Unity Of Love

Unity Of Love
UOL-24 Hadiah untuk si kembar.


__ADS_3

Setelah melakukan penerbangan, akhirnya Dendy sampai di negara dimana ia dibesarkan. Ia telah meminta izin kepada Brydan untuk sementara waktu ia akan tinggal di Indonesia dengan alasan ingin menemani istri dan anaknya. Brydan hanya mengiyakan tanpa membantah apapun.


"Jerry, jalan ke apartemen-ku! Lokasinya sesuai maps!" Ujar Dendy, Jerry pun segera mengendarai kereta besinya menuju ke apartemen dengan kecepatan maksimal.


Dua puluh menit berselang, Dendy telah sampai di unit apartemen-nya. Hari sudah hampir sore, tetapi Dendy masih belum juga menemukan sang istri. Ia mencari di semua sudut apartemen tetapi nihil, bahkan jejak Tica pun tak ada.


"Jerry! Istriku tidak ada, kemana dia?" Sejak tadi Dendy terus saja gelisah dan berteriak kalimat yang sama pada Jerry yang hanya diam memperhatikan tuannya mondar mandir seperti setrika panas.


"Jerry!" Teriaknya frustasi.


"Apa Tuan? Saya pusing melihat Anda mondar-mandir seperti ayam mencari induknya!"


"Sialan kau, Tom and Jerry!"


Bukannya mencari Tica, dua manusia es itu justru berdebat dan saling mengejek.


"Ah ketemu! Lokasi istri Anda ada di desa di dekat pegunungan. Kenapa Anda mencari di sini?" Jerry dengan santai menyomot air putih yang hendak diminum Dendy, hingga pria itu menatap sang asisten dengan tajam.


***


Sore hari telah tiba, seperti biasa hawa di desa akan berganti dengan hawa dingin pedesaan. Kicauan sang hewan malam mulai terdengar di setiap sudut desa, Tica yang baru saja selesai membersihkan diri, kini tengah bermain bersama si kembar. Dengan baby Eth yang ia gendong dan baby Ev yang tengah asyik bersama ayah Tica.


Si kembar semakin aktif, hingga Tica pun ikut kelelahan jika hanya menjaga si kembar seorang diri. Walau ayah dan ibu tidak keberatan untuk membantu, tetapi Tica merasa sungkan jika harus terus-menerus merepotkan kedua orangtuanya. Terlebih lagi, ia masih harus bekerja dari rumah, belakangan ini wanita itu tengah mengikuti kursus online untuk belajar bahasa Inggris.

__ADS_1


"Misiii, pakettt!"


"Yah, kayanya ada paket deh." Ujar Tica, ketika seseorang mengetuk pintu dari luar berseragam kurir.


"Apa kamu pesan barang online?" Sahut Ayah.


"Engga, Yah."


"Loh terus itu paket siapa? Ayah atau ibu engga pernah pesan barang online!" Ucap Ayah dengan raut wajah heran, jika tidak ada yang memesan lalu bagaimana paket itu bisa sampai?


"Biar Tica keluar ya. Tica minta tolong jaga si kembar, Yah!" Ayah mengangguk dan kembali mengawasi si kembar bersama ibu yang baru saja selesai mencuci piring ikut bergabung bermain bersama si kembar tampannya.


"Paket atas nama siapa, Mas?" Tanya Tica pada seorang kurir yang tengah berdiri di depannya tepat.


"What? Sebanyak ini, Mas? Nadya ini apa-apaan?" Tica melotot tak percaya, beberapa hari lalu memang ia sempat melakukan zoom meeting dengan Nadya. Dan istri Brydan untuk mengatakan akan mengirimkan hadiah untuk si kembar, beserta ucapan permintaan maaf karena tidak bisa menjenguk si kembar langsung sebab dirinya tengah ada di luar negeri. Bersama suami dan putri kecilnya, Tica juga mengirim sebuah hadiah untuk putri kecil Nadya, tetapi tidak sebanyak yang Nadya kirim untuk si kembar.


"Iya Bu, ini semua untuk... Sebentar saya baca. Untuk Ethan Ferdinand dan Evan Ferdinand."


"Baiklah sekarang turunkan semuanya."


Tica benar-benar tidak habis pikir atas semua yang Nadya kirim untuk si kembar. Dua lemari bergambar kartun Spiderman, lengkap beserta baju dan perlengkapan si kembar di dalamnya. Dua mainan mobil yang bahkan masih belum bisa dinaiki oleh si kembar karena dua bayi tampan itu masih terlalu kecil. Serta sebuah surat yang Tica terima.


Selamat yah Tic, atas kelahiran dua keponakanku yang tampan. Aku ingin sekali mencium pipi mereka, tetapi aku bahkan tidak bisa untuk mengunjungi mereka karena aku masih berada di luar negeri.

__ADS_1


Dan untuk pria brengsek itu, aku tak Sudi jika kamu kembali bersamanya. Tetapi kalian sudah sama-sama dewasa, kuharap kalian bisa menyelesaikan dengan sikap kedewasaan dan kekeluargaan. Atau kalau bisa kau sleding saja dia pakai teflon yang aku kirim untuk ibu.


Aku mendukungmu sepenuhnya. Aku harap kalian masih bisa menyelamatkan rumah tangga kalian dan mempertimbangkan semuanya dengan baik demi si kembar.


Love you ponakan aunty !!


Untuk : Ethan Ferdinand


Evan Ferdinand.


Dari : Aunty tersayang!


.


.


.


.


TBC!


Vote like and komennya yah.

__ADS_1


Yuk kita sleding si babang Dendy bersama-sama. haha. Tetep nikmati alurnya yah, takdir mereka sudah Cyndii atur sedemikian rupa.


__ADS_2