Terkasih Tak Termiliki

Terkasih Tak Termiliki
Hijabku Terlepas


__ADS_3

Seketika suasana menjadi haru. Lidah najwa kelu tidak mampu mengatakan sepatah katapun ketika Celyn membasuh kedua telapak kakinya. Airmatanya lolos begitu saja tanpa bisa di bendung. Ya Allah dulu hamba sangat sedih karna Engkau tak pernah memberi hamba kesempatan merasakan kasih sayang orang tua apalagi memberi waktu hamba mengapdi pada mereka. Tapi sebagai gantinya Engkau memberi hamba suami yang terbaik dan dua bidadari kecil. Namun hamba sadar semua hanya titipanmu. Engkau telah mengambil kembali suamiku. Dan hari ini bidadari sulungku akan pergi jauh dariku. Hamba percaya akan kuasa-Mu. Hamba percaya Engkau lebih bisa menjaganya. Lindungiah dia untuku. Sehatkanlah jiwanya dan raganya selalu untuku. Bimbinglah dia selalu di jalan-Mu. Lancarkanlah segala urusanya untuku. Dan kembalikanlah dia padaku setelah urusanya selesai. Karna kepergianya juga untuku. Bila Kau ijinkan hamba memesan surga-Mu maka tolong, kelak tempatkanlah Celyn anaku di surga terbaik-Mu. aamiin''


Celyn mebcuci kaki najwa dengab hikmat. Dan diciumnya kaki itu. Lalu beralih mengusap air mata yang membanjiri pipi uminya. ''Umi hari ini Celyn minta ijin untuk pergi kerja. Dua tahun bukan waktu yang lama. Kalau umi meridhoi kepergian Celyn tolong antar Celyn dengan doa bukan air mata. Dan selama kepergian Celyn tolong jaga diri baik baik, cukup baik baik tunggu Celyn pulang. Celyn juga akan jaga diri baek baik. Tapi kalau umi tidak meridhoi, Celyn tidak akan pergi. Karna dalam ridho umi ada ridho Yang Maha Kuasa''


Sepasang mata menatap sendu adegan melow itu. Salwa sudah berdiri dibelakang Celyn sejak tadi. Ia yang tengah sibuk dengan bukunya mendengar isak tangis Najwa dan karna khawatir dia bergegas ke arah dapur. Dan disana terlihat Celyn yang mencuki kaki Najwa dan Najwa yang menangis.


Salwa memeluk Celyn dari belakang'' kakak tidak usah khawatir Salwa akan jaga umi''


👈👉


Hari ini Salwa tetap sekolah, bukanya tidak mau mengantar kepergian Celyn. Tapi dia ingin membuktikan kalau pengorbanan umi dan kakanya tidak akan sia-sia. Berharap dengan giat belajar kelak bisa mengangkat ekonomi keluarga. Seperti biasa Salwa berpamitan dengan umi dan kakaknya dengan senyuman. Begitu langkah kakinya sudah diluar rumah air matanya luruh mengingat, ketika pulang nanti kakajnya sudah pergi. Sedih, tapi rasa sedih itu membulatkan tekatnya.

__ADS_1


Pukul delapan lebih pak Widodo seacara pribadi datang untuk mengantar Celyn ke bandara. Najwa melepas kepergian anaknya hanya dengan kata ''pergilah nak doa umi menyertai setiap langkahmu'' sambil tersenyum. Najwa takut tidak bisa berlama lama menahan air mata.


Awalnya Celyn ragu ketika memasuki bandara sendrian tapi diluar dugaan di dalam bandara sudah ada pegawai yang mengarahkan langkahny. Di sana dia ridak sendiri. Ada sekitar tiga puluhan calon TKI ke negara C tentunya dari agen yang beda-beda. Beberapa jam kemudian tibalah mereka di DAXING AIRPORT. Disana sudah ada utusan dari masing-masing agency untuk menjemput mereka.


Calon majikan Celyn mendesak pihak agency untuk segera mengantar Celyn ke rumahnya, Namun melihat Ceyn yang berhijab orang agency menahanya dan memaksa Celyn lepas hijabnya. Celyn pun keukeh tidak mau melepas hijab membuat orng itu marah dan memanggil anak buahnya. Tiga orang maju, dua diantaranya menahan tangan Celyn dan satunya lagi melepas paksa hijab di kepala Celyn. Seberapa kuatpun Celyn memberontak tidak mampu menandngi ketiga orang itu. Tergerailah rambut hitam pekat sepanggul. tidak berhenti di situ . Orang tadi menyuruh seseorang untuk memotong rambut Celyn. Ia bahkan mengancam Celyn supaya Celyn tidak banyak tingkah atau, dia akan memberi hukuman yang sampai matipun tidak akan pernah Celyn lupakan.


Celyn hanya diam ketika rambut indahnya di potong. Bukan karna ia takut, melainkan bagi Celyn panjang pendeknya rambut tidak ada artinya. Celyn tengah meratapi penampilanya tanpa hijab. Ia merasa malu bersitatap dengan orang orang. Beberapa sorot mata memuja dari kaum adam juga membuatnya risih.


'' Escuse me, may i know what time for me to be wake up madam?'' (permisi, bolehkah saya tahu jam berapa saya harus bangun nyonya?)


'' special just for tomorrow can you wake up at foour oclok? Because you must learn more'' (hanya untuk besok bisakah bangun jam empat. karna banyak hal perlu kau pelajari''

__ADS_1


''I see... I will... good night madam''. dan hanya dijawab anggukan dari wanita paruh baya itu.


ceklek...


Celyn memasuki kamar itu matanya memandang ke sekeliling. Ruangan tiga kali empat meter, pintu berhadapan langsung pada meja setrika yang masih berdiri. Disebelah dindingnya ada cermin setengah dada . Begitu Celyn masuk sebelah kiri ada singgle bed tanpa dipan. Ujung bed menempel pada lemari kecil. Celin segera membersihkan diri. Karna semua hijab dan mukena disita orang agen. dia membuka lemari beruntung di dalam lemari tersimpan seprai. Ia gunakan seprai sebagai mukena dan melaksanakan kewajibanya sekaligus meng kodho yang terlewat.


Pagi harinya Celyn bangun sebelum alarmya berbunyi ia segera membersihkan diri lalu shalat subuh, lalu turun ke lantai bawah berniat memulai pekerjaanya dengan basmalah. Dengan wajah cengo ditolehnya kasana kemari. Namun si sapu yang dicarinya belum nampak. Langkah kakinya menuntunya ke arah dapur. Matanya melihat beberapa gelas kotor di dekat wastafel. Ketika tengah sibuk mencuci gelas ada suara langkah kaki mendekat. Celyn pun menoleh dan ternyata itu adalah wanita paruh baya yang semalam.


''Good morning madam...'


'' Morning... morning'' jawabnya sambil manggut manggut. Sang madampun menjelaskan tugas harian Celin. Ternyata prinsip keluarga ini hampir sama seperti keluarga Candra yakni tidak terlalu bergantung pada pembantunya.Rumah ini memang lebih besar dua kali lipat dari rumah Celyn yang di kota S. Tapi tidak semua dia yang membersihkan. Mereka akan membersihkan kamarnya masing. Celyn juga tidak perlu memasak, biasanya menantunya yang memasak. Celyn hanya perlu menyiapkan beberapa minuman di pagi hari karna mereka juga tidak terbiasa makan sesuatu di pagi hari. Celyn juga tidak perlu mencuci baju, hanya diminta untuk membantu menyetrika. Cucu dirumah itu juga dua sudah sekolah setara SLTP dan SLTA. Sedangkan istri dari kakak kedua waktu hamil mengalami kecelakaan yang mengharuskan rahimnya di angkat.

__ADS_1


tbc


__ADS_2