Trio Tangguh Dan Elena

Trio Tangguh Dan Elena
Bab 14 Tertangkap Basah


__ADS_3

Setelah memastikan Miss Erin masuk ke ruang kerjanya, Arya langsung menuju ruang Prakash untuk melaporkan apa yang telah ia selidiki kepada Prakash.


"Kira-kira apa motif Aldo ya sampai berbuat sejauh ini?"


"Aku rasa ia ingin menjatuhkan nama Steven, mas. Sepertinya ia ingin Steven berbuat kesalahan fatal agar papinya marah dan memutuskan untuk mengganti Steven dengan dirinya."


"Sampai sejauh itu?"


"Iya, dia sepertinya memang ingin menguasai perusahaan. Padahal saat ini posisinya di perusahaan sangat bagusbagus sebagai Direktur Operasional. Tapi itu sepertinya masih belum cukup baginya."


"Mudah-mudahan kita bisa menghentikan aksinya, ya. Oh iya, ini alamat Mr. Neru seperti yang kamu minta tadi"


"Oke, Terima kasih, mas. Aku pamit dulu mau cari alamat ini. Nanti aku kabari mas lagi."


"Iya, jangan lupa untuk selalu waspada dan hati-hati, ya"


"Baik, mas"


Kemudian Arya kembali ke hotel untuk beristirahat sebentar.


**


Di sore hari Arya memanggil taksi dari hotel menuju alamat Mr. Neru. Ia harap ia belum terlambat.


Setelah menemukan apartemen dimana Mr. Neru tinggal, Arya mengetuk pintu apartemen tersebut, tapi tidak ada jawaban. Ia khawatir kalau Mr. Neru memang sudah berangkat untuk pulang kampung seperti yang ia katakan ke kantor.


Arya baru saja akan keluar dari gedung apartemen tersebut ketika ia melihat seseorang keluar dari pintu apartemen yang tadi ia ketuk. Apakah itu Mr. Neru? Tapi kenapa tadi ia tidak mau membuka pintu ketika aku mengetuk pintunya? Pikir Arya.


Kemudian Arya memutuskan untuk bertanya kepada orang itu.


"Excuse me, apakah anda Mr. Neru?"


Orang itu kaget melihat Arya. Ia tidak menjawab pertanyaan Arya tapi malah langsung lari. Arya pun langsung lari mengejar orang itu. Ketika sudah dekat, orang itu yang badannya tinggi besar langsung memukul Arya.

__ADS_1


Arya melakukan perlawanan dan terjadi baku hantam yang cukup sengit. Kemudian seseorang lagi datang bukan untuk melerai, tapi membantu Arya. Akhirnya orang yang diduga Mr. Neru kalah dan Arya membawanya kembali ke apartemennya bersama orang yang membantu Arya tadi untuk di interogasi.


"Terima kasih telah membantu saya. Tapi kalau boleh saya tahu anda siapa ya?"


"Iya, sama-sama. Saya Rami. Saya di utus oleh Mr. Simmons untuk mengawasi Aldo sekaligus membantu Anda"


"Jadi anda di utus oleh Steven?"


"Iya"


Setelah itu Arya menginterogasi Mr. Neru. Ia mengaku telah di berikan uang dalam jumlah besar oleh seseorang untuk mengacak CCTV di kantor Prakash dua hari yang lalu, sementara orang itu beraksi di ruang kerja Erin. Ternyata rekaman tersebut adalah rekaman lama yang sengaja di pasang untuk menutup aksi Aldo dua hari yang lalu.


Ia berkata Aldo melakukan sesuatu pada komputer Miss Erin untuk mencuri data perusahaan yang nantinya akan ia jual kepada perusahaan lain untuk menjatuhkan perusahaan Prakash.


Kemungkinan dalam waktu dekat Aldo akan melakukan transaksi tersebut.


"Kapan tepatnya ia akan melakukan transaksi?"


"Besok malam."


"Tolong jangan laporkan saya ke polisi. Saya punya anak yang masih kecil dan sedang sakit"


"Apakah ibu anda benar-benar sedang sakit?"


"Tidak. Ibu saya sudah meninggal. Tapi anak saya benar-benar sedang sakit dan saya butuh uang banyak untuk anak saya"


"Saya tak berhak memutuskan apapun. Semuanya akan saya kembalikan kepada pimpinan anda"


"Apakah anda tahu di hotel mana Aldo menginap?"


"Iya saya tahu, karena di hotel tersebut saya pernah melakukan janji untuk bertemu dengan dia"


Kemudian Mr. Neru menyebutkan nama hotel yang di maksud. Setelah itu Arya menelepon Prakash. Ia akan menyerahkan urusan Mr. Neru kepada Prakash. Lalu ia mengajak Mr. Rami untuk makan dan minum di restoran terdekat.

__ADS_1


**


Keesokan paginya, Arya kembali menemui Prakash di kantornya. Mereka akan menyusun rencana untuk menggagalkan rencana Aldo.


Prakash kemudian memanggil Miss Erin lagi untuk menanyakan bagaimana ia kenal dengan Aldo, sekaligus mencari tahu apakah Miss Erin benar-benar terlibat atau hanya di manfaatkan oleh Aldo.


"Menurut mas, apakah Miss Erin jujur tadi?"


"Entahlah. Perasaan mas dia jujur dan hanya di manfaatkan oleh Aldo. Selama ini ia sudah bekerja dengan sangat baik untuk perusahaan"


"Jadi mas masih akan mempercayakan Miss Erin untuk tetap bekerja di perusahaan?"


"Iya, mas masih akan memperkerjakan dia di sini. Mas rasa dia akan kecewa kalau tau yang sebenarnya tentang Aldo."


"Iya pastinya begitu, mas."


Menjelang malam, Prakash dan Arya bersiap-siap menuju tempat transaksi Aldo seperti yang telah di informasikan oleh Mr. Neru. Prakash juga membawa beberapa anak buah untuk membantu mereka.


Karena Prakash dan Arya butuh bukti, mereka akan merekam aksi Aldo dulu baru menggagalkan rencananya. Prakash belum melibatkan atau melaporkan Aldo ke polisi karena ia akan menyerahkan Aldo kepada Papi Steven terlebih dahulu.


Akhirnya Aldo dan calon pembeli dari perusahaan lain tiba. Ketika mereka hampir selesai, Prakash dan Arya muncul untuk menggagalkan aksi mereka.


Aldo sementara di tahan di hotel tempat ia menginap dengan di jaga oleh beberapa anak buah Prakash dan juga Mr. Rami. Rencananya besok pagi mereka akan membawa Aldo ke rumah keluarga Hans Simmons - Papi Steven, dengan masih di dampingi oleh beberapa penjaga.


Arya akan mengawal Aldo bersama Mr. Rami dan beberapa anak buah Prakash sampai tiba di rumah keluarga Steven dengan selamat. Kemungkinan Prakash beserta keluarganya akan tiba di tempat ulang tahun Eyang tepat waktu. Karena acara tersebut baru mulai di malam hari.


Ketika rencana seharusnya berjalan lancar, di hari Sabtu pagi yang rencananya mereka akan kembali ke Indonesia, Aldo malah melarikan diri setelah mengelabui para penjaga. Prakash baru akan bersiap untuk naik pesawat ketika Arya menghubunginya.


Kemudian Arya menanyakan alamat Miss Erin, dan setelah tiba di tempat Miss Erin, seperti yang Arya duga ternyata Aldo sedang di sana dan menyandera Erin. Untung saja Mr. Rami dengan sigap kembali menggagalkan rencana Aldo. Aldo kembali di tangkap dan mereka segera berangkat menuju bandara untuk membawa Aldo.


Setelah tiba di bandara, akhirnya Arya memberi kabar kepada Dimas dan Steven. Ia belum menjelaskan terperinci, baru garis besarnya saja. Tapi ia berjanji akan menjelaskan semuanya setelah tiba di rumah keluarga Steven.


Steven pun sepertinya harus bersiap menjelaskan apa yang terjadi kepada Papinya. Semoga setelah kejadian ini Aldo menjadi jera dan tidak mengulangi perbuatannya lagi.

__ADS_1


Arya masih merasa kalau Aldo tidak akan diam saja setelah peristiwa ini sehingga ia tidak yakin kalau ia akan tiba di acara ulang tahun Eyang tepat waktu. Jika itu terjadi ia akan menghubungi Dimas untuk menyampaikan ke Eyang tentang keterlambatannya.


__ADS_2