Assalamualaikum Jodoh

Assalamualaikum Jodoh
penyergapan 2


__ADS_3

untuk hari ini aku up 2 episode ya biar tuntas biar readers ga marah sama author...hihihi jangan lupa like,vote and komennya


happy reading 😍


bismillah...


.


.


.


.


.


.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Azam melompat dari jendela dan langsung mendaratkan kakinya di punggung si bos yg tengah berlari


"bruukkk ....." dia pun tersungkur jatuh ke rerumputan tapi bukan rumput tetangga ya guysss


" arrggghhhhh.."pekiknya


" apa itu yg namanya seorang pemimpin , kabur disaat anak buahmu sedang mati matian bertarung..." ucap Azam dingin


lalu anak buahnya membangunkan nya ia berbalik dan meraih pistolnya dari dalam jaketnya lalu mengarahkan ke arah Azam namun belum sempat ia menarik pelatuknya peluru Azam sudah melesat duluan ke arah tangan kanannya


"dorrr..."


membuat pistol yg ditangannya jatuh ke rumput


"arrggghhhhh sialan..."


si bos membuka jaketnya dan berjalan ke arah Azam tangannya mengepal hendak memukul namun Azam dengan sigap menangkisnya ia memasukan pistol ke dalam rompinya walaupun badan si bos gengster lebih besar namun kemampuan dan kekuatan Azam tak kalah darinya bahkan lebih


Azam berbalik menyerang dengan mendaratkan pukulan pukulan dan tendangan ke tubuh si bos itu dan bang ustadz juga vito menyerang semua anak buahnya tak bersisa


di ruangan kang sya dan cs mencoba membuka ikatan tangannya


"suutt zi...anta berbalik ana buka ikatan tangan anta mumpung mereka sedang tidur ...."bisik kang sya akhirnya uzi berbalik badan membelakangi kang sya dan kang sya membukakan ikatan pada tangan uzi dengan perlahan begitu terbuka mereka gantian dan membuka juga ikatan di tangan Satria dan Ziyan saat ikatan mereka sudah terbuka ,mereka hendak kabur


"hooyyyy....mau kabur loe... heyyy bangun ikatan mereka lepas " pekik salah satu berandal yg berjaga membangunkan semua yg tertidur ada sekitar 10 orang lalu terjadi lagi perkelahian


"anta masih kuat kang???" tanya uzi yg masih memasang kuda-kuda nya peluhnya membasahi baju nya


"masih kalo anta??? tapi sepertinya satria ,imam dan ziyan sudah angkat bendera putih..." ucap kang sya


" iya kang..."jawab uzi


"ya sudah anta 5 ana 5 kalau begitu ..."


"kira kira bunda marah tidak ya jaket pemberiannya yg kesekian kalinya sobek lagi zi..."


"cihhh anta ini...."


"ana menyesal zi ana melewatkan jatah makan malam ana ,padahal bunda masak rendang sunda zi..."


uzi menepuk jidatnya sendiri


lalu kembali mereka berkelahi.... akhirnya mereka semua tumbang lalu uzi mendobrak pintu yg terkunci dan mereka membawa satria,imam dan ziyan yg sudah terkulai lemah dan babak belur keluar...


saat keluar menyusuri mencari jalan keluar mata mereka membelalak ternyata disana para berandal sudah terduduk berjejer dengan tangan diborgol dan beberapa orang anggota kepolisian yg bersenjata lengkap menjaga mereka ....


"Rasya , uzi" teriak Vito


"ustadz Vito.....!!!" uzi dan kang sya saling memandang


"kalian tidak apa-apa???"mereka kenapa????" tanya Vito


"kami dikeroyok tadz..."


"biar kami yg urus ..." ucap Bripka Yahya membawa Satria,imam dan Ziyan ke mobil....


"ustadz bareng yanda sama abi Rahman???" tanya kang sya


"iya ...anta mau lihat mantan gengster beraksi ,ikut ana..." ajak vito dengan menyunggingkan senyumnya


saat mereka sampai di halaman belakang mereka terkejut melihat Azam sedang berkelahi dengan bos gengster itu dan beberapa anak buah lainnya sendirian namun lebih unggul ,mereka terlihat kewalahan dan babak belur sedangkan Azam hanya anteng anteng saja bagi mereka Azam tampak mengagumkan


"wah...wah...pantas saja bunda klepek-klepek sama Yanda... ckckckckck...."


bos gengster itu diborgol bersama seluruh anak buahnya yg berada di rumah itu Rasya dan cs dimintai keterangan mereka juga membebaskan 3 orang gadis yg hendak di perjual belikan dan beberapa gadis yg kondisinya sama seperti Rumi di beberapa kamar di rumah itu ,polisi juga menyisir keseluruhan tempat itu dan menemukan beberapa bukti berupa paket ganja dan sabu yg jumlahnya cukup banyak .....


"terimakasih zam...anta dan keluarga sudah membantu pihak berwajib menangkap pengedar dan sindikat perdagangan manusia ,dia adalah Guntur alias jack DPO yg sudah kami incar selama 3 tahun belakangan ini....urusan mengenai mobilmu sudah selesai...sekali lagi makasih bro..." Bripka Yahya menepuk pundak Azam

__ADS_1


"sama sama bro....kalo begitu kami pamit undur diri assalamualaikum...."


"wa'alaikumsalam..."


akhirnya motor Azam dibawa Vito dan bang ustadz sedangkan anak anak pulang bersama Azam memakai mobil


sepanjang perjalanan hening dan sepi tanpa ada obrolan


"anta luka???" tanya Azam melirik anaknya


"sedikit yanda..."


" kemampuan anta dan uzi harus lebih diasah lagi.."


" untung anta masih selamat ...." senyum Azam


"Alhamdulillah yanda syukron sudah menolong ana dan teman teman..." jawab kang sya


" anta jangan senang dulu.... sekarang anta masih selamat tapi setelah sampai di rumah yanda tidak bisa menolong anta ..." ucap Azam terkekeh


glekkk.....


kang sya dan uzi menyadari ada bahaya besar yg lebih mengancam terutama mengancam uang jajan mereka ....


"apa yanda tidak bisa menolong ana sekali lagi???" tanya nya panik


Azam menggeleng "yang ada nanti yanda yg ikut kena ...." ucapnya....


akhirnya mobil pun sampai di rumah ponpes mereka melihat mobil kang sya sudah terparkir di garasi


terdengar suara mesin mobil dengan segera priscil berdiri dari duduknya dan berlari menuju pintu hampir semua anggota keluarga menunggu mereka dan tak bisa tidur, mereka menunggu di sofa tengah dengan perasaan yg harap harap cemas


priscil langsung menghambur memeluk tubuh anaknya dan menangis sesenggukan ,kang sya merasa bersalah dam membalas pelukan ibunya


Satria,imam,dan Ziyan di bantu a Farhan , Vito dan bang ustadz ..ayu memeluk Vito


"anta tidak apa apa??"tanya ayu


"Alhamdulillah seperti yg dilihat..." jawab Vito


"astagfirullah.....ini kenapa???" tanya abi dan umi


"cepat dudukan mereka di sofa dulu ..." pinta abi


" mereka teman teman kang sya dan uzi mi ...bi..." jawab bang ustadz


"teh Nurul telfon dokter puskesmas kampung..." titah abi lagi


"aw...aw...bun.... sakit bun...." kakang mengaduh priscil melepaskan pelukannya


"Rai bawa kakang masuk ..."


Rai memapah kakang "anta ini membuat kami semua khawatir kang...apa yg sudah anta lakukan???" tanya Rai sambil memapah kakang masuk yg disambut umi


"ana lapar jangan tanya dulu...."jawab kakang


priscil memeluk Azam " syukron by...." bahunya bergetar Azam membalas pelukan istrinya dan mengecup keningnya lembut dan lama lalu beralih ke bibirnya sekilas


"syukron buat apa sayang ???kakang itu anak hubby juga sudah kewajiban hubby...."jawabnya memeluk pinggang priscil


" terima kasih karena sudah kembali dengan selamat dan membawa anak kita pulang...."jawab priscil sesenggukan


"oh jadi khawatirin hubby juga nih..."kekeh Azam


"ihhhh hubby..." Priscil mencubit pinggang Azam


"ahhh masyaallah nikmat sayang..."


"pssstt......udah mesra mesraannya ini anaknya sakit plus lapar loh....ga mau diurusin kah..???"


Azam dan priscil menoleh dan tatapan mereka menusuk tajam pada Rasya, Rasya masuk ke dalam disusul Azam dan priscil mereka semua berada di ruang tengah


" dasar bahlul.... pikiran kamu ditaruh dimana hah???? apa perlu bunda ganti pakai otak udang???" bentak priscil yg mengusap kasar sisa air matanya ,dengan di pegangi Azam


"sudah khumai ,kakang memang salah tapi dengar dulu penjelasannya ,..."


"hubby diam....!!!" mata priscil mengkilat tajam membuat Azam mengatupkan mulutnya


"ampun bunda kakang salah kakang berniat membantu tapi malah membuat semuanya jadi khawatir....kakang kira kejadiannya tidak akan seperti ini..."jawab kakang tertunduk uzi sedari tadi dipeluk ustadzah Nabila


"coba kalau tidak ada yanda dan yg lain bagaimana nasibmu....hah " priscil melepas pegangan Azam dan mendekati kakang ,kakang yg sudah takut amukan ibunya menunduk tak berani mendongak


"plakkkk..."priscil menampar pipi kakang lalu tak lama memeluknya dan menangis sesenggukan semua tergelonjak kaget


"anta tau jantung bunda hampir copot hah??? apa anta tau bunda lemas sekali mendengar telfon dari polisi kalau anta di RS... apalagi saat yanda bilang anta masuk sarang gengster hah....kenapa tidal sekalian antar masuk lubang buaya.... astagfirullah...." ucap Priscil pada Rasya


"maafkan ana bunda...."

__ADS_1


"apa perlu bunda belikan kostum Superman untuk anta ???" bentak priscil yg justru membuat semua orang menahan tawa


"memang ada ukuran untuk ana???"tanya polos kakang dengan kekehan


"bocah tengil...huuu..huuu.hhuuuu..." sesenggukan priscil


"maaf bunda ana menyesal bunda "kakang bersimpuh di kaki Priscil ,syifa dan teman teman Rasya yg berada disana menautkan alisnya tak menyangka seorang Rasya yg berpenampilan urakan bak badboy namun sangat menghormati ibunya


"bangun anta apa anta tidak malu sama teman-teman anta...." ucap priscil lalu priscil mengamati tetesan darah yg keluar dari lengan Rasya


"astagfirullah...apa ini darah???" kang sya mengangguk semua melihat ke arah lengan Rasya


"astagfirullah kakang lengan anta..."


"priscil cepat obati luka anakmu itu..." panik umi


"iya mi..."


priscil mengambil air hangat dan membersihkan luka kakang sedangkan teman temannya di obati oleh teh nurul dan ka Bila


tak lama dokter puskesmas datang dan mengobati luka luka mereka


priscil memungut jaket kakang yg kotor lalu melihat bekas sobekan samurai kejadian yg lalu


"kakang apa tidak ada kerjaan lain selain merusak jaket ,,,apa bunda harus membeli jaket beserta pabrik pabriknya ...setiap jaket yg bunda belikan selalu sobek...anta tak tau jaket ini bunda pesan susah sekali ,,,lama....anta tau bunda sampe merayu om boy dan om Bima untuk mendapatkan jaket ini....hah...." priscil mendengus kesal pada anaknya....


kakang hanya nyengir "bunda ana menyesal melewatkan makan malam ,ana lapar ana mau rendang buatan bunda" ucap kakang membuat priscil mendelik tapi beranjak dan melenggang ke dapur mengambil nasi dan rendang yg ada di meja makan kebetulan tadi sore ia mengirimkan rendang buatannya ke rumah ponpes ini untuk yg lain juga tak lama ia langsung menyendokkan nasi beserta rendangnya ke mulut kakang yg tengah diobati dokter "syukron bunda...." senyum kakang sambil mengunyah makanannya


"ciihhh manja..." decih Rai


"mulai lagi anta...." ucap datar Azam


"yanda tidak usah cemburu....." ucap kakang meledek


"kalau anta sedang tidak terluka sudah yanda hajar...." tambahnya sinis dibalas kekehan kakang


,semua temannya tertawa melihat sikap priscil dan kakang Rasya baru kali ini mereka tau betapa hangatnya hubungan keluarga kang sya ,dan darimana sikap konyol Rasya berasal karena tak mungkin dari Azam yg dingin


" kalian berlima bunda hukum...." ucap priscil memecah keheningan Suasana


"tapi bun..." ucap kang sya dan uzi sedangkan ketiga temannya ini belum mengerti...


priscil menatap tajam yg membuat kang sya dan uzi menutup mulutnya rapat...


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


"mas bro,apa kita masih harus ke kantor polisi???"ucap bang ustadz


"iya bang bro masih dan mungkin beberapa kali lagi.."


"ya salam......" dengus bang ustadz


"to...ayu Syukron sudah menolong..." ucap Azam


"sama sama zam...." ucap ayu dan Vito membawa anak mereka Rifky ke pondok mereka ..malam ini ketiga teman Rasya menginap di rumah kakang sedangkan syifa di kamar asramanya....


di kamar


"apa hubby terluka???"


"tidak sayang...."


"mereka siapa by...??"


"sebaiknya khumai tidur saja ,besok lagi ceritanya...hubby cape khumai...." ucap Azam yg sudang membaringkan badannya di ranjang


priscil mengangguk "iya by...."


Azam tidur dengan memeluk istrinya itu...


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


TBC πŸ˜‰


__ADS_2