
.
Pagi hari di kediaman Aganor.
Sudah wangi, sudah cantik dan sudah membahana. Sebelum berangkat ke Bandara meninggalkan Korea, Esme akan membuat siaran langsung di akun media sosialnya dulu. Mumpung Alucard sedang berada di kamar mandi.
Ia menyenderkan ponselnya di atas meja rias. Esme akan berpura-pura beraktivitas saat pagi, yaitu merapikan kamar, terutama ranjangnya.
"Guys, ini hari ke-4 aku di Korea, tapi aku baru sempet bikin siaran langsungnya sekarang, maaf banget yaa. Eh, btw... kemarin aku ketemu langsung sama Oppa Lee Min Oh, loh. Ya ampuunn, senyumnya itu bikin hati meleleh tau gak? Kulitnya mulus banget kaya pantat bayi. Aku lupa gak nanya dia pake skincare apa, nyesel bagettt, tapi yang pasti perawatannya itu muahall banget, percuma nanya juga, kalau di jawab sama dia, ya paling aku bales 'oh' doang... sayang duid ya gak sih. Tapi, kayanya kalian ga bakal percaya deh, emang sih aku belum sempet foto bareng dia jadi ga ada bukti nyata, karena suami aku tuh ngusir dia duluan. Its ok, no problem!" Esme beranjak dari duduknya.
"Disini, aku cuma mau berbagi rasa kebahagiaan aku saat berada di Korea. Aku baru selesai mandi dan make up wajah aku, terus aku mau rapiin tempat tidur aku dulu, ya, sebelum suami aku ke luar dari kamar mandi." Esme bergegas merapikan tempat tidurnya. Ia seperti diburu waktu, karena takut Alucard selesai mandi dan membuat ribuan juta orang yang sedang menonton siaran langsungnya gempar.
"WOW... kamarnya bagus banget, Kak! Pasti Kakak nikah sama orang yang bener-bener kaya, ya?"
"Auto pesen tiket ke Korea!!"
"Ya ampun, jadi ngiler liatnya. Kebayang kalau aku juga dapet suami orang Korea. Uwwuu."
"Kak, tolong dong bilangin sama suami Kakak punya temen cowok gak? Kalau punya kenalin ke aku, ya!"
Begitulah beberapa komentar dari para penonton siaran langsung Esme.
98% lagi, Esme selesai merapikan tempat tidurnya. Tiba-tiba, Alucard ke luar dari kamar mandi, dengan handuk kimono berwarna putih. Rambut dan wajahnya masih nampak basah berantakan. Ia berjalan menghampiri Esme, lalu memeluknya.
Deg!!!
"A-Alucard?" Esme terbelalak.
"Esme, berapa lama kau menstruasi?" tanya Alucard, polos. Ia mengecup-kecup pundak Esme dari belakang.
Ah!! Gawat... siaran langsungnya??? (Batin Esme)
"Al, lepaskan! Rambut basahmu mengenai bajuku!" Esme meronta.
Alucard segera membantingkan tubuh Esme ke atas ranjang. Ia langsung menindihnya.
"OMG!! 😲 Mataku dan otak polosku ternodai!!"
"Ya Tuaannn!!! Kayaknya, suaminya gak tau Kak Esme lagi siaran langsung, ya?"
"KAKAA!! Suaminya ganteng banget!! Belah dikit, buat aku dong?"
"Dilihat dosa, gak dilihat mubazir. Jiwa mesumku menggebu-gebu, guys. 😂"
Komentar lagi dari beberapa penonton.
"AALL!!! STOP!!" Esme segera mendorong tubuh Alucard.
"Kenapa?" tanya Alucard, terheran.
__ADS_1
Esme menepuk jidatnya. "Aku sedang melakukan siaran langsung di akun media sosialku dan kau baru saja membuat semuanya hancur berantakan!!"
Ya ampuunn, benar-benar memalukan!! (Batin Esme)
Alucard segera beranjak, dan mencari letak ponsel Esme. Ketemu! Alucard langsung mengambilnya.
"Ketampananku bukan untuk konsumsi publik. Maaf, aku matikan!" kata Alucard. Wajah Alucard nampak jelas sekali di kamera. Dan itu membuat siapapun yang melihatnya, kejang-kejang.
Alucard mematikan siaran langsung itu. Ia menoleh ke arah Esme. Esme terlihat sedang mengumpat di balik selimut tebalnya.
"Honey, maaf kan aku! Aku tidak tahu," bujuk Alucard, manja.
"Cepat pakai baju! Kita pulang!!" kecam Esme.
"Hufff... baik."
Tidak lama, Esme dan Alucard sudah siap untuk berangkat menuju bandara. Esme segera melupakan kejadian memalukan itu. Ketiga adik Alucard dan kedua orang tuanya sedang menanti di lantai dasar dengan beberapa jinjingan yang berisi oleh-oleh.
"Hyun, kau simpan oleh-oleh ini di bagasi mobil," titah Ny.Bae, ia terlihat begitu sedih. Ny.Bae benar-benar tidak rela memulangkan Esme ke Indonesia.
"Djordi! Belikan rumah untukku, ya disana. Setiap sebulan sekali aku akan pergi ke Indonesia, untuk mengunjungi Esme," pinta Ny.Bae.
"Hufff... kita sudah memiliki rumah dan vila di 11 Negara. Bukankah waktu itu kau memberikan hadiah pernikahan rumah untuk Alucard dan istrinya? Jika berkunjung ke sana kau menginap saja di rumah mereka," usul Tn.Aganor.
Esme dan Alucard pun ke luar dari kamarnya, mereka berjalan menuruni tangga menghampiri keluarga Alucard untuk berpamitan.
"Ehm... emm -"
"Ah! Dia sudah pulang duluan, Bu. Katanya lupa mematikan kompor dirumah," celetuk Alucard.
Dasar gila!! Tidak masuk akal sekali ucapannya. (Batin Esme)
"Mematikan kompor? Dari Korea ke Indonesia?" Ny.Bae mengernyitkan dahinya. "Sudahlah, kalau memang Lolyta benar pulang tidak apa-apa. Esme, kau harus sering-sering berkunjung ke sini, ya? Kalau tidak, ibu dengan senang hati yang akan berkunjung ke rumah kalian."
"Baik, baik. Ibu harus jaga kesehatan, ya. Aku pasti akan selalu merindukanmu," ucap Esme. Ia merasakan perasaan nyaman saat berada di pelukan Ny.Bae.
Alucard sangat beruntung memiliki ibu seperti Ny.Bae, sudah cantik, baik, ramah, pengertian, perhatian, pokoknya calon mertua idaman.
Ny.Bae enggan untuk melepas pelukannya, tapi harus.
"Djordi, bagaimana kalau kita mengantarnya dulu ke bandara?" usul Ny.Bae dengan tatapan mata yang penuh harap.
"Tidak sempat, Nana. Kita harus segera pergi ke The King Hotel, Tn.Mathew sedang menuju kesana, kita harus sudah tiba sebelum dia berada disana," ucap Tn.Aganor. "Ayo, Alucard, bawa istrimu masuk mobil."
Ny.Bae mengerucutkan bibirnya, karena penolakkan dari suaminya. Mereka akan bertemu dengan orang penting demi memperkuat perusahaan hiburan yang dikelola Tn.Aganor.
Tak lupa, Esme berpamitan pada Aldous, Adamson dan Akai, sebelum melangkah ke luar dari rumah ini. Esme menebarkan senyuman indah yang menurut Alucard hanya boleh diperlihatkan padanya saja.
"Woaa... k-kenapa aku baru menyadari, kalau Kakak iparku ini sangat mempesona," ucap Akai tanpa sadar.
__ADS_1
Alucard yang sedang berdiri di belakang Esme langsung memelototinya. Uh, sangat mengerikan!! Sampai-sampai, Akai langsung tertunduk gugup.
"Jangan macam-macam kau!!" sindir Aldous dan Adamson.
Mereka bertiga mengucapkan kata perpisahan yang manis untuk Esme dengan bahasa Indonesia, tentu saja mereka sudah menghapalnya sedari malam, yaa meskipun pengucapannya masih terdengar kaku. Tapi, perlakuan mereka ini sangat menyentuh hati dan perasaan Esme. Kemudian, mereka mengantar Esme dan Alucard masuk ke dalam mobil.
Bruk...
Pintu mobil tertutup.
"Hyun!! Kau harus menajamkan tingkat kewaspadaanmu, jangan sampai kau lengah dan membuat menantuku lecet!" kecam Ny.Bae.
"Baik, Nyonya!"
Ny.Bae mengeluarkan ponselnya. Ia akan melakukan siaran langsung di akun media sosialnya, sebagaimana perasaan sedihnya ditinggal oleh menantu.
"Esme!! Esme!!... Lihat kemari, lambaikan tanganmu dan tersenyumlah!"
Esme menoleh. Ia sedikit terkejut, sedang apa Ny.Bae mengangkat-angkat ponselnya. Kemudian, Esme melambaikan tangannya dan tersenyum.
"Astaga, Nana!! Apa yang kau lakukan?" geram Tn.Aganor saat melihat tingkah kekanak-kanakkan istrinya.
"Diam kau Kakek Tua!"
Srek... srek... srek...
Alucard langsung menutup kaca jendela mobilnya. "Jalan, Hyun. Abaikan saja ibuku yang kurang micin itu!"
Bruk... bruk... bruk...
"ALUCARD, BUKA KACANYA!! Brengs*k kau, aku sedang melakukan siaran langsung, tahu!! Awas kau, ya!!!" teriak Ny.Bae sambil menggedor-gedor kaca jendela mobil.
Apa!! Siaran langsung? Bagaimana kalau Ny.Bae menonton kejadian aku dan Alucard di kamar, tadi. Arrggghh... ini semua gara-gara si mesum Alucard!! (Batin Esme)
Ketiga adik Alucard hanya menggelengkan kepalanya melihat ibunya yang bersikap konyol seperti itu. Mereka menjadi khawatir ketika nanti memiliki seorang istri.
Mobil pun melaju, ke luar dari kediaman Aganor menuju Bandara.
"Ayo, kita juga harus pergi 'kan?" Tn.Aganor segera menggiring Ny.Bae masuk ke dalam mobil, sebelum Ny.Bae membuat aksi yang lebih kekanak-kanakkan dari itu.
"Tunggu, tunggu!! Apa ini?" Ny.Bae terbelalak. "Alucard dan Esme? Sedang apa mereka... ups, dasar ******** kecil, hihi... tidak sabaran sekali dia di video ini!!"
Alucard kau tidak boleh mengecewakan aku. Kau harus memberikanku cucu yang banyak untukku, hihihi... aku harus mengirimkan jamu penyubur kandungan paling baik dan teruji untuk mereka! (Batin Ny.Bae)
...
BERSAMBUNG !!!
Jangan lupa LIKE, KOMEN & TIPS 🤩
__ADS_1