Wedding With My Lecturer

Wedding With My Lecturer
Bagian 92_Pesta Penyambutan


__ADS_3

Bagaimana pun statusnya saat ini, Elio tetaplah Elio. Dia pria dengan kemauan teguh dan menyebalkan. Seperti saat ini, Eiren menatap suaminya dengan tatapn tidak suka. Pendapatnya tidak diterima sama sekali dan Elio tetap kekeh membuat pesta besar-besaran di rumah sebagai bentuk penyambutan putranya lahir ke dunia.


“Sayang, butuh apalagi?" tanya Elio dengan mata menatap istrinya lekat.


Eiren hanya diam. Dia ingin pesta penyambutan anaknya hanya dilakukan bersama dengan keluarga dan orang terdekatnya saja. Namun Elio malah berniat mengundang semua kenalan dan seisi kantor. Hal yang menurut Eiren terlalu berlebihan meski untuk menunjukan sebuah kebahagiaan.


“Hey, kok diam,” tegur Elio ketika tidak mendengar jawaban apa pun.


Elio segera menyuruh sekretaris yang sudah dipaksa datang ke rumah sakit untuk keluar dari ruangan istrinya. Kakinya mulai melangkah mendekat ke arah Eiren dan mendekap istrinya erat, membuat Eiren menghela napas kasar.


“Ada masala?” tanya Elio dengan suara melembut. Matanya menatap ke arah Eiren dengan pandangan lekat.


Eiren yang merasa tidak enak menatap ke arah Elio dan mendekap suaminya erat. “Mas, aku itu gak mau kalau pestanya terlalu besar. Aku mau pesta ini dilakukan hanya untuk kita dan para orang terdekat. Anak kita baru lahir dan dia masih terlalu kecil untuk mendengar keramaian yang berlebihan," jelas Eireb berharap Elio akan mengertinya.


“Jadi, kamu mau hanya keluarga yang kita undanh?” jelas Elio dengan pandangan menyelidik.


Eiren hanya mengangguk, enggan menatap suaminya sama sekali. Sampai Elio mulai mengelus pelan pipinya dan membawanya menatap ke arap Elio lekat. Terlihat senyum tulus dari wajah suaminya.


“Ya sudah, aku akan ikut apa mau kamu, sayang. Kita akan lakukan dengan sederhana saja. Tetapi, jangan marah, oke? Aku gak mau di hari bahagia kita kamu marah sama aku,” ujar Elio mencoba meruntuhkan sikap Eiren yang sama keras kepalanya.


“Beneran?” tanya Eiren memastikan.


Elio hanya mengangguk mengiyakan, membuat Eiren yang saat itu merasa lega segera mendekap suaminya erat. Ada rasa bahagia karena kali ini Elio yang menurutinya. Biasanya memang Eiren yang menurut untuk ikut aturan pria tersebut.


“Sudah gak marah?” tanya Elio sembari mengelus pelan puncak kepala istrinya. Eiren hanya mengangguk dan mengulum senyum. Sampai tangan kekar Elio mulai menariknya pelan, membuat pelukannya kembai terlepas.


“Sekarang kita pulang ya? Aku akan siapkan semuanya,” ucap Elio yang langsung turun dari ranjang.

__ADS_1


Eiren hanya diam, menatap wajah tidak bersemangat dari suaminya. Sampai akhirnya, Elio mulai keluar dari ruangan. Eiren hanya diam dengan setitik air mata yang mengalir. “Sekarang gantian dia yang marah,” gumam Eiren segera menghapus wajah sendunya.


_____


“Mas, kamu marah sama aku?” tanya Eiren dengan pandangan lekat. Putra mungilnya masih terlelap dalam dekapannya. Sejak keluar dari rumah sakit, Elio tetap saja diam dan tidak memperhatikannya sama sekali. Hal yang membuatnya merasakan hal bebeda dengan suaminya.


Elio yang masih sibik dengan kemudi menatap ke arah Eiren yang ada di dekatnya dan tersenyum tipis, sembari menggelengkan kepala ringan. “Gak, sayang. Untuk apa aku marah?”


“Kamu yakin? Sejak keluar dari rumah sakit kamu selalu saja diam. Apa kamu masih tidak setuju dengan rencanaku? Kalau memang iya, lebih baik batalkan saja dan lakukan apa yang kamu mau. Aku akan ikut apa pun rencanamu,” jawab Eiren dengan tatapan lekat. Menyembunyikan wajah murungnya. Sampai kapan aku terus yang mengerti dia, batin Eiren lirih.


Elio tertawa kecil dan menatap istrnya sekilas. Tanganya mengelus puncak kepala Eiren tanpa mengalihkan pandangan. “Aku beneran gak marah sama kamu, sayang. Kita akan tetap lakukan apa yang kamu mau. Oke? Aku juga gak merasa keberatan kok. Kita bisa melakukan pesta besar-besaran saat nanti anak kita sudah jauh lebih besar. Untuk penyambutannya sekarang, kita akan tetap panggil semua keluarga dan teman dekat saja,” jelas Elio lembut.


Eiren hanya mengangguk. Tidak tahu apa yang akan dilakukannya. Namun, pikirannya buyar ketika dering ponsel Elio terdengar. Tampak nama sekretaris suaminya. Eiren segera menatap ke arah Elio yang terlihat bahagia dan mengangkat dengan buru-buru.


“Ada apa?” tanya Elio dengan wajah sumringah.


“Kamu kenapa diam?” tanya Elio ketika panggilannya sudah terputus, membuat Eiren menatap dengan senyum tipis.


“Gak apa,” jawab Eiern pelan.


Elio hanya mengabaikan tatapan sedih Eiren. Sampai akhirnya, Elio membelokan mobil dan memasuki pekarangan rumahnya. Setelah berhenti, Eiren langsung turun dan tidak memperhatikan jalanan yang ada di dekatnya.


“Sayang,” panggil Elio merasa bingung karena tingkah Eiren.


Eiren masih terus melangkah, diikuti Elio yang mulai setengah berlari mengejar istrinya. Sampai tangannya mulai mendorong pintu besar di depannya, membuat Eiren yang saat itu merasa sedih menjadi diam seketika. Matanya menatap ruangan yang sudah didesain dengan hiasan kecil dan kedua orang tuanya berada di sana.


“Lho, sayang kok sudah masuk. Elio bahkan belum memberi kita kode kalau kalian sudah datang,” ucap Farah dengan wajah bingung. Tangannya masih memegang kue.

__ADS_1


“Sayang, kenapa kamu ninggalin aku di luar,” gerutu Elio yang ada di dekatnya.


“Mas, ini apa?” tanya Eiren dengan pandangan bingung.


Elio segera menagakan badan dan menatap istrinya lekat. Dia mulai mundur beberapa langkah, berdiri tepat di belakang Eiren dan mendekap istrinya erat. “Bukannya kamu mau pesta yang sederhana? Dengan kelurga dan orang terdekat? Aku hanya mengabulkan keinginanmu, sayang. Aku tadi keluar buru-buru ingin mengabarkan kepada sekretarisku agar membatalkan rencananya. Aku langsung menghubungi mama dan papa, Saka dan juga Feli. Aku meminta bantuan kepada mereka agar bisa membuat pesat kecil untuk menyambut kedatangan putra kita,” kelas Elio dengan taapan lembut.


“Kamu melakukan semuan ini buat aku?” lirih Eiren merasa bersalah.


“Tentu. Apa pun untuk istriku tersayang,” jawab Elio membuat Eiren menitikan air mata perlahan.


Elio melepaskan pelukannya dan kembali melangkah. Meninggalkan Eiren yang masih terpaku di tempatnya. Elio menghentikan langkahnya tepat di depan Eiren yang masih menunjukan wajah terharu. “Selamat datang untuk putra dan istriku. Terima kasih telah memberiku kebahagian.Terima kasih karena telah hadir dalam hidupku. Terima kasih karena sudah menjadikan kisah hidupku begitu sempurna,” ucapnya sembari meletakan kalung berlian di leher Eiren.


Feli yang melihat segera melangkah, mengambil putra sahabatnya. Eiren hanya menuruti, memberikan putranya ke tangan lain. Matanya menatap Elio dengan pandangan lekat. Dengan sekejap, tangannya langusng mendekao Elio dan menitikan air mata penuh kebahagiaan.


“Terima kasih karena sudah selalu ada untukku, Mas. Terima kasih karena sudah selalu menjadikanku wanita paling spesial,” gumam Eiren merasa terharu.


Elio hanya diam dengan senyum tipis. Tangannya masih sibuk mengelus lembut rambut istrinya.


Terima kasih karena sudah menyatukan kami dalam ikatan pernikahan, Tuhan. Terima kasih karena sudah mempercayakan seorang putra untuk kami jaga. Semoga, selamanya kami akan terus bersama dalam sebuah kebahagiaan, batin Eiren dan Elio secara bersamaan.


_____


Haloo semuanya..terima kasih karena sudah mau menyempatkan membaca cerita Kim yang masih sangat jauh dari kata sempurna. Terima kasih karena sudah mendukung Kim selama ini. Terima kasih karena kalian semua sudah sabar mengikuti kisah Eiren dan Elio sampai sejauh ini. Kim sangat beruntung memiliki kalian dalam kehidupan ini. Tanpa kalian, Kim yakin, Kim tidak akan pernah mampu sejauh ini. Tetap ikuti Kim dan baca selalu cerita Kim ya sayangkuh. Dukung kim dalam melangkah.


Selamat membaca dan jangan lupa tinggalkan like, comment dan tambah ke favorit kalian. Kalau yang sudah menambahkan, please jangan pernah hapus ya sayangkuh. Jangan lupa juga baca cerita Kim dengan judul “Relationship Goals” dan “Wediding Drama 2”. Jangan lupa tinggalkan like, comment dan tambah ke favorit kalian.


Kalian juga bisa follow akun instagram Kim di @kimm.meili supaya tahu info cerita terbaru dan info update Kim. See you sayangkuh.

__ADS_1


Mau Extra Chapter? Jalian bisa comment di bawah ya sayang. Jim tunggu partisipasi kalian semua. Kim sayang kalian. 😘😘


__ADS_2