
happy reading all ππ
.
.
.
.
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
syifa menatap nanar kepergian sahabat lama yg baru ditemuinya tadi siang ,rasa rindu belum tersampaikan semua
" fa, gue pulang ya....jangan lupa selalu kabari gue .....assalamualaikum..."
" yang, udah jangan difikirin anti masih bisa bertemu ukhti...." kakang mengusap lembut punggung Syifa.
ia melihat waktu sudah menunjukkan pukul setengah 5 sore " pulang yuk,," ajaknya ,syifa mengangguk " ah,iya....." gumamnya .
sepanjang perjalanan tak obrolan yg berarti,malah syifa terkesan banyak diamnya ,sesekali kakang meliriknya .
.
.
.
"assalamualaikum...."
" wa'alaikumsalam..."
"anti sudah makan ??" tanya kakang seraya menanggalkan baju koko dan sarungnya...
" belum,kang sengaja menunggu kakang ...." jawabnya syifa tersenyum lebar di tepian ranjang.
" bunda masih di Bandung ,kang???"
" iya ...." jawabnya
" ya sudah ana ke bawah dulu ,anti mau makan sama apa??" tanya kakang yg mengelus elus rambut hitam Syifa.
" masak bareng aja kang...." syifa berdiri dan meraih tangan kakang ,
" boleh....ayo...."
walaupun Syifa tak yakin dirinya bisa memasak karena terakhir ia masuk dapur saat bersama Rai dan Vani ,itupun rasa masakan mereka seperti air laut ,,banteran paling Syifa hanya bisa masak air dan mie instan....
kini Syifa dan kakang sudah berada di dapur ,dengan telaten ia memasangkan appron " manisnya...." cubit gemas Syifa mendarat di pipi suaminya yg sedang mendongak dan tersenyum " udah kaya madu belum manisnya.....?" tanya nya
"emmmm....udah....bahkan lebih manis sampe bikin Syifa diabetes...." jawab Syifa .
Syifa mengedipkan matanya menggoda.
__ADS_1
" aduhhh.., ana kelilipan ....." aduh nya sambil mengucek mata.
" hah....serius mana yg sakit ,kang??" syifa langsung panik..
" iya kelilipan...kelilipan cintanya Syifa....." kakang cengengesan,,,
" ihhh kirain beneran....gombal....udah pinter gombal ya ...dapet berapa biji cewe yg digombalin..." mendorong pelan bahu kakang.
kakang terlihat berfikir " cuman satu....kamuu....." goda kakang lagi,yg membuat wajah Syifa memerah tak terkontrol lagi," ihhh bisa banget...." tepuknya di lengan kakang .
" insyaallah ...gombalin istri sendiri mah ibadah..pahala tambahan...."
" kalo istri orang??" tanya jahil Syifa
" godain istri orang siap siap aja....." ucap kakang seraya mengambil beberapa sayuran dari kulkas.
" siap ...siap apa??" Syifa masih berdiri di belakang kakang.
" siap siap di jorokin ke kolam ikan....." kekeh kakang
" kaya gini...." Syifa sengaja mendorong pelan punggung suaminya hingga membuat kakang sedikit terhuyung ke depan,yang malah membuat kakang tertawa renyah....
Rai yg baru selesai shalat dan mengaji melihat ke arah dapur dari tangga.
" suuttt berisikkk....!!!"
" kalian pacaran saja....panas nih....!!"
keduanya mendongak ke arah tangga
" diihhh syaitan....." ujar kakang
" astagfirullah...ana disebut jin ifrits....." Rai turun dan menghampiri pasangan muda ini
" kan anti yg bilang kita berdua sedang pacaran. ..nah kalo sepasang berlainan jenis bersama yg ketiganya apa???" tanya kakang
" syaitan...." jawab Rai polos
Syifa tertawa paling keras ,sedangkan Rai tentu saja sudah mencak mencak dan menghentakkan kakinya ke lantai.
" anta sama Syifa sedang apa kang??"
" sedang buat baby....." jawab asal kakang.
" astagfirullahaladzim...mulutnya...." Syifa membungkam mulut kakang.
dan Rai memutar bola matanya " daripada hanya menjadi penonton lebih baik anti belajar sini ,biar nanti ga malu maluin di rumah mertua...." ajak kakang.
ucapan kakang ada benarnya juga ,Rai mengambil appron lalu ikut serta dalam memasak.
" oke class....Rai bagian motong sayuran....Syifa bagian memotong bawangnya....." ucap kakang seperti sedang mengajar dan kedua gadis ini menurut saja.
sepanjang kegiatan tak luput dari omelan kakang,sudah seperti juri chef di acara memasak saja ,akhi.
" itu wortelnya harus sama tebelnya ,Rai....bentuknya sedikit menyerong...."
" huffftt...." Rai menghela nafas kasar " na'am kang...cerewetnya udah ngalahin ibu ibu kalo kurang kembalian belanja...." gerutunya ,kakang menggelengkan kepalanya.
" potongan bawangnya harus searah ,fa....kalo ngga aromanya ga akan keluar...subhanallah....." kakang menggaruk tengkuknya ,melihat hasil pekerjaan istrinya dan adiknya.
" waduhhh ga kebalik nih.....!!" teriak seseorang dari arah luar ,ketiganya lantas menoleh.
Haikal dan Uzi datang menghampiri
" wa'alaikusalam brothers....." ucap kakang
" eh iya lupa assalamualaikum...." nyengir Uzi dan Haikal .
keduanya duduk di meja makan depan dapur,memperhatikan ketiganya.
" anta sedang apa kang???anta sampai lupa mengajar anak anak madrasah mengaji...." tegur Uzi
__ADS_1
" hehhe afwan,Zi ana libur dulu mengajar... kan ada anta ...ana sedang mengajar calon ibu ibu ini memasak...." jelas kakang.
" kal,,sini.. ajarkan tuh calon hareem anta memasak dari tadi salah terus..." adu kakang.
" na'am...." Haikal mendekati Rai dan melihat pekerjaan Rai.
" nah sudah cocok nih..." ucap Uzi membidik tangannya di udara pada kedua pasangan muda ini
" teamwork.....tanding memasak gimana??ana juri nya..." dalih Uzi yg memang sengaja ingin makan gratis karena perutnya sudah dugeman.
" memangnya anta bisa memasak,kal?? selidik Rai yg tak percaya kalau calonnya ini bisa memasak.
" insyaallah jika Allah mengijinkan...." jawabnya sekenanya.
"beuh anti tak tau saja ,Rai nasi gorengnya akhi juara....." puji kakang...sambil mengacungkan jempolnya ke arah Haikal.
" sudahhh jangan lama lama....cepat kal...pakai appronnya...."
selepas isya ini mereka gunakan untuk bersaing di dapur ,candaan menghiasi acara masak memasak ibu ibu dan bapak bapak muda ini....para kaum adam melindungi kedua gadisnya ini dari cipratan minyak panas .
" aww..." syifa menghindar ,ia berlindung di belakang badan kakang dengan spatula yg masih di pegangnya .
" hahahahah.." Rai tertawa lepas...melihat Syifa yg ketakutan oleh cipratan minyak panas .
namun tak disangka ,ia pun terkena letupan kuah sayur dari panci masakannya dengan Haikal...
" aww...ashhh....." Haikal refleks meraih tangan Rai dan meniupnya ,
" astagfirullah..Rai....hati hati ...." Haikal membawa tangan putih Rai yg memerah lalu membasuhnya di air kran wastafel yg mengalir .
kakang dan Syifa saling melirik melihat momen uwu barusan .
" sakit ya??" tanya Haikal meringis
Rai mengangguk
" ekhheemmmm,sudah cepat halalkan....mata ana ternodai ini melihat antum berdua pegangan tangan..." ucap Uzi membuyarkan aksi keduanya yg langsung gelagapan saling menjauh.
.
.
.
.
" bagaimana ,zi???"
Uzi mencicipi satu persatu hidangan mereka
" enak...."
" jadi yg mana yg lebih enak???" kakang menepuk punggung Uzi lumayan keras,melihat Uzi yg begitu lahapnya memakan setiap suapnya .
" uhukkk...kang...anta nih....keselek ana...." aduh nya yg langsung mengambil minum.
" glukkk...gluukk....alhamdulillah...." lega Uzi
" anta bukannya mencicipi ,tapi anta kelewat lapar...." cibir Rai....
Uzi nyengir lebar " nah anti tau....semuanya enak..." tunjuk Uzi pada semua yg dihidangkan di meja makan
.
.
.
.
.
__ADS_1
Syifa pun mengambil piring lalu menyendok nasi dan lauknya untuk kakang " tunggu apa lagi kalo cuman dianggurin abis sama akhi...." tunjuk Syifa dengan dagu ke arah Uzi yg sudah mengambil suapan besar.