
Namun tuan Devon terus saja menggelengkan kepala dan dia masih yakin dengan firasat yang dia rasakan saat itu, hingga tiba-tiba saja ada seorang pria yang masuk ke ruangan itu dan pria tersebut juga terperanjat kaget ketika Yuki menoleh ke arah dia untuk pertama kalinya. "Astaga... Tuan siapa dia?" Tanya pria yang merupakan sekretaris pribadinya tuan Devon saat itu.
"Aahh... kebetulan sekali kau kemari, Geri lihatlah dengan baik, aku merasa wanita ini tidak asing bagiku, apa kau pernah bertemu dengan wanita ini?" Tanya tuan Devon terhadap sekretaris pribadinya tersebut.
Pria yang diketahui namanya Geri tersebut langsung mendekatiku dan dia menatap wajahku sangat dekat sekali, bak seperti orang yang ingin mencium Yuki, saat itu Yuki juga sudah mencoba untuk terus menjauh darinya, namun tiba-tiba saja pria bernama Geri tersebut langsung menghampus make up di wajah Yuki dengan tangannya sekaligus dan dia langsung terkejut sambil menunjuk dengan lurus ke hadapan Yuki saat itu.
"Wah... Tuan lihat dengan baik, bukankah dia wanita yang sama dengan orang yang ada di rekaman cctv kemarin?" Ucap pria itu kepada tuan Devon.
Sedang Yuki sendiri kaget dan terus terperangah heran dengan apa yang sebenarnya tengah dilakukan oleh pria tersebut kepada dirinya.
"Aishh...apa maksudmu, tidak sopan sekali kau memegangi wajah orang lain sembarangan dan menghapus wajahku dengan tanganmu begitu saja!" Bentak Yuki merasa tidak terima dengan apa yang sudah dilakukan oleh pria tersebut kepadanya.
Bukannya meminta maaf atas apa yang sudah dilakukan kepada Yuki saat itu, tetapi pria bernama Geri tersebut langsung saja memegangi kedua tangan Yuki dan melipatkannya ke belakang sambil menahan Yuki dengan kuat, bak tengah menangkap seorang penjahat saat itu.
"Hei...hei...apa yang kau lakukan, lepaskan aku, kau gila ya? Aku bukan penjahat!" Bentak Yuki dengan kencang sambil terus berontak dengan kuat untuk berusaha melepaskan diri dari pria aneh yang baru saja dia temui hari ini.
"Diam kau! Tuan apa kau masih tidak ingat, dia wanita yang merusak ban mobilmu kemarin!" Ucap pria tersebut membuat Yuki langsung membelalakkan matanya semakin lebar dan sangat kaget mendengarnya.
__ADS_1
"Hei apa yang kau bicarakan, merusak mobil apanya? Aku bahkan tidak mengenalmu!" Bentak Yuki yang masih tidak menyadari hal sebenarnya.
Bukan hanya Yuki yang kaget mendengar hal itu tetapi tuan Devon juga langsung saja teringat dengan ban mobilnya yang kemari tiba-tiba saja rusak dan kempes sangat parah, membuat dia tidak bisa datang ke rapat pentingnya tepat waktu dan mengakibatkan sejumlah kerugian yang sangat besar bagi dirinya.
#FLASHBACK
Saat itu tuan Devon baru saja menyelesaikan semua tugas pentingnya di kantor dan tepat di sore hari dia hendak pergi untuk bertemu dengan seorang klien penting dari luar negeri yang siap untuk menandatangani kontrak kerjasama bersama dirinya, agar dia bisa membangun cabang baru di beberapa negara tetangga dan bisa memperluas akses bisnis nya tersebut.
Dengan terburu-buru tuan Devon keluar dari kantor utamanya dan segera naik ke atas mobil, namun tiba-tiba saja Geri merasa ada yang salah dengan mobilnya tersebut, dia kembali memeriksa keluar dan mendapatkan dua ban mobilnya kempes sangat parah dan bahkan ada sejumlah paku serta besi tajam yang menancap pada kedua ban mobilnya tersebut, membuat dia sangat kaget dan syok mengetahui hal itu terjadi di waktu yang tidak dapat dia duga.
Mengetahui hal itu, tuan Devon sangat marah besar kepada Geri, dia membentak Geri habis-habisan dan menyalahkan Geri atas semua yang terjadi hari itu, sebab dengan begitu dia harus mengundurkan jadwal temunya dengan klien dari luar negeri tersebut, dan harus pergi menggunakan mobil umum yang membuat dirinya sangat tidak nyaman, namun sialnya mobil umum yang dia tumpangi juga terkena macet karena dia terlambat untuk mendapatkan taxi yang mendadak di tempat tersebut, saat tuan Devon sampai di restoran yang sudah di tentukan oleh rekan kerjanya tersebut, justru dia sudah sangat terlambat untuk sampai disana.
Tuan Devon sangat murka mendapatkan proyek besar yang baru saja ingin dia jalani dan sudah dia targetkan sejak lama justru malah gagal hanya karena hal sepele seperti ini, meski dia sudah berusaha untuk menahan sang investor tersebut, tetap saja dia gagal bahkan ketika dia sudah berani memohon serta merendahkan dirinya di depan klien dan investor besar tersebut, tetap saja semua itu tidak ada gunanya sama sekali.
Dia justru malah mempermalukan dirinya sendiri karena sudah memohon dan meminta maaf kepada mereka saat itu.
"Tuan tolong saya minta maaf atas keterlambatan yang saya lakukan, tetapi ada beberapa hal yang mendesak dan terjadi secara tiba-tiba, mobil saya rusak dan membuat sedikit hambatan, tolong pikirkan kembali kerjasama kita yang sudah kita rencanakan dalam waktu lama ini." Ucap tuan Devon yang memohon dan berusaha mengusahakan yang terbaik agar investor itu tidak lepas dari tangannya.
__ADS_1
Sayangnya semuanya sudah gagal total dia sama sekali tidak bisa menahan orang besar tersebut, dan tetap saja kehilangannya.
"Aaarrkkkk....sialan, GERI CARI SIAPA ORANG YANG MERUSAK MOBILKU, AKU AKAN MENEBAS ORANG ITU!" Teriak tuan Devon sangat kencang di restoran tersebut sampai membuat banyak orang menatap ke arahnya.
"Ba..ba..baik tuan, saya akan segera mencari tahunya." Balas Geri yang bergetar dengan perasaan takut saat itu.
Ini adalah pertama kalinya Geri melihat tuan Devon marah besar, dengan berteriak sangat kencang sambil mem-belototkan matanya dan mengepalkan kedua tangan sangat kuat, sampai memperlihatkan otot serta urat tangannya yang sangat jelas kala itu.
Mereka pun mulai memeriksa cctv yang terdapat di parkiran juga di depan gedung perusahaan tersebut, hingga Geri berhasil mendapatkan foto dan semua video dari Yuki yang tengah merusak kedua ban mobil milik tuan Devon kala itu.
Dia langsung saja memberikan semua bukti nyata tersebut ke hadapan tuan Devon dan membuat tuan Devon memerintahkan dia untuk mencaritahu semua informasi tentang wanita yang ada dalam video tersebut.
Lalu hari ini adalah hari dimana Geri sudah berhasil mendapatkan semua informasi lengkap tentang Yuki dan dia baru saja hendak melaporkan semuanya kepada tuan Devon, namun tidak dia duga ternyata malah wanita itu sendiri yang menyerahkan dirinya ke hadapan tuan Devon saat itu dan saat dia sampai di dalam ruangan tuan Devon, dia malah menemukan wanita itu dengan penampilan aneh yang sangat menakutkan seperti yang terjadi sebelumnya.
#FLASHBACK OFF
Yuki yang diperlihatkan semua bukti rekaman video serta foto dirinya yang sangat jelas ketika tengah mengempeskan ban mobil tuan Devon di parkiran dengan wajahnya yang begitu puas dan tertawa sangat lebar dengan kedua tangan berkacak pinggang, terlihat begitu senang merusak ban mobil tersebut.
__ADS_1
Sedang kini dia mulai merasa takut dan cemas, hatinya terus saja merasa bingung dan tidak menentu, dia menatap ke arah tuan Devon yang sudah memperhatikan dirinya sedari tadi dengan tatapan tajam sangat menusuk sekali sampai membuat bulu kuduknya merinding dan dia tidak mampu bergerak sama sekali.