Assalamualaikum Jodoh

Assalamualaikum Jodoh
macan vs anak kucing


__ADS_3

oke kita lanjut


happy reading guys 😚😚😚


bismillah


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


sesuai janjiku tadi aku mau kasih visual ini imajinasi ku ya gengs.....namun bila kurang cocok bisa kalian rubah sesuai imajinasi para readers sendiri ko aku tidak keberatan tapi jangan dihujat ya bukan akunya yg kasian tapi cast nya kasian ntar nambah lagi haters nya hihihi


Rasya Al-Razzam




Fauzi Al- Razzam




Syifa




Raisya Al-Razzam




Vani




Haikal




Farhana Al-Razzam



anggap saja berkerudung ya.....


akhirnya pelajaran hari sudah selesai kang sya berjalan bersama uzi menuju rumah ponpes


"assalamualaikum...." mereka merebahkan tubuhnya di sofa

__ADS_1


"wa'alaikumsalam .... sudah pulang rupanya ..." ucap umi


"iya ummah....."


"ya sudah ummah buatkan minum ya buat cucu cucu gantengnya ummah ...." umi pergi ke dapur


sayup sayup terdengar dari halaman belakang dua orang gadis tengah cekikikan sambil menggoyangkan badannya mereka menengok dilihat lah Farhana bersama temannya shaqueena yg merupakan anak Sarah sedang asik bertik tok ria terbersit ide jahil kang sya untuk menjahili Hana dan membisikan pada uzi ,uzi mengangguk anggukkan kepala mereka sembunyi dibalik tembok dimulai dari kamera Hana yg sudah on dan siap beraksi kang sya menelfon nomer Hana hingga ponselnya berdering


"ihhh ini apa lagi.... ganggu aja....ha..." namun panggilan dimatikan lalu Hana bersiap siap lagi namun begitu seterusnya


"ihhhhh ni akhi kurang kerjaan banget sihhhh gangguin orang mau tik tokan...."


melihat wajah Hana yg memerah menahan marah dan menghentak hentakan kaki membuat mereka tertawa cekikikan


" penting mungkin na...." jawab sha


" La !!!! akhi itu usil....ini akhi pasti tau nih ana sedang disini tik tokan..."ucap Hana sambil celingukan namun kanh sya dan uzi yg tahu tetap sembunyi, Hana menelfon lalu terdengar suara deringan telfon dari arah belakangnya Hana mendekat


"tuh kan ,ihhhhh akhi ini nyebelin..ih..ih....kakang sama a uzi....."Hana memukul mukul mereka dengan brutal mereka mengaduh


"aduh...aduh...na sakit juga pukulan si bocil....makan apa sih anti na??" mereka meringis


"suka pisan sihh gangguin orang..." Hana mendumel sedangkan sha di belakangnya hanya diam memperhatikan saja ketiga bersaudara ini berantem


"ehh..ehhh...ini kenapa berantem cucu cucu nya ummah ,ini kenapa si cantik ummah yg satu ini manyun kaya tutut...(sejenis keong sawah ) "lerai ummah


" ini ummah kang sya sama a uzi nya gangguin terus Hana sama shaqueena lagi tik tokan..." gerutu Hana


"kakang....a uzi...." ucap ummah


"habisnya anti ini melakukan hal yg tidak berfaedah...lebih baik murotal Qur'an atau menghafal surat gitu..."jawab kakang


"ihhh ini kan hiburan biar ga stress kaya antum berdua..."kesal Hana


"ehh si bocil bilang ana stress kang..."jawab uzi tak terima


lalu kakang dan uzi hendak meraih Hana namun Hana lari "ummah....." pekik Hana


"sudah ..sudah kakang a uzi...ini diminum dulu..." ucap ummah menghentikan aktivitas mereka


belum puas menjahili kini mereka mendekat lagi setelah umi pergi


"awas ya kalian mengganggu ana jitak hussss sana sana....." usir Hana


"yeeee geer banget sih ni bocil...."


Hana melanjutkan aksinya bersama sha tapi saat kamera on dan merekam tiba tiba kanh sya dan uzi ikut masuk ke dalam shoot video namun muka mereka menggoda dan meledek ledek Hana tak lupa mereka bergoyang namun ngelantur mengacaukan video Hana


saat Hana melihat hasilnya betapa marahnya ia


"kakang. ....a uzi......." teriakan Hana menggelegar membuat mereka kabur berlari


Hana mengejar hendak meraih mereka berdua sha hanya tersenyum geleng-geleng kepala


hingga baju kakang tergapai Hana ,,lalu Hana memukul dan menendang kakang dan mengeluarkan jurus silatnya jangan ditanya Hana pun tak kalah jago dengan mereka karena mengikuti kelas silat dari Azam dan bang ustadz


,kang sya hanya menahan dan menangkis tanpa melawan tidak mungkin ia melawan Hana ...Hana tiba tiba menjambak rambut kang sya....


"aduhhh zi tolong ana zi mereka bergulat di karpet ruang tengah dengan kakang yg sudah ditumbangkan Hana


"aduhhh kang anta ini " ucap uzi Hana mengejar uzi dan


" happp........." kena nih buaya darat satu lagi...."ucap Hana lalu uzi pun sama tak luput dari serangan Hana


"adududuhhhh na sakit ...anti seperti kucing hutan saja na ,kucing anaknya...lagi ngamuk..." ucap uzi yg meringis


sampai kang sya mengangkat tubuh Hana dan lari membangunkan uzi


"assalamualaikum...eh...eh...."teh Nurul yg baru masuk ke rumah jadi tameng kedua adik kakak usil ini


"ampun na....umi Nurul tolongin kakang sama uzi..."kanh sya dan uzi bersembunyi dan memutari teh Nurul


" Hana kenapa ini???"


"umi...nih kakang sama a uzi gangguin terus Hana mi..." Hana yg sudah menatap tajam dengan pipi yg menggembung bagai ikan fugu...

__ADS_1


"sudah ...sudah... kakang uzi ...apa benar kalian mengganggu Hana???" tanya teh Nurul


"iya maaf umi cuma iseng..." jawab kakang dan uzi


"emmhhh kebiasaan....ya sudah minta maaf " pinta teh Nurul


"iya ana minta maaf deh na..." ucap uzi dan kakang


"Hana anti memaafkan???" tanya teh Nurul yg melihat anaknya hanya diam saja sambil melipat tangan


"Hana????....." panggilnya


"iya sudah na'am umi ,awas ya kang sya sama a uzi jangan gangguin lagi kalau ga mau Hana sikat lagi , jangan bangunin kucing yg lagi tidur makanya...ancam Hana dengan satu telunjuk


"ya sudah umi masuk dulu ke kamar...antum bertiga jangan ribut lagi...kalau ga mau digantung bunda..."ancam teh Nurul


dari ambang pintu terdengar suara tawa "hahahahahah ....macan kalah sama kucing..." ucap Rai... kakang dan uzi langsung mati kutu di ambang pintu sudah ada Syifa, Rai,dan Vani


syifa dam vani terkekeh


"aduh si bocil sakit banget nyiksanya liat rambut ana zi sampai rontok....ucap kakang...yg meringis dan duduk matanya seketika tertuju pada seseorang yg sedang bersama Rai


"iya kang badan ana dicakar sakit euyy...." uzi tak kalah meringis


"eh anti fa ....tumben kesini???" kakang merapikan pakaian dan rambutnya


"hehehehe iya sya...tadi Rai yg ngajak kesini .." jawab syifa sambil tertawa melihat Rasya dan uzi tadi


"mati ana zi syifa ngeliat ana di skak Hana barusan malu ana...." bisil kakang pada uzi


"hahahaha sama ana juga malu sama Vani bro..."


"kang bunda mana ???" tanya Rai


"ga tau.... kakang sama uzi langsung kesini tapi bunda ga ada mungkin pulang ke rumah mau apa cari bunda ???" ucap kakang yg terus memandangi wajah ayu syifa membuat Syifa malu


" heyyy anta ini belum muhrim dosa..."ucap Rai yg melihat gelagat kaka kembarnya itu


"ya sudah Rai mau cari bunda dulu deh..." Rai memutuskan pergi ke rumahnya Vani dan Syifa mengekor


" syifa ayo ana antar...takut anti nyasar..."ucap kakang


"modus saja anta kang....ga usah lagian jalan kerumah cuma satu jalan ... ga akan nyasar yg ada kalau Syifa jalan bareng akhi bisa nyasar ke KUA ...."jawab Rai


"ihh si Rai ga pengertian banget sih..."ketus kakang


"sudah ahh ana mau cari bunda ,ana sama syifa dan Vani ada perlu sama bunda ,,,bukannya anta sekarang ikut mengurus bisnis yanda ya kang..."tanya Rai


"iya sebentar lagi nunggu yanda pulang ana pun ingin istirahat dulu..." ucap kakang dan menyenderkan kepalanya di sofa


"ya sudah assalamualaikum..." salam Rai diikuti oleh syifa dan Vani


"wa'alaikumsalam... wa'alaikumsalam...calon makhrom..." jawab Kakang


Rai berjalan keluar diikuti syifa dan Vani


"bisnis???" Rasya belajar ngantor nih...apa dia serius benar benar ingin bekerja ???apa itu artinya akhi serius sama gue???" batin syifa bergelut seketika wajahnya merona....


.


.


.


.


.


.


.


.


TBC πŸ˜‰πŸ˜‰

__ADS_1


__ADS_2