Assalamualaikum Jodoh

Assalamualaikum Jodoh
permintaan absurd


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


" husss....!!husss!!!!" Rai memang setakut itu pada kambing ,karena dulu sewaktu umurnya 4 tahun jilbabnya pernah di tarik dengan gigi gigi rapi seekor kambing disaat hari raya idul Adha .....


" baby...suruh pergi kambingnya...." Rai menyembunyikan diri di belakang Haikal


Haikal mencoba menutup pintu dapur ....


" ehhhh jangan...!!! ,jangan pernah tutup akses ana untuk melihat Selena....." tiba tiba kakang datang menghalangi tangan Haikal pada pegangan pintu


" apa...apa ???apa gue ga salah denger...???" Haikal menajamkan pendengarannya..


dari arah belakang Syifa hanya menutup wajah nya malu dengan kelakuan gila suaminya itu di umur yg sudah 18 + itu kelakuan nya seperti anak umur 2 tahun ....ukhti menggaruk tengkuk tak gatal


" anta sudah crazy kang....itu kambing anta apakan ya Allah....miris ana lihatnya....." suara dari belakang tubuh Haikal.


" memangnya kenapa ,lucu kan ??"


" apa bunda sama yanda tak marah itu kambing pesantren anta dandani sudah seperti badut ..." Rai yg mulai kesal muncul dari balik punggung Haikal dan tetap memeluk lengan Haikal


" badut....??? Selena bukan kambing badut ..." kakang mendekati si kambing yg terlihat pasrah saja didandani heboh lalu mengelus elus bagian kepalanya.


" Selena ???bwahahahahha....." Haikal tertawa terpingkal-pingkal.


nama seekor kambing selevel dengan nama artis kelas internasional....


" fa...anti kasih apa sih kakang sampai akhi begini ??? rasanya ana pergi hanya seminggu tapi perubahannya masyaallah...apa yg terjadi sihh.." tanya Rai menahan emosi


" assalamualaikum....kang .... Haikal antum berdua ikut ana ke ponpes , Yanda ingin bicara ...." Uzi datang.


keempat manusia ini menoleh plus Selena si kambing betina...


" na'am ...fa,ana ke ponpes dulu..." kang sya mengecup pucuk kepala Syifa.


" baby ,ana juga pergi sebentar mening sekarang baby ke kamar saja..." seraya Haikal mengambil segelas air lalu diberikan pada Rai dan membawanya ke arah tangga dan menyusul kakang dan Uzi yg sudah di depannya.


" assalamualaikum...."


" wa'alaikumsalam..."


ketiga ikhwan ini duduk di sofa yg berada di ruangan Azam.


" ada apa yanda ??"


" antum berdua kan penanggung jawab santriwan disini...bersama Gus Ali , Yanda minta antum jadwalkan piket ronda khususnya setiap malam pasalnya sebentar lagi kan musim panen ,banyak kucing hutan,luwak dan babi liar yg masuk dari hutan ke area pesantren bagian barat yg tembok pagarnya belum rampung, sisipkan satu ustadz yg membimbing di setiap malamnya , dan anta Haikal Yanda minta tolong bantu kakang dan Uzi sekarang sebagai penanggung jawab santriwan..." jelas Azam


" oh na'am yanda " Haikal mengangguk bersamaan dengan kedua di samping nya.


" assalamualaikum...."


" wa'alaikumsalam....."


Bunda langsung merebahkan diri di kursi Azam ,keempat akhi ini hanya diam dan melihat pergerakan bunda yg terlihat seperti lelah.


" bunda kenapa ??capek???" tanya kang sya , Azam pun mendekati istrinya

__ADS_1


" ya sudah antum bertiga kembali saja ...."


" ya yanda... kalau begitu nanti ana buat jadwal nya ....ana pamit assalamualaikum..."


ketiganya pamit


" khumai kenapa ??" seperti biasa Azam mendekati istrinya dan membawanya ke sofa , Priscil meringsek masuk ke pelukan suaminya yg kian hari kian sibuk dengan urusan pesantren dan juga bisnisnya .


" by...khumai malu by..."


Priscil mendongak dan Azam menunduk membuka niqab istrinya.


" malu kenapa??"


" para santri kalo berpapasan sama khumai masa gini manggilnya ... assalamualaikum bunda yai...."


gerutu nya ,,,,


sudah menjadi kebiasaan Priscil bila hanya berdua dengan suaminya ia akan mengeluarkan sisi manjanya ,mungkin inilah salah satu tips and trik kelanggengan dan keharmonisan hubungan mereka..


Azam tertawa mendengar keluhan sang istri " memang nya kenapa ???kan khumai istri pimpinan ponpes sekarang..."


" ih ...hubby mah suka ga ngerti...khumai malu... khumai tuh jauh dari kata alim by... kelakuan khumai begini adanya , sedangkan persepsi semua orang kalau seorang kyai atau istri kyai itu kan sholeha nya kebangetan..."


" tapi kan istri kyai juga manusia...."


maksud nya bukan itu bambang ....


" yai itu berasa kaya udah tua by...khumai belum setua itu...lagian mana ada ibu yai setengil khumai ..."


lha itu ngaku sendiri


gelak tawa memenuhi ruangan ini ,dari dulu sampai sekarang Priscil ya tetap Priscil


" ya sudah biarkan saja mereka panggil khumai semau mereka ,tapi kalau memang khumai tidak nyaman dengan panggilan itu khumai bisa ngasih tau mereka dengan halus secara hati hati...." jelas Azam


Azam menarik Priscil ke dalam pelukannya " kalo begitu mari kita pulang bunda yai... sepertinya anakmu sekarang sedang bertingkah aneh..." Azam hendak mengecup bibir ranum istrinya yg selalu ingin dibilang masih muda ini...


" bukkk "


Priscil memukul dada suaminya sambil manyun " sana pulang sendiri..." lalu beranjak dan pergi meninggalkan Azam dibelakang nya ,tanpa tau bibirnya melengkung dan tersenyum di balik niqab yg telah kembali dipasang.


" lihat ,zi ...kal... kelakuan mereka berdua seperti anak muda saja...." ternyata sedari tadi ketiga akhi ini masih berada dekat ruangan Azam...


________________


sudah pukul 3 sore tapi Syifa belum juga pulang ke rumah ,kakang menggeretakan giginya , rahangnya mengeras


" ukhti tuh kemana sih ???" bergumam bermonolog


" kang anta kenapa sih...marah marah sendiri...??' tanya Rai yg terusik karena merasakan aura aura kekesalan , tapi tidak dengan Haikal yg tengah mengerjakan sisa tugas yg diberikan ustadz pengajar di ponpes , mungkin karena akhi sibuk mencatat jadi tidak memperhatikan kakang.


" anti melihat Syifa??kenapa jam segini belum pulang??" tanya kakang terlihat gelisah .


" memang ukhti tidak bilang kemarin ??ukhti kan ada piket dapur si ponpes hari ini...." jelas Rai yg kini asyik mendekap tempat keripik keju.


flashback on


" kang besok Syifa ijin pulang telat,,ada piket dapur soalnya..." dibawah dekapan kakang ,seraya mata yg mulai menutup


" iya..." jawaban singkatnya


flashback off


" ijin tapi tetap saja lama sekali , Syifa tega sama suaminya sendiri ....lebih memilih dapur..."


"assalamualaikum..." ucap Syifa lelah


" wa'alaikumsalam...." kakang membawa Syifa duduk dan memainkan jari jarinya " anti lama sekali fa..sudah lupa kalau punya suami..."


Syifa mengernyitkan dahi.


pemandangan itu tak luput dari perhatian Rai dan Haikal yg saling berbalas pandang


" ya sallaammmm....." geram Rai pelan


" anti tega fa sama suami ,,katel dan panci lebih berharga dari ana??" ucap kakang sedikit kesal

__ADS_1


" heh ???" Syifa kebingungan


" sudahlah besok besok anti tidak usah piket dapur kalau selama ini ...." ujar kakang


" anti sebaiknya mandi sekarang ..." tambahnya.


" iya kang..." sebenarnya Syifa kebingungan apa yg sudah terjadi dengan suaminya ini beberapa hari terakhir ini tingkahnya diatas normal seperti judul lagu ,bahkan ia sering kesal sendiri


__________


" fa...sini deketan ana tidak ingin anti hilang dari pandangan..."Syifa yg sedang menghafal setoran ayat mendongak keheranan, bagaimana tidak jaraknya hanya sekitar 5 meter antara ranjang dan meja belajar dimana kakang berada dengan setumpuk tugas sekolahnya.


Syifa mengalihkan kembali pandangan nya fokus ke buku mengingat esok akan ada tes setoran dan hafalan surat surat....


" kang Syifa sedang menghafal ,besok Syifa ada hafalan dan setoran sekaligus... Syifa harus konsen ini..." Syifa sepertinya harus menggandakan kesabarannya yg hanya sebesar biji salak,menghadapi sikap kakang akhir akhir ini,untung saja ukhti sedang dalam mode waras tur sabar...


" brakkk !!!" kakang menggebrak meja


" jadi buku itu lebih penting dari pada suamimu sendiri???" kakang beranjak mendekati Syifa


" yah??" Syifa melongo sekaligus terkejut


" apa kang ??"


" sepertinya harus ada yg kena hukuman nih.." kakang menyeringai...


" kang...!!!"


.


.


.


.


Syifa melorot ke bawah ranjang dengan rambut yg sudah berantakan ia meraih seonggok pakaian dibawah


" mampooos deh gue !!hari ini bakal kena hukuman lagi nih sama ustadzah Sri karena ga hafal..." dumelnya .


" jadi anti tidak ikhlas nih...??" tanya kakang yg baru keluar dari kamar mandi.


Syifa menarik nafas lalu membuangnya " ikhlas kang...." mulai sekarang panggil Syifa , Syifa si sobarun...yg sudah berjuang memupuk kesabaran


" ya sudah anti mandi , terus siap siap nanti turun ke bawah buat sarapan ,apa mau sarapan disini??" tanya kakang yg mensejajarkan posisinya dengan Syifa bertumpu lututnya, nampak tampan memang dengan stelan seragam batik dan celana abunya ditambah rambut yg sedikit acak .


" iya kang tidak usah biar Syifa sarapan dibawah "


" ana turun ke bawah duluan..." kakang mengusap lembut dari rambut dan turun ke pipi Syifa


kakang turun sambil memakai jam tangannya


" assalamualaikum...."


" wa'alaikumsalam....."


" Rai .. Haikal...ana bisa minta tolong...??" tanya kakang .


Rai mendongak " minta tolong apa kang ??"


" hari ini tolong mandikan Selena ya..ana harus berangkat awal ke sekolah bersama Uzi karena ada kegiatan di sekolah.. sorenya ana harus mengecek cafe .."


" apa ???!!" tanya Rai tepatnya memekik , kedua orangtuanya pun mengernyit hanya bisa menepuk keningnya,melihat keinginan kakang yg mulai tidak waras.


semua orang tau Rai takut pada kambing tapi justru kakang nya yg berbeda karakter ini menyuruhnya memandikannya apa tidak sekalian saja menina bobokan si kambing....


" anta tau kan ana takut kambing kang ,La....!!!"


" ayolah Rai..please ana mohon....ana mau anti dan Haikal yg memandikan Selena... sampai terbawa mimpi loh...."


" tapi ..bun...yanda..."


Priscil dan Azam hanya tersenyum miris


" baby...???" Rai menatap Haikal ragu dan meminta pertolongan


" ayolah kal...."

__ADS_1


dengan perdebatan dan pengajuan permohonan yg dramatis akhirnya mau tidak mau Rai menyetujui nya karena Haikal mengiyakan


" tenanglah by...ada ana...baby membantu saja dari pinggir..." kini Haikal sudah terlihat sangat bersikap dewasa sedang kan kakang nya yg biasa bersifat dewasa berubah dalan waktu seminggu seperti anak kecil yg menyebalkan.


__ADS_2