Alternative/Zero One

Alternative/Zero One
Slave Vs Prototype Dewa


__ADS_3

POSEIDON, ATHENA, sekarang ARES. Ada berapa Olympia yang mereka simpan di bawah laboratorium?


ARES yang baru saja bergabung dalam pesta meriah tanpa basa-basi menebas kami menggunakan kapaknya. Aku dan Kenji menghindarinya tepat waktu dengan berlari dan berseluncur diantara kaki POSEIDON.


"Jangan buat mereka bersama. Pecah kelompok mereka!" Perintah Kenji yang dengan cepat menembakkan revolvernya ke arah ARES.


"Kalau begitu, aku akan memilih ATHENA sebagai teman dansaku." Kata Perseus berlari menghindari tusukan Trisula dan hentakan kaki kuda POSEIDON.


Perseus mencoba menyabet dada ATHENA menggunakan tombak bilah lengkungnya. Tapi sisik pelindung di dadanya begitu keras dan kuat sehingga tidak meninggalkan satu goresan pun.


"Keras juga." Kata Perseus memutar-mutar tombaknya.


ATHENA yang merasa terpancing dengan cepat membalas Perseus dengan tombaknya berupa serangan tusukan dari atas. Perseus dengan cepat yang sedang menggunakan tubuhku langsung bergeser dan menyabet siku ATHENA yang tidak dilindungi sisik.


Meskipun tidak terlalu dalam karena gerakannya berupa reflek tapi memberi damage yang berarti.


ATHENA pun marah dan menyerang kami dengan ekor ularnya. Perseus terpaksa bersalto kebelakang untuk menghindarinya.


"Sepertinya percuma." Kataku sedikit kecewa.


"Tidak, coba lihat sikunya." Kata Perseus. Aku pun mencoba memfokuskan penglihatanku di bagian siku ATHENA yang dilukai oleh Perseus. Aku sempat tidak percaya.


"Lukanya tidak bergenerasi?!" Kataku terkejut.


"Itu karena tombak ini. Tombak yang kudapat dari Medusa setelah memenggal kepalanya. Tombak yang bahkan bisa membuat para dewa menjadi busuk seperti mayat. Tombak pembunuh keabadian." Jelas Perseus.


Karena itu aku sempat heran. Ketika aku melihat Kenji bertarung dengan HERMES tubuhnya selalu bergenerasi dengan cepat di setiap Kenji melukainya. Jadi karena tombak ini.


...*****...


" 2 lawan 1. Baik itu di game maupun di dunia nyata seperti ini kalian para dewa tidak pernah adil." Kata Kenji sedikit terkekeh sambil mengisi pelurunya.

__ADS_1


ARES berlari dan memutar-mutar kapak dan pedangnya ke arah Kenji. Tebasan berlawanan jarum jam pun dilancarkan oleh ARES. Kenji yang melihat kecepatan ARES yang tidak normal langsung menggunakan kaki monsternya agar bergerak lebih lincah.


Kenji dengan mudah bergerak lincah dan cepat. ARES mencoba menebas Kenji berkali-kali tapi tidak ada satupun serangannya yang mengenai Kenji. Karena frustasi, ARES menebas dengan sekuat tenaganya yang bahkan hempasan anginnya cukup tajam untuk memotong baja sekalipun. Kenji sempat terhempas karena hempasan pedang dan kapak ARES dan menabrak salah satu tiang.


Seolah belum di beri napas, Kenji langsung ditabrak oleh POSEIDON dengan sangat kuat. bahkan membuat tiang yang sepertinya dari baja itu hancur dan membuat Kenji terlempar dan membentur tembok sangat keras.


asap mengepul di daerah Kenji terlempar. "Ya ampun, berilah aku kesempatan setidaknya." Keluh Kenji.


mendengar Kenji masih hidup, POSEIDON langsung melemparkan tombak trisulanya ke arah Kenji.


Asap pun perlahan menghilang. Sosok Kenji pun mulai terlihat. ARES dan POSEIDON terkejut.


Trisula yang di lempar oleh POSEIDON tertancap di sebuah tangan monster raksasa yang sangat keras. Kenji pun bangun dari duduknya. punggungnya terbungkus dengan cangkang raksasa. Ya, cangkang keras yang membungkus tangan monster itu dan punggungnya adalah cangkang Ancient Scorpio.


Melihat Kenji masih bisa berdiri, ARES menyerangnya menggunakan kapak. Serangannya meleset dan memotong beberapa kabel di samping kanan Kenji. Kenji langsung menendang tangan ARES hingga membuat ARES terpental dan melepaskan kapaknya.


Kenji dengan cepat menembakkan revolvernya ke mata ARES hingga membuat salah satu matanya buta. ARES melolong kesakitan. Kenji mencabut Trisula besar yang menancap di tangan monsternya.


Pertarungan berlangsung sengit. Kecepatan tebasan milik Kenji yang menggunakan Trisula dan katana dengan tebasan dari 8 tentakel milik POSEIDON sangatlah gila. Bahkan area sekitar sampai terkena dampaknya seperti lantai, tiang, dan temboknya. Semua terkena bekas tebasan mereka.


Namun karena POSEIDON kehilangan 1 momen, Kenji langsung menghancurkan pertahanan POSEIDON dan 8 tentakelnya. Kenji dengan kecepatan tinggi memotong 8 delapan tentakel POSEIDON sehingga membuatnya menjadi potongan ekor gurita.


"Mengerikan." Kata Tsukuyomi dari dalam alam bawah sadarku. Aku tidak paham yang dimaksud Tsukuyomi.


"Tuan Kenji bahkan hanya menebasnya satu kali. Tapi efeknya seperti memotong atmosfer dan dimensi ribuan kali." Mata Tsukuyomi bergetar. Entah itu karena kagum atau karena takut.


Tentakel POSEIDON terpotong hingga pangkal bahunya. POSEIDON meringkih kesakitan seperti kuda yang mengalami patah kaki. sekarang tersisa ATHENA.


...*******...


Perseus masih menghadapi ATHENA dengan segenap tenaganya. meskipun ATHENA kehilangan satu tangannya karena terkena serangan dari senjata magis dari Perseus dia masih bisa menyerang.

__ADS_1


Perseus pun memutari ATHENA dengan berlari. ATHENA menyerangnya menggunakan perisainya yang masih melekat di tangan kirinya. mencoba memukul sesuatu yang kecil dan cepat memanglah sangat sulit dan menjengkelkan. ATHENA pun marah karena serangannya tidak kena, bahkan satupun. Prototype dari Dewi Perang Yunani itu pun mencabut tombaknya dan memotong gagangnya sehingga membuatnya terlihat seperti pisau.


Dengan menggunakan senjata yang lebih pendek maka kecepatan serangannya akan meningkat. Bahkan baru 2 kali gerakan Perseus sudah terpojok. Perseus yang masih fokus menahan pisau ATHENA tidak memperhatikan kalau ekor ATHENA melilitinya menggunakan ekor ularnya.


Aku sempat panik dari alam bawah sadarku. Aku ingin bertukar tempat dengan Perseus tapi Tsukuyomi menghalangiku.


"Kau tidak akan mati jika Perseus menggunakan tubuhmu." Kata Tsukuyomi.


"Iya, setelah itu wanita ular itu akan meremasku hingga mati." Balasku.


"Kau terlalu meremehkan roh legenda, cawan suci." Kata Tsukuyomi.


Perseus dengan cepat membalik keadaan. Dengan sedikit menggeser posisi tangannya pisau ATHENA bergeser dan malah mengenai ekor ularnya sendiri. ATHENA dengan otomatis melepaskan lilitannya.


Perseus dengan cepat melompat ke arah ATHENA dan menebas-nebas tubuhnya dengan cepat. Dan ketika Perseus mendarat di tanah dengan santai. Tubuh ATHENA termutilasi menjadi potongan-potongan kecil.


1 dewa pun tumbang. "Kau puas sekarang?" Tanyaku kepada Perseus.


"Setidaknya tersalurkan." Aku dan Perseus pun bertukar kesadaran.


"Ken?" Kata mendekati Kenji yang sepertinya juga sudah selesai.


"Jangan kemari dulu!!!" Teriak Kenji.


selang beberapa detik tiba-tiba ARES dan POSEIDON sudah ada di belakangku untuk menyerang.


Tsukuyomi segera menukar kesadaranku dengan kesadarannya. Tapi sepertinya tidak akan sempat menghindar dan menahan dari 2 Olympia itu. Kenji juga tidak akan sempat untuk melindungiku.


Ledakan pun terjadi. Asap mengepul dengan sangat tebal. Tsukuyomi yang menggunakan tubuhku hanya terjatuh. Kenji dengan cepat maju untuk melindungi kami.


"Tak kusangka aku harus turun tangan untuk menangani 2 anjing liar ini." Dari cara bicaranya memang tidak asing. Pria dengan rambut hitam dan putih, armor putih yang terbuat dari emas dengan pasukan roh yang selalu tunduk dan taat kepadanya.

__ADS_1


"Kau....Hamato?!" kataku dari dalam alam bawah sadarku.


__ADS_2