Terkasih Tak Termiliki

Terkasih Tak Termiliki
Klarifikasi


__ADS_3

''Maaf kalau pertanyaanku tabu, bolehkah aku boleh tau apa ge ge pernah melakukanya denganya?'' Celyn tau pertanyaanya terlalu pribadi dia hanya ingin tahu kebenaran dari kata-kata Mey Lee.


''heeh'' Chung Chuan melirik Celyn sebentar lalu tertawa '' bagaimana kalau jawabanya ya?''


Celyn menunduk mendengar jawaban Chung Chuan air matanya tanpa permisi keluar begitu saja. '*Kenapa? kenapa aku bisa jatuh cinta padamu? apa kau juga akan memper*lakukanku seperti wanita itu? ' batin Celyn. '' Kenapa ge ge sungguh tega? bagaimana kalau ternyata anak yang dia kandung adalah anak laki-laki. Bukankah kalian mengharapkan itu?''


'' hehe... Sudah ku duga,kau padti akan merasa aku begitu hina. Apa menurutmu aku masih pantas mendampingimu?'' sesal Chung Chuan.


'' Bukan pantas atau tidak pantas ge ge. Tapi apa tidak ada penyesalan sedikitpun setelah kau melakukan tiga kesalahan besar itu. Pertama kau menidurinya mengambil hal yang paling berharga bagi seorang gadis . Kedua setelah dia hamil kau membunuh janin yang merupakan anakmu darah dagingmu sendiri. Ketiga setelah semuanya kau mencampakanya. Selama ini aku mengagumi kebaikanmu. Tapi saat ini semua hancur. Apa kau juga akan memperlakukan aku seperti dia?'' Celyn benar-benar merasa kecewa.


Sementara Chung Chuan menepikan mobilnya di jalanan bukit yang sepi itu. Dia tidak tahan melihat Celyn yang berderai air mata. dia pun menarik tubuh Celyn ke dekapanya meskipun Celyn memberontak Tapi sekuat tenaga Chung Chuan menahanya. ''Jangan menangis aku tidak kuasa melihat air matamu. Apa yang kau katakan sebagian besar tidak benar. Aku punya bukti dan akan menjelaskan padamu sejelas-jelasnya percayalah. Tenangkan dirimu''


Setelah mendengar ucapan Chung Chuan Celyn tidak lagi memberontak tangisnya pun mereda. Chung Chuan melepas dekapanya. Ia mengusap sisa air mata di pipi dan ekor mata Celyn meskipun Celyn tidak mau melihatnya. ''Kita pulang dulu ya'' kata Chung Chuan sambil melajukan mobilnya kembali.


''Hutang penjelasan'' Celyn mengingatkan.


'' Aku janji akan mengembalikan kepercaanmu padaku kembali'' timpal Chung Chuan sambil tersenyum tipis. Namun Celyn hanya mengacuhkanya. 'Beruntung saat itu aku berinisiatif membuat rekaman dan foto' batin Chung Chuan.


Tengah malam mobil mereka baru sampai rumah. ''Sudah tengah malam kau ingin tidur atau...'' belum selesai Chung Chuan ngomong sudah di potong Celyn .

__ADS_1


''Ge ge bukan sedang menghindar kan?'' sambar Celyn.


''huft... Aku bukan menghindar, aku hanya menghawatirkan kesehatanmu. baiklah ayo ke kamarku.'' ajaknya sambil menggandeng tangan Celyn.


''Eits kenapa harus ke kamar ge ge?''... tanya Celyn yang masih ketakutan karena percaya dengan ucapan Mey Lee.


''Untuk membuktikan aku masih perjaka'' goda Chung Chuan.


Spontan Celyn menyilangkan tanganya ke dada penuh waspada sambil berkata ''tidak''.


''ha ha ha ha kalau begitu tunggu disini aku akan mengambilnya ke kamar. Lalu bisa menggunakan komputer di ruang kerja untuk melihatnya. ok?'' kata Chung Chuan sambil mengusap kepala Celyn ia gemas dengan sikap Celyn.


'' Dengarkan aku. Selama 6 tahun aku berpacaran dengan Mey Lee aku selalu menjaga kehormatanya seperti aku menjagamu. bahkan setelah kami bertunangan pun aku tidak berniat memetik mawar sebelum waktunya. Hingga pada pesta ulang tahunya aku merasa ada yang salah denganku. Aku tidak bisa mengontrol tubuhku. Dalam ketidak sadaran aku menidurinya. Aku sangat menyesal, hingga aku diam-diam meminta detektif utuk menyelidikinya secara rahasia. Aku sagat merasa bersalah pada Mey Lee dan berjanji akan menikahinya sesegera mungkin. Tapi ia berkata tunggu hingga pembuatan film itu berakhir dan dia mendapat peran dalam film baru. Untuk ini aku tidak punya bukti.


Tapi dua hari setelah itu aku memergokinya di hotel bersama lelaki dewasa. Aku terus membuntutinya dan menemukan kamarnya. Beruntung pintu tidak tertutup rapat. Lihat ini (Chung Chuan sambil menunjukan beberapa foto yang terpampang di komputer) ini mereka sewaktu di loby. Dan ini (Chung Chuan membuka file vidio) perhatikan dengan baik-baik.'' ujar Chung Chuan.


Celyn menyaksikan vidio saat masih hanya suara, namun ketika vidio itu menunjukan gambar panas wajahnya yang memerah berpaling. Tapi telinganya masih mendengarkan sampai vidio itu habis.


''Kau perhatikan tanggalnya dan setelah 2 hari dari hari itu aku melanjutkan kuliah di amsterdam.'' imbuh Chung Chuan.

__ADS_1


''Satu lagi 8 bulan aku di sana mendapat kiriman file. Lihatlah buka amplop ini!"


Celyn pun menurut, ternyata di dalam amplop itu ada tulisan China yang tidak Celyn pahami. Tapi dari tanggal yang terekan CCTV Celyn bisaa mengerti apa yang terjadi. Nampak jelas tanggal itu Mey Lee memasukan bubuk daria botol kecil pada minuman Chung Chuan lalu selang beberapa saat meminta Chung Chuan meminumnya.


''Jadi bisakah kau simpulkan kenapa aku berhubungan intim denganya? Bagaimana aku membunuh seorang janin? dan bagaimana aku meninggalkanya?'' tanya Chung Chuan pada Celyn. Dan hanya kata maaf yang Celyn ucapkan. ''Kemarilah!" pinta Chung Chuan dan Celyn pun mendekat.


''Dia yang seperti itu pun aku menjaganya seperti berlian. Dibanding kamu yang punya hati bersih tindakan bersih dia tidak ada apa-apanya. Orang lain melihat dia lebih cantik darimu, karena mereka tidak mengenal siapa kamu dan siapa dia. Tapi bagiku kamu jauh lebih cantik.'' Ujar Chung Chuan sambil meraih kedua tangan Celyn lalu mengecupnya.


Celyn menitikan air matanya kembali. Ia menyeaal dengan tingkahnya barusan. Kalau bisa seperti tom and jary rasanya ia ingin menggali lobang dan masuk ke dalam.


Chung Chuan mengusap lembut air mata Celyn sambil berkata ''Kenapa menangis laģi tau begitu aku tidak akan menjelaskan ini itu. Biar, mau kamu marah-marah sampai pukul aku pun tak apa.'' kata Chung Chuan kembali menggoda Celyn. Celyn langsung berhambur ke pelukan Chung Chuan sambil berkata ''maaf''.


Chung Chuan membalas pelukan Celyn. ''Tidurlah ini sudah terlalu malam besok kita akan bekerja.'' lalu pelukan mereka terlapas.


''Itu...'' saat Celyn ingin menceritakan kenapa dia begini Chung Chuan menghentikanya.


''Ssssts'' Chung Chuan meletakan jari telunjuknya di bibir Celyn. Ia sempat terlena dengan kelembutan yang disentuh jarinya. Ingin sekali ********** tapi ia sadar prinsip Celyn. ''Kita bicarakan besok. Lebih penting kesehatan dari pada masalah ini.'' potongnya.


Celyn pun mengangguk. Mereka merapikaj barang-barang tadi lalu keatas menuju kamarnya masing-masing. Di depan kamar Chung Chuan menarik pinggang Celyn supaya berhadapan dan tidak ada jarak di antara mereka.

__ADS_1


tbc


__ADS_2