Terkasih Tak Termiliki

Terkasih Tak Termiliki
Romantis dan Helikopter


__ADS_3

Hati gaes.... Othor lagi sibuk ngumpulin orang-orang yang bisa baper nih. Kalau bikin kalian baper jangan lupa dukungannya ya... biar othor makin semangat begadang buat nulis bab baru...


🤗🤗🤗🤗🤗🤗HAPPY READING 🤗🤗🤗🤗🤗


Perlahan kuda itu sampai di puncak bukit tersebut. Ternyata puncak bukit itu merupakan dataran yang lumayan luas. Benar saja mobil yang mereka naiki tadi sudah terparkir rapi di garasi rumah berukuran sedang itu. Di samping rumah ada dinning table nuansa putih yang sudah tertata rapi beserta hidangannya.


Hizkia menarik salah satu kursi dan mempersilahkan Celyn untuk duduk. Hizkia juga menyemprotkan cairan hand sanitazer pada kedua tangan Celyn. lalu dia melakukan hal yang sama untuk dirinya sendiri.


Melihat hidangan di atas meja Celyn merasa tersentuh. Pasalnya Celyn mengira mereka akan makan steak, spaghetti atau apalah itu. Tapi di depan mereka sekarang tersaji 2 piring nasi dua mangkuk sayur asem. Ada juga udang krispy, gurame asam manis dan ayam lengkuas. Semua menu yang terhidang adalah kesukaan Celyn. Setelah selesai beberapa orang berpakaian rapi datang mengemas sisa makan mereka dan mengganti dengan hidangan penutup dan mengganti air mineral dengan jus mangga.


'' Dari mana kakak tahu makanan dan minuman kesukaaku ?" tanya Celyn penasaran


'' Dari si bontot'' jawab Hizkia.


Ladang yang semula sepi mulai terlihat ada beberapa pekerja yang membawa keranjang besar di punggungnya dan mengenakan topi lebar. Tapi ada yang menyita perhatian Celyn. Para pekerja itu seperti berbaris. Tapi tidak juga karena tidak beraturan.


Di tengah-tengah kebingungan Celyn terdengar suara yang makin lama makin berisik. Dan nampaklah sebuah helikopter yang terbang rendah. Begitu sampai tepat diatas Celyn dan Hizkia Helikopter itu hanya berputar-putar. Celyn menengadah di lihatnya ada benda-benda kecil yang berjatuhan ringan dari helikopter tersebut. Setelah benda itu sudah lebih rendah terlihat itu adalah kelopak mawar merah.


Celyn Terenyuh betapa indahnya hujan mawar yang ia lihat ini semua seperti mimpi. Hizkia tersenyum memperhatikan reaksi Celyn


Setelah hujan mawar 2-3 menit helikopter itu mendarat. Celyn baru tersadar ada tangan yang menutupi kedua telinga Celyn. Suara helikopter itu memang sangat memekakkan telinga belum lagi anginnya yang cukup kuat. Putaran baling-baling itu semakin pelan lalu berhenti.


'' Apa kau berani ketinggian ?" tanya Hizkia.

__ADS_1


'' Aku tidak phobia dengan apapun " jawab Celyn.


'' Baguslah ... bagaimana kalau kita naik itu " ajak Hizkia sambil menunjuk Helikopter di samping mereka.


'' Benarkah kita bisa menaikinya?" tanya balik Celyn dengan mata berbinar.


"tentu saja..." jawab Hizkia. Hizkia menggandeng tangan Celyn dan membimbing masuk ke dalam helikopter . Saat itu Celyn teringat akan mimpinya. Hizkia mengenakan headset pada telinga Celyn. Baling-baling pun kembali beŕputar dan tak berapa lama helikopter itu melayang.


Celyn sedikit terkejut karena ini sedikit berbeda dengan pesawat. Biasanya pesawat berjalan berputar-putar dulu baru terbang kalau helikopter ini langsung melayang. Kalau pesawat bagian depan terangkat lebih dulu tapi kalau helikopter yang terangkat belakang dulu. Helikopter itu terbang lebih tinggi dari saat hujan mawar tadi.


Celyn merasa pelik karena kebun teh ini sangat luas tapi kenapa pekerja hanya berkumpul di satu tempat. Celyn pun mencari lokasi pekerja tadi. Celyn menautkan alisnya ketika melihat posisi para pekerja. mereka berjajar ternyata untuk membentuk beberapa huruf. Dan dari atas sini baru dapat di baca.


'' Itu....'' kata Celyn sambil menunjuk di mana para pekerja membentuk tulisan 'I love you'.


Mata Celyn berkaca-kaca, mendapat perlakuan seromantis ini apalagi mendengar kata Hizkia bahwa yang terbaik dan yang sempurna belum tentu tulang rusaknya. Dalam artian ia menerima Celyn dengan segala kekurangan nya. Dengan mantap Celyn menerima ajakan Hizkia dengan menganguk.


Karena terlalu senang Hizkia bukan memeluk Celyn melainkan orang yang tengah mengemudikan helikopter itu. Sang pilot terkejut dan helikopter itu sempat oleng. Tapi dengan sigap pilot itu kembali menyeimbangkan laju helikopter. Dengan helikopter itu mereka berkeliling di sekitar kota A lalu kembali lagi ke kebun teh.


Semua sudah berjalan normal. Para pekerja sudah bekerja seperti biasa. meja kursi yang semula mereka gunakan untuk makan sudah tidak ada di tempat. Mereka memutuskan untuk pulang. "yuk pulang siang ini aku free, aku kangen masakan umi'' kata Hizkia.


Mpv lexus LM menuruni jalan bukit yang berkelok-kelok. Hizkia sama sekali tidak melepaskan tangan Celyn beruntung kali ini supir yang mengemudi .Hizkia ingin menghabiskan waktu di rumah Celyn tapi di perjalanan dia mendapat telepon dari rumah sakit yang mengharuskan dirinya untuk segera ke rumah sakit.


Wajah Hizkia mematut. Celyn menyadari hal itu. Celyn mengusap tangan Hizkia yang menggenggam jemarinya '' Kenapa?"

__ADS_1


'' Aku antar kamu pulang baru ke rumah sakit.'' kata Hizkia dengan wajah lesu.


Celyn tersenyum '' Kenapa nggak aku saja yang ikut ke rumah sakit?"


'' Hah ... Tapi di sana bau antiseptik belum lagi tidak ada tempat yang asyik operasi juga bisa memakan waktu berjam-jam'' jelas Hizkia.


'' Lalu kenapa kalau aku menunggu berjam-jam? kakak pun sudah menunggu bertahun-tahun'' jawab Celyn.


Hizkia tersenyum mendengar perkataan Celyn. Dari sorot mata Celyn tidak ada kebohongan. Hizkia bersyukur penantiannya selama ini tidak sia-sia. Gadisnya selain cantik dan shalehah juga pengertian.


Mereka pun sampai di rumah sakit HARAPAN. Supir membukakan pintu untuk Hizkia baru Celyn. Sedangkan Hizkia yang tadi mengekor supir memutari mobil kini mengulurkan tangannya pada Celyn. Celyn pun menggapai tangan Hizkia. Mereka berjalan memasuki rumah sakit dengan bergandengan tangan. Awalnya Celyn biasa saja. Tapi karena Hizkia yang baru pertama kali membawa gadis ke rumah sakit menyita perhatian seluruh penghuni rumah sakit. Bahkan pengunjung rumah sakit ikut terpana melihat ketampanan Hizkia dan kecantikan Celyn.


Lama-lama Celyn merasa risih dengan reaksi orang-orang di sana. Ada pandangan memuja. Ada pandangan iri. Ada yang jijik. Bahkan samar- terdengar bisikan mereka seperti,


'' lihat siapa yang bersama dokter tampan kita!"


'' rupanya seperti ini selera dokter Hizkia "


'' Gayanya berhijab sok alim banget sih"


'' Iya huh kirain dokter tampan kita kekasihnya bakalan cantik ternyata B aja"


tbc

__ADS_1


__ADS_2