
Dia juga mengetahui semua yang dilakukan oleh Jonas dan Linda selama mereka tinggal di luar negeri selama ini, tetapi sayangnya dia tidak bisa memberitahu Yuki tentang semua kebusukan dua orang yang sangat dia benci, sebab ponselnya tiba-tiba saja hilang dan tidak dapat dia temukan sampai saat ini, sehingga Amanda kehilangan nomor ponsel Yuki yang sebelumnya bisa dia hubungi, dia juga tidak bisa meminta nomor Yuki kepada Linda maupun Jonas, sebab mereka berdua terus saja bersekongkol untuk menghentikan Amanda dan mengancamnya tentang investasi yang akan diberikan oleh kedua orangtuanya Jonas terhadap perusahaan yang di pimpin ayahnya Amanda.
Seandainya Amanda mencoba untuk membongkar perselingkuhan mereka, maka Jonas akan membatalkan suntikan dana dari perusahaan dia kepada perusahaan ayahnya Amanda saat ini, sehingga Amanda juga tidak bisa terlalu leluasa untuk membongkar kebusukan dan kelakuan tercela mereka yang sangat menjijikan itu.
Saat ini juga Amanda pergi mendobrak pintu hotel tempat Jonas dan Linda bercumbu sebelumnya, meski dua pelayan hotel terus menahan Amanda tetapi dia bukanlah wanita yang lemah, dia tidak akan diam saja ketika dia mulai mencurigai Jonas bahwa dialah yang telah mencuri ponsel miliknya selama ini.
"Bruk!" Suara pintu yang di tendang dengan sangat kencang oleh Amanda.
Dia langsung masuk ke dalam dan berteriak memanggil nama Jonas sangat kencang sampai membuat Jonas dan Linda yang masih berbaring di atas ranjang tanpa mengenakan busana sedikit pun langsung terperanjat kaget dan mereka terburu-buru langsung menarik selimut tebal di ranjang tersebut untuk menutupi tubuh polos mereka.
"Jonas...keluar kau, Jonas!" Teriak Amanda sangat kencang dengan suaranya yang begitu menggelegar.
Dua pelayan hotel itu sudah tidak bisa menahan Amanda lagi, mereka juga tidak berani untuk menahan Amanda dengan masuk ke dalam, sebab mereka langsung pergi ketika melihat pasangan tanpa busana di atas ranjang, sebagai pelayan mereka tentu tidak ingin terlibat dan pergi dari sana adalah satu-satunya alasan yang paling baik.
__ADS_1
Berbeda dengan Amanda yang justru malah terus berjalan ke depan menghampiri Jonas dengan Linda tanpa takut sama sekali dengan kedua tangan yang dia simpan di pinggangnya.
"Ohh...bagus. Jadi begini ya kelakuan kau di belakang Yuki dan aku, ahahah...bagus Jonas kau adalah pria paling brengsek yang pernah aku kenal, dan kau Linda, apa kau tidak punya muka sama sekali, tanpa malu tidur dengan tunangan sahabatnya sendiri, terlebih kau juga tahu bukan, bahwa Jonas sudah di jodohkan denganku, wanita macam apa kau ini, apa kau sudah menjadi j*lang tanpa bayaran?" Ucap Amanda yang begitu menohok kepada Linda.
Hal itu membuat Linda sangat kesal dan dia terus memeluk tangan Jonas untuk meminta dia membela dirinya, hingga Jonas langsung saja bangkit berdiri dan terburu-buru memakai celananya saat itu, dia terus berjalan dan mendorong tubuh Amanda untuk keluar dari sana secepatnya.
"Hei kau dasar wanita gila, sana pergi dari sini, kau hanya mengacau saja, aku kan sudah bilang aku tidak menyukaimu aku hanya menyukai Linda seorang dan perjodohan itu aku hanya merasa kasihan saja dengan keluargamu." Balas Jonas kepada Amanda saat itu.
"Hah. Jangan terlalu percaya diri kau Jonas, aku juga tidak menyukai pria brengsek sepertimu, aku bahkan merasa sangat jijik denganmu, kedatanganku kesini sama sekali bukan untuk memergoki kelakuan hina yang kau lakukan barusan, tetapi untuk meminta ponselku kembali darimu, aku tahu kau yang mencurinya, kembalikan ponselku! Bentak Amanda kembali mengutarakan perkataan yang sangat menohok dan begitu membuat Jonas sangat kesal dengannya.
Langsung saja Amanda mengeratkan giginya dengan kuat dan dia terus saja mengepalkan kedua tangannya dengan kuat, dia mendorong tubuh Jonas dengan sangat kencang hingga dia jatuh tersungkur ke lantai dan Linda segera membantunya bangkit dengan tubuh yang baru memakai kemeja putih milik Jonas saat itu, karena pakaiannya berserakan tidak karuan dimana-mana.
"Kau...aku peringatkan kepada kalian berdua, sepandai-pandainya tupai meloncat kalian akan tetap terkena batunya, sayangnya kalian bukan tupai tetapi hewan melata!" Balas Amanda sambil menunjuk ke hadapan wajah Jonas dan Linda dengan sinis dan tajam.
__ADS_1
Dia langsung berbalik dengan tidak lupa mengambil pakaian milik Linda yang berserakan di lantai, dia membuangnya ke luar dengan sengaja agar Linda tidak memiliki pakaian lagi untuk keluar dari kamar tersebut.
"Aku bantu kalian untuk terus bersama selamanya, orang hina memang pantas dengan sampah yang kotor." Ucap Amanda lagi sambil menutup kembali pintu kamar hotel tersebut dengan bibirnya yang terangkat sebelah.
Linda terus berteriak sangat kencang meminta Amanda untuk tidak mengambil pakaiannya tersebut, tetapi dia sudah terlambat, dan Jonas langsung saja mengamuk berteriak dengan sangat kencang untuk melampiaskan emosi di dalam dirinya, dia benar-benar naik pitam sebab selalu mendapatkan jawaban dan perkataan yang sangat menohok dari Amanda selama ini.
"Hei...Amanda kembalikan pakaianku, Amanda!" Teriak Linda sangat keras membuat Jonas semakin pusing mendengarnya.
"Aarrkkkkk berisik. Bisakah kau diam itu hanya sebuah pakaian, aku bisa memberikan kau lebih banyak, tidak kah kau bisa berpikir bagaimana caranya menutup mulut wanita ular itu?" Bentak Jonas melampiaskan emosinya kepada Linda.
Linda yang mendapatkan bentakkan dari Jonas untuk pertama kalinya dia terus saja menatap dengan wajah kaget dan cemberut tidak suka, dia juga terus saja merajuk dan menjauh dari Jonas dengan cepat. "Kenapa kau malah membentak aku, kau jahat!" Ucap Linda mulai merajuk dengan wajah manjanya kepada Jonas.
Jonas pun menghabuskan nafas dengan lesu dan dia terus mengusap wajahnya dengan kasar sambil segera bangkit dan memeluk tubuh Linda dari belakang, dia mulai membujuknya kembali dengan semua rayuan yang dia katakan untuk menenangkan Linda yang tengah marah dengan dirinya.
__ADS_1
"Linda sayang, aku tidak sengaja membentakmu, aku sebenarnya hanya kesal dan emosi dengan Amanda, kau tahu itu bukan, dia mengganggu momen paling indah diantara kita berdua, tentu aku sangat marah dengannya, apalagi dia datang hanya untuk mengadu dengan Yuki, aku tidak senang membahas wanita gila itu, ayolah jangan marah denganku, ayo kita lanjutkan dan aku akan membawamu berbelanja apapun yang kau inginkan." Ucap Jonas membujuk Linda sambil terus memeluk tubuh Linda dari belakang dengan begitu mesra. Yang pada akhirnya berhasil meluluhkan hati Linda dalam sekejap, karena Linda memang sangat menyukai Jonas dibandingkan apapun.