Assalamualaikum Jodoh

Assalamualaikum Jodoh
Salwa dan Syifa


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


" syukron hubby ku sayang..." gemas Syifa mencubit pipi mulus kang sya


"afwan..." jawabnya kakang meniupi wajah Syifa mulai memerah karena teriknya matahari yg menyengat .


semilir angin sejuk beraroma segar menerpa wajah Syifa , setidaknya mengurangi sedikit rasa gerah .


walaupun mereka sering bersama dan sering juga berdua dalam keadaan yg int*im namun tetap saja perasaan masing-masing masih merasakan getar getar asmara yg canggung ....


dari kejauhan terdengar suara roda koper yg diseret


" faaa....." pekikan dan lambaian tangan seorang gadis membuyarkan lamunan keduanya Syifa membulatkan mata selebar dunia..


" Salwa....!!!" pekik Syifa membalas lambaian tangan Salwa , gadis itu berlari mendekat ,sesekali tersandung namun tak sampai jatuh .


" faaa!!!!gue seneng banget ketemu loe..."


mereka saling bertubrukan memeluk saking antusiasnya,lalu berjingkrak-jingkrak bersama melepaskan rasa bahagia bertemu satu sama lain,,,


kakang mengerutkan dahi melihat kelakuan Syifa dan Salwa layaknya acara tv boneka empat sekawan yg sering berpelukan.


" fa.... loe udah lupa sama gue ya ...ko ga ada hubungin gue...." Salwa merengut


Syifa nyengir seperti keledai " gue masuk pesantren.." cicitnya


Salwa melotot tak percaya pecahlah tawanya " loe...masuk pesantren...ga caya gue...." Salwa menyipitkan matanya .


pandangan Salwa lalu jatuh pada kang sya yg dari tadi memperhatikan mereka " loe kan cowo yg tadi beli minum kan???" tunjuk Salwa


" oh loe udah ketemu kakang??" ujar Syifa yg sama terkejut nya sambil menoleh pada kakang .


" barusan ketemu di warung pas beli minum..." jelas kakang


" cieee,siapa loe fa???" Salwa menyenggol bahu Syifa sambil menaik turunkan alisnya


" loe mau tau apa mau tau banget???" jawab Syifa berkacak pinggang


" si*lan loe...."


karena cuaca semakin membakar kulit kakang memutuskan untuk membawa mereka ke cafe saja siang ini


" yang... meningan ngobrolnya dilanjut di cafe aja...sekalian ana mengecek cafe..."


" na'am kang,,,,yu sal...."


Salwa duduk di bangku belakang sedangkan Syifa menemani kakang di depan, sedari tadi pikiran Salwa terus berputar siapakah kakang sebenarnya,ada hubungan apa akhi tampan ini dengan Syifa...


kakang melajukan mobilnya meninggalkan terminal


" oh ya sal...gue sampe lupa kenalin ini Rasya....akhi..." Syifa memberi jeda dan menoleh pada kakang


" ana suami Syifa..." kakang melanjutkan ucapan Syifa dengan mantap


" oh...hah...!!!apa!!!!su..suami...."

__ADS_1


membelalakkan mata menatap Syifa seakan meminta penjelasan sang sahabat .


Syifa hanya memberi anggukan sebagai jawaban " ga usah melotot gitu loe,,itu mata loe udah kaya mau keluar..." sarkas Syifa mengusap kasar wajah cantik Salwa .


" gue Salwa temen ni anak dari masih jadi zigot..." ucap Salwa menyodorkan tangannya,namun kakang membalasnya dengan mengatupkan kedua tangannya " aseef...." senyumnya sekilas lalu kembali fokus menyetir


" ohh....oke...gue paham bukan mukhrim kan." Salwa menarik kembali tangannya


"tumben loe pinter..." sarkas Syifa


" ya elah khatam gue kalo begituan mah soalnya bang za....." Salwa menggantung ucapannya seketika wajahnya terlihat kesal mengingat wajah seseorang yang sudah membuat nya senekat ini dengan kabur kesini.


" udah lah ga usah dibahas ..."


" suueee...loe....kawin ga undang undang ,,dasar sahabat lucknut...." ucap santai Salwa yg sedikit kesal , karena tak di undang bahkan tak diberitahu, memang kebangetan Syifa sebenarnya ia menganggap gue apa sih ,,,,,ucap Salwa dalam hati , tangannya bersidekap di dada bibirnya mengerucut beberapa inci .


" jelek loe kaya bebek ...." goda Syifa melihat Salwa


"astagfirullah..." ucap kakang sambil terkekeh mendengar omelan Salwa ,ia geleng geleng kepala .


" maaf ya kang ,ini anak satu emang harus di ruqyah udah kebanyakan kemasukan jin oppa oppa ...." jawab Syifa meringis


"sorry ya memet ku...gue ga undang bahkan ga ngasih tau loe....abisnya nikahan gue sederhana aja ga banyak orang tau..." ucap Syifa pelan


" apa jangan-jangan..loe tekdung duluan...fa...!!!" suara Salwa sedikit meninggi


" astagfirullahaladzim...". ucap keduanya


" naudzubillah himindzalik....sal..." Syifa mengetuk ngetuk jidat nya


" loe kan tau senakal nakalnya gue ga akan sampe kaya gitu..." ucap Syifa tak terima


" yaa maaf...." jawab Salwa menyesal


" Allah sudah menyegerakan jodohnya,sal.... "jawab kakang,angkat bicara


" iya maaf...." kekeh Salwa


mereka sampai di parkiran cafe lalu masuk dan memilih untuk duduk , Salwa menyeret kopernya lalu duduk di deretan meja pojokan yg nampak sofa yg nyaman untuk duduk , tempatnya pun aga sedikit tertutup


" yang ....ana kerja dulu....anti sama Salwa bilang saja sama mas Ferdy (chef disana) kalau mau makan sesuatu..."


" sal..ana tinggal dulu...." ucap kakang


"assalamualaikum...."


" waalaikumsalam.... "


Salwa yg masih melongo melihat kepergian kakang tak berkedip , Syifa menyadari itu dan menepuk pipi mulus Salwa" heh....laki gue tuhhh...."


" astogeeee.....tau gue...yg bilang laki gue sapeehh???" jawab Salwa, Syifa berdecih


" tunggu bentar gue pesenin dulu minum...." ucap Syifa hendak beranjak.


" sekalian makan fa...laper gue...." pekik Salwa yg mendapat perhatian beberapa pengunjung cafe , Syifa memberi jempolnya


tak lama Syifa kembali " fa loe serius udah kawin???" mata Salwa berbinar dan menatap penuh harap menunggu penjelasan Syifa " nikah ,,sal.... bukan kawin..." ralat Syifa.


Syifa mengangguk dan memperlihatkan cincin nikah mereka


" haaahh seriusan donggg....." Salwa melihat cincin yg melingkar di jari manis Syifa dan menutup mulutnya dengan kedua tangannya .


" clap...clap...clap...gileee...kerennn sist...." Salwa melongo


" mukanya kontrol mettt.....(soulmate)...ntr laler masuk..."


" ihhh....ko bisa fa???"


" bisalah kalo kata kakang tuh udah jodoh....ngapain harus ditunda tunda ,ga boleh pacaran .....nanti....." belum Syifa meneruskan ucapannya.


" bisa menjerumuskan dalam lembah dosa....." ucap Salwa bersamaan dengan ucapan Syifa .


mereka lalu tertawa bersama


" tumben loe tau....??" tanya Salwa


" loe juga ,,,insyaf loe???" tanya syifa balik


" kalo gue jelas Rasya itu anak pimpinan ponpes sal...tempat gue mondok..." ucap Syifa sambil menyeruput minuman ber Boba....

__ADS_1


" uhukkk...hahahahha." Salwa memegang perutnya menahan tawa ,ia mengambil tisu mengelap muncratan minuman dari mulutnya


" sorry..sorry....".


" ih jorok lu..." Syifa menghindar


" abisnya gue kaget kesambet apa loe bisa tobat fa???"


" astagfirullahaladzim....." Syifa mengusap dadanya pelan


" demi Adeng.....beneran loe insyaf , wah gue tau ini judulnya kejedot cinta anak kyai...hahahaha " ucap Salwa , memberikan seulas senyum di wajah Syifa , menerawang hari kemarin saat ia menerima telfon dari Salwa yg menangis sesenggukan.... setidaknya ia bisa mengurangi beban sang sahabat untuk sebentar ,namun kini wajahnya serius ia penasaran dengan hal apa yg membuatnya sampai harus pergi sejauh ini ...


" sal...." panggil Syifa


" hemm..."


" sal...kalo dipanggil tuh nyaut yg bener ,kalo kakang bilang..."


" fa...kalo lagi ngobrol bareng gue jangan sebut laki loe kakang dong fa ...geli gue..." Salwa bergidik


" oke kalo kata my hubby .... menurut hadist riwayat Bukhari no berapa ya gue lupa 3 amalan yg membawa kita ke surganya Allah tuh mendirikan shalat, berzakat,dan menyambung silaturahim yg salah satunya nyaut kalo dipanggil ,,,dengan perkataan yg baik lagi sopan ...lu mau kan masuk surga...." ucap Syifa ...


" iya ada apa bu ustadz...." jawab Salwa


" mau cerita loe kenapa bisa sampai sini..." ucap Syifa hati hati


wajah Salwa seketika berubah sendu


ia merogoh kalung yg tergantung di balik kemejanya dan menunjukkan kalung yg berbandulkan sebuah cincin .


"gue dijodohin sama ayah bunda,fa.... " , Syifa menautkan alisnya kening nya berkerut meminta penjelasan lebih...


" gue ga mau ,fa....!!!!namanya Teuku Zaky Ananta...dia seorang camat dari Aceh tapi keluarga beliau memang punya usaha pertanian gitu sih...anak sahabat ayah sama Bunda...." ucapnya sendu tak berani menatap mata Syifa.


" ya bagus dong... jadi loe ga usah repot-repot cari jodoh lagi mapan pula kalo menurut gue..... "


" dia lebih tua dari gue fa..." rengeknya" dia om om.... " ringis Salwa


"ohhh waww temen gue dapet Sugar Daddy rupanya .." goda Syifa sedangkan dari tadi Salwa sudah seperti mau muntah.


" uueeekkk..." memang tak dipungkiri olehnya bang Zaky memang tampan ,,,,tidak seperti kang sya yg ganteng umur remaja,bang Zaky tampan pria dewasa...namun bila mengingat sikap dan kelakuannya yg dingin, cuek, datar dan kaku seperti spons cuci piring, belum lagi sikapnya yg bagaikan Kim Jong Un pemimpin Korea Utara, Salwa bergidik sendiri.


" ganteng ga???" tanya Syifa yg sudah menyedot sampai tetesan terakhir hingga menimbulkan suara "srruuttt....."


" berisik ahhh.... kebiasaan loe...." sarkas Salwa


" hehhhe justru ya tetes terakhir itu...."


" ya gong nya....." ucap Syifa dan Salwa bersamaan


" tau gue kata kata loe...." ucap Salwa


" bukan ganteng..tampan...."ralat Salwa


" cieee ngaku....sugar Daddy nya ganteng , biasanya kalo dari Aceh tuh sholeh loh sal....insyaallah...camat pula..." bela Syifa


" ya udah loe aja sana yg nikah....gue ma ogah wajah sih tampan fa tapi kelakuannya beuuhhh kaya Tutankhamun....." cibir Salwa


" mppfftt.... Tutankhamun??? Fir'aun maksud loe..???" Syifa membelalak mendengar jawaban temannya itu bisa bisanya ia bicara begitu pada calon suaminya


Salwa mengangguk " heemmm...."


" bwahhahahahahaha......."


" siapa yg kaya Tutankhamun...???" suara bariton mengejutkan keduanya....


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2