Wanita Perebut Kekasihku

Wanita Perebut Kekasihku
Hampir Dipenjara


__ADS_3

Tuan Devon juga memberikan tatapan yang sama kepadanya, kini Yuki terus saja merasa sangat gugup dan cemas dia baru sadar bahwa ternyata orang yang mencipratkan air kubangan di pinggir jalan malam itu justru adalah mobil milik tuan Devon, dan dia sungguh telah merusak dua ban mobil tersebut, wajahnya sangat terpampang begitu jelas di dalam rekaman video sehingga dia tidak bisa menyangkal sama sekali saat itu.


"Aa..AA..ahahaha... sepertinya kalian salah paham, sebenarnya aku tidak bermaksud merusak ban mobilmu tuan, sungguh saat itu aku hanya." Ucap Yuki yang tidak sempat selesai namun tuan Devon sudah langsung menentukan hukuman kepada Yuki dan langsung saja menyuruh orang kepercayaannya tersebut untuk menahan Yuki dan membawanya pergi ke pihak yang berwajib karena dianggap sudah menyabotase mobilnya tersebut.


"Ini sudah terlalu jelas, tidak ada lagi yang bisa kau sangkal, Geri bawa dia ke kantor polisi, aku tidak akan memberikan ampun kepada siapapun yang berani berurusan dan mencari masalah denganku!" Ucap tuan Devon sambil memberikan tatapan tajam kepada Yuki saat itu.


Yuki langsung saja terbelalak sangat lebar dan kedua tangannya langsung kembali ditahan oleh pria yang bernama Geri tersebut, dia juga segera diseret dengan paksa untuk keluar dari sana dan dikatakan bahwa dia akan di laporkan ke pihak yang berwajib atas tindakan yang sudah dia lakukan pada mobil milik tuan Devon sebelumnya, Yuki sangat panik tidak karuan dan dia terus saja memohon dengan segera kepada tuan Devon sambil terus saja mendorong pria yang memegangi kedua tangannya tersebut, sebab dia merasa pria bernama Geri itu sangat menyulitkan dirinya, terpaksa Yuki harus mengeluarkan tenaganya dengan sekuat tenaga hingga dia berhasil mendorong Geri sampai membuat Geri jatuh ke belakang dengan cukup kencang saat itu.


"Ehh..tidak tidak, lepaskan aku euh...lepas!" Bentak Yuki yang terlalu kuat mendorongnya.


"Aaahh..bruk!" Geri yang langsung saja jatuh ke belakang akibat di dorong oleh Yuki sangat kuat, sedangkan Yuki hanya bisa terperangah dan segera saja berlari untuk menyusul tuan Devon yang saat itu hampiri saja keluar dari ruangan tersebut.


Dengan cepat Yuki langsung memegangi tangan tuan Devon dan memohon kepadanya dengan sungguh-sungguh.


"Tuan ayolah saya mohon tolong maafkan saya, saya kan sudah bilang semua itu sungguh tidak sengaja, saya melakukan semuanya karena ada alasan, saya benar-benar tidak berniat menyabotase mobil anda, tolong kasihanilah saya tuan jangan laporkan saya ke polisi." Ucap Yuki terus memohon di hadapan tuan Devon.

__ADS_1


"Ehh, Geri apa yang kau lakukan? Cepat tangkap wanita ini!" Teriak tuan Devon dengan kedua alisnya yang mengkerut sangat kuat.


Terlihat dia masih sangat emosi dan terus saja merasa sangat kesal pada Yuki yang memegangi tangannya dengan begitu erat, sedangkan dia justru malah melihat Geri tersungkur di bawah lantai sambil meringis kesakitan memegangi bagian belakangnya.


"Aaahh..tuan pinggangku sepertinya keseleo karena wanita itu, dia begitu kuat, aku tidak bisa menahannya. Awww pinggangku." Ucap Geri terus merasakan rasa sakit di pinggangnya saat itu.


"CK. Rasakan saja itu, siapa suruh tadi kau terus memegangi tanganku sangat kuat!" Balas Yuki yang terlihat kesal pada Geri.


Tapi setelah di pikirkan lagi, Yuki juga merasa sedikit bersalah kepada Geri karena dia terlalu terburu-buru dan begitu emosi sebelumnya, sampai tidak bisa menahan diri untuk mengeluarkan kekuatan dalam dirinya sendiri kala itu.


"Ehehe.. maafkan aku tuan habisnya dia sendiri yang menahan tanganku dengan kuat, aku sungguh tidak mau masuk ke dalam penjara, aku mohon tolong kasihanilah aku, tolong tuan aku mohon." Ucap Yuki dengan penuh harapan.


Namun rupanya sebanyak apapun Yuki meminta maaf, itu sama sekali tidak akan mengubah keputusan dari tuan Devon yang sudah sangat bulat, dia terus saja menangkap Yuki dan terus menyeret Yuki hingga keluar dari kantor pribadinya tersebut, dia terus ingin membawa Yuki ke kantor polisi untuk mempertanggung jawabkan semua tindakan yang sudah dia lakukan kepada mobil tuan Devon, atau Yuki harus membayar semua kerugian yang sudah di dapatkan oleh tuan Devon atas mobilnya tersebut.


"Tidak bisa! Kau pikir dengan meminta maaf proyeknya bisa terselamatkan, dan uang yang sudah aku habiskan untuk memperbaiki mobil itu akan kembali? Aish... tentu tidak bukan? Jadi kau harus mendekap di penjara jika kau tidak bisa membayar semua kerugian yang aku terima atas kelakuanmu itu!" Bentak tuan Devon terus saja menyeret Yuki dengan paksa.

__ADS_1


Yuki benar-benar merasa hidupnya sudah selesai, dia tidak bisa melakukan apapun dan sama sekali tidak mampu berontak apalagi mendorong tubuh tuan Devon seperti yang dia lakukan kepada Geri sebelumnya, sebab tuan Devon memiliki kekuatan yang lebih besar dibandingkan Geri sebelumnya yang bisa dia dorong dengan begitu mudah.


"Aishh...sial, kenapa dia begitu kuat, kalau begini bagaimana aku akan melarikan diri darinya, tidak mungkin aku benar-benar akan mendekap di penjara bukan?" Batin Yuki terus saja merasa sangat panik sendiri saat itu.


Namun untungnya disaat dia hampir di masukkan ke dalam mobil oleh tuan Devon, dia bertemu dengan manager Yopi dan langsung saja Yuki berteriak untuk meminta tolong kepadanya, setidaknya hanya dia yang Yuki kenali saat itu dan bisa membantu dirinya.


"Aahh...itu kan manager Yopi, aku harus memanggil dia, semoga saja dia bisa membantuku." Batin Yuki lagi sambil segera memanggil sang manager.


"Manager Yopi, tolong aku, manager Yopi lihatlah kemari hei.." teriak Yuki dengan sangat kencang yang berhasil membuat sang manager menatap ke arahnya dan berjalan mendekati dia saat itu.


"Loh...loh...siapa kau meneriaki namaku?" Tanya sang manager yang sama sekali tidak bisa mengenali wajah Yuki, karena saat itu Yuki benar-benar telah mengubah penampilannya yang tadinya cukup tomboi dan tidak pernah memakai riasan apapun, kini justru malah mengenakan riasan aneh yang sangat tebal.


"Astaga.. manager Yopi ini aku Yuki, kau tidak mungkin tidak dapat mengenaliku, kan kau sendiri yang menyarankan agar aku berpenampilan seperti ini." Balas Yuki kepadanya.


Manager Yopi pun langsung saja terperangah untuk beberapa saat sambil mendekat ke arah Yuki dan memperhatikan wajahnya dengan seksama sampai akhirnya dia tertawa begitu keras karena melihat wajah Yuki sangat konyol sekali.

__ADS_1


__ADS_2