Assalamualaikum Jodoh

Assalamualaikum Jodoh
panggilan salwa


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


.


.


kang sya menemani teman teman sekolahnya yg memang datang ke cafe ,semenjak tau cafe ini miliknya teman teman sekolah kang sya hampir setiap hari mengunjungi cafe... termasuk Cindy cs yg sudah stay conform di pojok sambil menatap kagum kang sya.


" gila yakkk... Rasya keren banget udah cakep, jago basket, soleh,masa depan terjamin lah yaahhhh...." ucap kagum Caca lebay.


" isshhhh itu Rasya gue..." Cindy mencibir dan menopang dagunya ,matanya tak lepas dari imam orang lain itu.


Syifa hendak ke toilet sampai netra nya tertuju pada teman teman sekolahnya dulu ,ada rasa rindu yg menghinggapi...apalagi melihat sedari tadi pandangan Cindy tak lepas pada suami nya " tak boleh jadi nih,si ulet bulu liatin terus kakang...mesti dibasmi..." ujarnya mengepalkan tangannya dan meniup niup kepalannya.


" hoff...hoff....hoff...."


" ting ....!!"


lampu pijar diatas kepalanya baru saja bersinar


ditengah tatapan lekat Cindy terhadap Rasya yg sebenarnya tidak memperdulikan nya , Syifa mendekat ke arah kakang.


kakang sedang mengobrol dan bercanda gurau dengan teman temannya yg lain.


" sayangggg.....!!!" Syifa mendudukkan pan*at nya di bangku sebelah kakang lalu merangkul mesra lengan kang sya ,sontak membuat semua mata menatap kaget dan heran dibuatnya.


" kena loe...." tatapan mengejek Syifa pada Cindy yg sudah merah padam akan sikap Syifa,menurutnya Syifa sudah kurang ajar merebut Rasya nya...


" incesss...." semua teman Cindy melongo seraya menutup mulutnya dengan sebelah tangan nya


" ini Syifa kelas XI MIPA 1 kan ???" tebak salah seorang diantara mereka


Syifa mengangguk pelan....


" lo berdua???" tunjuk Gilang bergantian pada Syifa dan kakang seolah tak percaya kalau mereka memiliki hubungan .


" hmm.... Syifa is____"


" gue pacar Rasya....." potong Syifa


" apa???? pacar???"


" braakkk.....!!!!!"


beberapa pengunjung melihat drama queen yg tersaji disana,setelah menggebrak meja , Cindy berlari keluar cafe disusul teman temannya,apakah setelah ini dia akan balas dendam dan jadi pelakor mirip sinetron di bumi Pertiwi, entahlah hanya dia Allah dan author yg tau.

__ADS_1


melihat hal itu Syifa tersenyum puas " ulet bulu sudah disingkirkan done...."


"kenape tuh anak??" tanya Ziyan


" ahhh lu,yan kaya ga tau aja ,,,loe ga denger apa pas tadi Syifa bilang pacar Rasya, dari pojokan sana ada suara patah tapi bukan ranting..." seringai Satria


jelas selama ini Cindy begitu memuja kakang , setelah mendengar pengakuan mengejutkan tadi hatinya terasa hancur lebur....


" iya lah si Cindy kan ngebet banget sama lu,sya....ehhh tau nya lu udah gandeng Syifa...."


"gimana kabar lu fa???"


" betah ga lu di sekolah baru loe..." tanya Gilang yg menaruh kedua tangannya berlipat di meja


Syifa mengangguk cepat " betah..." kakang menyelipkan rambut yg menghalangi wajah Syifa ,,,,jangan heran Syifa belum sepenuhnya berjilbab apalagi ia lupa baru saja keluar dari ruangan pribadi kang sya...tanpa memakainya karena baru selesai makan .


mereka, yg satu bangku dengan kakang dan Syifa saling berdehem bersahutan dan bergerak risih


" udah kali dipandangnya,sweet sweetan nya ga liat muka muka jomblo udah ileran..." sindir Ziyan


" anta yg jomblo...."


" lu yg ileran...."


sarkas uzi dan imam bersamaan.....


" woooo sesama jomblo dilarang saling mendahului ,santai meeennn ga usah ngegas..." kekeh Ziyan lagi membuat uzi dan imam mencebik


" drrrttt....."


"drrrtttt ...."


ponsel Syifa berbunyi


" Salwa (soulmate)"


Syifa tertegun melihat layar ponselnya ,,,,nama yg sudah lama ia rindukan " Salwa....ya Allah......!!!"


kang sya mengerutkan dahi ," kang... Syifa terima telfon dulu ya...." Syifa terlalu bersemangat sampai tumitnya terantuk kaki meja "awssshh...."


" hati hati dong .....sakit ???" kang sya menundukkan dan mengusap lembut tumit Syifa yg menggeleng


"assalamualaikum,,memet....."


pekik Syifa tertahan ,saking rasa senangnya yg membuncah ,mendengar suara sang sahabat yg sudah beberapa bulan tidak bertemu sejak Syifa dan keluarga memutuskan pindah ke kota ini


" waalaikumsalam.....fa...hiks hiks....."


terdengar suara jawaban yg bergetar diselingi tangisan seorang gadis


"***eh...kenapa lu nangis sal ....."


" gue dijodohin ,fa....sama bapak bapak....huwaaaa....."


" apaa???!!!! "


"loe dimana fa???"


"gue....gue......di kota xxxxx"


"gue boleh maen ke rumah loe ga"


" buseettt,,,jauh kaliii......."


" huwaaaaaa .....gue harus gimana???"


" ya udah tapi loe ijin dulu sama om Dias sama tante Rahma,gue ga mau ya kalo gue jadi ikutan disalahin karena loe kabur ke rumah gue...."


" hhmmmmm.....gue pengen cerita sama loe..fa gue butuh temen curhat...gue kangen sama loe..."

__ADS_1


" ya udah .....ntr chat aja kalo udah sampe terminal gue jemput disana ...."


" oke...fa....."


tuut....tuut***.....


walaupun dengan perasaan ragu ,namun Syifa tidak dapat menolak permintaan sahabatnya itu masalah ijin dan masalah nanti yg akan terjadi biar nanti saja di pikirkan apalagi mendengar Salwa menangis sesenggukan menandakan bahwa ia memiliki masalah yg cukup membebani nya ,ia sangat hafal Salwa


yang harus ia lakukan sekarang adalah meminta ijin kakang , Syifa bergegas ke depan setelah memasukkan ponselnya ke kantung rok nya


" kang..." bisik Syifa ia menarik narik lengan kang sya memintanya menjauh dari meja teman temannya,kang sya yg mengerti maksud Syifa lalu beranjak dan mengikuti,


" kenapa??? " tanya kakang menautkan kedua alisnya


" anu itu...." Syifa menunduk sambil memainkan jari jari lentiknya ,ia hanya khawatir kakang tidak mengijinkan nya bertemu dengan Salwa .


"kenapa??? ngomong aja..." kakang mengusap lembut rambut hitam Syifa sambil tersenyum tipis .


"bismillah..." Syifa menghembuskan nafase kasar "itu kang teman Syifa ,,, Salwa namanya dia mau main kesini ..." Syifa memberi jeda ucapannya untuk sekedar melihat reaksi kakang


" terus ???"


" kita janjian di terminal....." cicitnya


kakang menghela nafas pendek " jadi....???" tanya nya lagi


" isshhhh....." Syifa menepuk lengan kakang ,kesal yg dari tadi hanya terus....jadi.....apa dia segitu ga peka nya apa kalau istrinya ini tengah meminta ijin ...


" iya boleh ko....tapi nanti ,kakang antar .....kapan datangnya...???" ucap kakang membuat Syifa lega


matanya berbinar setelah beberapa bulan tak berjumpa , akhirnya Syifa bisa bertemu dengan sahabatnya Salwa.... walaupun ia belum sepenuhnya jujur kalau Salwa berada dalam mode kabur .....tapi ya sudahlah nanti saja ceritanya


" kira kira dosa ga ya....urusan itu nanti saja...." pikir Syifa


" syukron....." Syifa nyengir lebar


" afwan,,nanti panggil saja kalau ukhti sudah di terminal....."


" paling juga besok....." cicit Syifa lagi....


"na'am kalau begitu ,,sudah sore juga siap siap kita pulang ,mana Rai dan Vani???"


" masih di ruangan ....."


"ana pamit dulu sama yg lain ,,,,anti siap siap ..."


Syifa mengangguk lalu berjalan ke arah ruangan Rasya


ceklek


"assalam........yeeee malah pada tidur....." syifa mencebik lalu menggoyang goyangkan lengan Rai yg tertidur di sofa bersama Vani


" heyyyy ayo pulang ,kalau tau malah pada tidur ,di asrama santri saja ...ini mah judulnya pindah tempat tidur....." dengus Syifa.....


hayooo penasaran ga sih siapa Salwa ,kira kira dia calon pelakor bukan???? di cerita ini .......


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2