
“Aku tahu kamu memiliki kekasih. Tetapi, kita bsia melakukan hubungan ini perjanjian. Kita hanya berpacaran di bawah tanda tangan kontrak.”
Eiren yang mendengar ucapan Elio langsung menatap dengan pandangan tajam. Dia mencoba mencerna apa yang baru saja dikatakan Elio. Berpacaran di bawah tanda tangan kontrak? Sebuah hubungan yang didasari oleh perjanjian? Menyadari perkataan Elio, Eiren langsung tersenyum sinis sembari menatap Elio. Beberapa kali terdengar decakan kecil yang membuat Elio juga semakin penasaran dengan apa yang dipikirkan gadis di hadapannya.
“Kamu mengajakku berpacaran kontrak?” ulang Eiren dengan sebelah alis terangkat, “kamu pikir aku cewek apa sampai mau melakukan hal itu? Apa yang kamu pikirkan sampai bisa mencetuskan ide semacam itu?”
Elio menyandarkan tubuhnya dan menatap Eiren lekat. “Aku tahu, hubunganmu dengannya bahkan tidak jelas. Jika kamu berpacaran denganku, kamu bisa menggunakan aku agar kekasihmu itu merasa cemburu dan akhirnya memilihmu. Itu pun jika dia memang mencintaimu,” jelas Elio dengan pandangan yakin. Dia sudah memikirkan semua yang harus dilakukannya.
Eiren langsung tertawa keras dan mengabikan tatapan yang langsung mengarahnya. Dia bahkan bertepuk tangan kecil yang diarahkan tepat ke depan wajah Elio. Rasanya dia tidak menyangka ide tersebut datang dari otak brillian seorang Adelio Cetta.
“Itu benar-benar ide yang luar biasa konyol, Bapak Dosen. Aku bahkan tidak mau bersusah payah menjalankan rencana konyolmu itu. Aku memilih untuk menetapkan sendiri jalanku, bukan sesuai dengan aturanmu,” ucap Eiren dengan pandangan tegas.
Sial, gerutu Elio dalam hati. Dia tahu, papanya akan memberikan cap buruk kepadanya jika dia tidak membawa Eiren sebagai kekasih. Meski dia yakin, papanya juga tengah mencari informasi mengenai Eiren. Mana ada seorang wanita baik yang mau menyerahkan diri ke dalam pelukan seorang pria yang bukan kekasihnya? Elio yakin itu yang akan diterima papanya meski menemukan fakta bahwa Eiren bukanlah wanita malam.
Elio menatap Eiren dengan pandangan tajam. Helaan napas terdengar begitu pasrah dan menatap Eiren dengan pandangan malas. “Lalu, apa yang kamu mau?” tanya Elio mencoba mencari tahu isi pikiran Eiren.
“Jangan pernah ganggu saya lagi, Pak. Anggap saja saya seperti mahasiswi yang lain. Mahasiswi yang bahkan suka Bapak hukum. Seorang gadis yang tidak populer sama sekali. Lupakan malam di mana saya melakukan kesalahan. Itu yang saya inginkan,” jawab Eiren tegas.
“Meski pada akhirnya papaku akan mengganggu hidupmu?” tanya Elio dengan mata menatap tajam. Netranya mengamati wajah gadis di hadapannya yang terkesan cuek dan tidak memperhatikan penampilan sama sekali.
Eiren yang mendengar menghela napas. “Aku tidak harus memikirkan apa yang belum terjadi, kan? Jadi aku tidak mau memikirkan apa pun yang kamu sebut sebagai pemberi informasi atau sebagai ancaman,” tegas Eiren lelah. Dia memikirkan kehidupan yang sedang dijalani saja susah, kenapa harus memikirkan apa yang belum terjadi?
Elio diam seketika. Dia tidak mengira membujuk Eiren ternyata sesulit ini. Gadis keras kepala dengan tingkat keberanian yang membuatnya salut. Elio menatap Eiren lekat. Dia merasa semakin penasaran dengan wujud kuat gadis tersebut.
Apa yang terjadi jika papa benar mengganggu hidupnya?, batin Elio ingin tahu seberapa tegarnya seorang Eiren. Apa ketika papanya mengganggu, dia masih bisa menunjukan wajah sombong dan angkuhnya? Elio tersenyum kecil memikirkan apa yang baru saja terlintas di kepalanya.
Eiren bangkit dan menatap Elio dengan tatapan datar. “Sudah tidak ada lagi yang mau kamu bicarakan? Aku pergi dan jangan pernah kamu berusaha menawariku ide gila seperti tadi karena aku akan menolak.”
__ADS_1
Eiren tidak menunggu jawaban dari Elio dan langsung melangkah. Dia menuju ke arah kasir dan mulai membayar makanannya. Setelah itu, langkahnya segera membawanya keluar. Dia enggan bersama dengan Elio. Namun, kesalahan keduanya adalah ketika dia tidak memperhatikan sekitar dan tidak menyadari seseorang yang ditunggunya hadir juga berada di tempat yang sama.
Eiren baru akan keluar ketika pintu sudah dibuka, tetapi langkahnya terhenti ketika melihat sepasang kekasih di depannya. Matanya masih mengamati keduanya yang tengah bermesraan. Eiren menghela napas kasar dan segera keluar. Membuang wajahnya untuk tidak menatap kekasihnya.
_____
Alex baru saja akan masuk bersama dengan Dora yang masih bergelanyut manja di lengannya. Dia sudah menyingkirkan tangan wanita tersebut, tetapi Dora kembali lagi menggandeng lengannya sembari menunjukan senyum manis, seakan mereka adalah pasangan kekasih yang begitu bahagia.
Alex baru akan masuk ke dalam restoran ketika matanya bertemu pandang dengan seorang gadis bermata bening yang sangat dikenalnya. Eiren. Matanya langsung membelalak melihat Eiren yang hanya menatapnya tajam.
“Eiren,” gumam Alex pelan.
Dora yang ada di dekat Alex segera mengeratkan pelukannya dan menatap Eiren dengan pandangan mengejek, menunjukan kemesraan yang sebanarya Alex sendiri tidak mau.
Alex menatap Eiren yang mulai melangkah meninggalkannya. Dengan cepat dia menyentak tangan Dora, mengejak Eiren yang sudah melangkah menjauh.
Eiren menghela napas keras dan menatap Alex dengan pandangan dingin. “Apalagi?” tanya Eiren dengan nada tidak suka.
“Kamu jangan salah paham. Aku dan Dora, kami tidak benar-benar pacaran. Aku masih tetap mencintai kamu, Eiren,” ucap Alex dengan wajah menunjukan keseriusan.
Eiren yang mendengar langsung menghela napas kasar dan menatap Alex dengan pandangan santai. “Aku bahkan belum mengatakan apa pun, Alex. Kenapa seakan kamu begitu takut?” ujar Eiren dengan suara mengejek.
Alex menatap Eiren dan meraih satu tangan Eiren. Dia kembali menggenggamnya erat. “Eiren, aku hanya takut akan kehilangan kamu. Aku benar-benar gak bisa kehilangan kamu. Itu sebabnya aku mengatakannya sebelum kamu alah paham.”
Eiren menyentak tangan Alex dan menatap dengan pandangan menusuk. Dia benar-benar sudah lelah dengan hidupnya. Dia lelah dengan segala yang dijanjikan, tetapi berbeda dengan apa yang dilihatnya.
“Alex, aku lelah,” ucap Eiren dengan mata tajam. “Aku lelah berurusan denganmu dan semua janji manismu. Aku mau kita akhiri hubungan kita mulai hari ini,” putus Eiren sudah lelah mempertahankan Alex, tetapi pria itu hanya sibuk dan tidak pernah memberinya semangat sama sekali.
__ADS_1
Alex yang mendengar langsung diam membeku. Matanya menatap pilu ke arah Eiren, gadis yang sangat dicintainya. “Apa yang baru saja kamu katakan, Eiren? Kamu tidak percaya denganku? Aku hanya butuh sedikit....”
“Cukup,” potong Eiren dengan nada tegas dan tatapan dingin, “cukup aku percaya dan berjuang sendiri, Alex. Aku lelah mencoba mempertahankanmu di saaat kamu asyik dengan Dora. Aku juga punya hati. Sebagai kekasih, aku juga mau diperhatikan,” jelas Eiren dengan notasi yang tetap datar.
Alex meremas rambutnya hingga acak dan menatap Eiren dengan wajah frustasi. “Eiren, kamu tahu, kan, aku sedang berusaha mempertahankan hubungan kita. Orang tuaku memaksa agar aku menikah dengan Dora. Itu sebabnya aku menerima sembari meyakinkan mereka agar mau menerimamu,” ucap Alex dengan nada kesal.
“Itu yang membuatku benar-benar yakin bahwa dengan mengakhiri hubungan ini, kita akan sama-sama mendapatkan yang terbaik. Jadi, mulai sekarang aku akan melupakanmu dan kamu berhak bahagia dengan Dora,” jelas Eiren segera melangkah pergi. Dia berharap semua adalah keputusan yang baik.
Alex diam dan memperhatikan Eiren dengan wajah kacau. “Arrrrgghh,” teriak Alex dengan tangan yang meremas rambutnya.
Di belakang, Dora tersenyum senang melihat drama antara Alex dan Eiren. Dalam hati dia bersyukur, setidaknya dia tidak perlu mengancam Eiren untuk menjauhi Alex. Sedangkan di sisi lain, Elio ikut tersenyum senang.
_____
🌹🌹🌹🌹🌹
Selamat natal untuk semua yang merayakan. Semoga natal kali ini bisa menjadi berkah untuk kita semua.
Selamat membaca, jangan lupa tinggalkan like, comment, tambah ke favorit, vote dan follow Kim ya.
Untuk yang belum baca Relationship Goals, segera deh baca. Ada kisan Bara, Alice dan Dave loh. Jangan lupa juga tinggalkan like, comment, tambah ke favorit, vote.
Kim tunggu kehadirannya sayang-sayangkuh. Jangan lupa juga berikan ucapan untuk Kim. Terserah di karya yang mana saja. Disemua karya Kim juga gak masalah heheh.
Untuk info lebih lanjut bisa follow ig Kim ya. @kimm.meili.
See you again sayang-sayangkuh 😚😚😚
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹🌹