
test test 123
perhatian bagi para readersnya T3 dibab ini kan harusnya pake bahasa inggris tapi seperti saya jelaskan sebelumnya transletnya menuh menuhin makanya langsung aku bikin bahasa Indonesia semua. Tapi ada kendala nich di sini Celyn ternyata ketemu orang yang dari Indonesia juga, jadi mereka ngobrolnya pake bahasa indonasia yang otor kasih tanda '(ind)' itulah obrolan mereka. maaf ya. selamat membaca, semoga feelnya dapet.
di negara C
Meski canggung Celyn menuruti majikanya untuk duduk disampingnya. Baru saja mendaratkan pantatnya Celyn dikejutkan dengan bahasa yang tamu agung itu gunakan.
''Kamu dari kota mana?''(ind) tanyanya menggunakàn bahasa indonesia. Benar benar fasih tanpa logat china.
Mampu membuat Celyn terperangah. setelah beberapa detik dia baru menjawab. ''dari kota A tuan''. (ind)
Melihat keterkejutan Celyn tuan besar Xiao bertanya ''Apa kamu tidak mengenal beliau?''
''maaf ba bapak, saya betul betul tidak menggenal beliau. Saya kurang pengetahuan karna saya tidak pernah baca koran maupun majalah. menonton tv pun jarang'' jawab Celyn tidak mau ketidak tauanya akan menyinggung tamu agung.
''Saya Tedy Djuhar, saya juga dari negara I. Dan kesini untuk bekerja6 sama seperti kamu''(ind)' ucap tamu agung.
'' Sekali lagi saya minta maaf kepada tuan Tedy, mohon maklumi saya yang kurang pengetahuan. Tapi satu hal yang saya ketahui. Saya tidak layak disamakan dengan tuan Tedy. mohon jangan merendah terhadap saya''(Ind)
''hahaha mengagumkan etitud yang bagus. Pantas tadi majikanmu bilang mau kamu jadi anaknya. (tatapanya beralih ke tian Xiao) Just now you said wanna her be duoghter right?'' dan diangguki tuan Xiao. ''kamu lihat. Bahkan sekali bertemu saya juga kagum dengan kepribadianmu. Jadi, baik baiklah disini jaga mereka seperti kamu jaga keluargamu'' (ind) ujar tuan Tedy.
''Baik tuan saya mengerti, terimakasih'' Celyn. setelah berbincang sebentar Celyn undur diri. Sampai di belakang Hui jiejie lansung bertanya '' Celyn a... saya kasih tahu ya, tuan Tedy adalah orang dari negara I yang menjadi orang terkaya di negara C. Bisnisnya mencakup banyak hal termasuk sektor pertanian. Dulu papa adalah pekerjanya.''terangya.
Hari ini adalah hari yang melelahkan bagi Celyn. malam harinya tidurnya sangat nyenyak. Dan paginya hampir seisi rumah bangunya agak terlambat. Seperti biasa ketika melihat Chung Chuan turun ia segera menyimpan lap di tangannya lalu mencuci tangan. Chung Chuan menatap Celyn dan berkata ''tidak usah buru buru.'' Ketika Celyn berdiri disampingnya untuk mengupaskan telur Chung Chuan bertanya ''kamu bekerja disini apa sudah mengabari keluargamu?''
''sudah tuan''
__ADS_1
Mendengaar kata 'tuan' Chung Chuan kesal dan meletakan koran di tanganya lalu menatap Celyn dan bertanya ''Apa beda antara aku dan kakak ķakaku?''
Dengan polosnya Celyn menjawab ''umur''
Chung Chuan yang semakin kesal tersenyum paksa ''Apa aku harus memujimu pintar dan memberi nilai 💯 untukmu? maksudku kenapa kamu memanggil mereka gege danmemanggilku tuan?''
''hah'' Celyn merunduk. ''itu...Tao gege dan phao gege sendiri yang menyuruhku''
''kalau begitu beri aku panggilan yang sama. Mengerti?" Chung Chuan.
''baik tu... Chuan gege'' Celyn.
''Apa keluargamu di negara I mendukungmu bekerja disini? Dan bagaimana dengan papamu? apa pekerjaanya?'' Chung Chuan.
''keluarga sepenuhnya mendukung saya. dan abi m... maksud saya papa dulu dia bekerja di proyek'' Celyn.
''Beliau meninggal lima tahun lalu.'' Celyn dengan padangan berkabut namun berusaha keras agar air matanya tidak keluar.
''oh maaf bukan maksud saya membuka kembali lukamu'' Chung Chuan prihatin karna umur mereka hanya terpaut 2thn. Berarti saat itu dia baru berusia lima belas tahun. Chung Chuan tidak berani bertanya lagi.
''Tidak apa apa saya sudah terbiasa. Ini telurnya sudah siap, si....'' belum selesai bicara sudah ada suara gaduh di tangga.
'' Celyn jie jie. lusa aku ada lomba lagi aku mau Celyn Jie Jie membantuku bersiap.'' katanya penuh semangat sambil melompat lompat menuruni tangga.
Celyn melihat langkah Yuqi, khawatir. '' hati hati. Bahaya menuruni tangga seperti itu.'' Celyn segera menangkap dan merangkul tubuh Yuqi. menggiringnya duduk di kursi. Lalu dengan cekatan menyajikan sarapan Yuqi. '' Ok ambil dan habiskan sarapanmu dulu lalu ceritakan tentang lombanya'' kata Celyn sambil mengusap lembut rambut Yuqi. Chung Chuan terperangah melihat interaksi keduanya. bahkan mereka saling menyuapi roti. Dia merasa bahwa dua orang ini keluarga dan dirinyalah orang asing.
''Yuqi...'' suara berat Chung Chuan menyita perhatian keduanya.
__ADS_1
''Selamat pagi paman...'' Yuqi tersadar belum memberi salam pada pamanya.
''pintar'' Chung Chuan memuji keponakanya.
'' jie jie a... sebenarnya Yuqi ingin Celyn jie jie juga ikut menonton saat aku lomba nanti (tiba tiba wajahnya memelas) Tapi tidak tahu apakah bisa'' kata Yuqi dengan mata kucingnya.
Lagi lagi Chung Chuan merasa kalah telak, pasalnya ponakanya ini tidak pernah sedekat itu denganya bahkan minta ditemani mainpun tidak pernah. ''Yuqi jangan menyusahkan, Celyn jiejie sudah banyak kerjaan pasti juga capek.''
Celyn merasa kalimat Chung Chuan bukan membelanya melainkan mengingatkan akan kewajiban Celyn. Meski dari dasar hatinya juga ingin menyemangati Yuqi saat perlombaan. ''Yuqi sayang jangan sedih, menyemangati bukan berarti harus disana. Jie jie janji bakal mendandanimu sebaik mungkin supaya kamu semangat. Ayo tersenyum'' Celyn membujuk. Wajahnya yang kecewa sempat terlihat oleh Chung Chuan.
''Ok lah, sepulangnya aku akan meceritakanya'' dengan berat hati Yuqi mengalah.
''Ayolah hari ini juga harus semangat supaya dapat nilai bagus.'' Celyn
''baik. Semangat'' 💪 ucap Yuqi sambil mengepal tanganya ke atas.
''Saayaaaaang Yuqi. sudah sana brrangkat sekolah dulu'' ucap Celyn saat menakup kedua pipi Yuqi.
''bay bay paman, bay bay jiejie''
'' bay bay'' Celyn dan Chung Chuan bersamaan. lalu suasana menjadi canggung.
''permisi'' Celyn mengambil gelas kotor dan piring kotor dan berlalu ke dapur.
Chung Chuan beralih ke ruang kerja ia mengacak acak rambutnya. ''perasaan apa ini kenapa aku sangat marah melihat kedekatan Celyn dan Yuqi. Seolah aku tidak rela Yuqi mendapat perhatian dan sikap manis dari Celyn. Tuhan bahkan semalam aku memimpikanya. Tapi dipikir pikir kasihan juga dia, kenapa tadi aku menayakan hal pribadinya. Tapi aku penasaran.Data, ya aku harus bisa melihat data pekerja.'' gumamnya lalu beranjak ke sebuah loker yang tekunci. Untung saja dia juga punya kuncinya.
'' Celyn Nadya Chandra nama yang bagus. hah... dua hari lagi dia ulang tahun. Hanya ibu, dia dan adik? jadi karna ini dia memberi perhatian lebih pada Yuqi. Kasihan sekali dia, pasti Celyn sangat merindukan keluarganya. Bukanya tadi dia bilang papanya meninggal lima tahun lalu?. berarti waktu itu dia baru berumur 15thn. aku tahu sesuatu'' gumamnya lalu matanya bersinar memikirkan suatu ide.
__ADS_1
tbc