Alternative/Zero One

Alternative/Zero One
Buff dari Avenger


__ADS_3

"Curse Beast......Ternyata kalian para manusia pandai memberi nama juga." Kata Hazard. Curse Beast mencoba menerkam Kenji berkali kali tapi selalu gagal. Hanya beberapa cakarannya saja yang mengenai bahu, betis, dan pinggang Kenji.


Gerakannya terlalu cepat untuk di hindari, mustahil menghindari serangan Curse Beast tanpa luka. Kenji juga tidak pernah sempat menembakkan 1 peluru pun ke arah Curse Beast. Tidak sedikitpun. Kenji padahal sudah memanfaatkan reruntuhan puing-puing bangunan tapi masih kalah cepat dengan insting Curse Beast.


"Woi katamu kau akan meminjamiku kekuatanmu?!" Kata Kenji.


"Memang. Kau saja yang tidak bisa meng-aktifkannya. Itu sama seperti Kokina Tochi milik para Roh Legenda." Jelas Hazard. Tentu saja Kenji tidak paham apa yang dimaksud Hazard.


Darah sudah banyak di korbankan oleh Kenji. Kenji mulai pucat dan pandangannya mulai kabur dan berkunang-kunang. Kenji pun terkapar di tanah dan berada di balik bongkahan puing- puing bangunan. Sang singa pun mendekatinya. Ketika sang singa zombie itu mulai ingin menggigit lehernya, Ketika singa itu membuka mulutnya Kenji langsung menembak isi mulutnya sebanyak 3 kali hingga menembus otak nya.


Singa zombie itu pun langsung terjatuh dan tumbang. Kenji pun langsung tumbang juga karena hampir kehabisan darah.


"Taktik yang bagus untuk menipu kucing hah?" Hazard tampaknya menikmati saat-saat sekarat Kenji tadi.


"Jika aku tidak melihat notifikasi darimu dimataku yang seperti notifikasi dalam game mungkin aku sudah menjadi bubur darah." Kata Kenji.


"Kan sudah kubilang. Aku akan membantumu dan meminjamimu kekuatan. Ini salah satunya." Jelas Hazard.


Notifikasi muncul lagi di pandangan Kenji. Terdapat tulisan "Eat Your Prey." Kenji sempat bingung maksud dari notifikasi itu.


"Kau menyuruhku untuk menelan mayat busuk itu? Yang benar saja." Keluh Kenji berusaha untuk ke posisi duduk.


"Meskipun skill membaca data itu dariku, notifikasinya bukan berasal dariku. Itu tergantung dengan kondisi dan keadaanmu." Jelas Hazard.


"Jadi?" Tanya Kenji.


"Notifikasi akan menyesuaikan apa yang akan kaubutuhkan. Biasanya data dari notifikasi itu menyesuaikan Job Class mu." Jawab Hazard.


Tapi Kenji masih ragu untuk melakukan apa yang tertulis di notifikasinya. Perutnya bergejolak hebat menahan lapar. Malam itu, Kenji menahan lapar. Karena sudah tidak tahan lagi Kenji memakan mentah-mentah bangkai Curse Beast itu.


Yang benar saja. Kenji langsung Keracunan ketika sudah menelan kunyahannya yang pertama. Kenji mengalami Kejang-kejang dan rasa sakit yang luar biasa. Semua tulangnya patah secara tiba-tiba tapi kemudian beregenerasi lagi, itu terjadi berulang-ulang, lehernya seperti tercekik dan hampir tidak bisa bernapas, otot-ototnya menegang dan tiba-tiba membesar, urat-uratnya keluar dan berubah menjadi merah padam. Kuku Kenji mulai memanjang. Siksaan itu dirasakan Kenji selama semalaman.


Di saat itulah Kenji merasa menyesal menelan daging zombie tersebut.

__ADS_1


...*******...


"Kenji! Tidak!" Jerit Miyuki mencoba melepaskan diri dari kuncian prajurit yang menahannya.


"Mabuchi! Hentikan! Kenji sudah tidak bisa di selamatkan lagi!" Kata salah satu teman Miyuki yang ikut menahan Miyuki. Miyuki melihat Kenji tergeletak tak sadarkan diri sejauh 10 meter diluar gerbang. gerbang mulai ditutup. Para zombie runner mulai berlarian menuju ke arah gerbang barat.


"Tutup gerbangnya!" Perintah dari sepertinya komandan para prajurit gerbang. Gerbang pun mulai tertutup . Miyuki semakin tidak terkendali dan meronta-ronta. Dia ingin menyeret Kenji dari gerombolan para zombie runner.


"Aku berjanji untuk melindunginya! Setidaknya biarkan aku yang menyelamatkannya!" Jerit Miyuki dan tiba-tiba kolaps dan pingsan lagi. Ada temannya yang dari kelas assassin yang selamat menyuntikkan obat penenang di leher Miyuki.


"Obat bius dosis tinggi. ini akan membuatnya tertidur selama 2 hari setidaknya." Kata si assassin yang menyuntikkan obat ke leher Miyuki. Dia bernama Shinji.


Miyuki pun mulai membuka matanya meskipun masih terasa sangat berat. Teman perempuan yang ada di sampingnya yang bernama Mai pun tersenyum melihatnya.


"Bagaimana keadaanmu?" Tanya Mai.


"Eh, baik-baik saja.....hanya sedikit lemas dan pusing." Miyuki memegangi kepalanya yang masih berdenyut-denyut.


"Kau tertidur selama 2 hari. Tentu saja kau lemas." Kata Mai.


Sebelum menyelesaikan kalimatnya, Miyuki langsung turun dari kasurnya dan terjatuh. Kakinya tidak kuat untuk menopang tubuhnya. Mai langsung mencoba membantunya.


"Lepaskan aku Mai! Kita meninggalkan Kenji di luar gerbang!" Air mata Miyuki mulai menetes. Dia ingat kalau sudah 2 hari sejak kejadian itu.


"Aku sangat menyesal Miyuki......Maafkan aku." Mai memeluk Miyuki dia juga meneteskan air mata. Mai sangat menyesal kalau sebelumnya Kenji juga menyelamatkannya dari salah satu zombie.


"Setidaknya kita..... bisa mengambil mayatnya........ Maafkan Kakakmu ini Kenji! Maafkan aku!" Suara Miyuki mulai pecah dan perau. Miyuki sepanjang malam itu terus mengucap "maafkan aku" sebagai pelampiasan penyesalannya.


...*****...


Matahari pun terbit. Cahaya matahari menyiram tubuh Kenji yang terkulai lemas di tanah bersamaan dengan mayat Curse Beast. Kenji kemudian membuka matanya dan segera menyipitkan matanya karena terkena cahaya matahari dari balik jendela bangunan yang rusak.


Kenji pun mencoba untuk bangun. Baru pertama kali ini Kenji merasa sehat dan sangat segar ketika bangun tidur. Ketika melihat dirinya sendiri dari pantulan cermin yang ada di samping kirinya. Kenji sangat terkejut melihat dirinya sendiri.

__ADS_1


Satu pertanyaan di benaknya. "Apakah ini aku?". Rambutnya menjadi putih, matanya menjadi merah menyala, pakaiannya sobek akibat otot-ototnya yang membesar sehingga hanya menyisakan pakaian ketat hitam saja yang sebagai **********, Urat-uratnya menjadi berwarna merah terlihat di setiap ujung pergelangan sendinya, Badannya menjadi lebih tinggi sekitar 10 centi dari biasanya, Kuku tangannya menjadi panjang dan tajam.


"Bagaimana bisa ini terjadi? Apakah aku tertidur selama itu?" Kenji beranggapan kalau rambut putihnya karena penuaan karena tertidur selama bertahun-tahun.


"Tentu saja tidak, bodoh! Itu efek dari evolusimu akibat memakan daging Curse Beast! Lagian, Mana ada pria tua memiliki tubuh monster seperti itu!" Hardik Hazard dari kepalanya.


"Efek Evolusi ya? Aku tidak menyangka jika ini akan terjadi.....dan......prosesnya menyebalkan!" Kata Kenji. Kenji ingat persis dia tersiksa hingga tertidur semalaman.


"Meskipun prosesnya menyebalkan. Coba kau lihat status-mu di layar matamu itu." Kata Hazard. Kenji terkejut, yang awalnya level 1 menjadi level 10 dalam waktu semalam. Ketika melihat slot skillnya pun dia juga terkejut. Dia mendapat sekitar 3 skill




Counter Stomach : Skill yang membuatnya bisa mencerna semua hal termasuk racun sekalipun. Dan bisa menghancurkan segala apa saja yang masuk ke dalam pencernaannya.




Curse Sense : Skill untuk merasakan bahaya dari radiasi 5 meter dan memperkuat 5 panca Indra hingga 3 kali lipat lebih peka.




Double Accel : Skill yang membuat semua gerakan menjadi lebih cepat menjadi 2 kali lipat dari kecepatan maksimal.




"Ini skill yang kau dapat setelah memakan sampah itu. Dan itu bukan berasal dariku. Itu berasal dari Buff Job Class-mu. Avenger, Si Pembalas Dendam." Jelas Hazard.

__ADS_1


Setiap musuh yang dikalahkan dan dimakan oleh kelas Avenger berbalik dan menjadi counter untuk si Avenger. Karena itu job class : Avenger termasuk jenis grand job class yang sangat langka.


__ADS_2