
buat readers Nara dan Rama maaf ya udah lama belum update ,author lagi pengen fokus satu satu dulu ... insyaallah nanti up yah aseef sekali lagi ...
happy reading all π
.
.
.
.
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
.
.
disambar petir di siang hari mah kalah kaget dibanding perasaan Salwa saat ini....
" Om...Za....." gumamnya terbata
Syifa meneliti seorang pria di depannya saat ini hanya dua kata untuknya tampan, dewasa....
wajahnya memang dingin namun berkharisma ,memakai kemeja biru dongker dan celana bahan hitam membuat nya terlihat good looking ..
beda halnya dengan Syifa yg terlihat biasa saja,wajah Salwa sudah merasa seperti berada di ruang interogasi ,pucat pasi,tak berani melihat ke arah akhi itu yg sedari tadi melemparkan tatapan tajam menusuk bak elang ....
" Om Za ko bisa ada disini....???" ucap gugup Salwa
" saya menyusul calon istri saya...." ucapnya datar.
" oh jadi ini calon suami Salwa...." Syifa berbasa basi mengurai sedikit ketegangan.
pandangan Zaky beralih pada Syifa lalu tersenyum tipis " kenalkan saya Zaky...calon suami Salwa ...." ia mengatupkan tangannya.
Syifa pun sama ia mengatupkan kedua tangan di dada membalas " ana Syifa ,teman ukhti...."
kakang yg melihat Syifa dan Salwa di dekati seorang ikhwan , menautkan alisnya.
" oke....nanti saya tunggu laporan nya ...saya kesitu dulu..." ucap kang sya yg sedang mengobrol pada salah seorang karyawan nya .
" fa...." sapanya
" eh..kang kenalin ini bang Zaky calon suaminya Salwa..." Syifa yg merasa canggung memutuskan mengenalkan kakang.
Zaky dan kang sya bersalaman " Rasya ..suami Syifa .."
Zaky mengerutkan dahinya " masih terlihat sangat muda...." gumamnya
" ahh iya kami memang masih sekolah bang Zaky ...." jelas kakang melihat keanehan Zaky pada keduanya .
__ADS_1
" ahh iya selamat ya....mungkin sudah jodohnya..." ucap Zaky,kakang mempersilahkan tamunya itu duduk ,ia memanggil pramusaji memesankan minuman untuk Zaky , Zaky merasa paling tua diantara mereka karena memang benar ia yg paling tua diantara mereka.
kang sya saling melempar tatapan dengan Syifa merasa canggung berada diantara Salwa dan Zaky ,ia berdehem memberi sinyal pada Syifa untuk menjauh memberikan ruang untuk Salwa dan Zaky.
" sal....bang Zaky, ana dan Syifa pamit dulu sebentar ada yg harus ana dan ukhti urus ...tak apa kan ditinggal sebentar...." pamit kang sya meraih Syifa ,,,,wajah Salwa seperti tak rela menyilahkan mereka ,tapi apa daya apalagi dengan tatapan penuh interogasi dari Zaky seakan siap menelannya hidup hidup...
" terimakasih Rasya.. Syifa...." ucap ramah si muka datar.
Salwa mengangguk ragu ...lalu menunduk
Syifa beranjak meninggalkan mereka berdua namun sebelum benar benar meninggalkan sahabat nya itu ia sempat berbisik
" omongin baik baik..." bisiknya
Syifa dan kakang masuk ke ruangan kerja kakang ,namun Syifa berbalik dan menghentikan langkahnya melihat ke arah dimana Salwa tengah duduk menunduk menghadapi Zaky ada rasa merasa bersalah ...
" yang....udah ga usah diliatin apa kata kakang semalam ,,,,,masih ingatkan...!!" ajak kang sya " insyaallah kakang yakin bang Zaky Ikhwan baik baik....biarkan mereka menyelesaikan urusan mereka ," kakang menarik Syifa masuk kedalam ruangan.
" yang,anti mau nambah pahala ngga???" kakang menaik turunkan alisnya sambil menarik tangan Syifa di genggamannya.
Syifa merasa bahwa ini hanya akal-akalan kakang saja , " apa ???" tanya nya mendongakkan wajahnya .
" main game ....." jawab kakang yg masih tersenyum lebar .
Syifa mengernyitkan dahinya, Syifa merasa game ini akan menguntungkan kakang dan merugikan dirinya mengingat otak ajaib suaminya ini " jangan macam-macam,kang...." Syifa memperingatkan .
" La....cuman satu macam...." elaknya
" oke game apa....??" tanya Syifa
kakang mendekatkan wajahnya " kiss ...kiss hubby...." cicit kakang di telinga Syifa ,mata Syifa membola ,ia menjauhkan kepalanya " mana ada game kaya gitu,kang ...ngarang aja...." cubit Syifa mendarat mulus di lengan kakang
" aduuhhh awww....sakit fa...." Kakang mengaduh....
" ada lah ...fa...kan ana yg buat .... jadi kalo anti salah anti yg kiss ana ,kalo ana salah ana yg kiss anti..."
rasanya tidak ada bedanya ...." ihhh mesummm.....!!!" pekik Syifa ," otak kakang harus ana sikat ...biar bersih..." cibirnya
" ngga ....malu..!!!." sarkas Syifa
" malu sama siapa???" ucap kakang yg melihat wajah Syifa yg blushing...
" sama cicak...." jawab Syifa sekenanya,,ini dia hobby baru kakang menggoda istrinya....
" disini tidak ada cicak...." kakang menghampiri Syifa lalu memeluk pinggangnya posesif,,lalu membalikan tubuh Syifa ,kakang melihat wajah Syifa yg sudah merona malu ,dengan pelan Syifa melingkarkan tangannya di leher kakang menyentuh tengkuk dan rambut belakangnya yg tercukur rapi...merabanya hingga membuat si empunya memejamkan mata, tanpa di sadari kakang mempertipis jarak wajah mereka hingga kening mereka saling menempel ,aroma segar nafas kakang menerpa kulit wajah Syifa yg meremang
" fa....ana mencintaimu karena Allah....." cicitnya samar,tatapan mereka beradu ,degupan jantung mereka bersahutan sama sama kencangnya.
" fa....."
"hemmm...."
untuk sesaat mereka menikmati momen ini
" fa....."
" apa ???"
" ga mau balas.....???"
lama Syifa terdiam,
" insyaallah....kang, Syifa juga cinta kakang karena Allah...." cicitnya terdengar menggemaskan ,,kakang yg menatap dalam mata Syifa mendekatkan bibirnya hendak menyentuh bibir merah nan lembab Syifa .
" tok...tok...tok....."
" arrggghhhhh astagfirullahaladzim mengganggu saja...." gerutu kakang yg masih dalam posisi yg belum berubah sedangkan Syifa cekikikan melihat suaminya mengomel...
kakang mengecup bibir Syifa sekilas lalu pergi membuka pintu.... dengan wajah kesalnya
__ADS_1
ceklek
" sya...." panggil lirih dengan seulas senyuman
" sal.... bang Zaky....masuk silahkan...." kakang membuka lebar pintu
" kita ganggu ngga???sorry ya...."
" ahh tidak ...." jawab kakang dan Syifa saling melirik
padahal beda dengan kenyataannya
" duduk sal... bang...."
mereka duduk di sofa , Salwa buru buru mengambil sofa single dan mendudukinya, ketiganya menautkan alis .
" heh...sal...loe disana bareng bang Zaky...." sarkas Syifa .
namun dengan santainya ia menjawab " belum mukhrim....iya kan sya.... "tanpa mau menoleh pada bang Zaky
Zaky menghela nafas pendek ....dan duduk di sofa panjang
kakang duduk di sofa single satu lagi ,Syifa celingukan mencari tempat kosong ,namun tidak menemuinya ,kecuali samping Zaky,tidak mungkin juga kan ia duduk di samping calon makhrom orang ,
" dihhh ganjen banget sih loe ,fa....sakit mata gue liat loe duduk pangku pangkuan gitu..." cela Salwa
" yeee biarin aja ,,lagian gue mah udah halal ..." jawab Syifa menyunggingkan senyuman
Salwa memutar bola matanya,," serah loe deh ,fa..."
" jadi kapan rencananya,,,,kalian menikah???" tanya kang sya memutus perdebatan kedua gadis ini
" insyaallah....setelah ujian semesteran...." jawab Zaky ramah,namun tidak dengan Salwa yg merengut
" senyum napa sal....ibadah...!!! lagian juga menikah itu ibadah sal.....bener kan kang. .." Syifa menoleh pada kakang ,diangguki kakang
" insyaallah nanti kami kirimkan undangannya untuk kalian berdua,,," ucap Zaky lagi
" insyaallah....kami datang...dimana acara nya???"
" di rumah Salwa...."
Syifa berohria ....
" sudah sore ..... sebaiknya kami pamit, ayo pulang..." Zaky melirik pada Salwa.
" engga mau...masih mau disini..." ucapnya bersidekap sambil membuang muka
" jangan seperti anak kecil Sal.... kasian bunda sama ayah sudah 2 hari kamu pergi..." pintanya tulus walaupun dengan muka tripleknya.
" Om Za aja pulang sendiri,, Salwa masih mau bareng Syifa...."
" Abang sudah jauh jauh dari Aceh kesini cuman buat nyari kamu ,masa abang pulang sendiri...." tatapannya menajam melihat tingkah kekanakan Salwa ,namun dikerasi juga tak mungkin ,yg ada Salwa bakal memainkan drama queennya....
" ayolah sal,,,,abang masih punya banyak pekerjaan disana...abang tidak bisa pulang tanpa Salwa...."
" ya sudah kalau memang pekerjaan lebih penting sana pulang aja.,lagian ga ada yg nyuruh nyusulin juga kan??" cerocos Salwa
" dihhh katanya ga suka ,ga mau sama om om...nyatanya pengen diperhatiin....dihhhh muna..dasar..." gumam Syifa yg hanya terdengar oleh kakang ,mereka saling melirik , hanya menjadi penonton saja.
kali ini Zaky harus sedikit lebih sabar menghadapi Salwa,ia menghela nafas berat
" oke gini aja Salwa mau minta apa abang penuhi asal Salwa ikut abang pulang..." pintanya
" sal.... pulang sono .....jangan ngeselin jadi calon istri kualat lohhh....bang Za baik gitu...gue juga tau loe malu malu mau kan...." ucap Syifa
wajah Salwa memerah....
beberapa episode ini author sengaja ngasih cuplikan sedikit cerita Salwa dan Om Za (panggilan Salwa) , disini karena memang nyambung.....yang insyaallah masih bernuansa islami ya gannnn....and sisstt....
__ADS_1
penasaran ga sama cerita Salwa dan Om Za ,nanti ya setelah selesai cerita kakang dan Syifa oceh.... untuk cerita uzi dan Vani kayanya author bakalan bikin lapak khusus ya soalnya kalo disini khusus lapaknya Rai dan kakang.....
TBC......