
" hoammmm ...aku dah ngantuk"' syifa meregangkan otot-otot nya
syifa masuk ke tenda ,setiap tenda ini berisi 5 orang
"ana ikut...."susul Rai
"ana pun...." vani mengekor mereka satu tenda dengan 2 santriwati lainnya
"suut...suutt kang ukhti sudah masuk tenda tuh kebetulan kakang sya cs masih berjaga menawarkan diri untuk giliran jaga pertama
"anta yakin kang .....soalnya kan anta tau Rai itu tidak takut sama hal hal yg berbau sama jin..." ucap uzi
"ukhti memang tidak takut jin tapi ukhti tetap saja takut hewan liar ..."jawab kakang yakin
semua peserta tadabbur alam sudah masuk tenda masing-masing dan mulai terlelap termasuk para pengajar para akhwat sudah mengambil posisi uwenak poko'e .....dan benar bukan syifa namanya kalau tidak bisa cepat tidur dimanapun kapanpun bila sudah nyaman pasti ia tertidur termasuk Vani namun beda dengan Rai yg malam ini susah untuk memejamkan mata nya ia hanya berbaring menatap langit-langit tendanya sampai
"grusuk...grusuk....."
suara gesekan semak belukar dan suara tenggorokan yg dibuat buat Haikal mirip dengan suara babi hutan membuat Rai menajamkan
pendengaran nya
"hahahaha kal anta sungguh berbakat kal jadi babi hutan...."ucap kakang dan cekikikan uzi mereka berjongkok di semak semak dekat tenda Rai cs
kakang menggoyang goyangkan semak belukar
"astagfirullahaladzim apa itu babi hutan..."batin Rai ia berguling melihat kawan kawannya sudah tertidur dengan pulas nya menyelam di dunia mimpi mereka
kakang menirukan suara burung hantu ..... begitupun Haikal yg masih asyik dengan menirukan babi hutan membuat Rai semakin was was karena suaranya bertambah keras dan mendekati posisi tendanya Rai terduduk dan menggoyangkan badan syifa dan Vani bergantian
"fa....van....bangun dengar tidak ??" namun mereka tetap tak ada respon
"fa ....van....itu sepertinya hewan liar deh...." ucapnya Rai
"emmmhhh...." syifa menggeliat seperti ulat sutra yg akan menjadi kepompong
"fa .... bangun fa....."
"hemmm , Rai ini masih malam ....tidur ya...." ucap syifa serak tanpa membuka mata
"fa buka dulu matanya ...dengerin deh...tuh !!!faa!!!!!" bisik rai cemas
"apa sih Rai...mataku susah dibuka ini masih lengket...." rengek syifa
"Van anti tidur apa pingsan sih Van...."guncangan Rai berhasil membuat Vani tersadar dan mengerjapkan matanya
"kenapa ???" tanya Vani yg masih mengumpulkan nyawa
__ADS_1
"dengar deh itu babi hutan van ....ana takut itu babi nyeruduk tenda..." khawatir Rai
"aduh Rai kan diluar ada yg jaga kakang sya cs udahlah ga usah takut tidur lagi saja ini nyawa ana masih setengah loh belum kumpul semua masih terbang sama Gus Ali "ucap syifa membuka mata
kakang cs yg mendengar itu semakin geram dan bersemangat menjahili mereka
"iya Rai kan ada kakang cs...."jawab Vani
saat Rai mulai tenang tiba tiba kini syifa yg terganggu karena panggilan alamnya ya ingin buang hajat kecil
"aduhhhh ...."Syifa mengaduh dan duduk
"kenapa fa ??"
"ana ingin pipis....anter yuuu..."
"ahhh anti ini ....orang lagi takut juga..."jawab Rai
"minta antar saja sama kang sya "jawab Vani yg mendapat tatapan tajam Syifa dan Rai ,,,Vani nyengir
"ya sudah yuu...ana pakai jilbab dulu..."ucap Rai
"ahhh kelamaan kalian mau ana pipis disini ...lagian udah pada tidur ga ada yg lihat paling kakang sya "
Rai membuka resleting tendanya sedikit ternyata sudah tak ada siapapun diluar "kayanya kakang sudah pada tidur soalnya sepi..."ucap Rai
"gilaaaa gelap banget...." ujar syifa mendongak melihat ke arah pepohonan "takut ana Rai..."
"takut apa ???" tanya Rai
"takut hantu..."cicit dan gidik syifa
"ihhh syifa jangan ngomong ngomong hantu dong ana pun takut nih ..." jawab vani meringis
"alah hantu itu lebih takut sama manusia pasalnya manusia itu lebih sempurna mereka hanya iri..." jawab Rai.
"iya anti bisa saja bicara seperti itu tapi tetap saja kalau mereka sudah ada di depan anti jago deh kalau anti tidak lari ..."jawab Vani
****** sudah dekat akhirnya syifa masuk sedangkan Rai dan Vani menunggu di luar
"ahhh lega yu balik...." ucap syifa mengajak kedua temannya
baru beberapa langkah mereka sudah dikejutkan dengan suara gesekan semak belukar yg bergerak dan daun daun yg bergerak gerak sendiri
"deg.....fa itu apa???" mereka mengeratkan pelukannya
Haikal menirukan suara babi hutan
__ADS_1
"deg....
mereka berpandangan
"hihihihi....."kakang cekikikan khas nyai kun kun.... membuat syifa dan Vani meremang
sedangkan uzi bersiap siap melompat memakai kostum pocong yg dibuat mereka menggunakan sarung lalu di posisi yg menurut mereka pas uzi menampakkan diri dengan berbalut kain sarung di tengah gelap malam ....
"hhhuuwwwaaaa........"pekik mereka yg malah diam mematung
"po...po...tong..." teriak Vani
"bukan...po....po....ci...." balas syifa
Rai pun yg awalnya berani malah balik memejamkan mata dam membaca ayat kursi
"husss husss Mr.poci gue masih pengen idup kasian gue belum kawin masa gue mau jadi hantu janda ehhh hantu perawan...."mewek syifa
"astagfirullah... astagfirullah..... Rai... Syifa .....vani takut......"tubuh Vani sudah gemetaran dan keringat dingin sudah membasahi tulang pipi yg tak terlihat karena pipinya yg chubby
Rai berhasil mengontrol emosinya ia menguatkan teman teman nya "ga apa apa ga usah takut kita punya Allah....ayo kita balik ke tenda..."
Rai melangkahkan kakinya syifa dan vani bergelantungan di lengannya degupan jantung semakin cepat saat sosok yg membuat mereka takuti berada semakin dekat dengan mereka
"tunggu ini aneh...."ucap Rai dalam hati "masa pocong kainnya ada kotak kotaknya ya apa dia penggemar berat presiden Indonesia???" atau karena ini taun 2020 makanya sekarang kostumnya pun ganti ...."
semakin mendekat dia melihat gelagat aneh di semak semak dekat pocong itu berada sedangkan Syifa dan vani masih dengan posisinya bergelantung di lengan Rai dengan susah payah Rai berjalan
hingga Rai menyunggingkan senyum nya
" dasar bahlul.......habis kalian sama ana...."
.
.
.
.
.
.
.
suka ga guys hadeuhhh author pun jadi greget sendiri masih kurang ga sih....
__ADS_1
jangan lupa budayakan like,vote and komen nya ya ππ