk di sebelah umi. Dan suasana menjadi lebih khidmat.
__ADS_1
'' Berhubung yang bersangkutan sudah ada di sini. Saya tidak akan menunda lagi. Karena sudah terlalu lama juga bertamu takutnya bu Najwa sudah bosan melihat saya. '' ujar Prayoga memulai percakapan.
' Hah lama? berati mereka sengaja menunggu aku' batin Celyn yang tengah gugup.
'' Tuan Prayoga jangan sungkan. Justeru saya yang tidak menduga tuan sudi berkunjung ke rumah kami yang tidak layak ini. Silahkan sampaikan hajat yang membawa tuan sekeluarga datang kemari.'' Najwa .
'' Baik... bu Najwa ... nak Celyn... saya dan istri sangat senang mendengar kabar gembira atas putra saya Hizkia dan putri bu Najwa, nak Celyn. Dan hajat kami supaya taaruf mereka di persingkat ( Celyn dan Hizkia pun sangat terkejut mendengar itu) Semua itu untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan. Saya harap Bu Najwa sekeluarga tidak keberatan '' ujar Prayoga.
Celyn hanya terdiam. Wataknya memang tidak suka membantah orang tua. Toh mau minggu depan atau bulan depan. Kalau sudah takdir pasti bakal terjadi juga. Celyn hanya berfikir 'dari mana mereka tahu kalau kami baru saja jadian ' .
Hizkia faham Celyn tidak mungkin membantah. Karenanya, Hizkia ingin meminta waktu untuk membicarakan ini dengan Celyn. ''Pa.. ber'-"
'' Papa tidak meminta pendapatmu" potong Prayoga
Ketika Celyn menjawab. Hizkia mendahuluinya " maaf memotong... Celyn kamu tidak perlu merasa tertekan kalau kamu belum siap katakan saja kami tidak akan tersinggung " saran Hizkia.
Celyn tersenyum. Ia bersyukur Hizkia sangat pengertian lalu ia menggeleng dan menjawab " Sama sekali tidak ada hal yang menemaniku. Orang tua selalu ingin yang terbaik untuk anaknya bukan ? " katanya pada Hizkia. Dan dia kembali memandang uminya " umi Celyn tidak keberatan ".
Mendengar jawaban Celyn Hizkia tersenyum lebar. " Alhamdulillah " ucap Hizkia, Prayoga dan Yumna beriringan.
'' Kalau begitu kita tentukan tanggal dan tempat untuk acara khitbah. " Prayoga kembali memulai pembahasan. Dan mereka pun berembuk. Keputusan yang di ambil. Acara lamaran akan di langsungkan di kediaman keluarga Diky di kota J yang dulu sempat di sita. untuk waktunya 4 hari lagi pukul 9 pagi.
__ADS_1
Setelah shalat isya berjamaah keluarga Prayoga pun berpamitan.
'' Umi tidak usah khawatir aku akan mengirim orang untuk membantu persiapan di kota J. Dan pak supri bisa mengantar kalian ke kota J. untuk Salwa serahkan saja ke aku. Sabtu sore kami akan berangkat ke kota J '' ujar Hizkia.
'' Iya jeng... nanti kalau sudah sampai di Kota J, saya bisa suruh WO yang recomended untuk bantu jeng Nana ngatur acaranya '' sambung Yumna.
Najwa sangat berterimakasih pada Hizkia sekeluarga atas semua kebaikan mereka. Di sisi lain Celyn yang berdiri di samping Najwa tersenyum. ' Ya Allah semoga langkahku sudah tepat. Hamba memulai hubungan ini karena Engkau. Semoga Kau tumbuhkan rasa cinta dihatiku untuknya. Dan Engkau hapuskan rasa cinta yang tidak semestinya. Hingga hamba bisa mengabdi pada suami hamba segenap jiwa dan raga baik lahir maupun batin. Aamiin ' doa Celyn dalam hati. '' Terimakasih om. Semoga diberi kelancaran dan keselamatan di jalan sampai yang kota J '' ucap Celyn saat hendak bersalaman dengan Prayoga.
Prayoga tersenyum lalu menyentuh pundak Celyn " biasakan panggil 'papa'.... papa pulang dulu jaga kesehatan sampai jumpa di kota J '' ucap Prayoga ramah.
'' Terimakasih tan- (Yumna menggeleng tanda tidak suka atas panggilan Celyn) em... maksudku mama '' ucap Celyn. Dan Yumna pun tersenyum lalu memeluk Celyn.
'' Sama-sama sayang. jaga kesehatan ya mama pulang dulu '' ucap Yumna sambil memeluk Celyn. Setelah terlepas mereka bersalaman dan Celyn cium tangan Yumna.
Hizkia baru mengulurkan tangan hendak mengelus kepala Celyn yang tertutup kerudung sudah di dikagetkan dengan suara '' jangan sentuh bukan muhrim '' dari Prayoga. Tapi setelah berucap Prayoga merangkul istrinya, Yumna dengan mesra. Seolah memamerkan pada Hizkia dan Celyn. Celyn hanya tersenyum melihat tingkah calon mertuanya ini. Lain halnya dengan Hizkia yang mencebikan bibirnya merasa kesal dengan papanya.
Hizkia pun menurunkan kembali tangannya lalu berkata '' Aku pulang dulu nanti sampai rumah kita chatingan '' lalu sedikit mendoyongkan tubuhnya dan berbisik '' Aku cinta kamu '' tepat di telinga Celyn.
Celyn pun bersemu merah di pipinya tidak menjawab hanya tersenyum. Kalau ada yang tanya di mana Salwa, Salwa di kamar karena ini masalah orang dewasa. Sebagai anak kecil dia mengasingkan diri di kamar. Dan pertemuan malam itu pun berakhir dengan kabar gembira. Tapi apa kabar dengan Chung Chuan? Apa setelah malam itu dia sudah melupakan Celyn?Atau dia masih berharap dan berusaha untuk meyakinkan Celyn akan cintanya?
tbc
__ADS_1
...huh capek banget othor hari ini. ini ngetiknya sambil sesekali mata othor terpejam. so... maaf atas tepinya kelopak mata othor sudah terlalu merindukan satu sama lain. Jangan bosan dukung othor ya... biar besok malam semakin semangat -begadang......