
Masih 4 tahun yang lalu...
Aira melahirkan di Newyork, dan memulai kembali hidupnya disana. Dia berkuliah di Cornell University mengambil jurusan School of Hotel Administration dan berhasil lulus dalam 2 tahun. Dia juga sekolah kepribadian dan menjalani kursus masak dengan chef khusus.
4 tahunnya di Amerika benar benar Aira habiskan untuk membenahi pikiran dan jiwanya agar menjadi Aira yang lebih baik lagi. Saat itu, dipikirannya adalah fokus membesarkan Elisa dengan penuh cinta dan menjadi super Mom.
Maka dari itu, Elisa selalu Aira bawa pada setiap acara penting dan kemana pun dia pergi, Elisa selalu disisinya.
Beruntungnya Aira, memiliki ornag tua yang mendukung dan memberikan fasilitas untuk dia memulai kembali awal yang baru. Hingga akhirnya Papa Aira ingin menguji apakan putrinya itu cukup kuat untuk kembali ke Indonesia dan mendirikan hotel milik Aira sendiri.
Sementara itu, Aris yang menggoda Ressa agar kembali lagi padanya memang berhasil batal cerai dengan Ressa. Namun saat kembali ke hotel tempatnya bekerja, kantornya sudah digembok, dan barang barang pribadi miliknya sudah dikemas. Semua fasilitas kantor pun kembali ditarik, termasuk mobil yang selalu dia pakai. Sehingga uang yang sebelumnya dia gelapkan juga menjadi cap buruk untuk karier yang sudah dia bangun di dunia perhotelan.
Selama 4 tahun belakangan, dia hanya menjadi beban bagi Ressa yang memang usaha onlinenya juga dihancurkan oleh Bos Adjie. Hingga akhirnya Ressa berinisiatif untuk membuka warung kecil untuk kehidupannya sehari hari.
Namun karena gaya hidup mereka berdua yang cukup tinggi, hingga akhirnya mereka sangat kewalahan dan membuat mereka sering kali bertengkar.
_____________________________________
Aris tiba dirumahnya, rumah yang jauh lebih kecil dari rumahnya yang dulu. Terlihat Ressa sedang melayani pembeli beras.
"Makasih ya bu," Ucap Ressa tersenyum ramah pada pembeli yang merupakan tetangganya.
Setelah pembeli itu pergi, Ressa menghampiri Aris dan menarik lengan Aris yang sedang membuka tutup saji yang didalamnya hanya ada nasi dingin dan juga tempe orek.
"Darimana aja kamu?! Sana jagain warung, aku ingin mandi," Ucap Ressa kesal.
"Duuh aku mau makan dulu, lapar banget dari tadi." Ucap Aris segera duduk dan mengambil nasi dengan lauk seadanya.
"Iya makan-nya disana, sambil nungguin warung. Jadi suami yang becus bisa gak?" Ucapan Ressa membuat Aris yang tengah makan seketika menatap Ressa dengan tajam.
"Berisik!" Ucap Aris ketus dan segera pergi menuju kursi depan warung untuk menjaga warung sementara Ressa mandi.
Aris melahap makanan itu dengan pikiran yang berkecamuk.
"Kenapa hidupku jadi berantakan begini, harusnya dari awal aku jadikan Aira istri, dan sebelum ketahuan Ressa, harusnya aku sudah menceraikannya. Dasar bego! Ada berlian suka sama gue malah salah langkah,"
__ADS_1
Aris menyayangkan hubungannya dengan Aira harus berakhir dengan tragis. Tapi sebenarnya dia juga iri melihat Aira baik baik saja, bahkan Aira sekarang tambah cantik.
Setelah selesai makan, Aris membuka ponselnya dan melihan instagram, dia mencari akun pribadi milik Aira dari akun instagram Hotel Air yang saat ini sedang viral.
"Gampang banget cari kamu Ra," Gumam Aris begitu menemukan akun Instagram milik Aira.
@Pemata.Aira
"Wah pengikutnya banyak banget, ada 675K follower. Dia terkenal juga ya," Gumam Aris lagi sambil menggulirkan layar ponselnya untuk melihat postingan pribadi milik Aira.
Tak banyak foto didalam instagram pribadi milik Aira, dia hanya membagikan kegiatan social dan liburannya saja. Namun dari pakaian dan lokasi yang Aira gunakan, Aris tahu betul kalau dia sudah benar benar menyianyiakan peluang menjadi orang kaya.
Sampai Aris menemukan 1 foto, tangan Aira dengan tangan anal kecil yang memakai gelang couple. Aris terkejut, melihat itu dia merada punya peluang.
"Ini, tangan ini... tangan ini pasti.. Aku yakin.." Gumam Aris dengan penuh bahagia.
"Yakin apa?" Tanya Ressa sambil mengibas rambutnya yang basah.
"Nggak, kamu gak perlu tahu." Ucap Aris menutup ponselnya.
"Gak jelas banget, yasudah abis ini kamu kasih makan ayam. Cepet sana!!" Ucap Ressa menggerutu.
"Aku yakin, itu pasti anakku yang dulu dikandung Aira." Ucap Aris dalam hatinya. "Akhirnya, aku punya kesempatan untuk menjadi orang kaya," Gumamnya bahagia. Aris mengatur rencana agar bisa bertemu dengan Aira dan anaknya.
___________________________________
Sementara itu, Meylani juga mendengar kepulangan Aira ke Indonesia, dan juga mendengar bahwa sekarang Aira sudah jadi Direktur Utama dari Hotel Air yang sedang viral itu.
Kebetulan, Meylani belum bekerja dan sedang mencari pekerjaan. Dia berusaha menghubungi Aira via Instagram.
"Aira, selamat ya, aku ikut senang atas kesuksesan kamu,"
Pesan yang Meylani kirim di Direct messege instagram pribadinya. Meylani berharap Aira mau membalas pesannya, karena semenjak kepindahan Aira yang tiba tiba ke Newyork, Aira tidak bisa dihubungi lagi.
Namun tidak disangka, Aira membalas pesan Meylani dengan cepat.
__ADS_1
"Mey, apa kabar? Aku kangen banget. Aku disurabaya sekarang. Ayo kita ketemu."
Isi pesan balasan dari Aira. Meylani segera mengetik balasan dan akhirnya mereka bertukar nomer telepon terbaru dan Aira menelpon.
"Hallo Mey, Apa kabar?" Tanya Aira dari seberang telepon
"Baik Ra, kamu apa kabar?" Tanya Meylani kembali dengan riang.
"Baik, baik, kamu udah lulus kuliah? tinggal dimana sekarang?" Ucap Aira.
"Aku masih disurabaya, yuk ketemu," Jawab Meylani sangat gembira.
"Boleh, di Caffe Baba jam 7 malem gimana?" Tanya Aira
"Bisa bisa, deket kok itu. Ketemu disana ya." Ucap Meylani
"Oh ya Mey, ajak juga Ergy dan kawan kawan yang lain ya," Pinta Aira.
"Kamu gak tahu tentang Ergy?" Tanya Meylani.
"Tahu apa?" Tanya Aira heran.
"Nanti aku ceritakan ketika kita bertemu, See you to night Ra," Ucap Meylani menutup telepon.
Meylani tak mengira kalau Aira tidak mendengar kabar tentang Ergy, Meylani terkejut. "Apa mungkin Aira pura pura? Ah nggak mungkin, Aira bukan orang yang kayak gitu deh kayaknya," Gumam Meylani dalam hatinya.
"Padahal aku pikir, Aira tahu apa yang terjadi sama Ergy," Gumam Meylani lagi sambil mengerutkan dahinya.
Sementara itu diruangan Aira, dia memikirkan apa yang Meylani ucapkan ditelepon, "Memangnya Ergy kenapa?" Ucap Aira sambil mengetuk-ngetukkan jarinya dimeja kerjanya.
"Elgy? Elgy itu siapa Ma?" Tanya Elisa yang sedang menggambar disisi Mamanya itu.
"Teman Mama sayang, Udah selesai gambarnya?" Tanya Aira pada Elisa sambil menghampiri putri kecilnya dan melihat gambar yang Elisa buat.
"Wah cantiknya, Elisa gambar siapa ini?" Tanya Aira melihat gambar Elisa yang gambarnya seperti seorang wanita berambut panjang.
__ADS_1
"Ini Mama, Mama Elisa yang cancik," Ucap Elisa dengan riang sambil menunjuk gambarnya.
Aira tersenyum dan mencium kening putri kecilnya itu. "Beruntungnya Mama punya kamu Nak," Batin Aira