
happy reading all π
.
.
.
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
" shoot.....!!!"
suara berdecit sepatu yg bersentuhan dengan arena pertandingan basket saling bersahutan ,riuh penonton menjadi penyemangat kedua tim untuk memburu poin dan saling menunjukkan taringnya ...
" ayo.... SMA***......!!!"
berbalas saling menggema memekkakan telinga.
" fa....ana benci nih acara yg beginian...pulang yu atau kita tunggu di luar saja ,disini bising..." protes Rai dilayangkan pada Syifa yg tetap terfokus menatap seorang akhi yg tak lain adalah Rasya, suami nya ,,,ukhti tidak bergeming akan protes Rai, pikirannya hanya satu meratakan para barisan fanbase suaminya itu yg seakan tak ada habisnya meneriaki histeris dan mengagumi sang idola.... bagaimana tidak kang sya tampak begitu menggoda dan kerennya ,belum lagi saat ia mengusap peluhnya dengan handband hitam yg akhi pakai dan menyugar rambutnya yg basah oleh peluh membuat jiwa kejombloan meronta-ronta..
" Rasya...!!!!! i love you..."
Syifa semakin mendelik tatapannya seakan siap menguliti mereka...
" ini nih....yg harus dibasmi....insect..." gerutu nya
"kakang tuh seneng banget sih bikin ana kesel....!!!" tak peduli tatapan orang sekitarnya yg sudah mengangkat alisnya sebelah melihat ukhti mencak mencak dan menghentakan kakinya membuat si lantai sedikit bergetar ,,,waduhhhh pake esmosi ya faaa.....πππ
"fa...!!" Rai menarik narik ujung baju ukhti.
hoffff.... Rai hanya bisa menerima saja bahwa saat ini dirinya hanya membantu sang kakak ipar yg sedang mode bucin dan posesif,,,,
" fa sekali lagi anti menghentakan kaki roboh podium penonton ini fa....!!" ledek Rai,yg langsung menunjukan kedua jarinya " pece...!!!" saat Syifa berbalik menatap nya tajam.
" fa ana mau ke toilet ,fa.....antar ana!!!" bisiknya
"ya sudah ayo,,,,,!!!" Syifa meraih tangan Rai.
.
.
.
.
Syifa ikut masuk sambil membasuh wajahnya untuk sedikit meredam rasa panas di tubuhnya lebih tepatnya sih di hatinya ya...
sayup sayup terdengar suara cekikikan dari arah luar.
brakkk !!!!
" well...well..well......muncul juga nih pelakor...!!!" ucapnya sinis dan tak bersahabat.
" girls jaga pintu...gue mau kasih pelajaran buat cewe yg udah rebut yg seharusnya jadi milik gue....!!" titah Cindy melayangkan telunjuknya pada teman-temannya,oh bukan bukan lebih tepatnya teman yg dijadikan pesuruhnya.
" heh...cewe insect apa apaan loe....!!" Syifa mulai sedikit terganggu dengan kelakuan Cindy cs...apa lagi yg akan mereka lakukan kalau bukan memberi pelajaran membully pada Syifa.. namun Syifa tak sedikit pun takut dengan sikap mereka yg pec*ndang....
__ADS_1
" heh...chicken...!!!" ujar Syifa.
" apa loe bilang???" Cindy membulatkan matanya geram tangannya gatal hendak menjambak rambut Syifa,namun ditepis oleh Syifa jangan lupakan setidaknya Syifa bisa bela diri loh....
"happp.....!!!" kedua kalinya Cindy hendak melayangkan tangannya untuk menampar Syifa, Syifa menangkap nya dan menghempaskan nya kuat hingga Cindy sedikit terpundur , Rai yg baru keluar dari bilik toilet terkejut dengan pertengkaran mereka.
" astagfirullah ...ini ada apa sih...fa??" tanya nya.
" heh...pelakor punya temen pelakor so suci lagi lu...!" ucap Cindy meremehkan Rai menelisik gaya Rai dari atas hingga bawah.
"astagfirullahaladzim.....yg begini nih godaan syaitan yg terkutuk....!!" tak tanggung-tanggung mulut anak Bunda Priscil dilawan .
"wahhh nantangin nih....ncess..." teman teman Cindy yg lain semakin mengipasi api yg sudah berkobar .
" siapa sih fa ukhti ukhti ini ???" tatapan Rai sinis
"mereka fans garis kerasnya Abangmu....!!!" jawab Syifa.
"kang sya maksud anti....???akhwat yg memakai seragam adiknya ini....???" tunjuk Rai mulai geram pada Cindy cs belum lagi pakaiannya yg minim.
" kurang aj*r!!!!!" Cindy berlaru kecil ke arah Rai sedangkan kedua teman lainnya menjaga pintu dan seorang lagi berhadapan dengan Syifa.
happp..... Rai menangkap tangan Cindy dan memelintirnya kebelakang" tangan anti tu seharusnya dipakai untuk sesuatu yg bermanfaat .....jangan sampai nanti di akhirat anti rugi karena tangan anti akan berbicara tentang perbuatan anti selama hidup..." lalu mendorong Cindy hingga hampir saja tersungkur..
" dasar cewek kasar..." tak terima ketua geng nya kalah caca maju hendak menendang Rai namun lagi lagi Rai menangkapnya " kaki anti juga harusnya dilangkahkan ke tempat yg berisi orang orang sholeh... sebelum nanti Allah menyuruh malaikat untuk memotongnya..." Rai menariknya hingga Caca mengalami posisi split " aawwww..!!!"
Syifa mengulum senyumnya menahan tawa ...
" kyaaaaa" Cindy berteriak gemas tanpa Syifa sadari Cindy sudah menjambak rambut Syifa ..
" awww...lepasin rambut gue,,, nene lampir...." Syifa menahan sakit namun ia tak hilang akal ia menginjak kaki Cindy hingga Cindy mengaduh dan melepaskan cengkeramannya dari rambut Syifa
" anti tak apa apa,,,fa???" tanya Rai
" insyaallah tak apa Rai...." sambil merapikan rambutnya.
" dasar cewek gil*... " gumam Syifa..
melihat Cindy dan Caca ketiga temannya langsung menolong . kesempatan ini digunakan Syifa dan Rai untuk keluar dari toilet.. Syifa bukanlah gadis lemah seperti Cinderella yg hanya bisa menerima perlakuan buruk tanpa melawan ,namanya juga Syifa, sebelum ia benar benar meninggalkan toilet ia mengunci toilet itu dari luar .
" biar saja Rai sekali ini biar mereka kapok tidak lagi bersikap seenaknya pada orang lain...." jawab Syifa tersenyum lebar, Rai hanya menggeleng atas kelakuan kaka iparnya.
.
.
.
.
"antuma darimana ???" tanya kakang pasalnya ia tak melihat Syifa dan Rai di bangku mereka.
" ini barusan Rai minta diantar ke toilet... "ucap Syifa ga bohong bohong amat .
" cape ya ...." Syifa mengelap keringat kakang menggunakan handuk kecil ditangannya yg dibalas senyuman semanis madu ,hampir semua mata fans garis keras kakang menatap tajam saling berbisik tentang hubungan Syifa dan kakang ,ada yg setuju dan tidak sedikit juga yg tak terima namun Syifa tak peduli malah ia semakin melakukan nya dengan mesra dan tersenyum lebar ,kakang menautkan alisnya melihat sikap istri nakalnya itu " tumben...." .
" lain kali ga usah senyum senyum gitu...jangan kebanyakan sedekah.. tuh korban korban kesalahpahaman sedekah kakang...." tunjuk Syifa pada deretan akhwat gagal move on...
kakang hanya tertawa renyah diperingatkan istri nakalnya itu.
" senyum itu ibadah ..." jawabnya yg masih berhadapan dengan Syifa.
"kebanyakan senyum itu bisa bikin anak gadis orang susah move on..." sarkas Syifa.
" ciee cemburu..." goda kakang yg mencolek dagu Syifa.
" dihhh ga usah pegang pegang...buaya..." syifa berdehem menutupi ketidaknyamanan nya.
" huuu ....bucin tuh tau tempat..." sarkas Uzi dan Rai.
" yee sirik ....apa perlu ana panggil Haikal dan Vani kesini??" ucap kakang ..
.
.
__ADS_1
.
.
pertandingan dilanjutkan ,pihak lawan yg tak terima dengan skor yg semakin jauh ,
" shiiitttt....!!" dengus si kapten lawan ,darinya terbit senyum menyeringai dengan sengaja ia mensleding kaki kakang yg hendak slamdunk .
"bruuukkkk..."
kang sya terjatuh lututnya mencium lapangan hingga memar,ia pun meringis
"haaaa??" semua terkejut terlebih Syifa dan Rai.
"astagfirullah....woyyy lu curang oeyy...loe ga liat ini tanding basket bukan arena MMA.. !!" pekik Syifa tak terima ,,,jiwa bar bar Syifa belum sepenuhnya hilang rupanya ...
" sabar . fa....!!" Rai menarik tangan Syifa dan menariknya duduk kembali
" priiittt.....!!!"
"woyyyy ,curang...!!!"
pelanggaran dijatuhkan pada tim lawan .
personel lain yg tak terima hendak melayangkan protes keras Dan ketidakterimaan ,namun kakang bangkit dan menarik tangan Gilang .
" insyaallah,gue masih bisa bangun...." ucap kakang yg tengah mengatur emosinya..
" tapi dia curang ,sya...." wajahnya yg merah padam menandakan amarahnya yg masih membuncah .
" biarkan wasit yg mengurus....toh dia juga sudah dapat pelanggaran kan..."
" tapi anta tak papa kan kang ???" Uzi meneliti setiap inci tubuh sepupunya itu
" aman ,zi...." ucap kakang yg sedikit meringis ,
semua personil menepuk-nepuk pundak kakang , terlihat coach tim lawan terlihat kecewa pada anak didiknya .
kang sya hendak menshoot jauh .
" dan slubbbb....!!!" bola basket masuk mulus ke dalam ring ,kakang berhasil mencetak 3 point nya menghantarkan mereka ke detik terakhir pertandingan ,mereka.saling bertos ria.
.
.
.
.
.
sebelum pulang mereka bertemu dengan Cindy cs yg sudah mendumel ria ,tak lupa drama queennya yg merasa sudah dijajah oleh Syifa dan Rai mengadu pada kakang .
" benar fa anti mengunci Cindy cs di toilet???" tanya kakang yg duduk disampingnya di jok belakang .
Syifa melirik suaminya yg sudah menatapnya penuh selidik ," bohong sama suami tuh dosa ga sih ."
" hufff .....iya kang maaf.....abis---"
" stop bicara ,kalau memang sudah mengaku ya sudah ,apapun alasan anti tetap anti salah fa...anti tidal seharusnya membalas...." ucap kakang datar
" iyain dah...." batinnya
" iya kang....maaf ... Syifa salah...."
"dan anti juga Rai , seharusnya anti mengingatkan ukhti...." pandangan kakang beralih pada adiknya yg asik duduk di depan melihat jalan.
" ko ana...ana sudah memperingatkan Syifa loh ....." protes Rai....
" tak mau tau sepulang daru sini antuma ana hukum..." .
" apa??? La...ana tak salah..." Rai bersidekap sambil memanyunkan bibirnya.
terkecuali Syifa yg legowo legowo saja "sudah biasa...." ia menerimanya dengan pasrah
__ADS_1
uzi menahan tawanya dari balik kemudi....